Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN TUTORIAL

MODUL 4 BLOK 15

“PEMASANGAN,PEMELIHARAAN SERTA KEGAGALAN GIGITIRUAN SEBAGIAN LEPASAN”

Tutor : drg Eni Rahmi Sp.Prost

Ketua: Iswara Sardi

Sekretaris Meja : Ridha Dian Lestari

Sekretaris Papan : Rahma Fuaddiah

Elsa Febri Hanesti

Fahira Ocsavisra

Iswara Sardi

Nazifa Khairunnisa

Raudhatul Agva Zahira

Rika Irma Yanti

Rinny Maryusa

Tatha Febila

Fakultas Kedokteran Gigi

Universita Andalas

2018
MODUL 4

PEMASANGAN,PEMELIHARAAN SERTA KEGAGALAN GIGITIRUAN SEBAGIAN LEPASAN

SKENARIO 4

Cangkolan si Edi Culun

Edi Culun datang ke tempat praktek drg.beliau karena gigitiruan rahang atasnya yang baru
dibuat 3 bulan yang lalu susah untuk dipasanglkan kembali ke dalam mulut. Setelah diperiksa,selain
terdapat banyak kalkulus pada anasirnya,cangkolan C pada gigi 16 sudah berubah bentuk,dan
landasan patah sedikit di bagian posterior, Ternyata,Edi pernah mencoba mengutak atik cangkolan
karena daerah di sekitar cangkolan tersebut terasa sakit,dan GT pernah jatuh saat disikat.

Drg Bellu menjelasakan kepada Edi Culun bahwa setelah pemasangan,gigi tiruan harus
dipelihara dengan baik.Disamping itu,perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui keluhan setelah
pemasangan gigitiruan sehingga masalah yang dialami Edi dapat ditanggulangi.Sekarang Edi
mengerti dan ingin gigi tiruan tersebut diperbaiki sehingga dapat dipakai dengan nyaman dan tidak
terasa sakit lagi.

Bagaimana Saudara menjelaskan masalah dan penanggulannya pada gigi tiruan Edi Culun?
Langkah 1 : Terminologi

Langkah 2 : Menentukan Masalah

1.Kenapa gigi tiruan Pak Edi Culun susah untuk dipasangkan kembali?

2.Apa Penyebab banyaknya kalkulus pada anasir gigi Pak Edi?

3.Apa penyebab cangkolan C pada gigi 16 berubah bentuk?

4.Apa penyebab landasan patah?

5.Apa penyebab daerah disekitar cangkolan Pak Edi Culun terasa sakit?

6. Apa keluhan penggunaan GTSL Selain yang dijelaskan pada skenario ?

7.Apa saja persiapan sebelum insersi GTSL?

8.Bagaimana cara insersi yang benar?

9.Apa saja intruksi drg yang ditujukan kepada Pak Edi?

10.Bagaimana Pemeliharaan GTSL Dan Jaringan Lunak?

11.Apa saja kriteria ideal GTSL?

12.Bagaimana cara memperbaiki GTSL Pak Edi?

13. Mengapa perlu dilakukan evaluasi?

14.Bagaimana evaluasi keluhan setelah pemasangan GTSL?


3. Menganalisa Masalah

1.Kenapa GTSL pak Edi tidak dapat dipasangkan kembali?

Cangkolan berubah bentuk

Landasan patah pada bagian posterior

Kurangnya pemahaman Pak Edi terhadap pemeliharaan GTSL

Desain cangkolan tidak tepat

Kurangnya edukasi insersi dari drg kepada Pak Edi sehingga sering diutak atik

2.Apa yang menyebabkan banyaknya kalkulus pada anasir gigi pada Edi?

Kurangnya edukasi terhadap pemeliharaan(cara membersihkan,cara perendaman)

Cangkolan tidak tepat,kurang adaptasi sehingga membuat celah/ruang yang


menyebabkan makanan bertumpuk

3.Apa Yang menyebabkan cangkolan C pada GTSL pak Edi berubah bentuk?

Sering di otak atik

Membuka protesa dari cangkolan

GT jatuh

Disebabkan jejak tang yang banyak

4. Apa penyebab landasan patah?

Basis tipis

Tekanan saat oklusi terlalu kuat

penempatan retensi cangkolan terhadap basis tidak tepat

5. Apa penyebab daerah disekitar cangkolan terasa sakit?

Cangkolan menekan gingiva

Bagian palatal tidak terisi akrilik

Menekan mukosa

Karies tidak terlihat

Terlalu cekat

Oklusal rest tergigit

Sayap tidak pas sampai 2 mm diatas fornis


Permukaan anatomis tidak tepat saat mencetak

Ferkelung menekan gigi

Pemolesan basis kurang sehingga masih tajam

6.Apa keluhan penggunaan GTSL selain yang dijelaskan pada skenario?

Rasa kurang nyaman-hipersalivasi

GT Berbunyi

Lidah pipi sering tergigit

Anasir lepas

Tidak nyaman mengunyah

Oklusal rest tidak berkontak

Alergi terhadap bahan GT

Jaringan lunak tertutup basis

Sensasi panas

Stomatitis Denture

7. Apa saja persiapan sebelum insersi GTSL?

Arah pemasangan

Cek permukaaan anatomis(halus tidak berporus)

Tidak ada undercut

Periksa cangkolan(bagian tajam ujung cangkolan tidak menekan gigi)

8. Bagaimana cara insersi yang benar?

Basis menempel dengan jaringan lunak

Cangkolan pas pada desain

Cek oklusi (DV sama sebelum dan sesudah)

Memperhatikan kenyamanan pasien

9.Apa saja intruksi drg yang ditujukan pada Pak Edi?

Agar menjaga OH Pasien

Dilepas ketika malam kemudian direndam dengan air


10. Bagaimana pemeliharaan GTSL Dan jaringan lunak

Sikat GTSL sesudah pemakaian

Dilepas ketika malam dan direndam didalam air

Ketika melepas pegang plat bukan cangkolan

Jangan makan makanan yang terlalu keras dan lengket

Menggunankan sikat yang halus

Hindari minum minuman yang berwarna

Kontrol rutin pada drg

11.Apa saja kriterian ideal GTSL

Cengkeraman: ujung cangkolan tidak menekan,tidak menyinggung gigi sebelah

Tidak ada lekukan bekas tang

Basis: mengkilat,licin,tidak berporus

Sayap tidak tajam

Anasir sesuai lengkung

12.Bagaimana cara memperbaiki GTSL pak Edi?

Rasa sakit : perbaiki lengan retentif cangkolan

Basis patah : reparasi basis

13. Apa tujuan dilakukan evaluasi?

Untuk meminimalisir kerugian pasien

Meminimlisie trauma

Untuk mengetahui keluhan

Memprioritaskan kenyamanan pasien

14. Bagaimana evaluasi keluhan setelah pemasangan GT?

Ditanyakan adakah rasa sakit setelah penggunaan GT

Artikulasi pasien saat insersi

Kotrol rutian 1kali 6 bulan


SKEMA

Edi Culun

Ke drg

Pemeriksaan Pemeriksaan
Objektif Subjektif

Kalkulus pada anasir GT susah dipasang kembali

Cangkolan berubah bentuk Daerah disekitar cangkolan


sakit
Landasan patah

Permasalahan
pasca insersi

Rencana
perawatan

insersi

Instruksi
pemeliharaan
GTSL

Evaluasi