Anda di halaman 1dari 7

PENGELOLAAN DAS

“KLASIFIKASI SUNGAI”

OLEH
FACHRUL ISLAMI
E 281 11 007281 11 02

PROGRAMSTUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2014

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya Makalah
ini. Makalah ini memberi perhatian yang besar terhadap ilmu pengetahuan. Oleh karena
itu makalah ini sangatlah berguna untuk kami, karena dapat memperluas informasi yang lebih
banyak dan lebih lengkap.Untuk menunjang pemahaman mengenai klasifikasi-klasifikasi sungai.
Akhir kata, terima kasih atas perhatian yang telah diberikan. Oleh karena itu, saran dan
kritik tetap kami perlukan demi kesempurnaanmakalah selanjutnya.

Palu, april 2014

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Sungai itu terbentuk dgn adanya aliran air dari satu atau beberapa sumber air yg berada di
ketinggian,umpamanya disebuah puncak bukit atau gunung yg tinggi,dimana air hujan sangat
banyak jatuh di daerah itu,kemudian terkumpul dibagian yg cekung ,lama kelamaan dikarenakan
sdh terlalu penuh ,akhirnya mengalir keluar melalui bagian bibir cekungan yg paling mudah
tergerus air,selanjutnya air itu akan mengalir di atas permukaan tanah yg paling rendah,mungkin
mula mula merata,namun karena ada bgn bgn dipermukaan tanah yg tdk begitu keras,maka
mudahlah terkikis,sehingga menjadi alur alur yg tercipta makin hari makin panjang,seiring dgn
makin deras dan makin seringnya air mengalir di alur itu, maka semakin panjang dan semakin
dalam ,alur itu akan berbelok,atau bercabang, apabila air yg mengalir disitu terhalang oleh batu
sebesar alur itu,atau batu yg banyak,demikian juga dgn sungai di bawah permukaan tanah,terjadi
dari air yg mengalir dari atas,kemudian menemukan bgn bgn yg dpt di tembus ke bwh
permukaan tanah dan mengalir ke arah dataran rendah yg rendah.lama kelamaan sungai itu akan
semakin lebar
1.2 Rumusan masalah
Adapun dalaam makalah ini akan membahas mengenai: Menganalisis sungai dan
manfaatnya, serta contoh dampak yang di timbulkan oleh sungai

1.3 Tujuan
Tujuan dari pada penulisan makalah ini adalah bagaimana supaya mahasiswa mengetahui
dan memahami pengertian, manfaat, serta dampak yang di sebabkan oleh sungai. Serta makalah
ini dapat juga di gunakan sebagai pembelajaran bagi penulis dan pembaca
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sungai
Sungai adalah aliran air tawar dari sumber alamiah di daratan menuju dan bermuara di
danau, laut atau samudra. Daerah aliran sungai (DAS) adalah suatu daerah yang terhampar disisi
kiri kanan dari suatu aliran sungai.
2.2 Klasifikasi sungai
Berdasarkan sumber air
Sumber airnya mendapat langsung dari air hujanSungai hujan
misalnya sungai-sungai di perbukitan kapur, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
sumber airnya berasal dari salju yg mencair/pencairan esSungai gletser
misalnya Sungai Memberamo di Irian Jaya sumber airnya berasal dari air hujan dan gletser
(es/salju)Sungai campuran misalnya Sungai Memberamo dan Digul di Irian Jaya

Berdasarkan kontinuitas aliran/debit air


Hanya mengalir jika ada hujanSungai ephemeral mengalir pada musim hujan,
sedangkan musim kemarau kering Sungai intermitten Sungai mengalir sepanjang tahun krn
musim hujan dan musim kemarauperenial sungai-sungai di Sumatera, Kalimantan, dan Irian
Jayaselalu ada sehingga antara musim hujan dan kemarau beda aliran kecilbisa sebagai sungai
permanen: mengalir sepanjang tahun bisa sbg sungai periodik: antara musim hujan dan kemarau
beda aliran semakin besar sebagai akibat rusaknya hutan menjadi permanen. Di Indonesia
banyak sungai-sungai yang berubah dr permanen
Berdasarkan pola aliran
Pola aliran radial menjari seperti di daerah vulkan/gunung berbentuk kerucut pola aliran
yg meninggalkan pusat radial sentrifugal seperti pada daerah basin/ledokan pola aliran yg
menuju pusat Radial sentripetal biasanya terdapat di dataran atau daerah pantaipola aliran ini
tidak teratur. Pola aliran dendritik. Biasanya terdapat di daerah pegunungan lipatandan
merupakan pola aliran sungai yg berbentuk sirip daun atau trelis. Pola aliran trelis.
Pola merupakan pola aliran berbentuk sudut siku-siku ataualiran rektangular terdapat di daerah
patahan atau pada batuan yg tingkathampir siku-siku kekerasannya berbeda Biasanya tedapat
di daerah kubah (domes) pola aliran sungai yang melingkar Pola aliran annular
Berdasarkan arah aliran
Sungai sungai yang mengalir sesuai dengan kemiringan batuan daerah
yangkonsekuen dilaluinya. Misalnya Sungai Progo ketika menuruni lereng Gunung Merapi.
Sungai sungai yg alirannya tegak lurus pada sungai konsekuen dansubsekuen misalnya
Sungai Opak Yogyakartabermuara pada sungai konsekuen sungai yg mengalir berlawanan
dengan arah kemiringan lapisan batuan daerah tersebut dan merupakan anak sungai
subsekuen.Sungai obsekuen merupakan anak sungai subsekuen dan alirannya searah/sejajar
dengan sungai konsekuenSungai resekuen sungai yg alirannya teratur dan tidak terikat dengan
lapisan batuan yang dilaluinyaSungai insekuen

Berdasarkan struktur geologi


Sungai sungai yang dapat mengimbangi pengangkatan daerah lapisananteseden jadi
setiap terjadi pengangkatan maka air sungai akanbatuan yang dilaluinya mengikisnya seperti
Sungai Oya di Yogyakarta yang mengikis Plato Wonosari
Berdasarkan asal air
 sungai mata air
 sungai air hujan
 sungai pencairan es/salju
 sungai campuran

Berdasarkan letak alirannya


 sungai di atas permukaan tanah
 sungai bawah tanah
 sungai campuran
2.3 Manfaat Sungai
Sejak jaman dahulu kala, sungai menjadi tumpuan hidup bagi masyarakat yang berdiam
di sekitar alirannya. Ia menjadi sumber hidup dan kehidupan masyarakat yang bermukim di
sekitar bantarannya. Sungai menjadi ruang sosial yang cukup representative bagi masyarakat
karena bisa digunakan untuk mandi, mencuci serta bahkan mencari ikan untuk kebutuhan rumah
tangga dan sumber penghasilan.
Bahkan kalau kita cermati, beberapa candi dan kerajaan-kerajaan di Nusantara ini
senantiasa berdiri tidak jauh dari sungai. Tentu saja keberadaan sungai menjadi vital bagi
kehidupan saat itu. Disaat transportasi belum semudah sekarang ini, pembangunan candi dan
kerajaan itu menggunakan sungai sebagai jalur utama transportasi bagi keluar masuknya perahu
pengangkut bahan bangunan serta makanan. Sungai juga menjadi penjaga harmoni bagi
keberadaan gunung serta bukit yang tak jauh darinya.
Dibeberapa tempat, sungai bahkan menyediakan pasokan air yang cukup penting bagi
sektor pertanian dan perkebunan. Bahkan batu-batu yang ada disungai mensuplai sebagian besar
bahan bangunan bagi rumah penduduk di sekitar daerah aliran sungai.
Dengan demikian, keberadaan sungai menjadi sangat penting bagi kehidupan bahkan
sampai sekarang. Namun sayang, kita kurang begitu peduli dengan pelestarian dan kebersihan
sungai disekitar kita. Padahal disamping bermanfaat untuk hal diatas, sungai di jaman sekarang
bisa pula di gunakan untuk pembangkit tenaga listrik, wisata air serta aneka kegiatan yang
berhubungan dengan air dan perairan.
Sungai yang terawat serta terjaga kebersihannya akan membawa dampak positif bagi
masyarakat yang hidup disekitarnya. Karena dapat menghindarkan diri dari resiko banjir serta
dapat mendatangkan devisa bagi industri pariwisata di sekitar bantaran sungai. Sudah saatnya
kita menjaga kebersihan sungai karena dari sanalah roda kehidupan itu mengalir
Pada beberapa kasus, sebuah sungai secara sederhana mengalir meresap ke dalam tanah
sebelum menemukan badan air lainnya. Dengan melalui sungai merupakan cara yang biasa bagi
air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau tampungan air yang besar
seperti danau. Sungai terdiri dari beberapa bagian, bermula dari mata air yang mengalir ke anak
sungai. Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membentuk sungai utama. Aliran air
biasanya berbatasan dengan kepada saluran dengan dasar dan tebing di sebelah kiri dan kanan.
Penghujung sungai di mana sungai bertemu laut dikenali sebagai muara sungai.
Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Air dalam sungai umumnya
terkumpul dari presipitasi, seperti hujan,embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa
negara tertentu air sungai juga berasal dari lelehan es / salju. Selain air, sungai juga mengalirkan
sedimen dan polutan.
Kemanfaatan terbesar sebuah sungai adalah untuk irigasipertanian, bahan baku air
minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya potensial
untuk dijadikan objek wisata sungai. Di Indonesia saat ini terdapat 5.950 daerah aliran
sungai (DAS).
Manusia membutuhkan air dalam jumlah besar untuk berbagai kebutuhan hidupnya yang
dapat dimanfaatkan dalam banyak hal. Perairan darat seperti sungai, danau, waduk, empang,
rawa, dan lain sebagainya memiliki banyak manfaat jika dikelola dengan baik oleh masyarakat
sekitar perairan.
Berikut ini adalah kegunaan / manfaat perairan darat bagi manusia yang ada di sekitarnya :
 Sumber energi pembangkit listrik
 Sebagai sarana transportasi
 Tempat rekreasi atau hobi
 Tempat budidaya ikan, udang, kepiting,
 Sumber air minum makhluk hidup
 Bahan baku industri
 Sumber air pertanian, peternakan dan perikanan
 Sebagai tempat olahraga
 Untuk mandi dan cuci
 Tempat pembuangan limbah ramah lingkungan
 Tempat riset penelitian dan eksplorasi
 Bahan balajar siswa sekolah dan mahasiswa. dan masih banyak lagi manfaat lain perairan darat
bagi manusia yang belum disebutkan.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa sungai dapat di
klasifikasikan berdasarkan sumber air, berdasarkan kontinuitas aliran/debit air,berdasarkan pola
aliran, berdasarkan arah aliran, berdasarkan struktur geologi meliputi
asal air:
 sungai mata air
 sungai air hujan
 sungai pencairan es/salju
 sungai campuran
letak alirannya:
 sungai di atas permukaan tanah
 sungai bawah tanah
 sungai campuran
Manfaat sungai bagi manusia yang ada di sekitarnya :
1. Sumber energi pembangkit listrik
2. Sebagai sarana transportasi
3. Tempat rekreasi atau hobi
4. Tempat budidaya ikan, udang, kepiting, dll

DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2012, Jenis-Jenis Sungai Berdasarkan Keadaan Air dan Sumber Airnya. www.cara mendapatkan
uang dari internet.blogspot.com. diakses pada 29 maret 2014.

Anonim, 2011, Jenis-Jenis dan macam sungai. www.ssbelajar.blogspot.com. diakses pada 29 maret 2014.

Rika, 2010, klasifikasi sungai. www. Kla