Anda di halaman 1dari 19

PEMERINTAH KABPATEN KAPUAS

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS LUPAK
Jalan :Kelapa Muda No. 58 Lupak Dalam Kode Pos 73583 HP.085248801600
Email : puskesmaslupak75@gmail.com Facebook Puskesmas Lupak

KEPUTUSAN
KEPALA PUSKESMAS LUPAK
Nomor : /PKM.LPK/SK/ADM.3.1.1.4/III/2018

TENTANG

KEBIJAKAN MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN


PUSKESMAS LUPAK

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA PUSKESMAS LUPAK,

Menimbang : a. bahwa pasien mempunyai hak untuk memperoleh


pelayanan yang bermutu dan aman;
b. bahwa dalam upaya mutu dan keselamatan pasien di
Puskesmas Lupak perlu ditingkatkan;
c. bahwa berdasarkan butir a dan b,maka perlu disusun
kebijakan mutu dan keselamatan pasien;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun


2009 tentang Kesehatan;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun
2014 Tentang Tenaga Kesehatan;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 75 tahun 2014, tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 46 tahun 2015, tentang Akreditasi Puskesmas,
Klinik Pertama, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat
Praktik Mandiri Dokter Gigi;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 43 tahun 2016 tentang standar Pelayanan Minimal
Bidang Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Manajemen Puskesmas;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien;
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG KEBIJAKAN


MUTU PUSKESMAS DAN KESELAMATAN PASIEN DI
PUSKESMAS LUPAK
Kesatu : Kebijakan mutu dan keselamatan pasien Puskesmas Lupak
sebagaimana tercantum dalam Lampiran merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini.
Kedua : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat
kekeliruan akan diadakan perbaikan/perubahan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK,

EVI PUJIANI

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS


NOMOR /PKM.LPK/SK/ADM.3.1.1.4 / III / 2018
TENTANG KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN PUSKESMAS LUPAK

KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


PUSKESMAS LUPAK

1. Kepala Puskesmas dan seluruh penanggung jawab UKP dan penanggung


jawab UKM serta wajib berpartisipasi dalam program mutu/kinerja
Puskesmas dan keselamatan pasien mulai dari perencanaan, pelaksanaan,
monitoring dan evaluasi.
2. Penanggung jawab UKM dan pelaksana meningkatkan kinerja pengelolaan
dan pelaksanaan kegiatan UKM.
3. Semua praktisi klinis berperan aktif dalam upaya peningkatan mutu mulai
dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.
4. Para pimpinan wajib melakukan kolaborasi dalam pelaksanaan Program
mutu dan keselamatan pasien yang diselenggarakan di seluruh jajaran
puskesmas.
5. Visi Puskesmas adalah masyarakat sehat dan mandiri
6. Misi Puskesmas Lupak :
a. Memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, bermutu, merata
dan terjangkau.
b. Mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat
c. Mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang
tersedia.
d. Meningkatkan pelayanan informasi kegiatan.
7. Tata nilai dalam menyediakan pelayanan baik UKP maupun UKM disepakati
bersama dan menjadi acuan dalam pemberian pelayanan kepada
masyarakat.
8. Tata nilai tersebut adalah: “PAHARI”
a. Profesional
Memberikan pelayanan sesuai standar, Etika Profesi, dan Kompetensi.
b. Amanah
Pekerjaan sebagai titipan dari yang Maha Kuasa sehingga harus
dilaksanakan sebaik-baiknya.
c. Harmonis
Membina hubungan baik, menjaga Kekompakan dan kebersamaan antar
staff.
d. Akuntabel
Memberikan pelayanan kesehatan sesuai pedoman dan standar, dapat
diukur dan dipertanggungjawabkan.
e. Responsif
Cepat tanggap terhadap lingkungan yang berhubungan dengan
pelayanan kesehatan.
f. Inovatif
Memberikan Ide-ide kreatif sebagai terobosan dalam upaya Meningkatkan
Pelayanan Kesehatan.
9. Kebijakan mutu dan tata nilai puskesmas dalam memberikan pelayanan
disusun secara bersama dan dituangkan dalam pedoman mutu dan kinerja
10. Pedoman mutu dan perencanaan mutu/kinerja disusun berdasarkan visi,
misi, dan tujuan Puskesmas
11. Perencanaan mutu disusun oleh seluruh jajaran Puskesmas Lupak dengan
pendekatan multidisiplin, dan dikoordinasikan oleh Penanggung jawab
Manajemen Mutu.
12. Perencanaan mutu/kinerja meliputi perencanaan mutu/ kinerja manajemen,
perencanaan mutu/ kinerja UKM, dan perencanaan mutu pelayanan klinis
13. Perencanaan mutu/kinerja manajemen meliputi;
a. Penilaian kinerja manajemen
b. Pelaksanaan audit internal
c. Pelaksanaan pertemuan tinjauan manajemen
d. Kaji banding kinerja dengan puskesmas lain
e. Penilaian perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga
14. Perencanaan mutu/kinerja UKM meliputi:
a. Penilaian kinerja UKM dan tindak lanjutnya
15. Perencanaan mutu/kinerja pelayanan klinis dan keselamatan pasien berisi
paling tidak:
a. Area prioritas berdasarkan data dan informasi, baik dari hasil monitoring
dan evaluasi indikator, maupun keluhan pasien/keluarga/staf dengan
mempertimbangan high volume, high cost, kekritisan, risiko tinggi dan
kecenderungan terjadinya masalah.
b. Salah satu area prioritas adalah sasaran keselamatan pasien
c. Kegiatan-kegiatan pengukuran dan pengendalian mutu dan keselamatan
pasien yang terkoordinasi dari semua unit kerja dan unit pelayanan.
d. Pengukuran mutu dan keselamatan pasien dilakukan dengan pemilihan
indikator, pengumpulan data, untuk kemudian dianalisis dan ditindak
lanjuti dalam upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
e. Indikator meliputi indikator manajerial, indikator kinerja UKM, dan indikator
klinis.
f. Upaya-upaya perbaikan mutu dan keselamatan pasien melalui
standarisasi, perancangan sistem, rancang ulang sistem untuk
peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
g. Penerapan manajemen risiko pada semua lini pelayanan baik pelayanan
klinis maupun penyelenggaraan UKM.
h. Manajemen risiko klinis untuk mencegah terjadinya kejadian sentinel,
kejadian tidak diharapkan, kejadian nyaris cedera, dan keadaan potensial
cedera.
i. Insiden keselamatan pasien adalah setiap kejadian yang tidak disengaja
dan kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera
yang dapat dicegah pada pasien yang terdiri dari Kejadian Tidak
Diharapkan (KTD), Kejadian Potensial Cedera (KPC), dan Kejadian
Nyaris Cedera (KNC).
j. Semua petugas di Puskesmas Lupak apabila menemukan kasus Kejadian
Tidak Diharapkan, Kejadian Potensial Cedera dan Kejadian Nyaris
Cedera mempunyai kewajiban untuk melaksanakan identifikasi.
k. Semua petugas di Puskesmas Lupak apabila menemukan kasus Kejadian
Tidak Diharapkan, Kejadian Potensial Cedera dan Kejadian Nyaris
Cedera wajib melakukan dokumentasi dan membuat laporan.
l. Program dan Kegiatan-kegiatan peningkatan mutu pelayanan klinis dan
keselamatan pasien, termasuk di dalamnya program peningkatan mutu
laboratorium dan program peningkatan mutu pelayanan obat.
m. Program pelatihan yang terkait dengan peningkatan mutu dan
keselamatan pasien.
n. Rencana pertemuan sosialisasi dan koordinasi untuk menyampaikan
permasalahan, tindak lanjut, dan kemajuan tindak lanjut yang dilakukan.
o. Rencana monitoring dan evaluasi program mutu dan keselamatan pasien.
16. Dalam upaya perbaikan mutu/kinerja puskesmas dan keselamatan pasien
melibatkan/memberdayakan lintas sektor, lintas program, dan masyarakat
sebagai pengguna pelayanan untuk berperan mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut program-program
kegiatan mutu/kinerja puskesmas dan keselamatan pasien.
17. Perancangan sistem/proses pelayanan memperhatikan butir-butir di bawah
ini:
a. Konsisten dengan visi, misi, tujuan dan tata nilai Puskesmas, dan
perencanaan Puskesmas,
b. Memenuhi kebutuhan pasien, keluarga, masyarakat, dan staf,
c. Menggunakan pedoman penyelenggaraan UKM, pedoman praktik klinis,
standar pelayanan klinis, kepustakaan ilmiah dan berbagai panduan dari
profesi maupun panduan dari Kementerian Kesehatan,
d. Sesuai dengan praktik bisnis yang sehat,
e. Mempertimbangkan informasi dari manajemen risiko,
f. Dibangun sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan yang ada di
Puskesmas,
g. Dibangun berbasis praktik klinis yang baik,
h. Menggunakan informasi dari kegiatan peningkatan yang terkait,
i. Mengintegrasikan serta menggabungkan berbagai proses dan sistem
pelayanan.
18. Seluruh kegiatan mutu/kinerja puskesmas dan keselamatan pasien harus
didokumentasikan.
19. Penanggung jawab Manajemen Mutu wajib melaporkan kegiatan
peningkatan mutu dan keselamatan pasien kepada Kepala Puskesmas serta
disosialisasikan dan dikomunikasikan kepada semua petugas kesehatan
yang memberikan pelayanan klinis tiap tribulan.
20. Berdasarkan pertimbangan hasil keluhan pasien/keluarga dan staf, serta
mempertimbangkan kekritisan, risiko tinggi, dan potensial bermasalah, maka
area prioritas yang perlu mendapat perhatian dalam peningkatan
mutu/kinerja pelayanan klinis dan keselamatan pasien adalah:
a. Pencapaian 6 sasaran keselamatan pasien.
b. Pelayanan Farmasi/Apotek
c. Pelayanan Laboratorium
d. Pelayanan Ruang Tindakan
e. Pelayanan rawat jalan.

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK,

EVI PUJIANI

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR


/PKM.LPK/ADM.3.3.1.4/III/2018
TENTANG KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN PUSKESMAS LUPAK

INDIKATOR MANAJERIAL

No. Indikator Standar


A. MANAJEMEN KETENAGAAN Skala 3
1. Membuat data pencapaian kegiatan pokok tahun lalu Skala 3
2. Menyusun RUK Skala 3
3. Menyusun RPK Skala 3
4. Melaksanakan Lokmin Skala 3
5. Melaksanakan lokmin tribulanan/ lintas sector Skala 3
6. Membuat dan mengirim lapoeran bulan Skala 3
7. Membuat data 10 penyakit terbanyak tiap bulan. Skala 3
B. MANAJEMEN ALAT DAN OBAT
1. Membuat kartu inventaris dan diletakkan di masing-masing Skala 2
ruangan
2. Melaksanakan Up Dating daftar inventaris alat Skala 1
3. Mencatat penerimaan dan pengeluaran obat di setiap unit Skala 3
pelayanan
4. Membuat kartu stok untuk setiap jenis obat bahan di Skala 3
gudang obat secara rutin
5. Menerapkan sistem FIFO dan FEFO Skala 3
C. MANAJEMEN KEUANGAN
1. Membuat catatan bulanan uang masuk keluar dalam buku Skala 3
kas (JKN dan BOK)
2. Pemeriksaan keuangan secara berkala oleh Kepala Skala 3
Puskesmas
D. MANAJEMEN KETENAGAAN
1. Membuat daftar catatan kepegawaian petugas Skala 3
2. Membuat uraian tugas dan tanggung jawab setiap petugas Skala 3
3. Membuat rencana kerja bulanan setiap petugas sesuai Skala 2
dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab
4. Membuat penilaian prestasi kerja PNS Skala 2

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
Kepala Puskesmas Lupak

EVI PUJIANI
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR
/PKM.LPK/ADM.3.1.3.4./III/2018
TENTANG KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN PUSKESMAS LUPAK

INDIKATOR KINERJA UKM

TARGET
NO. VARIABEL SATUAN SASARAN
(T)
PROMOSI KESEHATAN
I.

Penyuluhan PHBS pada


A.

Tatanan Rumah Tangga 65% dr jlh


1. 1500
rumah
Tatanan Institusi Pendidikan 65% dr jlh
2. 84
sekolah
Tatanan Institusi Sarana
100% dr jlh
3. Kesehatan 2
sarkes

Tatanan TTU
4. 65% dr jlh TTU 30

Tatanan Tempat Kerja


5. 65% dr jlh TK 30

4 kali/
6. 1. PantiAsuhan -
pantiasuhan
4 kali/
7. 2. Pesantren 4
pesantren
Mendorong terbentuknya Upaya Kesehatan Berbasis
B.
Masyarakat
25%
1. Posyandu Purnama dan Mandiri darijmlhposya 8
ndu
2. Keaktifan Kader Posyandu 100 173
drjmlkaderpos
yandu
Penyuluhan
C.

12 kali/
1. Keliling 12
setahun
24 kali/
2. Kelompok 679
setahun
D. Upaya Kesehatan Institusi
1. Jumlah sekolah yang
100% sekolah 42
melaksanakan UKS
2. Jumlahdokterkecil 10%/ siswa 649
3. Jumlahdokterremaja 10%/ siswa 432
4. Jumlah guru Pembina UKS 1 org / sekolah 42
5. Kunjungantenagakesehatankese
7 kali/ sekolah 12
kolah
100%
E. Desa/Kelurahan Siaga Aktif 5
jlhkelurahan

II. KESEHATAN LINGKUNGAN


A. Penyehatan Air
Inspeksi Sanitasi Sarana Air
1. 80% sarana 8959
Bersih
Pembinaan Kelompok
2. Masyarakat/ Kelompok NT -
Pemakai Air
Pengawasan Kualitas Air 80%
3. 48
Bersih (PDAM) drTitikSampel

B. Higiene dan Sanitasi Makmin


Pembinaan Tpt. Pengolahan
1. 80% sarana 30
Makanan
Pengawasan Kualitas Air
2. 100% sarana 24
Minum
Pemeriksaan Sampel
3. NT -
Makanan

Penyehatan Tempat Pembuangan


C.
Sampah dan Limbah
1. Inspeksi TPS 100% sarana 9
2. Inspeksi TPA 100% sarana 1
Penyehatan Lingkungan Pemukiman
D.
dan Jaga
Pemeriksaan penyehatan
1. NT
lingkungan pada perumahan

E. Pengawasan Sanitasi TTU


1. Inspeksi Sanitasi TTU 80% sarana 101
2. Sanitasi TTU memenuhi syarat 80% sarana 80

Pengamanan Tempat Pengelolaan


F.
Pestisida
Inspeksi sanitasi sarana
1. 70% sarana -
pengelolaan pestisida
Pembinaan tempat
2. 70% sarana -
pengelolaan pestisida

G. Klinik Sanitasi
60% jml
1 Kunjungan Klinik Sanitasi NT
kunjungan

KESEHATAN IBU DAN ANAK


III.
TERMASUK KB
A. Kesehatan Ibu
Yankes Bumil sesuai standar
1. 95% Bumil 1131
untuk kunjungan lengkap
2. Drop out K4 - K1 5% Bumil 113
Pelayanan persalinan oleh
3. Nakes termasuk pendampingan 90% Bulin 1085
persalinan dukun oleh nakes
Pelayanan nifas lengkap (Ibu
4. 90% Ibu/Bayi 226
dan Neonatus) sesuai standar
Pelayanan dan atau rujukan
5. 75% Bumil 226
bumil risti/komplikasi

B. Kesehatan Bayi
Penanganan dan atau rujukan
1. 100% Bayi 156
neonatus risiko tinggi
100% Bayi
2. Cakupan BBLR ditangani 56
BBLR
Cakupan kunjungan neonatus 90%
3. 1033
(KN) Neonatus
4. Cakupan kunjungan bayi 90% Bayi 1033
Upaya Kesehatan Balita dan Anak Pra
C.
Sekolah
Pelayanan deteksi dan
1. stimulasi dini tumbuh kembang 90% Balita 4908
Balita (kontak pertama)
Pelayanan deteksi dan
2. stimulasi dini tumbuh kembang 90% anak 1980
Anak Pra Sekolah

Upaya Kesehatan Anak Usia Sekolah


D.
dan Remaja
Anak
Pelayanan kesehatan anak SD
80%
1. oleh Nakes atau tenaga
siswakelas 1/ 1140
terlatih/Guru UKS /dokter kecil
setingkat
Cakupan pelayanan kesehatan
2. 80% remaja 11009
remaja
3. Penjaringananaksekolah 95% jmlkls 1
A. Jmlmuridkls 1 SD UKS
SD UKS
ygdiperiksa 1140
95% x jmlkls 1
932
B. Jmlmuridkls 1 SMP/SMA UKS SMP/SMA
ygdiperiksa UKS

E. Pelayanan Keluarga Berencana


Akseptor KB Aktif di
1. 70% PUS 11399
Puskesmas (CU)
Akseptor Aktif MKET di
2. Orang 11399
Puskesmas
Akseptor MKET dengan
3. Orang
komplikasi
Akseptor MKET mengalami
4. Orang
kegagalan

IV. UPAYA PERBAIKAN GIZI


A. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
Lhbumil KEK
1. Bumil KEK yang mendapat
105
mendapattambahan PMT/bumil
KEK x 100%
Jlhbumilygme
2. Bumilmendapat tablet ndapat TTD /
1131
tambahdarah jlhbumil x
100%
Jlhbayi 6
bulanygmend
3. Bayiusiakurangdari 6 bulan apat ASI
1220
yang mendapat ASI ekslusif ekslusif /
jlhbayi 6 bulan
x 100%
4. Bayibarulahirmendapatinisiasi
menyusuidini
Jlhremajaputri
yang
5. Remajaputrimendapat tablet mendapat
210
tambahdarah TTD/
jlhremajaputri
x 100%
B. Bayi mendapat ASI Eksklusif 64% Bayi

UPAYA PENCEGAHAN DAN


V. PEMBERANTASAN PENYAKIT
MENULAR
A. TB Paru
1. Case Detection Rate (CDR) > 70% 120
2. Kesembuhan > 85%
3. Konversi 80%

B. Malaria *)
Pemeriksaan sediaan darah (SD) 0,21% x
1. 126
pada penderita Malaria Klinis *) jlh.pddk
Penderita positif (+) Malaria
2. 100% -
diobati sesuai standar

C. Kusta
Penemuan tersangka penderita
1. < 1/10.000 org 6
Kusta
2. Pengobatan penderita kusta 100% 2
3. Pemeriksaankontakpenderita 100% 8
4. Pencegahan dan pemberatasan 100% dari 2
penyakit kusta yang diobati

D. Pelayanan Imunisasi *)
Imunisasi DPT 1 pada bayi
1. 90% Bayi 1205
(DPT1 - HB Combo)
DO Campak-DPT-HB Combo
2. <5% Bayi 67
1
3. Imunisasi HB 0 - 7 hari 80% Bayi 1071
4. Imunisasi Campak pada bayi 90% Bayi 1205
LIL (Lima Imunisasi Dasar
5.
Lengkap)
Imunisasi DT pada anak
6. 100% Anak 1239
kelas 1 SD
Imunisasi TT pada anak
7. 100% Anak 2250
kelas 2 & 3

E. Diare
Penemuan kasus diare di 10%x411/1000
1. 2248
Puskesmas dan kader xjlh pddk
Kasus diare ditangani oleh
2. Puskesmas dan Kader 100% -
dengan oral rehidrasi

F. I S PA
Penemuan kasus
Pneumonia dan Pneumonia
1. 10% Balita 134
Berat oleh Puskesmas dan
Kader
Kasus Pneumonia dan
2. Pneumonia Berat ditangai 100%
sesuai standar

G. Demam Berdarah Dengue *)


1. Angka bebas jentik > 95% 95
Cakupan penyelidikan
2. 100% 56
epidemiologi (PE)
3. Kasus DBD yang ditangani 100% 48

Pencegahan dan Penanggulangan


H.
PMS dan HIV/AIDS
100% yg
1. Kasus PMS diobati 309
ditemukan
2. Klien yg mendpt penanganan 100% yg 7
HIV/AIDS ditemukan
Penemuan Penderita
3. NT 7
HIV/AIDS

Pencegahan dan Penanggulangan


I.
Rabies
Cuci luka terhadap kasus
1. 100% 0
gigitan HPR

Pencegahan dan Penanggulangan


J.
Filariasis dan Schistozomiasis *)
1. Kasus Filariasis ditangani 100% 0

K. Surveilans
1. Laporan STP 90% 12
2. Laporan PWS KLB (W2) 90%
1/100.000
3. AFP pddk usia < 15
thn
100%
ditangani dlm
2. KLB
waktu < 24
jam

VI Perawatan Kesehatan Masyarakat


Kegiatan Asuhan 2,66% jlh pddk
1. 1599
Keperawatan pada keluarga keluarga

UPAYA KESEHATAN
VII.
PENGEMBANGAN
A. Upaya Kesehatan Usia Lanjut
Pembinaan kelompok Usila
1. 50% kelompok 7
sesuai standar
Pemantauan kesehatan
pada anggota kelompok Usia
2. orang 3903
Lanjut yang dibina sesuai
standar

Pencegahan dan Penanggulangan


B.
Penyakit Gigi
1. UKGS selektif tahap III 50% jlh SD/MI 1847
2. Sikat gigi massal UKGMD 8 kl/SD/thn 8
Pemeriksaan dan
penyuluhan gigi pada anak
3. 20% jlh anak 1136
usia 1-6 thn di
KelurahanPosyandu)
Pemeriksaan dan
100% bumil
4. penyuluhan gigi pada ibu 1123
baru
hamil
Upaya Kesehatan Mata/Pencegahan
C.
Kebutaan
Penemuan kasus penyakit
1. 0,5% jlh. Pddk 300
mata di Puskesmas
Penemuankasuspenyakitmat
2. Orang/ NT
a di PKM
Penemuan kasus buta
3. 0,1% jlh. Pddk
katarak pada usia > 45 thn

D. Kesehatan Jiwa
Penanganan kasus jiwa
(gangguan perilaku, jiwa,
1. psikosomatik, masalah NT
NAPZA dll) yang datang
berobat ke Puskesmas
Penanganan kesehatan jiwa
15% jlh kunj.
2. melalui rujukan ke Rumah
Jiwa
Sakit/Spesialis

E. Bina Kesehatan Tradisional


1. Jumlah Batra yang dibina 10 batra/tahun 10
1 Toga /
2. Jumlah TOGA per kelurahan 5
kelurahan

F. Bina Kesehatan Kerja


1. Pos UKK berfungsi baik NT 9

G KesehatanOlah Raga
PembinaanKelompokPotensi
al /
1. NT
KlubdalamKesehatanOlah
Raga
Ditetapkan di : Lupak Dalam
pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK

EVI PUJIANI

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR


:
TENTANG : KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN

INDIKATOR MUTU KLINIS


No Jenis Pelayanan Indikator Standar
Pelayanan rawat jalan Kelengkapan Rekam Medis Rawat 100%
(Poli dewasa, MTBS, Jalan (SOAP)
anak, PKPR, gigi)
2. Pelayanan Poli KIA/KB Pemeriksaan ANC dengan 10T 100%

Pelayanan Ruang Kelengkapan informed consent 100 %


Tindakan sebelum melaksanakan prosedur
tindakan medis Waktu tanggap

Pelayanan Poli Gizi 1. Waktu Pelayanan Antropometri < 5 menit


2. Waktu Pelayanan Konseling Gizi < 15 menit
5. Pelayanan Waktu tunggu pelayanan obat jadi ≤ 30 menit
obat/apotek
Pelayanaan Tidak terjadi kesalahan identifikasi 100 %
Laboratorium spesimen

Pelayanan rekam Waktu pelayanan pendaftaran < 10 menit


medis/ loket pasien

Pengendalian infeksi 1. Kepatuhan hand hygiene 100 %


2. Ketaatan penggunaan APD 100 %

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK

EVI PUJIANI

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR


:
TENTANG : KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN

INDIKATOR PERILAKU KLINIS


NO INDIKATOR STANDAR
1. Petugas melayani dengan senyum 100 %
2. Petugas melayani dengan ramah 100 %
3. Petugas menyapa pasien 100 %
4. Petugas displin dalam bekerja 100 %
5. Petugas bertanggung jawab terhadap tugas 100 %
6. Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dalam 100 %
pelayanan
7. Kepatuhan cuci tangan pakai sabun 100%

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK

EVI PUJIANI
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR
:
TENTANG : KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN

AREA PRIORITAS
AREA HIGH RISK HIGH HIGH PROBLEM TO- PERI-
KLINIS COST VOLUME PRONE TAL NGKAT
nilai bobot Nila Bobo nilai bobot nilai bobot
i t
Ruang 10 4 7 3 4 1 4 2 73 III
Tindakan
Farmasi 9 4 8 3 8 1 5 2 78 I
Laborato- 9 4 8 3 8 1 4 2 76 II
rium
Rawat 5 4 5 3 8 1 4 2 51 IV
jalan

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK

EVI PUJIANI

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS NOMOR


: 01. /SK/3.3.1.4/ADMIN/PK/2018
TENTANG : KEBIJAKAN MUTU DAN KESELAMATAN
PASIEN

INDIKATOR SASARAN KESELAMATAN PASIEN

NO INDIKATOR SASARAN KESELAMATAN STANDAR


PASIEN
1. Tidak Terjadinya Kesalahan Identifikasi Pasien 100%
2. Komunikasi Efektif dalam Pelayanan 100 %
3. Tidak Terjadinya Kesalahan Pemberian Obat 100%
Kepada Pasien
4. Tidak Terjadinya Kesalahan Prosedur Tindakan 100%
Medis dan Keperawatan
5. Penguranga Terjadinya Risiko Infeksi di 100%
Puskesmas
6. Tidak Terjadinya Pasien Jatuh 100%

Ditetapkan di : Lupak Dalam


pada tanggal : Maret 2018
KEPALA PUSKESMAS LUPAK

EVI PUJIANI