Anda di halaman 1dari 4

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

TUMPATAN KOMPOSIT DENGAN LIGHT CURING

No. Dokumen No. Revisi Halaman


1/3

RSUD KAIMANA
Tanggal Terbit Ditetapkan
SOP

Direktur RSUD

Menutup gigi yang berlubang dengan menggunakan bahan


1. Pengertian
tumpatan gigi (komposit) yang diaplikasikan ke dalam kavitas gigi.
Sebagai acuan operator dalam aplikasi dan pemakaian tumpatan
2. Tujuan
komposit untuk merestorasi gigi yang berlubang.
Kebijakan Kepala UPTD RSUD Kaimana Tentang Tumpatan Light
3. Kebijakan
Curing Unit
Keputusan Menteri Kesehatan RI No HK.02.02/MENKES/62/2015
4. Referensi
tentang Panduan Praktek Klinis Bagi Dokter Gigi.
Alat :
 Dental unit lengkap .
 Alat pemeriksaan standar.
 Set alat light curing.
 Scaler.
 Microbrush.
 Cotton Roll.
5. Alat/Bahan  Bor untuk preparasi
 Bor untuk finishing.
 Bor untuk poles.
 Articulating paper
 Celluloid strip
Bahan :
 Set bahan tumpat resin komposit (etsa asam, bonding,
resin komposit).
 Komposit Base Liner.
1. Operator melakukan pembersihan gigi dari debris dan kalkulus
dengan alat skeling (bisa manual atau memakai ultrasonic
scaler), diakhiri dengan brush/sikat, jangan sampai melukai
gusi.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
TUMPATAN KOMPOSIT DENGAN LIGHT CURING

No. Dokumen No. Revisi Halaman


2/3

RSUD KAIMANA

Tanggal Terbit Ditetapkan

Direktur RSUD

2. Operator membentuk outline form untuk melakukan tumpatan


yang mempunyai retensi dan resistensi yang optimal disesuaikan
dengan gigi yang dirawat.
3. Operator melakukan pembersihan jaringan infeksius pada karies
gigi (jaringan lunak dan warna coklat/hitam harus dibuang sampai
bersih. Jika kedalaman kavitas sudah mendekati kamar pulpa,
aplikasikan komposit base liner untuk melindungi pulpa gigi.
Warna hitam yang menunjukkan proses karies terhenti tidak perlu
diangkat jika tidak mengganggu estetik. Jaringan email yang tidak
6. Prosedur/ di dukung dentin harus juga dihilangkan;
Langkah- 4. Operator mengeringkan kavitas dengan semprot udara secara
langkah perlahan;
5. Operator harus melihat kembali apa semua jaringan karies sudah
bersih dan email yang tidak didukung dentin sudah dihilangkan.
6. Operator mengaplikasikan bahan etsa asam (sesuai petunjuk
penggunaan dari pabrik pembuat bahan etsa asam) bisa dibantu
dengan microbrush untuk meratakan aplikasi etsa asam;
7. Operator mencuci/bilas dengan semprotan air secara perlahan
untuk menghilangkan bahan etsa asam;
8. Instruksikan pasien untuk berkumur-kumur sampai bersih.
9. Operator mengisolasi daerah sekitar gigi;
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
TUMPATAN KOMPOSIT DENGAN LIGHT CURING

No. Dokumen No. Revisi Halaman


3/3

RSUD KAIMANA

Tanggal Terbit Ditetapkan

Direktur RSUD

10. Operator mengeringkan sampai keadaan lembab/moist (tidak


boleh sampai kering sekali/berubah warna kusam/doff) atau
sesuai petunjuk penggunaan.
11. Operator mengoleskan bonding/adhesive generasi V,
kemudian di angin-anginkan (tidak langsung dekat kavitas),
dilakukan penyinaran dengan light curing unit selama 10- 20
detik;
12. Operator mengaplikasikan flowable resin komposit pada
dinding kavitas, kemudian dilakukan penyinaran dengan light
curing unit selama 10-20 detik;
13. Operator mengaplikasikan packable resin komposit dengan
sistem layer by layer/ selapis demi selapis dengan ketebalan
lapisan maksimal 2 mm, setiap lapisan dilakukan penyinaran
dengan light curing unit selama 10-20 detik;
14. Operator membentuk tumpatan sesuai anatomi gigi;
15. Operator merapikan tepi-tepi kavitas, cek gigitan dengan gigi
antagonis menggunakan articulating paper;
16. Operator memoles (catatan : jika perlu komposit yang dibentuk
dengan bantuan celluloid strips (klas III atau IV)
memungkinkan tidak perlu poles).
6. Unit Terkait -

7. Rekaman Historis :
No Halaman Yang Dirubah Perubahan Diberlakukan
Tanggal