Anda di halaman 1dari 38

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan potensi dan pembangunan

karakter setiap peserta didik sebagai hasil dari sinergi antara penddikan yang

berlangsung di sekolah, keluarga dan masyarakat. Proses tersebut memberikan

kesempatan pada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka menjadi

kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap ( spiritual dan sosial

), pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk kehidupan dirinya dan

kehidupan bermasyarakat pada umumnya berbangsa serta berkontribusi pada

kesejahteraan hidup umat manusia

Guna merealisasikan proses pembelajaran yang efektif adan efisien, tiap satuan

pendidikan melakukan penyusunan program pembelajaran. Program tersebut

berlangsung disekolah, lingkungan keluarga dan masyarakat. Program pembelajaran

yang diprogramkan secara khusus, untuk diselenggarakan dimasyarakat antara lain

berupa Praktik Kerja Lapangan ( PRAKERIN ). Program PKL disusun bersama antara

sekolah dan masyarakat atau institusi pasangan dalam rangka mememnuhi kebutuhan

peserta didik sekaligus merupakan wahana berkuntribusi bagi dunia kerja atau DU / DI

terdahap upaya pengembangan pendidikan di SMK.

1
Kita sekarang berada pada zaman perubahan. Berbagai evolusi teknologi

komunikasi dan maklumat (ICT) telah tumbuh bagaikan cendawan setelah hujan.

Kemunculan komputer dalam bentuk mesin tipe pintar dan interaktif, kerangka utama,

komputer mini dan komputer pribadi diikuti dengan komponen-komponen canggih dari

segi aplikasi, multimedia/animasi, reka bentuk web portal/vortal/web-publisher, grafik,

pangkalan data dan aplikasi industri erp/mrp, teknikal, kejuruteraan, berbagai system

pengoprasian dan sebagainya.

Selain itu, dengan bantuan teknologi jaringan LAN, WAN - wireless, arpanet,

intranet dan internet, peer-to-peer network dan lain-lain juga telah banyak

meninggalkan banyak dampak positif kepada dunia ict.

Muncul pula intergrasi elemen-elemen telekomunikasi telah menyebabkan

terciptanya telepon bimbit berbagai fungsi/sistem pda, e-mail/chat/telepon internet

(dan SMS), konsep pejabat pintar (soho), WAP, dan GPRS dan akhirnya sistem jalur

lebar atau lebih dikenali sebagai broadband yang menyebabkan terbitnya pula telepon

bersuara berasaskan ip (voip) dan lain-lain jenis yang terlalu banyak di pasaran.

Teknologi satelit/komunikasi juga tidak kurang memberikan lebih sumbangan bernilai

tambah kepada dunia ict sehingga mampu menggabungkan pula elemen-elemen

penyiaran digital menerusi radio dan tv, sistem pemusatan global (GPS), sistem

maklumat geografik (gis), telepon satelit, vsat/gelombang ‘c’ cell broadcast dan lain-

lain meneruskan cara yang kita tidak pernah pikirkan dulu.

2
Dari segi komersil, industri ICT dari sektor pembuatan aksesori/perkakasan

komputer sehingga penyelesaian sistem dan lain-lain telah memanfaatkan e-dagang

dan b2b/b2c dan lain-lain secara maksimal pada tahap teratas, tahap kedua dan tahap

ketiga. Pendek kata, sebagai manusia yang memiliki kemampuan untuk berkreativitas,

kita diharuskan memajukkan dunia ini dengan teknologi yang maju dan berkembang.

3
1.2 Landasan Hukum

Praktik Kerja Lapangan ( PKL ) pada Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK )

didasarkan pada :

1. Undang undang nomor 2 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional

2. Peraturan pemerintah nomor 29 tahun 1990 tentang pendidikan menengah

3. Peraturan pemerintah nomor 39 tahun 1992 tentang peran serta masyarakat

dalam pendidikan nasional

4. Keputusan mentri pendidikan dan kebudayaan nomor 0490/U/1992 tentang

sekolah menengah kejuruan

5. Keputusan mentri pendidikan dan kebudayaan nomor 080/U/1993 tentang

kurikulum SMK penyelengara pendidikan dilaksanakan melalui dua jalur

yaitu pendidikan disekolah dan diluar sekolah ( PKL )

6. Program kerja sekolah tahun 2017/2018

4
1.3 Tujuan Praktik Kerja Lapangan ( PKL )

Tujuan praktik kerja lapangan ( PKL ) antar lain sebagai berikut :

1 Mengakutualisasikan model penyelenggaraan pendidikan sistem ganda ( PSG )

SMK dan institusi pasangan ( DU/DI ) yang memadukan secara sistematis dan

sistemik program pendidikan disekolah ( SMK ) dan program latihan penguasaan

keahlian didunia kerja ( DU/DI )

2 Membagi topik topik pembelajaran dari kompeetensi dasar yang dapat

dilaksanakan disekolah ( SMK ) dan yang dapat dilaksanakan di institusi

pasangan ( DU/DI ) sesuai dengan sumber daya yang tersedia dimasing masing

pihak

3 Memberikan pengalaman kerja langsung ( real ) pada peserta didik dalam rangka

menanamkan ( internalize ) iklim kerja positif yang berorientasi pada peduli

mutu, proses dan hasil kerja

4 Memberikan bekal etos keja yang tinggi bagi peserta didik untuk memasuki

dunia kerja dalam menghadapi tuntutan pasar kerja global

5
BAB II

PROSES DAN HASIL BELAJAR DI DUNIA INDUSTRI

2.1 Profil Perusahaan

PT Infotama Linstas Global merupakan perusahaan resmi yang bergerak dalam

bidang penyedia jasa internet atau ISP (Internet Service Provider). Sebagai ISP PT

Infotama Lintas Global telah mendapatkan ijin resmi dari pemerintah.

MENKOMINFO yang bertugas merumuskan dan menetapkan kebijakan di

bidang pengelolaan sumber daya dan perangkat pos dan informatika, penyelenggaraan

pos dan informatika, penatakelolaan aplikasi informatika, pengelolaan informasi dan

komunikasi publik di indonesia. Menkominfo telah menetapkan dan memutuskan PT.

Infotama Lintas Global sebagai penyelengara dan penyedia jasa internet.

Ijin isp yang kami peroleh melalui proses yang panjang, mulai dari proses ijin prinsip

dan uji layak operasi sebagai persyaratan sebagai isp. Kami dinilai telah memenuhi

syarat secara administrasi dan ulo, serta mampu dalam menjalankan tugasnya, baik

secara insfrastruktur maupun sumber daya manusia.

Sejak tahun 2000 kami sudah berkiprah dalam bidang teknologi informasi khusus

teknologi komputerisasi, melayani kebutuhan komputerisasi kepada beberapa

perusahaan ukm dalam menjalankan bisnisnya.

6
Pada era 2000 peranan teknologi untuk bisnis berkembang sangat pesat, oleh karena

itu kamipun ikut maju pesat sebagai jasa layanan teknologi dan informasi. Infotama

terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kemampuan teknis dan layanan.

Visi

PT. Infotama Lintas Global Akan terus berusaha menjadi penyedia layanan internet

yang baik dan dapat dipercaya di indonesia, khususnya sebagai ISP di bekasi, cikarang,

karawang dan sekitarnya. dengan sdm yang profesional dan berpengalaman kami

memberikan layanan yang terbaik, agar dapat melayani kebutuhan internet bagi

perorangan, perkantoran, instansi, sekolah, dan pengguna internet yang lainnya

Misi

Mendukung pemerintah dalam mengembangkan teknologi di indonesia, khususnya

pada bidang internet. Mengedepankan kualitas dan internet yang sehat dan

positif untuk masyarakat. Terus mengembangkan infrastruktur yang merata ke

berbagai daerah, agar merata dan keberadaan internet dapat dimanfaatkan oleh seluruh

masyarakat.

7
Tata Tertib

PT.Infotama Lintas Global

1. Mentaati jam kerja kantor

2. Berseragam rapi dan sopan

3. Membudayakan senyum, salam, dan sapa

4. Saling menghargai satu sama lain

5. Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugas

Jam Kerja Perusahaan

PT.Infotama Lintas Global

Jam
Hari
Masuk Istirahat Masuk Pulang

Senin 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

Selasa 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

Rabu 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

Kamis 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

Jumat 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

Sabtu 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

Minggu 08.00 12.00 – 13.00 13.00 15.00

8
2.2 Pengertian Wireless

Wireless / wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling

terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer

tanpa kabel. Dengan menggunakan media udara sebagai transmisinya untuk

menghantarkan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel.

Perkembangan wireless sebenarnya telah dimulai sejak lama dan telah dibuktikan

secara ilmiah oleh para ilmuan. Dengan semakin banyaknya yang menggunakan

telepon selular, penemuan radio dan kemudian dilanjutkan dengan penemuan radar.

Selain itu berkembang juga teknologi wireless yang dipakai untuk mengakses internet.

Kemudian dengan perkembangan kebutuhan informasi bagi manusia, maka

penggunaan wireless semakin banyak dan tidak hanya untuk penggunaan radio dan

radar saja

9
2.3 Sejarah Wireless

Wireless sendiri pertama kali muncul pada akhir tahun 1970-an. IBM

mengeluarkan hasil percobaannya dalam merancang WLAN dengan teknologi IR,

perusahaan lain seperti hewlett-packard (hp) untuk menguji WLAN rf. Kedua

perusahaan ini hanya mencapai 100 kbps data rate. Karena mereka tidak memenuhi

standar ieee 802-1 mbps LAN yang bukan produk yang dipasarkan. Baru pada tahun

1985, (FCC) menetapkan pita industrial, scientific dan medis (ism band) yaitu 902-928

mhz, 2.400-2483,5 mhz dan 5725-5850 mhz tidak terlisensi, sehingga pengembangan

WLAN komersial memasuki tahapan serius. Kemudian tahun 1990 WLAN dapat

dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spektrum tersebar (ss) pada pita

ism, terlisensi frekuensi 18-19 ghz dan teknologi IR dengan data rate > 1 mbps.

Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama ieee membuat

spesifikasi atau standar WLAN pertama adalah kode 802,11. Peralatan yang sesuai

standar 802,11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4 ghz, dan kecepatan transfer data (

throughput ) teoritis maksimal 2mbps.

Selanjutnya pada bulan juli 1999, IEEE mengeluarkan spesifikasi baru bernama

802.11b kembali. Teori kecepatan transfer data yang dapat mencapai maksimum

adalah 11 mbps. Kecepatan transfer data yang sebanding dengan ethernet tradisional

(ieee 802,3 10mbps atau 10base-t). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga

bekerja pada frekuensi 2,4 ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja

pada frekuensi ini adalah potensi gangguan dengan cordless phone, microwave oven,

atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi yang sama.

10
Hampir pada waktu yang bersamaan, spesifikasi ieee 802.11a yang

menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5 ghz, dan mendukung

kecepatan transfer data hingga 54mbps teoritis maksimum. Gelombang radio yang

dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sulit untuk menembus dinding atau

penghalang lain. Jarak untuk mencapai gelombang radio yang relatif pendek

dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a.

Namun, saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang

mendukung kedua standar itu.

Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan

kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi kode 802.11g yang bekerja pada frekuensi

2,4 ghz dengan teori kecepatan transfer data hingga 54mbps. Peralatan 802.11g

kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling komunikasi. Misal, sebuah

komputer yang menggunakan jaringan kartu 802.11g dapat memanfaatkan akses point

802.11b, dan sebaliknya. Yang terakhir

Tahun 2006, teknologi 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan

802.11b dan 802.11g. Teknologi yang dibawa dikenal dengan sebuah istilah mimo

(multiple input multiple output) merupakan teknologi terbaru wi-fi. MIMO dibuat

berdasarkan spesifikasi pre-802.11n. The "pre-" menyatakan "prestandard versi

802.11n." MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan

meningkatkan jumlah klien anda tersambung. Tembus mimo kekuasaan penghalang

lebih baik dari lingkup yang lebih luas. Access point MIMO dapat menjangkau

berbagai perlatan wi-fi di setiap sudut kamar yang sudah ada. Secara teknis mimo lebih

11
unggul dibandingkan pendahulunya 802.11a/b/g. Access point MIMO dapat mengenali

gelombang radio yang dipancarkan adapter wi-fi 802.11a/b/g. Mimo mendukung

kompatibilitas mundur dengan 802,11a/b/g.

Peralatan wi-fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data 108mbps.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut yang dibangun oleh operator

telekomunikasi, penyedia jasa internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua,

yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar

amerika serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna internet berbasis teknologi wi-fi yang semakin

menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet Service Providers

(ISP) membangun hotspot di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat

hotspot sebanyak 800.000 di negara - negara eropa, 530.000 di amerika serikat dan satu

juta di negara - negara asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh amerika serikat dan negara-

negara eropa dari bisnis internet berbasis teknologi wi-fi hingga akhir tahun 2003

diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar amerika, atau meningkat sebesar

33 milyar dollar amerika dari tahun 2002

12
2.4 Pengertian Wi-Fi

Wi-fi merupakan kependekan dari wireless fidelity, yang memiliki pengertian

yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan lokal nirkabel (Wireless

Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. standar

terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam

penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari

luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

awalnya wi-fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan jaringan area lokal

(LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. hal ini

memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (Wireless Card) Atau

Personal Digital Assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan

menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Wi-fi dirancang berdasarkan spesifikasi ieee 802.11. Sekarang ini ada empat

variasi dari 802.11, yaitu:

* 802.11a

* 802.11b

* 802.11g

* 802.11n

13
Spesifikasi b merupakan produk pertama wi-fi. Variasi g dan n merupakan salah satu

produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh wi-fi, pengguna tidak

diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, komisi komunikasi

federal di a.s.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu

daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi wi-fi yang paling luas dalam pasaran as sekarang ini (berdasarkan dalam ieee

802.11b/g) beroperasi pada 2.400 mhz sampai 2.483,50 mhz. Dengan begitu

mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 mhz),

Berpusat Di Frekuensi Berikut:

* Channel 1 - 2,412 MHz;

* Channel 2 - 2,417 MHz;

* Channel 3 - 2,422 MHz;

* Channel 4 - 2,427 MHz;

* Channel 5 - 2,432 MHz;

* Channel 6 - 2,437 MHz;

* Channel 7 - 2,442 MHz;

* Channel 8 - 2,447 MHz;

* Channel 9 - 2,452 MHz;

* Channel 10 - 2,457 MHz;

14
 Channel 11 - 2,462 MHz

Secara teknis operasional, wi-fi merupakan salah satu varian teknologi

komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (Wireless

Local Area Network). Dengan kata lain, wi-fi adalah sertifikasi merek dagang yang

diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di

jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang

dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis wi-fi dibuat dan dikembangkan sekelompok

insinyur amerika serikat yang bekerja pada Institute Of Electrical And Electronis

Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a

dan 802.16. perangkat wi-fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan

WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat

WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 ghz atau yang lazim disebut frekuensi ism

(industrial, scientific dan medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis

802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut wi-max,

yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 ghz.

Tingginya animo masyarakat khususnya di kalangan komunitas internet

menggunakan teknologi wi-fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama,

kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses internet

15
secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.

Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita

dan informasi di internet, cukup membawa PDA (Pocket Digital Assistance) atau

laptop berkemampuan wi-fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut yang dibangun oleh operator

telekomunikasi, penyedia jasa internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua,

yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar

amerika serikat.

Peningkatan kuantitas pengguna internet berbasis teknologi wi-fi yang semakin

menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet Service Providers

(ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.

Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot

sebanyak 800.000 di negara-negara eropa, 530.000 di amerika serikat dan satu juta di

negara-negara asia.

Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh amerika serikat dan negara-

negara eropa dari bisnis internet berbasis teknologi wi-fi hingga akhir tahun 2003

diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar

dollar amerika dari tahun 2002

16
2.5 Sejarah Wi-Fi

Sejarah wifi itu sendiri bermula pada tahun 1985 atas kerja keras insinyur

amerika dengan penggunan teknologi penyebaran spektrum radio yang digunakan

dalam wi-fi. Wireless LAN atau wifi dibuat dan tersedia untuk umum di amerika serikat

dalam tahun 1985, tanpa lisensi dari komisi komunikasi federal (FCC). Namun, usulan

awal untuk menggunakan wireless LAN dengan teknologi radio untuk publik ini

dikemukakan oleh Michael marcus di tahun 1980, meskipun harus menunggu selama

5 tahun barulah dibuat dan tersedia di negara-negara lain.

Teknologi wi-fi dibuat dan dikembangkan para engineer as yang bekerja pada

Institute Of Electrical And Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis

perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. piranti wi-fi sebenarnya bukan

hanya bisa bekerja pada jaringan wireless LAN, namun juga di jaringan Wireless

Metropolitan Area Network (WMAN).

Organisasi riset ilmiah dan industri negara-negara persemakmuran atau

Commonwealth Scientific And Industrial Research Organization (CSIRO) sebuah

badan penelitian di australia mengajukan hak paten dari teknologi jaringan 802.11,

yang digunakan wifi pada tahun 1996.

Wi-fi memiliki perjalan panjang, meskipun teknologinya telah merambah

kota-kota kecil dan beberapa daerah di negara-negara maju, penggunaannya di negara-

negara berkembang masih di bawah standar. Banyak kota dan lembaga pendidikan

mempromosikan pembentukan infrastruktur wi-fi dalam premis mereka karena

keberadaan wifi adalah prospektif.

17
Semakin berkembangnya zaman mengubah internet dari yang sebelumnya

hanya merupakan kebutuhan tersier, kini seakan-akan sudah menjadi kebutuhan

primer. Karena itulah kemudian cukup banyak juga pebisnis yang memanfaatkan

adanya wifi agar pelanggannya dapat menikmati waktu lebih lama di restoran/ kafe

miliknya. Wifi pun tak muncul begitu saja, terdapat sejarah perkembangan wifi yang

secara singkat dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut:

 1997 : Dibentuk sebuah jaringan wireless bernama 802.11 oleh IEEE (Institute Of

Electrical And Electronics Engineers)

 1999 : Muncul wireless b dengan kecepatan transfer data 11 mbps. Namun masih

memiliki kelemahan, yaitu frekuensi operasi yang berada dalam angka 2,4 ghz, yang

juga banyak digunakan oleh frekuensi peralatan rumah tangga seperti oven microwave,

sehingga mudah terganggu sinyalnya.

 2003 : Muncul wireless g dengan kecepatan transfer data maksimal 54 mbps. Masih

beroperasi dalam frekuensi 2,4ghz.

 2009 : Muncul wireless n, mendukung kecepatan transfer data hingga 300 mbps (2

antena) atau 450 mbps (3 antena). Jangkauan lebih luas dibandingkan sinyal wireless

g.

 2014 : Muncul wireless ac yang memiliki kecepatan 500mb/s – 1 gb/s. Beroperasi di

frekuensi 5ghz.

18
2.6 kelebihan dan kekurangan wireless

Kelebihan wireless, sebagai mana di bawah ini :

1. Pembangunan jaringan yang cepat.

2. Mudah dan murah untuk direlokasi.

3. Biaya pemeliharaannya murah.

4. Infrastruktur berdimensi kecil.

5. Mudah untuk dikembangkan.

6. Sumber-sumber file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media

kabel.

7. Mudah sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian

di kantor maupun di rumah.

Kekurangan wireless, dimana ada kelebihan tentunya pasti ada kekurangannya, antara

lain :

1. Keamanan atau kerahasiaan data data rentan.

2. Interferensi gelombang radio.

3. Delay (kelambatan) yang besar.

4. Biaya peralatan rata-rata mahal.

5. Produk dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel / cocok.

19
6. Kualitas sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya

kualitas dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat kualitas koneksi

cuaca buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh

batas-batas dinding gedung atau ruangan.

7. Mahal dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.

8. Kemungkinan penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan

dengan menggunakan media kabel.

20
2.7 Kelebihan dan Kekurangan Wi-Fi

Kelebihan Wi-Fi:

 Wi-fi dikembangkan tanpa kabel dan menggunakan gelombang radio dengan

frekuensi 2,4 ghz. Selain itu wi-fi dapat mengirim dan menerima kapasitas

sampai 54mbps.

 Wi-fi menggunakan jalur akses jaringan / hotspot, dapat berkomunikasi ke

semua komputer dan laptop.wireless klien: pcmacia / PC card, gateway, server,

modem, router dan proxy.

 Memungkinkan LAN untuk digunakan tanpa kabel, biasanya mengurangi biaya

penyebaran jaringan dan ekspansi. Ruang di mana kabel tidak dapat dijalankan,

seperti area outdoor dan bangunan bersejarah, dapat menggunakan

LAN wireless.

 Harga wi-fi terus turun, membuat wi-fi merupakan pilihan yang sangat

ekonomis mengenai jaringan

 Produk wi-fi tersedia di pasar secara luas.

 Wi-fi jaringan dukungan roaming, di mana sebuah stasiun klien mobile seperti

komputer laptop dapat berpindah dari satu jalur akses ke jalur akses yang

lainnya

21
 Wi-fi adalah perangkat standar global. Tidak seperti operator selular, klien wi-

fi yang sama bekerja di berbagai negara di seluruh dunia.

 Tersebar luas di lebih dari 250.000 tempat umum, jutaan rumah, perusahaan

dan universitas di seluruh dunia.

 Protokol baru untuk kualitas layanan (WMM) dan Mekanisme Power Saving

(WMM Power Save) membuat wi-fi lebih sesuai untuk aplikasi yang latency-

sensitif (seperti suara dan video) dan perangkat kecil berbentuk-faktor.

Kekurangan Wi-Fi:

 Adanya kelemahan yang terletak pada konfigurasi dan jenis enkripsi.

Kelemahan tersbut diakibatkan karena terlalu mudahnya membangun

sebuah jaringan wireless.

 Wired Equivalent Privacy (WEP) yang menjadi standart

keamanan wireless sebelumnya dapat dengan mudah dipecahkan dengan

berbagai tools yang tersedia gratis di internet.

 Penyaluran gelombang dan keterbatasan operasional yang tidak konsisten di

seluruh dunia.

 Konsumsi power yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa standar

lainnya, membuat masa pakai baterai berkurang dan panas.

22
 Jaringan wifi memiliki rentang yang terbatas. Sebuah router wifi rumah

mungkin memiliki kisaran 45m (150ft) indoor dan 90 juta (300ft) di luar rumah.

 Wifi menggunakan spektrum 2.4ghz tanpa izin, dimana yang sering

bertabrakan dengan perangkat lain seperti bluetooth, oven microwave, telepon

tanpa kabel, atau perangkat pengirim video, banyak lainnya. Hal ini dapat

menyebabkan penurunan kinerja.

 Jalur akses dapat digunakan untuk mencuri informasi pribadi dan rahasia

ditransmisikan dari konsumen wifi.

 Intervensi pada jalur akses tertutup atau dienkripsi dengan jalur akses terbuka

yang lainnya pada saluran yang sama atau dekat dapat mencegah akses ke jalur

akses yang terbuka oleh orang lain di daerah tersebut. Ini menimbulkan

masalah tinggi di daerah kepadatan tinggi seperti blok apartemen besar di mana

banyak penduduk beroperasi poin akses wifi.

 Jalur akses gratis dapat digunakan oleh orang tak dikenal dan berbahaya untuk

melakukan serangan yang akan sangat sulit untuk melacak di luar jalur akses

pemilik.

23
2.8 Konfigurasi Wi - Fi Pada TP – Link W840N

1. Pertama kita pasang kabel UTP Ke TP-Link nya dan sambungkan ke pc/laptop

kita atau kita bisa menkoneksikan laptop atau komputer kita ke router dengan

wireless masuk ke wifi dengan SSID dan password yang ada dibawah router

24
2. Lalu buka brower ketikan IP default TP – Link “ 192.168.0.1 “ pada kolom

pencarian beowser, atau bisa dengan ketikan alamat default akses “

http://tplinkwifi.net

25
3. Setelah itu kita akan masuk ke halaman default akses untuk mengatur wireless

router kita, ketikan username dan password default dari pabrik yaitu “ admin “

4. Setelah itu kita akan masuk ke halaman pengaturan wireless router TP – Link

26
27
5. Lalu buka menu wireless, pilih basic setting untuk mengatur SSID, channel,

dan SSID brodcast pada wifi yang akan dibuat, setelah itu simpan atau save.

lalu halaman akan mereboot kembali, tunggu sampai reboot selesai

6. Setelah mengatur SSID, channel dan SSID brodcast, seelanjutnya kita atur kata

sandi untuk wifi yang kita buat. Disini kita bisa membuat kata sandi dengan

tiga pilihan enkripsi password yaitu WPA/WPA2 Personal, WPA/WPA2

Enterprise dan WEP dan untuk password minimal 8 karakter bisa terdiri dari

huruf semua, huruf dan angka atau campuran. Setelah itu simpan pengaturan.

Lalu halaman akan mereboot kembali, tunggu sampai reboot selesai

28
7. Untuk menjaga keamanan wifi kita bisa merubah username dan kata sandi saat

akan login di halaman pengaturan router

29
8. Silahkan buka menus system tools lalu pilih sub menu password silahkan isi

old name user dan kata sandi lama lalu isi juga user name baru dan kata sandi

baru untuk masuk pada pengaturan wifi

30
9. Setelah itu refresh halaman setting tersebut dan masuk dengan username dan

kata sandi yang baru

31
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Wifi merupakan kependekan dari wireless fidelity, yang memiliki pengertian

yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan lokal nirkabel (Wireless

Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi ieee 802.11.

Sedangkan wireless sendiri merupakan sekumpulan komputer yang saling

terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer

tanpa kabel. Dengan menggunakan media udara sebagai transmisinya untuk

menghantarkan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel.

Wireless sendiri pertama kali muncul pada akhir tahun 1970-an. Ibm

mengeluarkan hasil percobaannya dalam merancang WLAN dengan teknologi IR,

perusahaan lain seperti hewlett-packard (hp) untuk menguji WLAN rf. Pada tahun

1997, sebuah lembaga independen bernama ieee membuat spesifikasi atau standar

WLAN pertama adalah kode 802,11. Peralatan yang sesuai standar 802,11 dapat

bekerja pada frekuensi 2,4 ghz, dan kecepatan transfer data ( throughput ) teoritis

maksimal 2mbps.

Wi-fi memiliki perjalan panjang, meskipun teknologinya telah merambah kota-

kota kecil dan beberapa daerah di negara-negara maju, penggunaannya di negara-

negara berkembang masih di bawah standar. Banyak kota dan lembaga pendidikan

32
mempromosikan pembentukan infrastruktur wi-fi dalam premis mereka karena

keberadaan wifi adalah prospektif..

Wifi sendiri bermula pada 1985 atas kerja insinyur amerika dengan konsep

tekonologi penyebaran spektrum radio yang menggunakan media udara sebagai

transmisi penghantar gelombangnya. Teknologi wi-fi dibuat dan dikembangkan para

engineer as yang bekerja pada Institute Of Electrical And Electronis Engineers (IEEE)

berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16.

Pada tahun 1996 organisasi riset ilmiah dan industri negara-negara

persemakmuran atau Commonwealth Scientific And Industrial Research Organization

(CSIRO) sebuah badan penelitian di australia mengajukan hak paten dari teknologi

jaringan 802.11, yang digunakan wifi

Selanjutnya pada bulan juli 1999, IEEE mengeluarkan spesifikasi baru bernama

802.11b kembali. Teori kecepatan transfer data yang dapat mencapai maksimum

adalah 11 mbps

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa bisnis dan kuantitas pengguna wi-fi

cenderung meningkat dan berdampak positif pada perekonomian suatu negara,

termasuk indonesia. Pemerintah menyikapi fenomena ini secara bijak dan hati – hati.

Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat menggunakan sistem internet nirkabel

dengan optimal apabila semua perangkat yang digunakan dalam area tersebut

mempunyai daya pancar yang seragam dan terbatas. Apabila prasyarat tersebut

diabaikan maka dapat dipastikan akan terjadi harmful interference antar perangkat

33
pengguna internet dan juga perangkat sistem telekomunikasi lainnya yang akan

membuat jalur frekuensi 2,4 ghz dan 5 ghz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pada tahun 2002, ieee membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan

kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi kode 802.11g yang bekerja pada frekuensi

2,4 ghz

Tahun 2006, teknologi 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan

802.11b dan 802.11g. Teknologi yang dibawa dikenal dengan sebuah istilah MIMO

(Multiple Input Multiple Output)

Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi ini (terutama 2,4 ghz) adalah

digunakannya untuk keperluan ism (industrial, science, and medical).

Konsekuensinya, para pengguna komunikasi radio dan perangkat telekomunikasi

lainnya yang bekerja pada pita frekuensi harus siap menerima gangguan dari perangkat

ism. Karena keterbatasan dan dampak yang dapat timbul dari penggunaan kedua jalur

frekuensi tersebut maka berbagai negara menetapkan regulasi yang membatasi daya

pancar perangkat yang digunakan.

34
3.2 Saran

Pada akhir dari bagian karya tulis ini, saya akan menyampaikan saran-saran, baik untuk

pihak sekolah maupun bagi pihak industri tentang pelaksanaan Praktik Kerja Industri

(PRAKERIN).

- Untuk perusahaan

I) Diharapkan agar kerjasama antara sekolah dengan PT Infotama Lintas

Global lebih ditingkatkan dengan banyak memberi peluang kepada siswa/i

SMK untuk praktik kerja industri (PRAKERIN).

II) Untuk para karyawan lebih ditingkatkan lagi memotivasi siswa/i

PRAKERIN dalam membimbing pekerjaan.

III) Hubungan karyawan dengan siswa/i PRAKERIN diharapkan selalu terjaga

keharmonisannya agar dapat tercipta suasana kerjasama yang baik.

IV) Diharapkan agar pembimbing mempertahankan penilaian pada siswa/i

pada saat mengerjakan pekerjaan yang telah diberikan

V) Diharapkan PT Infotama Lintas Global agar terus meningkatkan kualitas

usahanya, baik dalam hal pelayanan customer maupun kualitas teamwork

yang solid sehingga bisa meningkatkan kualitas dan mutu perusahaan yang

lebih baik.

35
- Untuk sekolah

I) Pemantauan terhadap siswa/i yang sedang PRAKERIN maupun yang baru

akan melaksanakan PRAKERIN agar lebih ditingkatkan lagi untuk

menyakinkan pihak perusahaan terhadap program PRAKERIN ini.

II) Dalam pembekalan materi fisik maupun mental agar lebih ditingkatkan

terutama untuk pembinaan mental siswa/i.

III) Dan juga guru-guru selalu memberikan motivasi, bimbingan dan

keringanan pada siswa/i yang sedang PRAKERIN.

IV) Sekolah perlu memberikan penekanan pada masalah budaya kerja yang

berlaku pada instansi pemerintah maupun swasta. Dengan demikian, para

siswa cenderung lebih mudah beradaptasi dalam dunia kerja.

V) Penerapan disiplin diharapkan lebih ditingkatkan, karena sangat

menunjang dalam pelaksanaan PRAKERIN di industri yang memiliki

kedisiplinan tinggi.

36
DAFTAR PUSTAKA

 http://artikelkumpulan98.blogspot.co.id/2011/09/sejarah-wi-fipengertian-dan.html

 http://blog.unnes.ac.id/sidiq/2017/03/01/sejarah-wi-fi-pengertian-dan-

perkembangannya/

 https://www.kompasiana.com/denidur/ini-dia-sejarah-wireless-fidelity-wi-

fi_5911ffe602b0bd2f7704bc98

 https://www.nesabamedia.com/pengertian-wifi-beserta-fungsi-dan-cara-kerja-wifi/

 https://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi

 http://blog.unnes.ac.id/srirahayu/2016/04/08/pengertian-wireless-dan-cara-

kerjanya-lebih-lengkap/

 http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/03/17/pembahasan-secara-lengkap-

sejarah-dan-pengertian-wireless/

 http://jemeinulle.blogspot.co.id/2010/11/pengertian-jaringan-wireless-dan.html

 http://sedulur-kabeh.blogspot.co.id/2012/01/pengertian-dan-sejarah-wireless.html

 http://www.pengertianku.net/2015/01/pengertian-wireless-dan-cara-kerjanya-

lebih-lengkap.html

 http://www.koneksia.com/pengertian-wifi-sejarah-teknologi-wifi/

 http://blog.unnes.ac.id/sidiq/2017/03/01/sejarah-wi-fi-pengertian-dan-

perkembangannya/

37
 https://tutorialku2011.wordpress.com/komputer/kelebihan-dan-kekurangan-wifi/

 http://raytkj.blogspot.com/2012/11/kelebihan-dan-kekurangan-jaringan-wifi.html

 https://www.nesabamedia.com/pengertian-wifi-beserta-fungsi-dan-cara-kerja-wifi/

 http://artikelkumpulan98.blogspot.co.id/2011/09/sejarah-wi-fipengertian-dan.html

 https://id.scribd.com/doc/113747316/MAKALAH-TEKNOLOGI-WIRELESS-

docx

38