Anda di halaman 1dari 2

 Pengertian Maserasi

Maserasi adalah salah satu jenis metoda ekstraksi dengan sistem tanpa pemanasan atau
dikenal dengan istilah ekstraksi dingin, jadi pada metoda ini pelarut dan sampel tidak
mengalami pemanasan sama sekali (Hamdani, 2014).
 Prinsip Kerja Maserasi:
Prinsip maserasi adalah ekstraksi zat aktif yang dilakukan dengan cara merendam
serbuk dalam pelarut yang sesuai selama beberapa hari pada temperature kamar
terlindung dari cahaya, pelaut akan masuk kedalam sel tanaman melewati di dinding
sel. Isi sel akan larut karena adanya perbedaan konsentrasi antara larutan didala m sel
dengan diluar sel. Larutan yang konentrasinya tinggi akan terdesak keluar dan diganti
oleh pelarut dengan konsentrasi redah (proses difusi). Peristiwa tersebut akan
berulang sampai terjadi keseimbangan antara larutan didalam sel dan larutan diluar
sel (Ansel, 1989).
 Alat yang digunakan:

a. Bejana untuk maserasi yang berisi bahan yang sedang dimaserasi


b. Tutup
c. Pengaduk yang digerakkan secara mekanik
 Kelebihan dan Kekurangan Maserasi:
a. Kelebihan Maserasi
Maserasi dapat digunakan untuk jenis senyawa tahan panas ataupun tidak tahan
panas. Selain itu tidak diperlukan alat yang spesifik, dapat digunakan apa saja untuk
proses perendaman.
b. Kekurangan Maserasi
Maserasi membutuhkan waktu yang lama, biasanya paling cepat 3x24jam, disamping
itu membutuhkan pelarut dalam jumlah yang banyak.
 Tipe Maserasi:
- Maserasi dingin, yaitu metode ekstraksi tanpa pemanasan. Sehingga metode ini hanya
tergantung oleh lamanya waktu kontak antara pelarut dan sampel.
 Faktor yang mempengaruhi Maserasi:
- Suhu, karena maserasi hanya di khususkan untuk zat atau senyawa yang tidak tahan
terhadap panas.
- Pengadukan dan mengganti larutan penyari selama proses perendaman.
- Jenis pelarut.
- Ukuran partikel.