Anda di halaman 1dari 89

BUKU PEDOMAN AKADEMIK

PROGRAM STUDI SARJANA


KEDOKTERAN GIGI

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
(UNISSULA)
SEMARANG
2018
LAMBANG UNISSULA
UNISSULA memiliki lambang berwarna dasar hitam, yang
intinya sebagai berikut :

Bentuk :
Bentuk Warna Lambang / Arti
Bingkai segi lima Kuning Falsafah Pancasila.
Alif Putih Keesaan Allah
Bulan bintang Kuning Islam
Buku Putih Ilmiah
Putik bunga melati 20 Putih Tanggal 20
Kelopak bunga melati 5 Putih Bulan ke – 5
Daun 5 Hijau Rukun Islam
Singkatan dari Universitas
Tulisan UNISSULA Kuning emas
Islam Sultan Agung.
Sebutan Unissula dalam
Kuning Emas
bahasa Arab.

Warna :
Warna Arti
Hitam Abadi
Kuning / kuning emas Keagungan
Hijau Kesuburan dan kedamaian
Putih Kesucian
HYMNE UNISSULA
D = do 4/4
Maestoso
Arr. Yos Hartono

5 1 . 7 6 / 5 1 2 3 / 4 3 . 2 1 / 7 1 2 0 2
U nis su la mekar lah se merbak dipersada nu sa

2 2 . 2 2 / 4 3. 2 1 / 5 5 . 1 7 / 2 1 0 1 /
Tegakkan kalimah IL A HI di bumi pertiwi

1 1 0 5 / 3 3 0 1 / 5 5 4 3 / 2 3 0 2
Oh Tuhan limpah kan taufik dan hidayah Mu

2 2 0 4 / 4 3 0 1 / 3 2 2 5/ . 1 0 0 / /
Limpahkan limpahkan rah mat Mu a min
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan
Agung (FKG Unissula) didirikan tidak terlepas dari keinginan
seluruh keluarga besar Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung
untuk selalu meningkatkan peran sertanya dalam mengem-
bangkan dunia Pendidikan Tinggi, khususnya Pendidikan
tinggi bidang kedokteran dan kesehatan. Pendidikan pada
FKG Unissula menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi
(KBK) dengan pendekatan strategi pembelajaran Problem
Base Learning (PBL) dan berpedoman pada Standar Kompe-
tensi Dokter Gigi oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI)
tahun 2015, dan Standar Luaran Unissula.
Buku Pedoman ini memuat berbagai informasi dan
penjelasan terkait dengan FKG yang meliputi organisasi
fakultas, program pendidikan Kedokteran Gigi, standar kom-
petensi, Kurikulum KBK dengan metode PBL, peraturan
akademik, sistem evaluasi serta informasi-informasi penting
lain.
Terakhir, dengan diterbitkannya Buku Panduan ini
semoga dapat bermanfaat bagi semua pihak yang berkepent-
ingan dan mendapat rahmat serta ridho Allah SWT.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Semarang, November 2018

Dekan,

drg. Suryono, SH, MM, PhD


DAFTAR ISI

LAMBANG UNISSULA .........................................................3


HYMNE UNISSULA ...............................................................4
KATA PENGANTAR ..............................................................6
DAFTAR ISI.............................................................................7
BAB I PENDAHULUAN ......................................................8
BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN ......................................42
BAB III PROGRAM PENDIDIKAN KURIKULUM
BERBASIS KOMPETENSI .................................... 51
BAB IV ADMINISTRASI AKADEMIK ...............................61
BAB V PELAKSANAAN AKADEMIK ..............................67
BAB VI PENUTUP ................................................................71
LAMPIRAN............................................................................72
- STRUKTUR ORGANISASI FAKULTAS ..........................73
- PIMPINAN FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI ...............74
- DAFTAR DOSEN FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI ....76
- KALENDER AKADEMIK FKG UNISSULA ....................79
BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Hakekat pendidikan Kedokteran Gigi adalah
pendidikan akademik profesional. Artinya, pendidikan Kedok-
teran Gigi mencakup pendidikan dan pelatihan untuk mem-
peroleh ilmu pengetahuan bidang Kedokteran Gigi, ketrampi-
lan klinik sekaligus sikap sebagai seorang dokter gigi yang
profesional. Program pendidikan Kedokteran Gigi juga men-
cakup Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan,
Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Ketiga unsur ini
dalam pelaksanaannya saling terkait dan sulit dipisahkan satu
sama lain.

VISI
Pada tahun 2025 menjadi Fakultas Kedokteran Gigi terkemuka
di Indonesia yang menghasilkan Sarjana dan Dokter Gigi
profesional yang ber Budaya Akademik Islami dan mampu
berkompetisi di era global, sebagai bagian dari generasi khaira
ummah, serta mengembangkan ilmu Kedokteran Gigi
berdasarkan nilai-nilai Islam, dalam kerangka rahmatan lil’
alamin
MISI
a. Menyelenggarakan proses pendidikan di bidang
Kedokteran Gigi dengan menginternalisasikan nilai-
nilai Islam, pada seluruh kegiatan pembelajaran.
b. Menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan,
penelitian, dan publikasi ilmiah, dengan institusi-
institusi dalam dan luar negeri.
c. Memberikan dukungan kepada tenaga pendidik, dalam
upaya pengembangan keilmuan, termasuk studi lanjut
dan kompetisi ilmiah, baik nasional maupun
internasional.
d. Menyelenggarakan dan meningkatkan pengabdian
kepada masyarakat sebagai bagian integral dari
aktifitas dakwah amar ma’ruf nahi munkar
e. Mengembangkan aktifitas monitoring dan evaluasi
secara regular, untuk meningkatkan kualitas
pelaksanaan pendidikan, penelitian dan publikasi
ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

TUJUAN
Berdasarkan misi, maka tujuan yang dirumuskan adalah :
1. Menghasilkan Sarjana dan Dokter Gigi yang
professional dan ber Budaya Akademik Islami
(BudAi), sebagai bagian dari generasi khaira ummah
yang menjunjung tinggi etika profesi, menguasai nilai-
nilai dasar Islam yang kuat secara akidah, ibadah dan
akhlak
2. Menghasilkan Sarjana dan Dokter Gigi yang
berkomitmen dalam mengembangkan ilmu
pengetahuan dan teknologi Kedokteran Gigi
berdasarkan nilai-nilai islam, dan memiliki semangat
belajar sepanjang hayat serta kompeten dan kompetitif
di era global
3. Menghasilkan sarjana dan dokter gigi yang memiliki
semangat pengabdian kepada masyarakat sekaligus
sebagai aktivitas dakwah amar ma’ruf nahi munkar
STANDAR KOMPETENSI DOKTER GIGI INDONESIA

Struktur Kurikulum dalam pendidikan dokter gigi pada


program PSKG dan PSPDG disusun berdasarkan Standar
Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (SKDGI) yang ditetap-
kan melalui Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia nomor
40 tahun 2015 terdiri dari Domain, Kompetensi Utama, Kom-
petensi Penunjang dan Kemampuan Dasar

Domain I : Profesionalisme
Melakukan praktik di bidang kedokteran gigi sesuai dengan
keahlian, tanggung jawab, kesejawatan, etika dan hukum yang
berlaku.
Kompetensi Kompetensi Penun- Kemampuan
Utama jang Dasar
1. Etik dan Jurisprudensi
1.1. Mampu 1.1.1. Memahami a) Menerapkan
melakukan masalah- filosofi, ho-
praktik masalah yang kum dan eti-
kedokteran berhubungan ka kedokteran
gigi secara dengan etika gigi, menjaga
professional dan hukum kerahasiaan
berdasarkan yang berkai- profesi, mem-
etik dan tan dengan bedakan hak
yurispruden- praktik dan kewajiban
si yang ber- kedokteran dokter dan
laku. gigi pasien secara
1.1.2. Menerapkan professional.
etika kedok- b) Membangun
teran gigi ser- komunikasi
ta hukum dan hubungan
yang berkai- terbuka dan
tan dengan jujur serta sal-
praktik ing menghar-
kedokteran gai dengan
gigi secara pasien, pen-
profesional. damping
1.1.3. Melakukan pasien dan se-
pelayanan jawat.
kesehatan Gi- c) Me-
gi Mulut nyelesaikan
sesuai dengan masalah-
kode etik. masalah
yang berhub-
ungan dengan
tanggungja-
wab admin-
istratif,
pelanggaran
etik, disiplin
dan hukum
yang diberla-
kukan bagi
profesi
Kedokteran
Gigi ber-
dasarkan ke-
tentuan
hukum yang
berlaku.
2. Analisis informasi kesehatan secara kritis, ilmiah dan
efektif
2.1. Mampu 2.1.1. Menganalisis a) Menggunakan
menganalisis secara kritis ilmu penge-
kesahihan in- kesahihan in- tahuan dan
formasi dan formasi. teknologi
memanfaat- 2.1.2. Mengelola kedokteran
kan teknolo- informasi gigi muta-
gi informasi kesehatan khir untuk
kesehatan secara ilmiah, mencari dan
gigi mulut efektif, menilai in-
secara ilmi- sistematis dan formasi yang
ah, efektif, komprehensif. sahih dari
sistematis 2.1.3. Menggunaka berbagai
dan kompre- n pola berpikir sumber secara
hensif dalam kritis dan al- professional.
mengambil ternatif dalam b) Menyusun
keputusan mengambil dan
keputusan. menyajikan
2.1.4. Menggunaka karya ilmiah
n pendekatan sesuai
evidence dengan kon-
based den- sep, teori,
tistry dalam dan kaidah
pengelolaan penulisan
kesehatan Gigi ilmiah secara
Mulut lisan dan ter-
tulis.
c) Menerapkan
pola berpikir
ilmiah dalam
pemecahan
masalah dan
pengelolaan
kesehatan
gigi mulut.
d) Menggunaka
n informasi
kesehatan
secara pro-
fessional
untuk
kepentingan
peningkatan
kualitas pe-
layanan
kesehatan
gigi mulut.
3. Komunikasi
3.1. Mampu 3.1.1. Melakukan a) Melakukan
melakukan komunikasi komunikasi
komunikasi, secara santun interpersonal,
edukasi dengan pasien tatalaksana
dan dalam rujukan,
menyam- pendudukan tatalaksana in-
paikan in- yang setara formed con-
formasi 3.1.2. Mengem- sent, advokasi
secara efek- bangkan em- dan pem-
tif dan ber- pati dalam berdayaan in-
tanggung menggali dividu,
jawab baik keluhan pasien keluarga dan
secara lisan dan permasa- masyarakat
maupun tu- lahan dalam upaya
lisan kesehatan gigi meningkatkan
dengan mulut secara kesehatan
pasien holistik dan gigmulut .
semua usia, komprehensif.
keluarga 3.1.3. Melakukan
atau pen- prosedur in-
damping formed con-
pasien serta sent dan kon-
masyarakat, seling dengan
teman se- cara yang
jawat dan santun, baik
profesi dan benar.
kesehatan 3.1.4. Melakukan
lain yang tatalaksana
terkait. konsultasi dan
rujukan,
membangun
komunikasi in-
terprofesional
dalam pe-
layanan
kesehatan.
3.1.5. Memberikan
informasi
yang relevan
kepada pene-
gak hukum,
perusahaan
asuransi
kesehatan,
media massa
dan pihak
lainnya jika
diperlukan
3.1.6. Melakukan
komunikasi
dengan
masyarakat
dalam upaya
mengidentifi-
kasi masalah
kesehatan gigi
mulut
3.1.7. Melakukan
advokasi dan
pemberdayaan
individu,
keluarga dan
masyarakat
dalam rangka
pencegahan
masalah
kesehatan gigi
mulut
4. Hubungan sosiokultural dalam bidang kesehatan gigi
mulut
4.1. Mampu 4.1.1. Memanfaatkan a) Menerapkan
mengelola keane- prinsip-
dan karagaman so- prinsip
menghargai sial, ekonomi, psikososia
pasien budaya, aga- dalam
dengan ma dan ras melakukan
keane- berdasarkan pelayanan
karagaman asal usul kesehatan
sosial, pasien dalam gigi mulut.
ekonomi, memberikan
budaya, pelayanan
agama dan kesehatan gigi
ras melalui mulut.
kerjasama 4.1.2. Memperla-
dengan kukan
pasien dan pasien secara
berbagai manusiawi
fihak terkait tanpa mem-
untuk beda-bedakan
menunjang satu sama
pelayanan lainnya.
kesehatan 4.1.3. Membangun
gigi mulut kerja sama
yang bermu- dengan
tu. berbagai
pihak terkait
untuk menun-
jang pen-
ingkatan
kesehatan gigi
mulut.

Domain II : Penguasaan Ilmu Pengetahuan Kedokteran


dan Kedokteran Gigi
Memahami ilmu kedokteran dasar, ilmu kedokteran klinik
yang relevan, ilmu kedokteran gigi dasar, ilmu kedokteran
gigi terapan dan ilmu kedokteran gigi klinik sebagai dasar
profesionalisme serta pengembangan ilmu kedokteran gigi.

Kompetensi Kompetensi Penun- Kemampuan


Utama jang Dasar
5. Ilmu Kedokteran Dasar
5.1. Menggunak 5.1.1. Menggunakan a) Menggunaka
an ilmu ilmu n ilmu
penge- pengetahuan pengetahuan
tahuan bi- biomedik biomedik
omedik yang relevan yang relevan
yang rele- dengan bi- dengan bi-
van dengan dang kedok- dang kedok-
bidang teran gigi un- teran gigi un-
kedokteran tuk mene- tuk mene-
gigi untuk gakkan diag- gakkan diag-
mene- nosis, nosis,
gakkan di- menetapkan menetapkan
agnosis, prognosis prognosis
menetapkan dan me- dan me-
prognosis rencanakan rencanakan
dan me- tindakan tindakan
rencanakan kedokteran kedokteran
tindakan gigi. gigi.
kedokteran
gigi.
6. Ilmu Kedokteran Klinik
6.1.Mampu 6.1.1.Memahami a)
Mengkaji
menguasai ilmu kedok- ilmu kedok-
konsep- teran klinikteran klinik
konsep te- yang relevanyang ber-
oritis Ilmu sebagai per-manifestasi
kedokteran timbangan da-
di rongga
klinik lam mulut pada
yang rele- melakukan pasien med-
van se- tindakan ik kompro-
bagai sum- kedokteran mis secara
ber gigi pada
holistik dan
keilmuan pasien medikkomprehen-
dalam kompromis sif.
melakukan b) Mengkaji
tindakan tatalaksana
kedokteran kedokteran
gigi. klinik se-
bagai dasar
dalam
melakukan
tindakan
pengem-
balian
fungsi op-
timal sistem
stomatog-
nati
7. Ilmu Kedokteran Gigi Dasar dan Ilmu Kedokteran
Gigi Terapan
7.1.Mampu 7.1.1.Mengaplikasi a) Mengkaji
menggunak kan Ilmu Bi- ilmu-ilmu
an prinsip- ologi Oral, kedokteran
prinsip Biomaterial gigi dasar
ilmu dan Teknolo- dan ilmu
kedokteran gi Kedokteran kedokteran
gigi dasar Gigi, Radi- gigi terapan
dan ilmu ologi Kedok- untuk
kedokteran teran Gigi dan pengem-
gigi tera- Ilmu Kedok- bangan ilmu
pan untuk teran Gigi Fo- kedokteran
menunjang rensik untuk gigi.
keterampi- menunjang b) Mengkaji
lan dan keterampilan biomaterial
penelitian preklinik dan dan
di bidang klinik, serta teknologi
kedokteran penelitian bi- kedokteran
gigi. dang kedok- gigi yang
teran gigi. akan
digunakan
untuk
mengem-
balikan
fungsi sto-
matognati
yang opti-
mal.
c) Mengkaji
ilmu kedok-
teran gigi
dasar dan
ilmu kedok-
teran gigi
terapan da-
lam
penyelesaia
n berbagai
kasus medik
dental me-
lalui
penilaian
klinik (clin-
ical ap-
praisal).
d) Menganalisi
s hasil
penelitian
kedokteran
gigi dasar
dan ilmu
kedokteran
gigi terapan
yang
berkaitan
dengan ka-
sus medik
dental dan
disiplin
ilmu lain
yang terkait.
8. Ilmu Kedokteran Gigi Klinik
8.1. Mampu 8.1.1. Menerapkan a) Mengkaji
menggunak prinsip pela- ilmu-ilmu
an ilmu yanan yang relevan
kedokteran kesehatan dengan tin-
gigi klinik gigi mulut dakan pro-
sebagai da- yang melipu- motif, pre-
sar untuk ti tindakan ventif, kurat-
melakukan promotif, if dan reha-
pelayanan preventif, bilitatif.
kesehatan kuratif dan b) Mengkaji
gigi mulut rehabilitatif. ilmu-ilmu
yang efektif 8.1.2. Menerapkan kedokteran
dan efisien prinsip- gigi klinik
prinsip yang berkai-
tatalaksana tan dengan
kedokteran tatalaksana
gigi klinik pengem-
untuk balian
mengembali- fungsi sis-
kan fungsi tem stoma-
sistem stoma- tognatik.
tognatik.

Domain III : Pemeriksaan Fisik Secara Umum dan Sistem


Stomatognatik
Melakukan pemeriksaan, mendiagnosis dan menyusun
rencana perawatan untuk mencapai kesehatan gigi mulut
yang prima melalui tindakan promotif, preventif, kuratif dan
rehabilitatif.

Kompetensi Kompetensi Penun- Kemampuan Dasar


Utama jang
9. Pemeriksaan Pasien
9.1. Mampu 9.1.1. Melakukan a) Mengidentifikasi
melakuk pemeriksaan keluhan utama
an fisik secara penyakit atau
prosedur umum dan gangguan sistem
klinis sistem sto- stomatognatik
yang matognatik b) Menerapkan
berkai- dengan men- pemeriksaan
tan catat infor- komprehensif
dengan masi klinis, sistem stoma-
masa- laboratoris, tognatik dengan
lah- radiologis, memperhatikan
masalah psikologis kondisi umum.
penyakit dan sosial c) Menentukan
gigi guna men- pemeriksaan
mulut gevaluasi penunjang la-
secara kondisi med- boratoris yang
kom- ik pasien dibutuhkan dan
prehen- menginter-
sif pretasikannya.
dengan d) Menentukan dan
pen- menginter-
dekatan pretasikan hasil
ilmu- pemeriksaan
ilmu da- penunjang radi-
sar, ilmu ologi intraoral
kedok- dan ekstraoral
teran gi- yang dibutuhkan
gi klinik serta
yang menghasilkan
terkait radiograf dengan
dan alat foto sinar X
psikoso- intraoral.
sial. e) Menganalisis
kondisi fisik,
psikologis dan
sosial pasien me-
lalui pemerik-
saan klinis.
9.1.2. Mengenal a) Menerapkan si-
dan kap saling
mengelola menghargai dan
perilaku saling percaya
pasien secara melalui komu-
profesional nikasi yang efek-
tif dan efisien
dengan pasien
dan/atau pen-
damping pasien.
b) Menganalisis
perilaku pasien
yang memer-
lukan perawatan
khusus secara
professional.
c) Mengidentifikasi
kondisi
psikologis dan
sosial-ekonomi
pasien berkaitan
dengan pe-
natalaksanaan
lebih lanjut.
9.1.3. a) Membuat rekam
Menggunaka medik secara
n rekam akurat dan kom-
medik se- prehensif serta
bagai acuan mengelola rekam
dasar dalam medik sebagai
melaksanaka dokumen legal
n perawatan dengan baik.
gigi mulut b) Membuat odon-
dan keperlu- togram sesuai
an ilmu dengan pedoman
kedokteran yang berlaku
gigi forensik c) Membuat data
antemortem pa-
da form untu
kepentingan
identifikasi
kedokteran gigi
forensik
d) Membuat rencana
perawatan di bi-
dang kedokteran
gigi berdasarkan
catatan medik
yang tertulis pada
rekam medik.
10. Diagnosis
10.1. Mam 10.1.1. Menegakkan a) Menegakkan di-
pu diagnosis agnosis sementa-
mem dan ra dan diagnosis
buat menetapkan kerja (sesuai
kes- prognosis ICD-DA10) ber-
im- penya- dasarkan analisis
pulan kit/kelainan hasil pemerik-
yang gigi mulut saan riwayat
valid melalui in- penyakit, temuan
dan terpretasi, klinis, labora-
meng analisis dan toris, radiografis,
ambil sintesis hasil dan alat bantu
kepu- pemeriksaan yang lain.
tusan pasien b) Mengkaji ke-
yang lainan/ penyakit
tepat jaringan keras
atas dan jaringan lu-
ke- nak gigi serta
laina jaringan pen-
n/ dukung gigi.
pen- c) Mengkaji
yakit penyimpangan
gigi dalam proses
mulut tumbuh kembang
baik kraniomaksilo-
yang fasial yang
rin- mengakibatkan
gan maloklusi dental
mau- dan skeletal.
pun d) Mengkaji kondi-
yang si, kelainan/ pen-
kom- yakit dan fungsi
pleks kelenjar saliva.
ber- e) Mengkaji penya-
da- kit mukosa
sar- mulut akibat in-
kan flamasi,
ana- gangguan imu-
lisis nologi, metabolit
dan dan neoplastik.
inter- f) Mengkaji
preta keadaan ke-
si da- hilangan gigi
ta yang memerlukan
klin- tindakan rehabili-
ik. tatif.
g) Mengkaji ke-
lainan sendi tem-
poromandibular,
oklusi dan
gangguan fungsi
mastikasi yang
memerlukan
perawatan.
h) Mengkaji ke-
lainan orokranio-
fasial dan hub-
ungannya dengan
kebiasan buruk.
i) Mengkaji adanya
manifestasi pen-
yakit sistemik
pada rongga
mulut.
j) Mengkaji derajat
risiko penyakit
rongga mulut da-
lam segala usia
guna menetapkan
prognosis.
k) Mengkaji
kelainan kongeni-
tal dan heredi-
ter dalam rongga
mulut
11. Rencana Perawatan
11.1. Mam 11.1.1. Menen- a) Merencanakan
pu tukan tin- tindakan
meru- dakan pencegahan
muskan pencegahan dengan pendeka-
solusi serta me- tan psikososial
secara rencanakan dan ekonomi.
mandiri tahapan
maupun perawatan b) Merencanakan
ke- penyakit tahapan perawa-
lompok gigi mulut tan penyakit gigi
untuk sesuai mulut sesuai
penyeles standar standar pela-
aian ma- yang berla- yanan yang ber-
salah- ku, berko- laku.
masalah munikasi c) Mengidentifikasi
penyakit efektif da- temuan, diagno-
gigi lam sis, rencana
mulut menyam- perawatan, resi-
baik paikan al- ko dan ketidak
yang ternative nyamanan dalam
ringan perawatan perawatan untuk
maupun dan ketid- mendapat
kom- aknya- persetujuan tin-
pleks manan yang dakan medik.
secara ditim- d) Merencanakan
kom- bulkan. tatakelola ketid-
prehen- aknyamanan dan
sif dan kecemasan
me- pasien yang
rencana berkaitan dengan
kan pelaksanaan
pencega perawatan.
hannya 11.1.2. Me- a) Mengembangkan
dengan rencanakan rencana perawa-
pen- tahapan tan yang kompre-
dekatan perawatan hensif dan ra-
psikoso- penyakit sional dengan
sial dan gigi mulut memperhatikan
ekonomi yang me- kondisi sistemik
merlukan pasien.
tatalaksana b) Mengkomu-
perawatan nikasikan hak dan
yang kom- tanggung jawab
prehensif pasien yang
dan ad- berkenaan dengan
ekuat rencana perawa-
tan
c) Bekerjasama
dengan in-
traprofesional dan
interprofesional
untuk me-
rencanakan
perawatan yang
akurat.
11.1.3. Menen- a) Membuat surat
tukan ru- rujukan kepada
jukan yang spesialis bidang
sesuai lain terkait dengan
penyakit/kelainan
pasien
b) Mampu
melakukan ru-
jukan kepada
sejawat yang
lebih kompeten
sesuai dengan bi-
dang terkait

Domain IV : Pemulihan Fungsi Sistem Stomatognatik


Melakukan tindakan pemulihan fungsi sistem stomatognatik
melalui penatalaksanaan klinik

Kompetensi Kompetensi Penun- Kemampuan Da-


Utama jang sar
12. Pengelolaan Nyeri dan Kecemasan
12.1. Mam- 12.1.1. Mengen- a) Meresepkan
pu dalikan obat-obatan
mengel nyeri dan secara benar
ola kecemasan dan rasional.
dan pasien dis- b) Mengatasi
me- ertai sikap nyeri, dan
nyelesa empati. kecemasan
ikan dengan pen-
masa- dekatan farma-
lah- kologik dan
masa- non farma-
lah kologik.
nyeri c) Menggunakan
dan anastesi lo-
kecema kal untuk
san mengendalikan
nyeri (control
of pain) untuk
prosedur tinda-
kan medik
kedokteran gi-
gi.
13. Tindakan Medik Kedokteran Gigi
13.1. Mam- 13.1.1. Melakukan a) Mempersiap-
pu tahapan kan gigi yang
men- perawatan akan di
erap- konservasi restorasi
kan gigi sulung sesuai dengan
pemiki dan per- indikasi,
ran manen yang anatomi,
logis, sederhana. fungsi dan es-
kritis, tetik.
dan te- b) Melakukan
oritis perawatan
dalam saluran akar
penge dengan obat-
mbang obatan dan
an bahan kedok-
keilmu teran gigi pa-
an dan da gigi sulung
ket- dan permanen
erampil vital dan non
an vital.
melalui c) Memilih jenis
pen- restorasi pas-
didikan ca perawatan
dan saluran akar
pen- yang sesuai
didikan dengan indi-
berke- kasinya.
lanju- d) Membuat
tan se- restorasi
hingga dengan bahan-
mahir bahan
melaku restorasi yang
kan sesuai indi-
tatalaks kasi pada
ana gigi sulung
pasien dan permanen
dan e) Melakukan
tinda- evaluasi dan
kan menin-
medik daklanjuti
kedok- hasil perawa-
teran tan pada gigi
secara sulung dan
spe- permanen.
sifik 13.1.2. Melakukan a) Melakukan
dengan tahapan perawatan
mutu perawatan awal penyakit/
dan penya- kelainan peri-
kuali- kit/kelainan odontal pada
tas periodontal pasien anak
yang sederhana. dan dewasa.
terukur b) Melakukan
ber- perawatanbe-
dasar- dah seder-
kan hana penyakit/
prosed kelainan peri-
ur baku odontal.
c) Melakukan
perawatan re-
storative pada
penya-
kit/kelainan
periodontal.
d) Melakukan
evaluasi
dan menin-
daklanjutihasil
perawatan dan
pemeliharaan
jaringan peri-
odontal.
13.1.3. Melakukan a) Melakukan
perawatan pencegahan
maloklusi maloklusi
dental kasus dental
sederhana b) Melakukan
pada pasien perawatan
anak dan maloklusi
dewasa dental
c) Melakukan
evaluasi dan
menin-
daklanjuti
hasil perawa-
tan maloklusi
dental
13.1.4. Melakukan a) Melakukan
perawatan pencabutan
bedah minor gigi sulung
sederhana dan permanen
pada jarin- b) Melakukan
gan keras bedah minor
dan lunak sederhana pa-
mulut da jaringan
lunak dan
keras
c) Melakukan
tindakan be-
dah prepro-
stetik seder-
hana
d) Menanggu-
langi kom-
plikasi pasca
bedah minor.
13.1.5. Melakukan a) Melakukan
perawatan perawatan le-
non bedah si-lesi jarin-
pada lesi gan lunak
jaringan lu- mulut.
nak mulut. b) Memelihara
kesehatan
jaringan lu-
nak mulut pa-
da pasien
dengan kom-
promis medik
ringan.
13.1.6. Melakukan a) Melakukan
perawatan tahap awal ke-
kelainan lainan oklusi
oklusi Dental dental
13.1.7. Melakukan a) melakukan
perawatan perawatan
area tidak kehilangan
bergigi sebagian gigi
(edentulous) dengan gigi
kasus seder- tiruan lepasan
hana. dan cekat.
b) Melakukan
perawatan
kehilangan
seluruh gigi
dengan gigi
tiruan lepa-
san.
c) Menanggu-
langi masa-
lah-masalah
pasca
pemasangan
gigi tiruan
13.1.8. Menangani a) Menangani
kegawat- kegawat-
daruratan di daruratan ka-
bidang sus gigI
kedokteran mulut pada
dan kedok- pasien anak
teran gigi. dan dewasa.
b) Menangani
kegawat-
daruratan
akibat trauma
dentoalveolar.
c) Menangani
kegawat-
daruratan
akibat
penggunaan
obat-obatan.
d) Menangani
kegawat-
daruratan pada
pasien dengan
kecemasan
dan kompro-
mis medis.
e) Melakukan
tindakan per-
tolongan per-
tama (Basic
Life Support /
BLS) pada
kegawat-
daruratan
medik.
13.2. Mam- 13.2.1. Bekerja da- a) Bekerja sama
pu lam tim secara terin-
menge secara efektif tegrasi intradi-
mbang dan efisien siplin bidang
kan untuk men- ilmu kedok-
hub- capai teran gigi
ungan kesehatan gigi secara profes-
ker- mulut yang sional dalam
jasama prima melakukan pe-
dengan layanan
pihak kesehatan gigi
lain mulut.
yang b) Bekerja sama
terkait interdisiplin
dalam secara profe-
rangka sional dalam
men- melakukan pe-
cari so- layanan
lusi kesehatan gigi
masa- mulut.
lah c) Melakukan ru-
kesehat jukan kepada
an gigi sejawat yang
mulut lebih kompe-
pasien ten secara in-
terdisiplin dan
intradisiplin
Domain V : Kesehatan Gigi Mulut Masyarakat
Menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat menuju
kesehatan gigi mulut yang prima
Kompetensi Kompetensi Kemampuan
Utama Penunjang Dasar
14. Melakukan Pelayanan Kesehatan Gigi Mulut
Masyarakat
14.1. Mampu 14.1.1. Mendiag- a) Menilai
me- nosis ma- kesehatan
nyelesaika salah gigi mulut
n masalah- kesehatan masyarakat
masalah gigi mulut dengan
kesehatan masyarakat menggunaka
gigi mulut n data hasil
masyarakat survei, data
berbasis epidemiolo-
teknologi gi dan evi-
informasi dence based
sebagai dentistry
penunjang b) Mengidenti-
tindakan fikasi faktor
promotif risiko yang
dan pre- berkaitan
ventif yang dengan ma-
dil- salah
aksanakan kesehatan
secara ber- gigi mulut
sama-sama masyarakat.
tim pela- c) Merencana-
yanan kan program
kesehatan kesehatan
dari sistem gigi mulut
jejaring masyarakat
kerja (net- berdasarkan
working) prioritas
untuk masalah.
mencapai 14.1.2. Melakukan a) Menerap-
tingkat upaya kan strategi
kesehatan promotif promotive
gigi mulut dan pre- dan pre-
masyarakat ventif pada ventif
yang opti- masyarakat kesehatan
mal. gigi mulut
masyarakat
b) Mengeval-
uasi pro-
gram
kesehatan
gigi mulut
masyarakat
yang telah
dil-
aksanakan.
14.1.3. Mengguna a) Memanfaat-
kan kan
teknologi teknologi
informasi informasi
Untuk untuk pro-
kepentingan gram
pelayanan kesehatan
kesehatan gigi mulut
masyarakat masyarakat.
b) Memanfaat-
kan
teknologi in-
formasi un-
tuk pene-
lusuran in-
formasi dan
sumber
belajar di
bidang
kesehatan
gigi
masyarakat
c) Memanfaat-
kan
teknologi in-
formasi un-
tuk
pengum-
pulan dan
pengolahan
data di bi-
dang
kesehatan
gigi
masyarakat
14.1.4. Bekerja da- a) Melakukan
lam tim kerjasama
serta mem- dengan
buat sistem tenaga
jejaring kesehatan
kerja (net- lain dan
working) masyarakat,
yang efek- dalam upaya
tif dan mencapai
efisien da- kesehatan
lam usaha gigi mulut
menuju masyarakat
kesehatan b) Membangun
gigi mulut system jejar-
yang opti- ing kerja
mal dalam
pelaksanaan
program
kesehatan
gigi mulut
masyarakat
c) Melakukan
jejaring ker-
ja
dengan
masyarakat
dan instansi
terkait da-
lam upaya
pem-
berdayaan
masyarakat
15. Manajemen Perilaku
15.1. Mengelola 15.1.1. Mengiden- a) Mengidenti-
masalah tifikasi fikasi per-
perilaku kebutuhan ilaku
kesehatan pola pikir, kesehatan
individu sikap dan individu,
maupun perilaku keluarga
masyarakat yang men- dan
secara dukung masyarakat
kompre- pening- di bidang
hensif da- katan kesehatan
lam rangka kesehatan gigi mulut.
promosi gigi mulut b) Memotivasi
kesehatan individu perilaku
gigi mulut dan hidup sehat
individu masyarakat individu,
dan berdasar- keluarga dan
masyara- kan ke- masyarakat
kat. lompok di bidang
umur. kesehatan
gigi mulut.
c) Menerapkan
metoda
pendekatan
untuk men-
gubah per-
ilaku
kesehatan
gigi mulut
individu ser-
ta masyara-
kat berori-
entasi kurat-
if menjadi
preventif.
d) Membuat
penilaian
perubahan
perilaku
kesehatan
gigi mulut
individu ser-
ta masyara-
kat
15.2. Mengem- 15.2.1. Menerap- a) Melaksanak
bangkan kan prin- an
kemampu- sip-prinsip perencanaan
an mana- manajemen , pengel-
jerial dan dan organ- olaan,
kepem- isasi pelaksa-
impinan kesehatan. naan, pen-
dalam 15.2.2. Menerap- gendalian
upaya kan prin- dan evalua-
mening- sip-prinsip si.
katkan kepem- b) Menerapkan
kesehatan impinan kerangka
masyara- dalam ma- berfikir
kat. najemen sebagai
kesehatan. pemimpin
dalam or-
ganisasi
kesehatan.

Domain VI : Manajemen Praktik Kedokteran Gigi


Menerapkan fungsi manajemen dalam menjalankan praktik
kedokteran gigi

Kompetensi Kompetensi Kemampuan


Utama Penunjang Dasar
16. Manajemen Praktik dan Lingkungan Kerja
16.1. Mengem- 16.1.1. Melakukan a) Melaksanaka
bangkan penataan n manajemen
strategi manajemen praktik dan
pelaksanaan serta tatalaksana
manajemen tatalaksana sesuai standar
praktik dan lingkungan pelayanan
tatalaksana kerja prak- kedokteran
lingkungan tik kedok- gigi
kerja kedok- teran gigi b) Membuat
teran gigi perencanaan
dengan praktik
mempertim- kedokteran
bangkan gigi yang
aspek- aspek efektif dan
sosial. efisien.
c) Membuat
pengorgan-
isasian da-
lam men-
jalankan
praktik
kedokteran
gigi.
d) Melaksanaka
n pemantauan
atau men-
gevaluasi
praktik
kedokteran
gigi
e) Menerapkan
sistem pem-
biayaan
kesehatan
16.1.2. Melaksana a) Melaksanaka
kan prin- n pengendali-
sip-prinsip an infeksi si-
kesela- lang
matan b) Melaksanaka
pasien (pa- n kesela-
tien safety) matan kerja
dalam c) Mengan-
praktik tisipasi faktor-
kedokteran faktor
gigi. kegagalan tin-
dakan medis
yang telah di-
rencanakan
(nyaris cidera,
kejadian tidak
diharap-
kan/KTD)
BAB II
PROGRAM PENDIDIKAN
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

Kurikulum Pendidikan Tinggi adalah seperangkat


rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian
dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar
mengajar di perguruan tinggi. Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Islam Sultan Agung menerapkan kurikulum
berbasis kompetensi (KBK). Artinya, pengembangan kuriku-
lum berangkat dari kompetensi yang harus dicapai mahasiswa.
Hal ini sesuai dengan SK Mendiknas No 045/U/2002 tentang
Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi yaitu kurikulum berbasis
kompetensi (KBK).

LANDASAN HUKUM
1. Undang-undang RI nomor 12 tahun 2012 tentang Pen-
didikan Tinggi
2. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi
nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidi-
kan Tinggi
3. Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi
nomor 18 tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidi-
kan Kedokteran
4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi
5. Keputusan Konsil Kedokteran Indonesia nomor 40 tahun
2015 tentang Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia
6. Surat Keputusan rektor Universitas Islam Sultan Agung
nomor 2997/A.1/SA/2016 tentang Profil Lulusan Capaian
Pembelajaran dan Mata Kuliah Universitas di Universitas
Islam Sultan Agung

MASA STUDI
Pendidikan tahap sarjana kedokteran gigi ditempuh selama 8
semester dan diakhiri dengan gelar Sarjana Kedokteran Gigi
(SKG). Masa studi program srjana dapat ditempuh maksimal
16 semester.

STRATEGI PENDIDIKAN
Strategi pendidikan yang digunakan adalah Student Center
Learning (SCL) dimana capaian pembelajaran lulusan diraih
melalui proses pembelajaran yang mengutamakan pengem-
bangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan ma-
hasiswa serta mengembangkan kemandirian dalam mencari
dan menemukan pengetahuan. Strategi SCL melibatkan peser-
ta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.

STRUKTUR KURIKULUM
Kurikulum disusun menggunakan pendekatan modul dengan
tema tertentu. Tiap modul mempunyai durasi waktu sekitar 4-7
minggu dengan penghitungan beban dari masing-masing mod-
ul juga dinyatakan dengan satuan kredit semester (SKS). Ma-
teri kurikulum lokal Fakultas Kedokteran Gigi Unissula beru-
pa penambahan satu area kompetensi yaitu Kedokteran Gigi
Islam yang merupakan salah satu implementasi visi dan misi
baik dari universitas maupun fakultas kedokteran gigi sendiri.
Jenis mata kuliah yang diterapkan di Fakultas Kedokteran Gigi
UNISSULA adalah :
1. Keilmuan Wajib Umum
Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, KKN
2. Keilmuan Profesionalisme
Etika, hukum dan humaniora, metodologi penelitian, fi-
lasafat ilmu
3. Keilmuan Kedokteran Gigi Dasar dan Kedokteran Dasar
a. Ilmu Perilaku : Psikologi, Psikiatri, Komunikasi In-
terpersonal, Antroplogi / Sosiologi perilaku
kesehatan.
b. Kedokteran Gigi Dasar: Oral Biologi, Ilmu Bahan
Kedokteran Gigi, Biomaterial KG.
c. Kedokteran Dasar: Anatomi, Histologi, Biokimia,
Fisiologi, Mikrobiologi, Parasitologi, Farmakologi,
Dental Forensik
4. Keilmuan penunjang keterampilan klinik
a. Kedokteran Gigi: Radiologi Dental, Teknologi
Kedokteran Gigi: dilandasi ilmu material, kimia, fisi-
ka
b. Kedokteran: farmasi, patologi anatomi, patologi klin-
ik, bedah umum, gawat darurat, Ilmu penyakit dalam,
Ilmu kesehatan anak, THT, Ilmu penyakit syaraf,
Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Ilmu penyakit ma-
ta, anestesi
5. Keilmuan Manajemen Praktik dan Kemasyarakatan
Epidemiologi surveilence, preventive dentistry, admin-
istrasi RS & Puskesmas, kesehatan lingkungan dan
kependudukan, biostatistik, dokter gigi keluarga
6. Keilmuan Keterampilan Klinik
Ilmu kedokteran gigi anak, ortodonsia, bedah mulut, pen-
yakit mulut, prosthodonsia, periodonsia, konservasi gigi
7. Keilmuan muatan lokal
Pendidikan Agama Islam, Bahasa Inggris, Teknologi In-
formasi, Critical Thinking, Kewirausahaan, Kepemimpi-
nan dan Dakwah, Kedokteran Gigi Islam dan tutorial
membaca Al-Quran

Modul Program Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran


Gigi Unissula
JUMLAH
SEMESTER 1
SKS
MODUL Teknik Belajar dan Komunikasi
4
1.1 (Learning and Communication)
MODUL Ilmu Biologi Manusia (Human Bi-
4
1.2 ology Science)
MODUL
4
1.3 Sistem Tubuh 1 (Body System 1)
MODUL
Sistem Tubuh 2 (Body System 2) 4
1.4
MKWK Pendidikan Agama Islam 1 3
(Aqidah, Islamic World View)
ICT for Academic Purposes 2
Crictical thinking & Problem Solv-
2
ing
Total 23

JUMLAH
SEMESTER 2
SKS
MODUL
Stomatognati (Stomatognaty) 4
2.1
Pertumbuhan dan Perkembangan
MODUL
Orokraniofasial (Orocraniofacial 4
2.2
growth and development)
Ilmu Perilaku, Etik dan Profesion-
MODUL
alisme (Behavioral Science, Ethics, 4
2.3
and Professionalism)
MODUL Ilmu Bahan Kedokteran Gigi (Den-
5
2.4 tal Materials)
Bahasa Indonesia 2
Pancasila 2
MKWU Pendidikan Agama Islam 2 (Ibadah,
Muamalah, Akhlak/Fiqh dalam Ke- 3
hidupan Sehari-hari)
Total 24

JUMLAH
SEMESTER 3
SKS
MODUL
Imunologi (Immunology) 4
3.1
Penyakit Infeksi dan Terapi Anti-
MODUL
mikroba (Infectious Diseases and 5
3.2
Antimicrobial Therapy)
MODUL Kedokteran Gigi Masyarakat 4
3.3 (Community Dentistry)
MODUL
Nyeri Orofasial (Orofacial Pain) 4
3.4
Bahasa Inggris 2
MKWK
Kewarganegaraan 2
Total 21

JUMLAH
SEMESTER 4
SKS
Analisa resiko dan kedokteran gigi
MODUL
konservatif 1 (Risk Assessment & 4
4.1
Operative Dentistry 1)
Analisa resiko & kedokteran gigi
MODUL
konservatif 2 (Risk Assessment & 4
4.2
Operative Dentistry 2)
Analisa Resiko & Tatalaksana Dini
MODUL Jaringan Lunak Rongga Mulut
4
4.3 (Risk Assessment & Early Man-
agement of Soft Tissues)
Analisa Resiko dan Tatalaksana
MODUL Dini Jaringan Penyangga Gigi (Risk
4
4.4 Assessment & Early Management
of Supporting Tissues)
Metodologi Penelitian 2
MKKG
Biostatistik 2
Total 20

JUMLAH
SEMESTER 5
SKS
Tatalaksana Kelainan Kongenital,
MODUL
Herediter dan Penyakit Degeneratif 5
5.1
(Management of Congenital,
Herediter & Degenerative Diseas-
es)
MODUL Tatalaksana Penyakit Dental 1
4
5.2 (Management of Dental Diseases 1)
MODUL Tatalaksana Penyakit Dental 2
5
5.3 (Management of Dental Diseases 2)
Pendidikan Agama Islam 3 (Islam,
MKWK 3
Filsafat Ilmu dan Displin Ilmu)
Total 17

JUMLAH
SEMESTER 6
SKS
MODUL
Bedah Mulut (Oral Surgery) 4
6.1
Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan
MODUL
dan Promotif (Promotive and Pre- 4
6.2
ventive Dentistry)
MODUL Manajemen Perawatan Dental
4
6.3 (Dental Health Care Management)
MODUL
Kegawatdaruratan (Emergency) 4
6.4
Total 16

JUMLAH
SEMESTER 7
SKS
Teknologi Dental dan Ilmu Kedok-
MODUL
teran Gigi Forensik (Dental Tech- 4
7.1
nology and Dental Forensic)
MODUL
Rehabiltitaf (Rehabilitative) 3
7.2
MODUL Kedokteran Gigi estetik (Dental
3
7.3 Aesthetic)
Pendidikan Agama Islam 4
MKWK 3
(Peradaban Islam, Parenting)
Kewirausahaan, Kepemimpinan
3
dan Dakwah
Total 17

JUMLAH
SEMESTER 8
SKS
Karya Tulis Ilmiah (KTI) 4
KKN 3
Total 17
ORGANISASI SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS)
Program pendidikan sarjana kedokteran gigi akan ditempuh
dalam 145 SKS yang terdiri dari 115 SKS modul dan 30 SKS
non modul. Berdasarkan Permenristekdikti no.44 taun 2015
tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, perhitungan
beban belajar dalam sistem blok ditetapkan sesuai dengan
kebutuhan dalam memenuhi capaian pembelajaran. Di dalam
sistem modul ini, mahasiswa mengikuti kegiatan pendidikan
sesuai dengan modul dalam semester yang bersangkutan. Rata-
rata mahasiswa akan menempuh 17-23 SKS dalam 1 (satu)
semester
1) Beban Studi dalam Satu Semester
(Tabel 1). Mahasiswa mendapat kesempatan memper-
baiki ujian modul dengan mengikuti program remedial.
Mahasiswa yang belum mengikuti proses pembelajaran
pada semester yang seharusnya atau terkena Gugur Mod-
ul (lihat pada aturan akademik), dapat mengulang modul
pada tahun berikutnya. Berdasarkan pertimbangan waktu
dan beban belajar mahasiswa, maka pengulangan proses
pembelajaran dikomunikasikan dengan dosen wali.
BAB III
PELAKSANAAN AKADEMIK

METODE PEMBELAJARAN
Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran menerapkan beberapa
metode pembelajaran untuk mencapai sasaran pembelajaran
yang, diantaranya adalah:
1. Tutorial PBL
PBL adalah strategi dasar pengajaran yang berbasis tuto-
rial dalam small group discussion dengan problem atau
kasus sebagai triggernya menggunakan 7 jump step. Ke-
lompok tutorial secara acak dibentuk, yang berisikan 10
sampai 12 orang mahasiswa untuk mendiskusikan
masalah bersama-sama. Kelompok tersebut akan bekerja
dan belajar bersama sepanjang satu modul dan akan
diacak kembali pada pembelajaran modul berikutnya.
2. Kuliah Student centered / kuliah interaktif / kuliah
Kegiatandalam kelas besar yang bertujuan untuk
menyampaikan materi pembelajaran dengan metode ce-
ramah, presentasi, drama dan lain-lain. Metode yang
digunakan diupayakan dapat melibatkan mahasiswa
secara aktif.
3. Kuliah Panel
Kegiatan perkuliahan interaktif yang dilaksanakan dalam
bentuk panel (terdiri dari beberapa expert di bidang
ilmunya yang berkaitan dengan materi modul). Kuliah
panel ini bertujuan untuk mencegah atau mengoreksi
adanya misconception pada waktu mahasiswa berdiskusi
atau belajar mandiri pada modul dan akhir modul.
4. Clinical Skill Lab (Ketrampilan Klinik)
Beberapa tujuan belajar yang mengharuskan siswa untuk
menguasai skill atau keahlian untuk melakukan sesuatu,
seperti tindakan medis/ klinis tidak mungkin dipelajari
dengan pendekatan PBL maupun kuliah. Kegiatan yang
berpusat di laboratorium ketrampilan adalah
jawabannya.
5. Praktikum
Kegiatan praktikum difungsikan untuk memberikan pen-
jelasan dan pemahaman lebih dalam tentang ilmu penge-
tahuan yang sedang diajarkan. Kegiatan praktikum
umumnya dilakukan di Laboratorium kedokteran dasar
dan kedokteran gigi dasar, seperti: Lab. Kimia, fisika,
Biologi, patologi klinik, patologi anatomi, anatomi,
fisiologi, mikrobiologi, parasitologi, biokimia,
farmakologi dan material kedokteran gigi.
6. Karya Tulis Ilmiah
Karya Tulis Ilmiah (KTI) adalah suatu kegiatan ilmiah
yang dilakukan untuk memenuhi salah satu persyaratan
dalam menyelesaikan program SKG. KTI disusun ber-
dasarkan hasil penelitian atau observasi di bawah bimb-
ingan dosen pembimbing serta dipertanggungjawabkan
pada ujian KTI. Mahasiswa diperkenankan mengambil
KTI apabila telah memenuhi syarat lulus minimal 80
SKS termasuk Kuliah Metodologi Penelitian dan Biosta-
tistika.
SISTEM PENILAIAN

1. Bobot penilaian modul/blok pembelajaran dengan


kegiatan praktikum
Nilai Knowledge/kognitif Nilai Skill Lab
Tutori- Ujian Skill
Prak-
al/ Tugas Akhir Lab OSCE
tikum
SGD Modul harian
30% 20% 10% 40% 50% 50%

2. Bobot penilaian modul/blok pembelajaran tanpa kegiatan


praktikum
Nilai
Nilai Skill Lab
Knowledge/kognitif
Ujian
Tutorial/ Skill Lab
Tugas Akhir OSCE
SGD harian
Modul
40% 10% 40% 50% 50%
3. Nilai akhir modul diperoleh berdasarkan hitungan:
(Nilai knowledge x SKS knowledge)+(nilai skill x SKS Skill)
SKS Modul

4. Kelulusan Modul
Mahasiswa dinyatakan lulus modul apabila memenuhi
kriteria sebagai berikut:
a. Nilai kumulatif knowledge minimal 60
b. Nilai kumulatif skills minimal 60 dan mahasiswa lulus
ujian OSCE di modul tersebut
c. Apabila salah satu komponen (skills maupun
knowledge) atau keduanya nilainya di bawah 60, maka
mahasiswa bersangkutan dinyatakan Gugur Modul
dan harus mengulang modul tersebut secara utuh
5. Syarat pelaksanaan ujian
a. Telah menyelesaikan seluruh administrasi maksimal 2
hari sebelum ujian
b. Prosentase kehadiran kuliah minimal 80% (syarat ujian
modul)
6. Ketentuan penggantian Kegiatan Belajar Mengajar (SGD,
praktikum,skill, ujian)
Penggantian KBM akan diberikan bagi mahasiswa yang
berhalangan hadir dikarenakan:
a. Menjadi delegasi atau utuan mewakili institusi dalam
sebuah acara dengan menunjukkan Surat Tugas dari
Fakultas
b. Rawat inap di rumah sakit dengan menunjukkan Surat
Keterangan Rawat Inap
c. Melaksanakan ibadah Umroh/Haji dengan menunjuk-
kan surat keterangan peserta Umroh/haji dari biro
yang digunakan serta menunjukkan copy paspor
setelah pelaksanaan ibadah umroh/haji
d. Duka cita dengan menunjukkan copy surat keterangan
Kematian dari RT/RW setempat
7. Prosedur penggantian KBM
Pengajuan permohonan penggantian dilakukan maksimal
1 minggu setelah ketidakhadiran dengan regulasi sbb:
Mengambil form Surat keterangan (Surat
penggantian di TU Tugas/SKRI/dll)

Kaprodi PSPDG

ACC form peng-


gantian KBM

Pengajuan penggantian KBM


oleh PJ modul/pengampu ma-
ta kuliah

UJIAN REMIDIAL

1. Tujuan :
a. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk
memperbaiki nilai knowledge atau skill yang belum
lulus
b. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk
memperbaiki/meningkatkan Indeks Prestasi
c. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk lu-
lus tepat pada waktunya
2. Mahasiswa dapat mengikuti ujian remidial jika me-
menuhi syarat:
a. Mahasiswa terdaftar sebagai peserta modul pada
semester bersangkutan
b. Tidak lulus ujian sebelumnya atau Lulus ujian
sebelumnya tetapi dengan nilai akhir belum men-
capai 69
c. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian reguler ka-
rena masalah administrasi
d. Telah menyelesaikan seluruh administrasi
3. Nilai maksimal ujian remidial adalah 69,99
4. Ujian remidi akan dilaksanakan 2 (Dua)
5. Jika telah melaksanakan remidial dan tidak lulus, maka
mahasiswa dinyatakan GUGUR MODUL.
6. Mekanisme pengulangan modul:
Mahasiswa yang melakukan pengulangan modul maka
wajib mengikuti seluruh kegiatan modul, antara lain
SGD, kuliah pakar, ujian knowledge, skill lab, prak-
tikum dan OSCE dengan ketentuan yang sama dengan
kelas reguler.

PENGUMUMAN UJIAN
Hasil ujian diupload ke sistem informasi akademik (SEVIMA)
mahasiswa. Kartu Hasil Studi (KHS) yang disahkan Dekan
Fakultas akan diberikan tiap akhir semester. KHS memuat In-
deks Prestasi hasil Semester dan Indeks Prestasi Kumulatif
yang akan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk me-
nyusun rencana studi semester berikutnya.

SEMESTER ANTARA
Semester antara adalah masa perkuliahan yang dilaksanakan
selama 8-9 minggu pada setiap akhir semester genap. Semester
antara ditujukan bagi mahasiswa yang akan mengulang modul
yang pernah ditempuh sebelumnya. Modul yang dapat diambil
pada semester antara ditentukan oleh Fakultas. Pelaksanaan
semester antara diatur sesuai dengan ketentuan akademik dari
universitas

EVALUASI
Evaluasi terhadap proses pembelajaran mahasiswa dilakukan
secara berkala dengan ketentuan sebagi berikut:
1. Evaluasi semester pertama Semester se-
Y
Lulus ≥ 2 A lanjutnya
modul
IPK ≥ 2.5 Semester selanjutnya
TIDAK dengan pendamp-
ingan oleh dosen wali

2. Evaluasi semester kedua


YA
Semester selanjutnya
Lulus ≥ 6
modul
IPK ≥ 2.5 Peringatan tertulis
TIDAK
pertama dan Bimb-
ingan Konseling
3. Evaluasi semester ketiga
Y Semester se-
Lulus ≥ 9 A lanjutnya
modul
IPK ≥ 2.5 Peringatan tertulis
TIDAK kedua dan Bimbingan
Konseling

4. Evaluasi semester keempat


YA Semester se-
Lulus ≥ 9 lanjutnya
modul
IPK ≥ 2.5 mengulang/mengambil
TIDAK
modul yang belum lulus

Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut


maka disarankan (diharuskan) mengundurkan diri atau
pindah ke fakultas/jurusan lain atau dinyatakan putus studi
(DO).
5. Evaluasi hasil belajar tingkat sarjana
Bertujuan untuk menentukan mahasiswa bisa melanjutkan
pendidikan ke tingkat profesi. Ketentuan kelulusan :
1. Mahasiswa telah dinyatakan LULUS seluruh modul
dan mata kuliah non modul dan non SKS sejumlah
145 SKS
2. Telah menyelesaikan karya tulis ilmiah
3. Telah LULUS tutorial agama Islam (bukti sertifikat)
4. Telah mengikuti kegiatan Pekan Ta’aruf dan IDCS
(bukti sertifikat)
5. Memiliki skor TOEFL minimal 450 (bukti sertifikat)
6. IPK tingkat sarjana minimal 2,5. (untuk dapat mengi-
kuti program profesi, IPK tingkat sarjana minimal ada-
lah 2,75)
7. Batas maksimal 14 semester tidak termasuk masa cuti
8. Mengikuti pengabdian masyarakat dengan ketentuan
yang ditetapkan. (bukti sertifikat)
9. Memenuhi skor minimal 100 pada capaian SKK (Sis-
tem Kredit Kegiatan) sesuai dengan ktentuan Univer-
sitas.

SISTIM PENILAIAN DAN PREDIKAT KELULUSAN


1. Sistem Penilaian
ANGKA HURUF BOBOT PREDIKAT
Dengan pujian/cum
85-100 A 4
laude
75-84.99 AB 3.5 Sangat memuaskan
65-74.99 B 3 Memuaskan
60-64.99 BC 2.5 Cukup baik
50-59.99 C 2 Cukup
40-49.99 CD 1.5 Kurang
30-39.99 D 1 Kurang sekali
0-29.99 E 0 Gagal

2. Predikat Kelulusan
a. Dengan pujian (Cumlaude), IPK 3,51 – 4,0 dan masa
studi 4 tahun
b. Sangat memuaskan, IPK 3,01 – 3,50
c. Memuaskan, IPK 2,76 – 3,00

MASA STUDI DAN PUTUS STUDI (DO)


1. Masa studi adalah jangka waktu penyelesaian program sar-
jana dengan menyelesaikan 25 blok dan mata kuliah non
blok yang setara dengan 145 SKS dalam jangka waktu
minimal 7 semester dan maksimal 14 semester
2. Apabila mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studi sarja-
na dalam waktu maksimal 14 semester, maka secara otom-
atis nama mahasiswa tersebut akan terhapus dari pangka-
lan data Perguruan Tinggi ( Data nasional Mahasiswa )
BAB IV
ADMINISTRASI AKADEMIK

ADMINISTRASI STATUS MAHASISWA


1. Setiap mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas
Islam Sultan Agung wajib melaksanakan registrasi ulang
setiap awal semester sesuai dengan Kalender Akademik
untuk mendapatkan status terdaftar sebagai mahasiswa
UNISSULA
2. Registrasi administratif merupakan prasyarat untuk regis-
trasi akademik.
3. Registrasi tidak dapat dilaksanakan sesudah masa registra-
si berakhir
4. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi yang tidak
melakukan registrasi tidak berhak mendapatkan pelayanan
Akademik.
5. Keharusan melakukan registrasi juga berlaku bagi
a. Mahasiswa yang sedang menunggu ujian-ujian akhir;
b. Mahasiswa yang sedang diskors karena sesuatu hal;
c. Mahasiswa yang sedang mengambil cuti kuliah

REGISTRASI ADMINISTRATIF
1. Registrasi administratif meliputi aktivitas Melunasi SPP
sesuai yang telah ditentukan, mulai dari tahun 2017 Uni-
versitas Islam Sultan Agung memberlakukan UKT ( uang
kuliah tunggal).
2. Registrasi administratif dilaksanakan pada setiap awal
semester, dengan menunjukkan bukti pembayaran
UKT dari bank yang ditunjuk oleh UNISSULA

KETENTUAN PEMBIAYAAN :
A. DPI ( Dana Pengembangan Institusi )
1. Ketentuan besarnya DPI setiap tahun bias terdapat pe-
rubahan, disesuaikandengan SK Rektor mengenai
Biaya Pendidikan Bagi Mahasiswa Baru Universitas
Islam Sultan Agung.
 Dikenakan satu kali selama menjadi mahasiswa pada
satu Program Studi di UNISSULA ( dibayarkan di
tahun pertama)
 DPI didasarkan dari kategori penerimaan mahasiswa
baru
 FREE untuk HAFIZ QUR’AN (30 JUZ)
 pembayaran DPI dibagi menjadi 4 tahap (dalam
jangka 1 tahun dari awal tahun mulai di terima se-
bagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi
25% DPI dibayarkan pada awal semester 1 (registra-
si)
25% DPI dibayarkan pada tengah semester 1
25% DPI dibayarkan pada awal semester II
25% DPI dibayarkan pada tengah semester II
B. PEMBIAYAAN TIAP-TIAP SEMESTER
Pembayaran UKT untuk setiap semester dan seterusnya
dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, dengan perincian sebagai
berikut
Pembayaran Tahap I : 40% dari UKT pada awal semes-
ter (registrasi )
Pembayaran Tahap II : 40% dari UKT pada tengah se-
mester (sebelum ujian )
Pembayaran Tahap III : 20% dari UKT pada akhir semes-
ter (sebelum ujian )
JADWAL PEMBAYARAN AKAN DI
INFORMASIKAN KETIKA AWAL SEMESTER
MULAI TAHUN 2017 UNIVERSITAS ISLAM
SULTAN AGUNG  MENGUNAKAN SISTEM
UKT (UANG KULIAH TERPADU) untuk angkatan
Mahasiswa Baru TA 2018/2019 Rp 14.550.000/ semester
( dengan normal semester 7 semester)
C. PEBIAYAAN UJIAN REMEDI ( KNOWLEDGE
ATAUPUN OSCE)
Pembiayaan ujian remedi dikenakan kepada mahasiwa
yang menjalani REMEDIAL , besarannya ditentukan ber-
dasarkan per SKS.

REGISTRASI AKADEMIK
1. Registrasi akademik adalah kegiatan mahasiswa untuk
mendaftarkan diri menjadi peserta kuliah/praktikum/
kegiatan lapangan yang ditawarkan pada semester yang
bersangkutan dan dilaksanakan pada setiap awal semester.
2. Untuk mengikuti kegiatan kurikuler, setiap mahasiswa
wajib mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) secara on-line
setiap awal semester sesuai dengan kalender akademik
yang berlaku.
3. Mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang sam-
pai pada batas
4. waktu yang ditetapkan (non aktif), tidak diperkenankan
mengikuti segala
5. kegiatan kurikuler pada semester yang bersangkutan.
6. Mahasiswa yang tidak mendaftar ulang 2 (dua) semester
berturut-turut, dinyatakan mengundurkan diri(Keluar)dan
dapat mengajukan ijin untuk
7. aktif kembali(Readmisi)kepada Rektor.
8. Tata cara registrasi akademik diatur didalam buku panduan
akademik.

PENGISIAN KARTU RENCANA STUDI


1. Mahasiswa yang bisa melakukan KRS murni yaitu ma-
hasiwa yang sudah lunas SPP atau mahasiswa yang tidak
terkena cekal baik akademik maupun keuangan
2. Setelah proses diatas dilakukan selanjutnya mahasiswa bi-
as melakukan proses pengambilan KRS, yaitu dengan
memilih kelas mata KRS yang akan diambil pada periode
perkuliahan yang akan datang.
3. Pengambilan KRS dengan melakukan mengisi Kartu
Rencana Studi (KRS) secara on-line
4. Selanjutnya mahasiswa melakukan proses perwalian, yaitu
dengan mendatangi dosen wali untuk melakukan validasi
KRS
5. Setelah proses perwalian dilakukan , maka mahasiswa su-
dah bias mengikuti perkuliahan dan terdaftar do absensi
kuliah

DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK (DOSEN WALI)


Selama mengikuti proses belajar mengajar, mahasiswa akan
mendapat satu dosen pembimbing akademik. Dosen pembimb-
ing akademik bertugas:
1. Memberikan arahan kepada mahasiswa dalam menyusun
rencana studi
2. Memberikan pertimbangan kepada mahasiswa mengenai
hal yang terkait dengan kegiatan pendidikan, metode dan
strategi belajar, dan tips-tips sukses belajar dalam men-
capai kompetensi secara baik dan tepat waktu
3. Mengikuti perkembangan belajar mahasiswa yang dibimb-
ingnya melalui pertemuan yang secara administrasi sudah
diatur oleh fakultas.
4. Menyetujui pilihan mata kuliah yang diambil pada semes-
ter tersebut
CUTI AKADEMIK
1. Cuti akademik diberikan maksimum 2 semester
2. Untuk dapat cuti akademik, mahasiswa terlebih dahulu
mengajukan permohonan kepada Rektor dengan memba-
wa surat permohonan yang diketahui oleh Dekan, dosen
wali dan orang tua mahasiswa yang berisi alasan kuat da-
lam mengambil cuti tersebut. Bagi mahasiswa yang akan
aktif kembali setelah cuti akademik maka mahasiswa
mengajukan surat permohonan aktif kuliah yang ditujukan
kepada Rektor
3. Cuti akademik tidak diperhitungkan dalam masa studi
4. Mahasiswa yang mendapat ijin cuti harus tetap membayar
biaya registrasi
5. Hal-hal yang belum ditetapkan akan ditentukan kemudian
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BAB V
TATA TERTIB DAN SANKSI

TATA TERTIB UMUM

1. Mahasiswa wajib menjaga nama baik Almamater FKG


UNISSULA
2. Mahasiswa diwajibkan untuk mengucapkan salam saat
bertemu dengan Dosen, Karyawan dan Mahasiswa
lainnya.
3. Mahasiswa harus ikut menjaga kebersihan lingkungan
kampus baik ruang kuliah, ruang praktikum serta ruang
skills lab.
4. Mahasiswa DILARANG merokok di lingkungan kampus.
5. Mahasiswa putri wajib berpakaian rapi dan sopan,
memakai rok, berjilbab menutupi dada, dilarang memakai
pakaian yang ketat dan kaos, sandal, perhiasan yang
berlebihan.
6. Mahasiswa putra wajib berpakaian rapi, sopan dan
dilarang memakai kaos baik berkerah maupun tidak,
sandal, potongan rambut harus pendek dan rapi, dilarang
memakai tindik.
7. Selama mengikuti kegiatan pembelajaran, alat komunikasi
wajib di silent atau tidak diaktifkan.
8. Mahasiswa diwajibkan hadir 15 menit sebelum kegiatan
pendidikan dimulai. Toleransi keterlambatan 15 menit.
Jika hadir lebih dari 15 menit dengan alasan yang tidak
dapat di pertanggungjawabkan, maka mahasiswa tidak
diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar mengajar.
9. Mahasiswa putra dan putri DILARANG memakai pakaian
berbahan jeans.
10. Selama proses belajar, jaket harus di lepas, kecuali blazer
dan semi jas berbahan non kaos.
11. SANKSI: Bagi mahasiswa yang tidak mematuhi ketentu-
an di atas, maka tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan
belajar mengajar dan tidak akan mendapatkan pelayanan
akademik dan administrasi.

TATA TERTIB SKILLS LAB DAN PRAKIKUM


1. Mahasiswa harus hadir di ruang skill lab/praktikum pada
waktu yang telah ditentukan dengan batas toleransi
keterlambatan maksimal 20 menit.
2. Mahasiswa WAJIB berpakaian dan bersepatu rapi serta
memakai jas praktikum.
3. Mahasiswa tidak diperkenankan meninggalkan ruangan
tanpa seizin pembimbing.
4. Mahasiswa yang tidak hadir harus izin pada pembimbing.
5. Sebelum skills lab/ praktikum dilakukan, mahasiswa
WAJIB membaca petunjuk praktikum.
6. Setiap praktikum/skills lab harus membawa kain bersih
(putih) +/- ukuran 40 x 40 cm yang akan digunakan untuk
alas pada meja praktikum.
7. Selama skills lab berlangsung, mahasiswa WAJIB
menjaga kebersihan dan ketenangan ruangan.
8. Mahasiswa wajib menjaga peralatan praktikum yang
disediakan
9. Kerusakan / kehilangan yang terjadi harus segera
dilaporkan kepada petugas. Bila tidak dilaporkan,
kemudian diketahui oleh petugas/pembimbing, mahasiswa
yang bersangkutan akan menerima sanksi tambahan.
10. Sebelum bekerja menggunakan alat-alat, wajib
mempelajari terlebih dahulu serta mengerti cara
penggunaannya.

TATA TERTIB PERMINTAAN BAHAN DAN


PEMINJAMAN ALAT
1. Permintaan bahan praktikum dilakukan maksimal 2 kali
aplikasi/permintaan, jika lebih dari itu maka mahasiswa
WAJIB menyediakan sendiri.
2. Bahan dapat diambil pada petugas.
3. Mahasiswa harus menulis nota peminjaman alat yang
dibutuhkan dan mengambilnya pada petugas yang telah
ditunjuk. Jika mengembalikan harus tanda tangan pada
nota pengembalian. Setiap peminjaman dan pengembalian
alat, dilakukan pengecekan alat oleh petugas dan
disaksikan mahasiswa.
4. Selama pemakaian / praktikum, alat menjadi tanggung
jawab mahasiswa sepenuhnya, apabila terdapat kerusakan
atau kehilangan maka mahasiwa WAJIB menghadap
Kepala Laboratrium dan MENGGANTI alat yang
hilang/rusak.

SANKSI
Mahasiswa yang tidak mematuhi tata tertib diatas akan diberi-
kan sanksi akademik sesuai dengan jenis pelanggarannya.
BAB VI
PENUTUP

Buku Pedoman Pendidikan Dokter Gigi Fakultas


Kedokteran Gigi UNISSULA tahun akademik 2017/2018 ini,
diterbitkan agar semua pelaksanaan program dapat berjalan
dengan lancar. Diharapkan seluruh civitas akademikaFakultas
Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung me-
medomani Pedoman ini dalam setiap melaksanakan kegiatan
pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA.
Beberapa hal yang belum diatur dalam Buku Pedoman
ini akan diatur kemudian oleh Pimpinan fakultas. Semoga bu-
ku pedoman ini bermanfaat bagi seluruh pihak yang terkait
dengan pelaksanaan pendidikan dokter gigi di Fakultas Kedok-
teran Gigi UNISSULA, amin ya robbal “alamin.
LAMPIRAN
STRUKTUR ORGANISASI FAKULTAS
KEDOKTERAN GIGI

Dekan

Drg. Suryono, SH, MM, Ph.D

Wakil Dekan 1 Wakil Dekan 2

Dr. drg. Yayun Siti drg. Prima Agusmawanti,


Rochmah, Sp.BM Sp.KGA
Kepala Program Studi Kepala Program Studi
Sarjana Profesi

Drg. Musri Amurwaningsih, drg. Helmi Fatturahman,


M.MedEd Sp.Pros
DAFTAR DOSEN
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG ( UNISSULA)
TAHUN 2019

NO NAMA NIK

drg. R. Rama Putranto, M.Kes,


1 221011019
Ph.D
Dr.drg. Yayun Siti
2 210100058
Rochmah,Sp.BM
3 drg. Sandy Christiono, Sp.KGA 211010012
drg. Ade Ismail Abdul Kodir,
4 211008001
MDSc., Sp.Perio
drg. Benni Benyamin,
5 211008002
M.Biotech
drg. Hj. Rahmawati Sri
6 211008003
Praptiningsih, MMedEd
7 drg. Grahita Aditya, Sp.Ort 211009007
drg. Erwid Fatchur Rahman,
8 211009008
Sp.BMM
drg. Andina Rizkia Putri Kusu-
9 211009009
ma, Sp.KG
drg. Musri Amurwaning-
10 211010013
sih,MMed.Ed
drg. Prima Agusmawanti,
11 211010015
Sp.KGA
12 drg. Rizki Amalina, M.Si 211011017

13 drg. Recita Indraswary, M.Sc 211011016


drg. Rochman Mujayanto,
14 211011018
Sp.PM
15 drg. Kusuma Arbianti, MM 211012020
16 drg. Arlina Nurhapsari, Sp.KG 210012021
drg. Muhammad Dian Firdausy,
17 211013022
M.Sc
18 drg. Moh Yusuf,Sp.Rad.O.M 211013023

19 Erna Dwi Agustin, S.Psi 211013024


drg. Helmi Fathurrahman,
20 211015026
Sp.Pros
21 drg. Rahmat Hidayat, Sp.Pros 211015027
drg. Islamy Rahma Hutami,
22 211015034
PhD
23 drg. Siti Chumaeroh, M.S 231010011

24 drg. Suryono, SH, MM, Ph.D 231014025


Anggun Feranisa, S.Si,
25 211015029
M.Biotech
26 drg. Rina Kartika Sari, Sp.PM 211015032
drg. Erdianto Setya Wardhana,
27 211015028
MH.Kes
28 drg. Rosa Pratiwi 211015031

29 drg. Welly Anggarani 211015033


drg. Niluh Ringga Woroprobo-
30 211116037
sari, M.Kes
31 drg. Eko Hadianto, MDSc 211116035

32 drg. Yunita Setyaningrum 211016039

33 drg. Ninuk Sumaryati, M.Kes 211016041

34 drg. Muhammad Husnun Niam, 211016042


drg. Febia Astiawati Sugiar-
35 211017044
to,MH.Kes
36 drg. Linda Septiana 211017045
drg. Shella Indri Novianty,
37 211017046
Sp.Orth
38 drg. Budi Suhartono, Sp.Ort 211018046
drr. Adisty Restu Poetri,
39 211018047
MSDc,Sp.Perio
drg. Muhamat Muhtar Safangat
40 211016043
A, M.BioMed
41 drg Tahta tes

42 drg Nira tes


KALENDER AKADEMIK
TAHUN AJARAN 2018/ 2019
FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNISSULA

SEMESTER GASAL 2018/ 2019


NO JENIS KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN
Perwalian & Registrasi
1. 31 Agustus – 7 September 2018
(pengisian KRS online)
2. Pekan Ta’aruf Universitas 3 – 6 September 2018
3. Pekan Ta’aruf Fakultair 7-8 September 2018
4. Masa Perkuliahan I 10 September-26 Oktober 2018
Pelatihan PBL untuk Maha-
5. 10-14 September 2018
siswa Baru
6. Kuliah Umum 12-22 September 2018
Masa Batal Tambah KRS
7. 18-21 September 2018
Online
Batas Akhir Pengambilan
8. 15 September 2018
Cuti Studi
9. Penerbitan SK Mengajar 22 September 2018
10. Pelaporan PD-DiktiTahap 1 25-29 September 2018
11. Pendaftaran Wisuda 76 2-12 Oktober 2018
Batas Akhir Penye-
rahan nama Calon
12. Wisudawan dan
12 Oktober 2018
wisudawati Terbaik
periode 76
Yudisium Universitas calon
13. 13 Oktober 2018
Wisudawan 76
Pembekalan Calon Wisu-
14. 16-18 Oktober 2018
dawan 76
15. Wisuda Sarjana 76 19-20 Oktober 2018
Ujian Tengah Semester
16. 29 Oktober – 9 November 2018
(UTS)
17. Libur 1 Muharram 1439 H 11 September 2018
Perayaan 1 Muharram 1439
18. 11 September-9 Oktober 2018
H
12 November-28 Desember
19. Masa Perkuliahan II
2018
20. Pekan Teduh 2-5 Januari 2019
21. Penerimaan Siswa Berpres- November 2018-Maret 2019
tasi (PSB)
Ujian Akhir Semester
22. 7-18 Januari 2019
(UAS)
Upload Nilai Akhir Semes-
23. 19 Januari-2 Februari 2019
ter ke SIA
Pelaporan PD-DIKTI Tahap
24. 12-16 Februari 2019
II
25. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Februar2019
Blok elektif pendidikan
profesi
26. Agustus – september 2018
-IIUM, IMU, USIM, estetik,
forensik-
Blok elektif profesi –
27. November 2018
tokhusima -
28. Panum September 2018
29. Verifikasi Program Profesi Pertengahan september 2018
Ujian Lokal Pendidikan
30. Profesi Periode 3 (OSLER – Minggu ke-3 september 2018
OA)
Remidi Ujian Lokal Pen-
31. didikan Profesi Periode 3 Minggu ke-4 september 2018
(OSLER-OA)
Perwalian mahasiswa profe-
32. September 2018
si
Masa pembelajaran program
33. Minggu I oktober 2018
profesi
Mentoring UKMPPDG
34. Minggu ke 1 - 2 oktober 2018
Periode 4
Try Out UKMPPDG Peri-
35. Oktober 2018
ode 4
Pendaftaran UKMPPDG
36. Minggu ke-1 oktober 2018
Periode 4
37. UKMPPDG Periode 4 Minggu ke-4 oktober2018
38. Refreshing supervisor November 2018
39. Yudisium Profesi Periode 3 Minggu ke-2 november 2018
Pembekalan calon dokter
40. Minggu ke 3 november 2018
gigi baru
Sumpah Dokter Gigi Peri-
41. Minggu 3 november 2018
ode 3
42. Verifikasi Program Profesi Pertengahan Desember 2018
Ujian Lokal Pendidikan
43. Minggu ke-3 Desember 2018
Profesi Periode 3
Remidi Ujian Lokal Pen-
44. Minggu ke-4 desember 2018
didikan Profesi Periode 3
Mentoring UKMPPDG
45. Minggu ke 1 - 2 januari 2019
Periode 4
Try Out UKMPPDG Peri-
46. Januari 2019
ode 4
Pendaftaran UKMPPDG
47. Minggu ke-1 januari 2019
Periode 4
48. UKMPPDG Periode 4 Minggu ke-4 januari 2019
49. Yudisium Profesi Periode 4 Minggu ke-2 februari2019
Pembekalan calon dokter
50. Minggu ke 3 februari 2019
gigi baru
51. Sumpah dokiter gigi 4 Minggu ke 3 februari 2019
52. BKGN 2018 27 – 29 September 2018
Modul 1.1 (4sks running 4 17 September-12 Oktober 2018
53.
minggu) UAB:15-19 Oktober 2018
Modul 1.2 (4sks running 4 15 Oktober-9 November 2018
54.
minggu) UAB: 12-16 Nov 2018
Modul 1.3 (4sks running 4 12 Nov-7 Des 2018
55.
minggu) UAB: 10-14 Desember 2018
10 Desember 2018-4 Januari
Modul 1.4 (4sks running 4
56. 2019
minggu)
UAB: 7-11 Januari 2019
10 September-19 Oktober 2018
57. Blok 1 (6sks/minggu)
UAB:22-26 Oktober 2018
22 Oktober – 16 November
58. Blok 2 (4sks/minggu) 2018
UAB: 19-23 November 2018
19 November-14 Des 2018
59. Blok 3 (4sks/minggu)
UAB: 17-21 Des 2018
10 Des 2018-4 Jan 2019
60. Blok 4 (4sks/minggu)
UAB 7-11 Jan 2019
Modul 3.1 (4sks running 4 10 September-5 Oktober 2018
61.
minggu) UAB: 8-12 Oktober 2018
Modul 3.2 (5sks running 5 8 Okt-9 Nov 2018
62.
minggu) UAB: 12-16 Nov 2018
Modul 3.3 (4sks running 4 12 Nov-7 Des 2018
63.
minggu) UAB : 10-14 Des 2018
Modul 3.4 (4sks running 4 10 Des 2018-4 Jan 2019
64.
minggu) UAB : 7-11 Jan 2019
10September-19Oktober 2018
65. Blok 9 (6sks/minggu)
UAB: 22-26 Oktober 2018
22 Okt-7 Des 2018
66. Blok 10 (7sks/minggu)
UAB : 10-14 Des 2018
3 Des 2018-4 Jan 2019
67. Blok 11 (5sks/minggu)
UAB : 7-11 Jan 2018
Modul 5.1 (5 sks) →5 10 September-12 Oktober 2018
68.
minggu UAB : 15-19 Oktober 2018
Modul 5.2 (4 sks) →6 15 Oktober – 23 Nov. 2018
69.
minggu UAB : 26-30 November 2018
Modul 5.3 (5 sks) →6 26 November 2018– 4 Januari
70.
minggu 2019UAB : 7-11 Januari 2019
10 September-12 Oktober 2018
71. Blok 15 (5sks/minggu)
UAB:15-19 Okt 2018
15 Okt-23 November 2018
72. Blok 16 (6sks/minggu)
UAB : 26-30 November 2018
19 November 2018 – 4 Jan 2019
73. Blok 17 (7sks/minggu)
UAB 7-11 jan 2019
10 September- 19 Oktober
74. Blok 21 (6sks/minggu)
2018UAB: 22-26 Oktober 2018
22 Oktober-30 November 2018
75. Blok 22 (6sks/minggu)
3-7 Des 2018
3 Des 2018 - 4 jan 2019
76. Bok 23 (5sks/minggu)
7-11 jan 2019
Dijadwalkan oleh tim modul
77. Remidi 1 Knowledge segera setelah pelaksanaan ujian
reguler
78. Batas Akhir Ujian KTI
79. OSCE Reguler 10-18 Januari 2019
80. Remidi 2 Knowledge 21-23 Januari 2019
81. Rapat Evaluasi OSCE 21 Januari 2019
Remidi 1
82. 24-29 Januari 2019
OSCE
Remidi 2
83. 29 Januari-1Februari 2019
Knowledge
84. Evaluasi remidi1 OSCE 30 Januari 2019
85. 1-5 Februari 2019
Remidi 2 OSCE
86. Evaluasi remidi 2 OSCE 5 Februari 2019
87. Evaluasi semester S1 8 Februari 2019
88. PendaftaranYudisium S1 11-20 Februari 2019
89. Verifikasi berkas yudisium 21-22 Februari 2019
90. RapatYudisium S1 25 Februari 2019
SEMESTER GENAP 2018/ 2019
WAKTU
NO JENIS KEGIATAN
PELAKSANAAN
Perwalian & Registrasi
1. 11-14 Februari 2019
(Pengisian KRS online)
2. Masa batal tambah 18-20 Februari 2019
3. Penerbitan SK Mengajar 18 Februari 2018
Penerimaan Siswa Ber- November 2018-Maret
4.
prestasi (PSB) 2019
Penerimaan Mahasiswa 1 Februari – 31 Agustus
5.
Baru (PMB) 2019
Penerimaanmahasiswa
6. 1 April-31 Juli 2019
BIDIKMISI
7. Masa Perkuliahan I 18 Februari-5April 2019
8. Bakti Sosial FKG 16-18 Februari 2018
Batas Akhir Pengambi-
9. 15 Februari 2019
lan Cuti Studi
Pelaporan PD DIKTI
10. 9-19 April 2019
tahap 1
11. Batas akhir Ujian KTI
Pendaftaran Wisuda
12. 2 – 12 April 2019
periode 77
Batas akhir penyerahan
13. 12 April 2019
nama wisudawan terbai-
kperiode
Yudisium77 Universitas
14. 12 April 2019
calon Wisudawan peri-
ode 77
Pembekalan Calon
15. 23-25 April 2019
Wisudawan periode
Wisuda
77 Sarjana periode
16. 26-27 April 2019
77
Ujian Tengah Semester
17. 1-12 April 2019
(UTS)
18. Masa Perkuliahan II 15 April – 31 Mei 2019
Libur Hari Raya Idul
19. 31 Mei-14 Juni 2019
Fitri 1439 H
Ujian Akhir Semester
20. 24 Juni-5 Juli 2019
(UAS)
Upload Nilai Akhir Se-
21. 8-19 Juli 2019
mester ke SIA
Pelaporan PD-DIKTI
22. 20-24 Agustus 2019
Tahap II
Monev Internal oleh
23. 21-25 Agustus 2019
SPM
Kuliah Kerja Nyata
24. Juli-Agustus 2019
(KKN)
25. Perwalian & Registrasi Maret 2019
(Pengisian KRS )
Panum mahasiswa profe-
26. Maret 2019
si
27. Pelaksanaan Blok 1 – 6 April 2019
Verifikasi Akhir Pro-
28. Pertengahan Maret 2019
gram Profesi
Ujian Lokal Pendidikan
29. Minggu ke-3 Maret 2019
Profesi Periode 2
Remidi Ujian Lokal
30. Minggu ke-4 Maret 2019
Pendidikan Profesi
Mentoring
Periode 2 UKMPPDG
31. Awal April 2019
Periode 2
Try Out UKMPPDG
32. Awal April 2019
Periode 2
33. Pendaftaran UKMPPDG
Periode 2 Minggu ke-1 April 2019

34. UKMPPDG Periode 2 Minggu ke-4 April 2019


Yudisium Profesi Peri-
35. Minggu ke-2 Mei 2019
ode 2
Sumpah Dokter Gigi
36. Minggu ke-3 Juni 2019
Periode 2
Ujian CBT Profesi Peri-
37. Minggu ke-3 Maret 2019
ode 1
Ujian CBT Profesi Peri-
38. Minggu ke-4 Maret 2019
ode 2
Verifikasi Program
39. Pertengahan juni 2019
Profesi
Ujian Lokal Pendidikan
40. Minggu ke-3 Juni 2019
Profesi Periode 3
Remidi Ujian Lokal
41. Minggu ke - 4 juni 2019
Pendidikan Profesi
42. Mentoring
Periode 3 UKMPPDG Minggu ke 1 - 2 Juli 2019
43. Periode
Try Out 3UKMPPDG Juli 2019
44. Periode 3 UKMPPDG
Pendaftaran Minggu ke-1 Juli 2019
45. Periode
UKMPPDG 3 Periode 3 Minggu ke-4 Juli 2019
Yudisium Profesi Peri- Minggu ke-3 Agustus
46.
ode 3 2019
Pembekalan calon dokter Minggu ke -4 Agustus
47.
gigi baru 2019
Sumpah Dokter Gigi Minggu 1 September
48.
Periode 3 2019
49. Modul 2.1 4 minggu 18 Februari-15 Maret 2019
50. Modul 2.2 (4) 4 minggu 18 Maret-12
UAB: April 2019
18-22 Maret 2019
51. Modul 2.3 (4) 4 minggu 15 April-10 Mei 2019
UAB: 15-18 April 2019
13-29
UAB: Mei
13-172019
Mei 2019
(libur LEBARAN)
52. Modul 2.4 (5) 6 minggu
17 Juni-5 Juli 2019
UAB: 8-12 Juli 2019
53. Blok 5 (4) 18 Februari-15 Maret
2019
18 Maret-12 April 2019
54. Blok 6 (4)
UAB:
UAB: 15-18 April 2019
18-22 Maret 2019
55. Blok 7 (7) 8 April-24 Mei 2019
20-29
UAB: Mei
27-29 2019
Mei 2019
(libur LEBARAN)
56. Blok 8 (4) 17 Juni-5 Juli 2019
UAB: 8-12 Juli 2019
18 Februari-15 Maret
57. Modul 4.1 (4) 4 2019
18
UAB:Maret-12 April 2019
18-22 Maret 2019
58. Modul 4.2 (4)4
UAB: 15-18 April 2019
59. Modul 4.3 (4) 5 15 April – 17 Mei 2019
20-29
20-24 Mei
Mei 2019
2019
(libur LEBARAN)
60. Modul 4.4 (4)5
17 Juni-5 Juli 2019
UAB: 8-12 Juli 2019
18 Februari-5 April 2019
61. Blok 12 (7)
UAB: 8-12 April 2019
1 April-10 Mei 2019
62. Blok 13 (6)
13-17 Mei 2019
13-29 Mei 2019
(libur LEBARAN)
63. Blok 14 (6)
17 Juni-5 Juli 2019
UAB: 8-12 Juli 2019
18 Februari-22 Maret
64. Modul 6.1→ 5 minggu 2019
65. Modul 6.2→ 4 minggu UAB:
25 25-29
Maret - 18Maret
April 2019
2019
22 AprilApril
(22-26 24 Mei 2019
2019)
66. Modul 6.3→ 5 minggu
UAB : 27-29 Mei 2019
27-29 Mei 2019
(libur LEBARAN)
67. Modul 6.4→ 4 minggu
17 Juni-5 Juli 2019
UAB: 8-12 Juli 2019
18 Februari-29 Maret
68. Blok 18 (6) 2019
UAB: 1-5 April 2019
25 maret-10 Mei 2019
69. Blok 19 (7)
UAB: 13-17 Mei 2019
13-29 Mei 2019
(libur LEBARAN)
70. Blok 20 (6)
17 Juni-5 Juli 2019
UAB: 8-12 Juli 2019
71. Batas Akhir Ujian KTI
72. OSCE Reguler 12-18 Juli 2019
Rapat Evaluasi OSCE
73. 19 Juli 2019
reguler
Dijadwalkan oleh tim
modul segera setelah
74. Remidi 1 Knowledge
pelaksanaan ujian reg-
uler
Remidi 1 Knowledge
75. 19-25 Juli 2019
(Blok 8, 14, 20, modul
76. 2.4, 4.4,16.4)
Remidi OSCE 25-31 Juli 2019
77. Evaluasi remidi 1 OSCE 1 Agustus 2019
Remidi 2 Knowledge
78. 31 Juli - 2 Agustus 2019
(angkatan atas awal)
79. Remidi 2 OSCE 5-8 Agustus 2019
Rapat Evaluasi Remidi 2
80. 9 Agustus 2019
OSCE
Evaluasi Semester Ge-
81. 19 Agustus 2019
nap 2017-2018
PendaftaranYudisium
82. S1 19 -28 Agustus 2019
Verifikasi data yudisi-
83. 29-30 Agustus 2019
um S1
84. Yudisium S1 2 September 2019
SEMESTER ANTARA 2018/ 2019
WAKTU
NO JENIS KEGIATAN
PELAKSANAAN
Perwalian & Registrasi
1. 15-20 Juli 2019
(Pengisian KRS )
Masa perkuliahan (7 22 Juli - 6 September
2.
minggu) 2019
Ujian Akhir Semester
3. 9-14 Agustus 2019
Antara
Upload Nilai Akhir Se-
4. 16-21 Agustus 2019
mester ke SIA
Yudisium Semester An-
5. 23-24 Agustus 2019
tara
Buku Pedoman
Pendidikan
Dokter Gigi
Fakultas
Kedokteran
GigiUNISSU-
LA