Anda di halaman 1dari 6

FUNGSI DAN PERANAN DPRD

Diajukan Sebagai

Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

DISUSUN OLEH:

1. AHMAD RISWAN : 1810413310034


2. SALSABILA DWI KHAIRUNNISA : 1810413320019

Dosen Pembimbing :

Bpk. Dana Aswandi M. Pd

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
2018
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merupakan suatu lembaga atau dewan

perwakilan rakyat di daerah yang mencerminkan struktur dan system

pemerintahan demokratis di daerah, sebagaimana terkandung di dalam pasal 18

UUD 1945, penjabaran lebih lanjut pada UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang

Pemerintahan Daerah. DPRD dalam melaksanakan tugasnya mempunyai hak

(Pasal 19, 20 dan 21),wewenang ( Pasal 18) dan kewajiban (Pasal 22) di dalam

mengemban tugas sebagai wakil rakyat.

Secara umum, fungsi badan perwakilan berkisar pada fungsi perundang-

undangan, fungsi keuangan dan fungsi pengawasan. Keseluruhan hak DPRD

yang diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 pada dasarnya telah memuat

fungsi-fungsi tersebut. Sebagaimana lembaga legislatif DPRD berfungsi

membuat peraturan perundang-undangan. Melalui fungsi ini DPRD

mengaktualisasikan diri sebagai wakil rakyat.

Banyak indikator yang dapat di analisa tentang bagaimana sebenarnya

kinerja DPRD tersebut. Seperti contohnya adalah dalam pembentukan Perda,

apakah Perda yang dihasilkan oleh anggota DPRD tersebut memperhatikan

aspirasi rakyat. Atas dasar pemikiran yang telah dipaparkan peneliti tertarik

melakukan penelitian dengan judul “ FUNGSI DAN PERANAN “

B. Rumusan Masalah

1. Apakah pengertian dari DPRD ?

2.Dimanakah Letak peranan dan tugas dari DPRD ?

3. Siapakah pemegang kekuasaan tertinggi dalam sistem Demokrasi ?

4. Mengapa DPRD dibentuk dan seberapa pentingnya DPRD itu ?

5. Berapa lamakah masa jabatan seorang anggota DPRD ?


6. Bagaimanakah sejauh ini kinerja DPRD yang dapat dirasakan ?

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui maksud dari pengertian DPRD.

2. Untuk mengetahui fungsi, peranan, dan tugas DPRD.

3. Dapat mengetahui pemegang kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi

4. Untuk mengetahui pembentukan DPRD serta pentingnya DPRD.

5. Dapat mengetahui priode masa jabatan anggota DPRD.

6. Untuk mengetahui kinerja DPRD serta manfaat yang dirasakan.


BAB II

LANDASAN TEORI

A.PENGERTIAN DPRD
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merupakan suatu lembaga atau dewan
perwakilan rakyat yang ada di daerah yang mencerminkan struktur dan sistem
pemerintahan demokratis di daerah, sebagaimana terkandung di dalam pasal 18
UUD 1945, penjabaran lebih lanjut pada UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang
Pemerintahan Daerah. DPRD dalam melaksanakan tugasnya mempunyai hak
(Pasal 19, 20 dan 21),wewenang ( Pasal 18) dan kewajiban (Pasal 22) di dalam
mengemban tugas sebagai wakil rakyat.
Secara umum, fungsi badan perwakilan berkisar pada fungsi perundang-
undangan, fungsi keuangan dan fungsi pengawasan. Keseluruhan hak DPRD
yang diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 pada dasarnya telah memuat
fungsi-fungsi tersebut. Sebagaimana lembaga legislatif DPRD berfungsi
membuat peraturan perundang-undangan. Melalui fungsi ini DPRD
mengaktualisasikan diri sebagai wakil rakyat.

B.KEDUDUKAN DPRD

Dalam pasal 40 UU no 32 tahun 2004 , disebutkan bahwa DPRD merupakan


lembaga perwakilan rakyat daerah dan berkedudukan sebagu unsur penyelenggara
pemerintahan daerah, yang di maskud dengan lembaga pemerintah daerah adalah pemerintah
daerah dan dewan perwakilan rakyat daerah yang berada di tingkatan daerah. Sedangkan
pemerintah daerah terdiri atas daerah beserta perangkat daerah.

B.FUNGSI DPRD
1. Legislasi
Diwujudkan dalam mem-bentuk Peraturan Daerah bersama Kepala Daerah.

2. Anggaran
Diwujudkan dalam menyusun dan menetapkan APBD Pemerintah Daerah.
3. Pengawasan
Diwujudkan dalam bentuk pengawasan ter-hadap pelaksanaan Undang-undang, Peraturan
Daerah, Keputusan Kepala Daerah dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
C. TUGAS DAN WEWENANG DPRD

DPRD mempunyai tugas dan wewenang:


1. Membentuk Peraturan Daerah yang dibahas dengan Kepala daerah untuk mencapai tujuan
bersama
2. Menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah bersama dengan Kepala Daerah
3. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah dan peraturan
perundang-undangan lainnya, Keputusan Kepala Daerah, Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah, kebijakan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Program Pembangunan Daerah,
dan Kerjasama Internasional di daerah
4. Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah
kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur
5. Memberikan pendapat dan pertimbangan kepada Pemerintah Daerah terhadap rencana
perjanjian internasional yang menyangkut kepentingan daerah
6. Meminta laporan pertanggungjawaban Kepala Daerah dalam pelaksanaan tugas
desentralisasi
7. Tugas-tugas lain yang diberikan oleh undang-undang
Tata cara pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan.
BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Letak serta peranan dan tugas DPRD menurut presepsi mahasiswa

DPRD merupakan singkatan dari Dewan Perwakilan Rakyat Deerah sebagai wadah
aspirasi rakyat mengenai kebijakan yang ada, DPRD berperan sebagai perantara
penampung suara rakyat untuk disampaikan kepada pihak tertentu, untuk selanjutnya
bersama kepala daerah merancang perda. Seorang anggta DPRD dipilih secara demokratis
melalui pemilihan umum, yang kekuasaan pemerintahannya bersumber atau berasal dari
rakyar, oleh rakyat, dan kembali untuk rakyat. Oleh karena itu pemegang kekuasaan
tertinggi berada ditangan rakyat. Seorang anggota DPRD menjabat dalam 1 priode selama
5 tahun lamanya. DPRD memiliki tanggung jawab sama dengan pemerintah daerah dalam
membentuk perda untuk kesejahteraan rakyat. DPRD juga memiliki fungsi legislasi, fungsi
anggaran dan fungsi pengawasan. Fungsi legislasi diwujudkan dalam membentuk perda
bersama kepala daerah. Fungsi anggaran diwujudkandalam menyusun dan menetapkan