Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN MINI RISET

MK. PROFESI KEPENDIDIKAN

PRODI S1 PG- PAUD

Skor Nilai :

PERANAN GURU BIDANG STUDI DALAM MEMBERHASILKAN


MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH YAYASAN PERGURUAN
AL MU’MIN

Nany Anggini lbs Elisa Kusumawati


Erma yuliani

NANY ANGGINI LUBIS NIM:


1181113001
ELISA KUSUMAWATI Br. SILALAHI NIM: 1183113038
ERMA YULIANI TANJUNG NIM: 1181113004
DOSEN PENGAMPU : Prof. Dr. Yusnadi., MS
MATA KULIAH : PROFESI KEPENDIDIKAN

PROGRAM STUDI S1 : PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK


USIA DINI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MINI RISET 1
MEI 2019

ABSTRAK

Seorang guru sebagai seorang pendidik merupakan komponen penting dalam


proses pendidikan. Seorang guru dapat dikatakan sebagai guru yang profesional jika
mereka mampu menghasilkan anak didik yang beda dari lainnya. Maksudnya
seorang guru yang profesional harus bisa menjadikan anak didiknya memiliki
pengetahuan yang luas serta mampu menguasai pelajaran yang diberikan dengan
sebaik-baiknya. Seorang guru yang profesional dituntut untuk mampu membuat
suatu terobosan baru tentang sistem pembelajaran. guru yang profesional harus
mampu menjadi guru yang inspiratif, kreatif, dan inovatif. Kreativitas merupakan poin
yang pentig untuk menjadi guru yang mempunyai profesionalisme tinggi. Kreativitas
adalah kesanggupan untuk menemukan sesuatu yang baru dengan jalan
mempergunakan daya khayal, fantasi, dan imajinasi. Guru yang kreatif akan selalu
membawa ide-ide segar untuk memotivasi muridnya, mampu menciptakan suasana
kelas yang inspiratif bagi anak didiknya. Kelas yang ispiratif akan membantu anak
didik untuk menyerap pelajaran yang diberikan.

MINI RISET 2
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat
taufik dan hidayah Nya kita masih diberikan kesehatan dan keselamatan, dan yang
telah memberikan kemudahan bagi penulis hingga dapat menyelesaiakan Mini Riset
ini. Adapun Mini Riset ini mengenai “ PROFESI KEPENDIDIKAN” telah saya susun
semaksimal mungkin dan tentunya sesuai dengan buku yang saya baca, sehingga
dapat memperlancar pembuatan Mini Riset ini. Untuk itu saya tidak lupa
menyampaikan terima kasih kepada bapak Prof. Dr. Yusnadi., MS sebagai dosen
pangampu.
Semoga ini dapat memberikan wawasan yang luas bagi pembaca dan dapat
menjadi ilmu baru bagi kita semua. Namun tidak lepas dari semua itu, penulis
menyadari bahwa masih banyak kekuarangan baik dari segi bahasa maupun dari
segi isinya. Oleh karena itu saya berharap pembaca agar memberikan kritik dan
saran yang membangun sehingga penulis dapat memperbaiki Mini Riset ini untuk
kedepannya.

Medan, 3 Mei 2019

MINI RISET 3
DAFTAR ISI

ABSTRAK ...................................................................................................................... 2
KATA PENGANTAR...................................................................................................... 3
DAFTAR ISI.................................................................................................................... 4
BAB I. PENDAHULUAN ................................................................................................ 5
A. Latar Belakang Masalah ................................................................................ 5
B. Identifikasi Masalah ........................................................................................ 5
C. Batasan Masalah............................................................................................. 6
D. Rumusan Masalah .......................................................................................... 6
E. Tujuan Survey ................................................................................................. 6
F. Manfaat Survey ............................................................................................... 6
BAB II. LANDASAN TEORI .......................................................................................... 7
A. Teori Manajemen Pendidikan ........................................................................ 7
B. Implementasi Peranan Guru Bidang Study Pada Manajemen
Pendidikan Pada Satuan Pendidikan ..................................................................... 9
BAB III. METODE SURVEY ........................................................................................ 10
A. Tempat Dan Waktu Survey .......................................................................... 10
B. Subjek Penelitian .......................................................................................... 10
C. Assesment Data ............................................................................................ 10
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ........................................................................ 11
A. Hasil Wawancara .......................................................................................... 11
B. Kekuatan Penelitian...................................................................................... 12
C. Kelemahan Penelitian .................................................................................. 12
BAB V. PENUTUP ....................................................................................................... 13
A. Kesimpulan .................................................................................................... 13
B. Rekomendasi................................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 14
Lampiran...................................................................................................................... 15

MINI RISET 4
BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Dunia pendidikan tak lepas dari yang namanya seorang pendidik yakni
guru. Guru adalah salah satu pekerjaan yang sudah lama dikenal dan tetap
akan dibutuhkan, terutama masyarakat yang sudah semakin maju, yang
ditandai dengan sifat rasional dalam berkarya, mengutamakan efisiensi,
menuntut disiplin sosial dan kemampuan kerjasama atau berorganisasi yang
tinggi diantara warganya, setya menuntut warganya untuk menguasai ilmu
dan teknologi untuk dapat meningkatkan hidupnya. Dengan demikian
masyarakat modern semakin merasakan mutlaknya jasa guru. Dalam kondisi
masyarakat modern jelas bahwa orang tua tidak mampu membimbing anak-
anaknya dalam semua persiapan hidupnya. Mereka membutuhkan jasa orang
lain untuk membantu persiapan itu. Dalam masyarakat sendiri menganggap
guru adalah warga yang diinginkan sebagai pemberi inspirasi, penggerak, dan
pelatih dalam penguasaan kecakapan tertentu bagi anak warga agar siap
membangun hidup beserta lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, dalam
bahasa lain disebutkan bahwa guru adalah tenaga pendidik profesional
seperti tertera dalam UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
bagian kesatu pasal 8 dengan tegas menyatakan bahwa guru yang
profesional wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik,
sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan
tujuan pendidikan nasional. Namun dalam kenyataannya tidak semua guru di
Indonesia saat ini memiliki kompetensi senagai guru profesional, maka dari itu
dilakukanlah pengamatan komptensi guru, untuk mengamati kompetensi guru
profesional.

B. Identifikasi Masalah
 Apa saja yang menjadi kendala dalam membentuk manajemen
pendidikan di sekolah Yayasan Perguruan Al Mu’min.
 Bagaimana cara membentuk manejemen pendidikan yang baik di sekolah
Yayasan Perguruan Al Mu’min.

MINI RISET 5
C. Batasan Masalah
Batasan masalah dalam mini riset di Yayasan Perguruan Al Mu’Min adalah tidak
memaksakan kemampuan yang dimiliki seorang guru bidang studi untuk
menciptakan sikap manajemen pendidikan yang baik.

D. Rumusan Masalah
Bagaimana memebentuk peran seorang guru bidang studi dalam
memberhasilkan manajemen pendidikan yang bagus di sekolah Yayasan Perguruan
Al Mu’Min ?

E. Tujuan Survey
A. Untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dosen
B. Untuk menambah informasi yang luas tentang ide yang dikembangkan dari
permasalah sebelumnya.
C. Untuk melatih diri untuk berfikir kritis dalam mencari informasi.
D. Untuk mengkritisi satu topik materi kuliah profesi pendidikan dalam ide yang
diberikan

F. Manfaat Survey
1. Agar wawasan semakin luas tentang profesi pendidikan.
2. Agar bisa membantu menyelesaikan permasalahan dalam pentingnya
profesionalisasi guru di Indonesia
3. Aagra menguatkan pengetahuan tentang manajemen pendidikan dengan
berbagai ide

MINI RISET 6
BAB II. LANDASAN TEORI

A. Teori Manajemen Pendidikan


1. Pengertian Manajemen Pendidikan

Secara sederhana manajemen pendidikan adalah suatu lapangan dari studi


dan praktik yang terkait dengan organisasi pendidikan.Manajemen Pendidikan
adalah proses manajemen dalam pelaksanaan tugas pendidikan dengan
mendayagunakan segala sumber secara efisien untuk mencapai tujuan secara
efektif.

2. Fungsi Manajemen Pendidikan


a. Fungsi perencanaan, mencakup berbagai kegiatan menentukan kebutuhan,
penentuan strategi pencapaian tujuan, menentukan isi program pendidikan,
dll.
b. Fungsi organisasi, meliputi peneglolaan ketenagaan, sarana dan prasarana,
distribusi tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan secara integral.
c. Fungsi koordinasi, yang berupaya menstabilisasi antara berbagai tugas,
tanggung jawab dan kewenangan untuk menjamin pelaksanaan dan berhasil
program pendidikan.
d. Fungsi motifasi ( penggerakan ), yang dimaksudkan untuk meningkatkan
efisiensi proses dan keberhasilan program pelatihan.
e. Fungsi control, yang berupaya melakukan pengawasan, penilaian, monitoring,
perbaiakn terhadap kelemahan-kelemahan dalam system manajemen
pendidikan tersebut.

3. Bidang Tugas Manajemen Pendidikan


Bidang garapan manajemen pendidikan meliputi semua kegiatan yang
menjadi sarana penunjang proses belajar mengajar dalam rangka mencapai
tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Substansi yang menjadi garapan
manajemen pendidikan sebagai proses atau disebut juga sebagai fungsi
manajemen pendidikan adalah perencanaan; pengorganisasian;pengarahan
(motivasi, kepemimpinan, pengambilan keputusn, komunikasi, koordinasi dan
negosiasi, serta pengembangan organisasi); penendalian meliputi pemantauan

MINI RISET 7
(monitoring); penilaian; dan pelaporan. Monitoring dan evaluasi sering disingkat
ME atau “Monev”

4. Peranan Guru Bidang Studi Pada Manajemen Pendidikan

Peran guru dalam manajemen kelas yang antara lain meliputi guru sebagai
pengajar, pemimpin kelas, pembimbing, pengatur lingkungan, perencana,
supervisor, motivator, dan konselor. Sebagai pengajar guru harus bisa
menyampaikan pelajaran dengan baik untuk mencapai tujuan belajar sehingga
peserta didik memahami materi yang disampaikan oleh gurunya. Guru
hendaknya bisa menjadi teladan bagi anak didiknya baik di dalam maupun di
luar sekolah. Guru yang berperilaku baik akan lebih disegani oleh anak-anak
didiknya, perkataanya akan lebih didengar dibandingkan dengan guru yang
prilakunya buruk.

Guru hendaknya memahami suasana kelas di mana dia mengajar. Dia harus
tahu kapan harus memposisikan diri sebagai seorang pemimpin, kapan dia
harus bersikap sebagai motivator(pemberi semangat), kapan dia hanya sebagai
pengawas (supervisor) dan kapan dia harus ikut serta dalam kegiatan anak
didiknya. Kadang seorang guru juga harus siap menjadi tempat curhat anak-
anak didiknya (konselor) dan kemudian memberikan solusi. Dari hasil riset yang
digelar sekitar tahun 1980-an hingga tahun 1990-an, secara ringkas dapat
dijelaskan mengenai factor mayor atau area keterampilan terpaut dengan
manajemen kelas yang efektif. Kelima factor meliputi :

1. Pengembangan solidaritas pemahaman personal atau psikologis siswa dan


kebutuhan-kebutuhan belajar.
2. Pemapanan hubungan positif antara guru dan siswa serta antar siswa untuk
membantu menemukan kebutuhan dasar psikologi siswa.
3. Pengimplementasian metodologi pengajaran yang memfasilitasi belajar optimal
dengan jalan memberi respon kebutuhan-kebutuhan akademik siswa dan
kelompok.
4. Penggunaan metode organisasi dan pengelolaan kelompok dan dapat
memaksimalkan perilaku tugas siswa.
5. Penggunaan metode-metode konseling dan penataan perilaku yang diperluas
untuk membantu siswa yang tidak tepat dalam menjawab soal-soal ujian.

MINI RISET 8
B. Implementasi Peranan Guru Bidang Study Pada Manajemen
Pendidikan Pada Satuan Pendidikan
- Pengambilan inisiatif, pengarah dan penilaian kegiatan-kegiatan pendidikan.
Hal ini berarti guru turut serta memikirkan kegiatan-kegiatan pendidikan yang
direncanakan serta nilainya.
- Wakil masyarakat, yang berarti dalam lingkungan sekolah guru menjadi
anggota masyarakat guru harus mencerminkan suasana dan kemauan
masyarakat dalam arti yang baik.
- Orang yang ahli dalam mata pelajaran. Guru bertanggungjawab untuk
mewariskan kebudayaan kepada generasi muda yang berupa pengetahuan.
- Penegak disiplin, guru harus menjaga agar tetrcapai suatu disiplin.
- Pelaksanaan administrasi pendidikan, disamping menjadi pengajar, gurupan
bertanggung jawab akan kelancaran pendidikan dan harus mampu
melaksanakan kegiatan-kegiatan administrasi.
- Pemimpn generasi muda, masa depan generasi muda terletak di tangan guru.
Guru berperan sebagai pemimpin mereka dalam mempersiapkan diri untuk
menjadi anggota masyarakat yang dewasa.

MINI RISET 9
BAB III. METODE SURVEY

A. Tempat Dan Waktu Survey


Nama Sekolah : YAYASAN PERGURUAN AL MU’MIN

Alamat : Jl. M. Saman Gg. Melati 7 Bandar Khalipah Tembung

Lama berdiri : 13 Tahun

Kepala Sekolah : Tetty Irawari Siregar., S. Pd. I

Waktu survey : 08.00-10.00 WIB

B. Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik dan guru di Yayasan
Perguruan Al Mu’min yang melakukan proses pembelajaran. Peneliti menanyakan
kepada guru bagaimana cara guru melakukan belajar menyenangkan, berhasil, dan
membangun karakter.

C. Assesment Data
Adapaun cara yang digunakan dalam pengumpulan data informasi yaitu
dengan cara observasi, dan dokumentasi berupa foto, serta waancara.

MINI RISET 10
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Wawancara
Dari wawancara yang telah dilakukan, dan berdasarkan pertanyaan yang telah
direspon oleh narasumber adalah sebagai berikut:

1. Menurut ibu, apakah pengertian manajemen pendidikan ?


Jawaban :
Manajemen pendidikan adalah proses pengaturan yang berperan yaitu yang
terlibat di sekolah, dan proses tersebut untuk pencapaian tujuan yang telah
dittentekan sebelumnya.
2. Apa suka duka ibu dalam menjalankan peran manajemen pendidikann di
sekolah ini?
Jawaban :
Sukanya yaitu mendapat pengalaman baik dari menjalankan tugas, menjadi
teladan bagi anak-anak didik, dan sebagian tujuan yang telah ditentukn, dapat
kami capai
Dukanya yaitu, sedikit sulit dalam pencapaian tugas, selain itu, ada beberapa
anak didik yang sulit untuk diatur.
3. Apa saja sebenarnya tugas guru dalam manajemen pendidikan menurut ibu?
Jawaban :
Tugas Guru menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan proses belajar
mengajar. Guru menjadi bagian organisasi kependidikan yang paling sering
berinteraksi secara langsung dengan peserta didik sehingga perilaku dan
tindakannya haruslah baik karena menjadi contoh.
4. Bagaimana cara ibu selaku guru di sekolah ini untuk menciptakan suasana
belajar yang menyenangkan bagi peserta didik disini untuk pencapaian tujuan
manajemen pendidikan yang telah ditentukan?
Jawaban :
Cara kami guru menciptakan suasana belajar yaitu sesuai dengan karakter
anak usia dini dengan belajar sambil bermain. Terkadang memang ada anak
yang terlihat tidak mau belajar, tetapi kami disini mengajak nya dengan penuh
kesabaran, senyuman agar anak tersebut tertarik untuk belajar dengan
teman-teman nya yang lain.
MINI RISET 11
Tidak hanya dengan bermain, kami juga belajar dengan permainan,
bernyanyi, dan bercerita dengan begitu, selama ini suasana belajar yang kami
terapkan terbilang bisa membuat anak-anak senang dalam proses belajar.
5. Menurut ibu, apa dan bagaimana yang dimaksud dengan belajar yang
berhasil itu dalam menjalankan peran manajemen pendidikan?
Jawaban :
Menurut saya belajar yang berhasil itu adalah bagaimana cara yang
diterapkan dalam proses belajar agar anak didik dapat mengerti, menerima,
dan mampu menerapkan pembelajaran yang telah didapatkannya. Misanya
mengenal gambar. Disini belajar tidak akan berhasil jika anak didik tidak
dapat mengenal gambar yang telah kami jelaskan. Maka agar belajar itu
berhasil, kami para guru terus berusaha menerapkan cara belajar yang
mampu membuat anak mengerti dengan pembelajaran yang kami berikan.

Setelah melakukan observasi ke Yayasan Perguruan Al Mu’min, peneliti


dapat mengamati langsung bagaimana proses belajar anak yang ada di sekolah
tersebut. Dalam proses pembelajaran terlihat guru sangat berperan dalam
menjalankan peran nya di Manajemen Pendidikan.

B. Kekuatan Penelitian
Kekuatan penelitian ini terletak pada metode penelitian dan teknik pengumpulan
data yaitu dengan metode deskriptif yang menggambarkan keadaan yang
sebenarnya di Sekolah tersebut sehingga hasil yang didapat berupa fakta dan dapat
dibuktikan.

C. Kelemahan Penelitian
Sekolah yang didatangi cukup jauh, sehingga membutuhkan waktu lama dalam
perjalanan, dan informasi yang didapat tidak begitu banyak.

MINI RISET 12
BAB V. PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa profesi guru
adalah profesi yang membutuhkan waktu cukup lama untuk mempelajarinya dan
tidak semua orang bisa begitu saja diterima menjadi seorang guru. Profesionalisme
dibutuhkan agar apa yang diajarkan oleh guru tidaklah seenak dan semau guru itu
sendiri namun sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan dengan
memperhatikan faktor-faktor seperti psikologi peserta didik, kemampuan peserta
didik, norma-norma yang berlaku di masyarakat dan lain-lain.

Guru menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan proses belajar mengajar.


Guru menjadi bagian organisasi kependidikan yang paling sering berinteraksi secara
langsung dengan peserta didik sehingga perilaku dan tindakannya haruslah baik
karena menjadi contoh. Begitulah seharusnya guru profesional. Guru profesional
harus mampu memposisikan dirinya di dalam kelas. Dia harus mampu menjadi
pemimpin, motivator, supervisor, pembimbing, pengatur lingkungan, partisipan,
perencana, dan konselor sesuai situasi.

B. Rekomendasi
Sebagai guru dan calon guru nantinya kita sebaiknya berperan aktif dalam
menjalankan manajemen pendidikan di sekolah.

MINI RISET 13
DAFTAR PUSTAKA

http://karyailmu99.blogspot.com/2015/12/konsep-dasar-manajemen-pendidikan.html
(Diakses pada tanggal 05 Mei 2019. Pukul 20.26)

http://blog.unnes.ac.id/andrierwanto/2015/11/16/tugas-peran-guru-dalam-
manajemen-sekolah/ (Diakses pada tanggal 05 Mei 2016. Pukul 13.49)

http://mujarodah.blogspot.com/2013/06/makalah-profesionalisme-guru.html (diakses
pada tanggal 02 Mei 2019. Pukul 12:16 WIB)

MINI RISET 14
Lampiran

MINI RISET 15
MINI RISET 16