Anda di halaman 1dari 25

PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU

DINAS KESEHATAN
RSUD dr. ACHMAD DIPONEGORO
Jalan Kom Yos Sudarso No. 42 Putussibau Kode Pos 78711
Surat Elektronik: rsud.adp42@gmail.com

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER


ACHMAD DIPONEGORO PUTUSSIBAU
Nomor : 824.3/ /DIKES-RSUD/SET-B
Tentang :
KOMITE KEPERAWATAN RSUD dr. ACHMAD DIPONEGORO
PUTUSSIBAU
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER ACHMAD
DIPONEGORO PUTUSSIBAU
Menimbang : a. bahwa RSUD dr.Achmad Diponegoro
sebagai institusi yang bergerak dibidang
pelayanan kesehatan mampu meningkatkan
pelayanan yang lebih bermutu untuk
mewujudkan derajat kesehatan masyarakat
setinggi — tingginya, salah satunya dengan
cara meningkatkan profesionalisme,
pembinaan etik dan disiplin tenaga
keperawatan

b. bahwa untuk meningkatkan profesionalisme,


pembinaan etik dan disiplin tenaga
keperawatan, serta menjamin mutu
pelayanan kesehatan dan melindungi
keselamatan pasien di RSUD dr.Achmad
Diponegoro, perlu dibentuk Komite
Keperawatan yang ditetapkan melalui Surat
Keputusan Direktur Utama RSUD dr.Achmad
Diponegoro.

Mengingat : Surat Keputusan Bupati Kabupaten Kapuas


Hulu Nomor : 875.1/93/BKD/2P-A Tanggal 13
Januari 2016 tentang penetapan Pejabat
Pelaksana Tugas (PLT) Direktur RSUD dr.
Achmad Diponegoro Putussibau
Memperhatikan : 1. Undang — Undang Republik Indonesia
no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Undang — Undang Republik Indonesia no 44
tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia nomer 49 tahun 2013 tentang
Komite Keperawatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia nomer 49 tahun 2013 tentang
Komite Keperawatan
5. Surat Keputusan Direktur RSUD dr. Achmad
Diponegoro Nomor : tentang
Penetapan Struktur Organisasi RSUD dr.
Achmad Diponegoro Putussibau.

MEMUTUSKAN :

AAN8UTUM3M
PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
DINAS KESEHATAN
RSUD dr. ACHMAD DIPONEGORO
Jalan Kom Yos Sudarso No. 42 Putussibau Kode Pos 78711
Surat Elektronik: rsud.adp42@gmail.com

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM


DAERAH dr. ACHMAD DIPONEGORO
PUTUSSIBAU T E N TA N G KOMITE
KEPERAWATAN RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO PUTUSSIBAU
Pertama : Mengangkat nama — nama sebagaimana
tersebut dalam lampiran Surat Keputusan ini
di pandang mampu serta memenuhi
persyaratan untuk ditetapkan sebagai suatu
Komite Keperawatan di RSUD dr. Achmad
Diponegoro

kedua : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal


ditetapkan dan apabila dikemudian hari ternyata
terdapat hal-hal yang perlu penyempurnaan
akan diadakan perbaikan dan penyesuaian
sebagaimana mestinya

Ditetapkan di :
Pada Tanggal :

Direktur RSUD dr. Achmad Diponegor

dr. Dewi Widyasari, Sp.Rad


Penata TK.I
NIP. 19780816 200604 2 028

AAN8UTUM3M
PANDUAN
KREDENSIAL DAN REKREDENSIAL
TENAGA PERAWAT DAN BIDAN

RSUD dr. ACHMAD DIPONEGORO PUTUSSIBAU


TAHUN 2017DAFTAR ISI

Halaman Judul

Daftar Isi

BAB I : PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Tujuan

C. Ruang Lingkup

BAB II : PANDUAN KREDENSIAL TENAGA KEPERAWATAN

A. Kebijakan

B. Definisi Kredensial

C. Tujuan Kredensial

D. Pelaksanaan Kredensial di RSUD dr. Achmad


Diponegoro Putussibau

E. Dokumentasi

BAB III : PENUTUP


BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan,
khususnya tenaga keperawatan (perawat dan bidan) di Rumah Sakit
Umum Daerah dr. Achmad Diponegoro Putussibau, diperlukan tenaga
yang professional, berkualitas, berdedikasi tinggi dan memiliki rasa
pengabdian yang tulus kepada Pemerintahan Kabupaten Kapuas
Hulu. Berdasarkan Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia
Nomor 1796/MENKES/PERNIII/2011 tentang registrasi tenaga
kesehatan, bahwa tenaga kesehatan adalah setiap orang yang
mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki
pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang
kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan
untuk melakukan upaya kesehatan.

Tenaga keperawatan dituntut untuk bertanggung jawab dalam


setiap tindakannya khususnya selama tugas Rumah Sakit Umum
Daerah dr. Achmad Diponegoro Putussibau atau dimasyarakat
sesuai dengan wewenang dan kompetensinya. Tenaga
keperawatan memiliki peran dan fungsi yang sudah disepakati,
sesuai sumpah dan janjinya bahwa is akan senantiasa melaksanakan
tugas-tugasnya.

Kredensial keperawatan merupakan proses untuk


menentukan dan mempertahankan kompetensi praktik keperawatan.
Proses kredensial terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya lisensi,
registrasi, sertifikasi, dan akreditasi. Proses kredensial tenaga
keperawatan di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau saat ini
mengacu pada Panduan Penerimaan Karyawan Baru di RSUD dr.
Achmad Diponegoro Putussibau dan masih tergantung pada Tim
tersebut. Sehingga bila membutuhkan tenaga keperawatan baru
harus menunggu proses penerimaan karyawan baru.

Semakin banyaknya lulusan tenaga keperawatan diperlukan


seleksi yang ketat diharapkan nantinya didapatkan tenaga
keperawatan yang berkualitas, professional dan berdedikasi tinggi.
Untuk itu diperlukan panduan kredensial keperawatan yang nantinya
dipakai sebagai panduan kredensial mampu rekredensial tenaga
keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad
Diponegro Putussibau.
B. TUJUAN

1. Tujuan Umum

Untuk memahami bagaimana proses kredensial dalam keperawatan


professional agar nantinya memenuhi standar keperawatan yang telah
ditentukan.

2. Tujuan Khusus

a. Menyebutkan tentang pengertian kredensial dalam


keperawatan professional

b. Menyebutkan tujuan dan jenis-jenis kredensial dalam


keperawatan professional

c. Menjelaskan proses-proses kredensial dalam


memenuhi standar praktik keperawatan

d. Mengaplikasikannya serta memenuhi standar


keperawatan untuk menjadi seorang tenaga keperawatan yang
professional setelah mempelajari proses kredensial ini.

C. RUANG LINGKUP

Panduan kredensial ini berlaku untuk semua tenaga


keperawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
BAB II
PANDUAN KREDENSIAL TENAGA KEPERAWATAN
RSUD dr. ACHMAD DIPONEGORO PUTUSSIBAU

A. KEBIJAKAN
1. Pelaksana
a. Krendisial keperawatan dilakukan oleh komite keperawatan
dengan melibatkan sub kredensial dan bagian keperawatan.
b. Setiap tenaga keperawatan yang akan bekerja atau telah
bekerja di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau harus
dilakukan kredensial.
2. Pelaksanaan

Kredensial Keperawatan dan Pemberian Kewenangan Klinik


(Credentialing and Privileging).

a. Kebutuhan tenaga keperawatan ditetapkan oleh


bidang keperawatan RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau sesuai hasil analisa kebutuhan tenaga dan analisa
beban kerja.

b. Pemanggilan awal dilakukan oleh bagian Personil


RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau, sesuai prosedur
penerimaan karyawan yang berlaku di RSUD dr. Achmad
Diponegoro Putussibau, disamping itu calon tenaga
keperawatan diminta mengisi form kewenangan klinis
(privileging) untuk menyatakan jenis kewenagan klinis yang
diminta.

c. Kredensial dilakukan dengan cara telaah dokumen


sesuai tercantum diatas yang terdiri dari uji tulis, wawancara, uji
kompetensi serta verivikasi (dokumen dan kompetensi klinis).

d. Usulan pemberian kewenangan klinis

e. Penugasan kewenangan klinis


3. Waktu

a. Kredensial dan pemberian kewenangan klinis


dilakukan saat proses rekrutmen tenaga keperawatan di RSUD
dr. Achmad Diponegoro Putussibau.

b. Proses kredensial dan pemberian kewenangan klinis


diulang sedikitnya setiap 2 tahun sekali, dengan
mempertimbangkan juga track record selama bekerja di RSUD
dr. Achmad Diponegoro Putussibau dan pemenuhan
kewajiban profesi ( SKP maupun sejenisnya). Re-
credentialing perlu karena tenaga keperawatan juga
mengalami perkembangan skill berkaitan dengan pelatihan
dan pengalaman, sehingga privileging secara berkala juga
diperlukan. Bilamana diperlukan, dapat dilakukan re-credentialing
sebelum 3 tahun, bilamana ada kasus khusus, dan atas
permintaan dan komite keperawatan dan manajemen rumah
sakit.

B. DEFINISI KREDENSIAL

Credentialing berasal dan bahasa inggris yang artinya mandate.


Sedangkan dalam bahasa Indonesia credentialing biasa juga
disebut dengan kredensial. Kredensial merupakan proses untuk
menentukan dan mempertahankan kompetensi keperawatan. Proses
kredensial merupakan salah satu cara profesi keperawatan
mempertahankan standar praktik dan akuntabilitas persiapan
pendidikan anngota (Priharjo, 1995).

Kredensial merupakan salah satu cara profesi keperawatan


mempertahankan standar praktik dan akuntabilitasi persiapan
pendidikan anggotanya (Kozier,Erb, 2004)

Sebagai gambaran, di lingkungan Oxford dan United Health


Care, kredential diberikan dengan beberapa kriteria, antara lain:

1. Secara umum mempunyai izin sah dan pemerintah

2. Secara umum mempunyai DEA atau sejenisnya

3. Lulus Pendidikan Keperawatan dan mempunyai sertifikat


keperawatan

1
i

4. Mempunyai izin dan instansi rumah sakit

5. Mempunyai asuransi malpraktik


I

6. Mempunyai persetujuan kolaboratif dengan


tenaga spesialis lairmya

7. Mempunyai protokoler praktik

8. Mempunyai pengalaman

C. TUJUAN KREDENSIAL

Menurut Himpunan Peraturan perundang-undangan Bidang Tenaga


Kesehatan (2005) tujuan dari kredensial adalah sebagai berikut:

1. Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan


keperawatan

2. Melindungi masyarakat atas tindakan keperawatan


kebidanan yang dilakukan

3. Menetapkan standar pelayanan keperawatan dan kebidanan

4. Menilai boleh tidaknya melakukan praktik keperawatan/


kebidanan

5. Menilai kesalahan dan kelalaian

6. Melindungi masyarakat dan perawat

7. Menentukan dan mempertahankan kompetensi


keperawatan/ kebidanan

8. Membatasi pemberian kewenangan dalam melaksanakan


praktik keperawatan hanya bagi yang kompeten

9. Meyakinkan masyarakat bahwa yang melakukan praktik


mempunyai kompetensi yang diperlukan

D. PELAKSANAAN KREDENSIAL DAN REKREDENSIAL


KEPERAWATAN DI RSUD dr. ACMAD DIPONEGORO PUTUSSIBAU

Proses kredensial dan rekredensial tenaga


keperawatan/kebidanan di RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau dilakukan oleh Komite Keperawatan, Bidang
Keperawatan dan Personil. Sedangkan proses kredensial dan
rekredensial meliputi:
i

1. Proses Administratif

Persyaratan administrative terdiri dari:

a. Semua calon tenaga keperawatan yang mendaftarkan untuk


mengikuti proses rekruitmen di RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau harus mempunyai SIP (Surat Ijin Perawat) atau STR
(Surat Tanda Registrasi).

b. Salinan Ijazah minimal DIII dan transkrip calon tenaga


keperawatan/kebidanan yang dilegalisir dari institusi pendidikan.

c. Mempunyai sertifikat keahlian keperawatan (minimal BLS)


atau keahlian khusus.

d. Mempunyai pernyataan telah mengucapkan sumpah janji


perawat.

2. Pemanggilan Tenaga Keperawatan

Pemanggilan awal dilakukan oleh bagian Personil RSUD dr. Achmad


Diponegoro Putussibau, sesuai prosedur penerimaan karyawan
yang berlaku, di samping itu calon tenaga keperawatan diminta
mengisi form privileging untuk menyatakan jenis kewenangan klinis
yang diminta.

3. Proses Kredensial (bila lulus proses administrative)

a. Tes wawancara (profesi, keagamaan)

b. Tes Tulis (profesi, keagamaan), nilai kelulusan minimal 70

c. Tes kesehatan, nilai kelulusan bila hasilnya layak bekerja

d. Verifikasi dokumen dan kompetensi klinis keperawatan:

1) Verifikasi Dokumen

Dilakukan oleh bagian Personil untuk verifikasi kebenaran proses


administrative (ijazah, STR) terhadap calon tenaga
kkeperawatan dengan menghubungi institusi yang
mengeluarkan dokumen.

Cara verifikasi langsung :

a) Menulis surat kepada institusi yang mengeluarkan


dokumen dan menunggu jawaban tertulis.

b) Surat permohonan dikeluarkan oleh Personil dengan


mengetahui pimpinan RSUD dr. Achmad Diponegoro
i

Putussibau

c) Mencari di sumber internet , di print dan dilampirkan ke


berkas lamaran calon tenaga keperawatan

d) Melakukan telefon dengan pendokumentasian baik


identitas penelepon, waktu, maupun identitas penerima

e) Setelah melakukan verifikasi, hasilnya disimpan dalam


berkas calon tenaga keperawatan

f) Verifikasi sertifikat keahlian maupun pengalaman kerja ke


institusi yang mengeluarkan juga dilakukan guna pemberian
kewenangan klinis atau clinical privileging (kalau diperlukan).
2) Verifikasi Kompetensi Klinis

Dilakukan saat menjalani test praktik klinik keperawatan


(selama 3 bulan), nilai kelulusan minimal 70, dengan acuan
form privileging yang diminta.

e. Tes psikologi nilai kelulusan bila hasil minimal


"Dipertimbangkan".

4. Usulan Kewenangan Klinis

a. Setelah proses kredensial dan mengisi format hasil


kompetensi kemudian dilakukan pemanggilan calon tenaga
keperawatan untuk wawancara dengan komite keperawatan.

b. Pemberian kewenangan klinis dilakukan untuk seluruh tenaga


keperawatan dengan cara memberikan tanda setuju (1) di baris
yang disetujui, berdasarkan permintaan dan calon tenaga
keperawatan.

c. Bilamana daftar yang ada tidak mencakup tindakan yang


kan diberikan kewenangan, maka dituliskan atau ditambahkan di
tempat yang disediakan.

d. Dasar menentukan kewenangan bukan hanya kompetensi


tenaga keperawatan, namun juga kemampuan rumah sakit
menangani tindakan tersebut, termasuk ketenagaan maupun
peralatan.

e. Selain kompetensi klinis tenaga keperawatan juga diberikan


kewenangan secara umum.
i

5. Surat Penugasan

a. Setelah proses kredensial dan pemberian kewenangan


dilakukan, sub komite kredensial menyerahkan rekomendasi
kepada Komite Keperawatan untuk mengusulkan kewenangan
klinis kepada pimpinan RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau.

b. Pimpinan RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau


membuat surat penugasan kepada tenaga keperawatan

c. Keputusan untuk menerima, menempatkan serta status dan


tenaga keperawatan terletak di pimpinan rumah sakit dengan
mempertimbangkan hasil proses kredensial dan pemberian
kewenangan tersebut.
6. Proses Rekredensial

Proses rekredensial dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan


keperawatan dan mempertahankan kompetensi tenaga
keperawatan/ kebidanan. Adapun proses rekredensial tenaga
keperawatan di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau,
meliputi:

a. Evaluasi Kinerja

Dilakukan setiap 1 Tahun sekali dengan menggunakan penilaian


kinerja (SKP)

b. Evaluasi jobdis atau pelaksanaan uraian tugas

1) Menilai kompetensi klinis yang diberikan minimal 3 tahun


sekali

2) Registrasi STR

a) Setiap tenaga keperawatan yang bekerja di RSUD dr.


Achmad Diponegoro Putussibau setiap 5 tahun diwajibkan
mengurus kembali Surat Tanda Registrasi (STR) sesuai
dengan masa berlakunya untuk bisa melakukan kegiatan
asuhan keperawatan di RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau

b) Pembaharuan STR harus dilakukan sesuai dengan


aturan yang berlaku di profesi keperawatan dan kebidanan.
Tenggang waktu yang diberikan untuk melakukan kegiatan
asuhan keperawatan di RSUD dr. Achmad Diponegoro
i

Putussibau sebelum pembaharuan STR adalah satu bulan


( 1 bulan).

c) Bila dalam satu bulan belum melakukan pembaharuan


STR, maka yang bersangkutan tidak mempunyai kompetensi
dan wewenang melakukan asuhan keperawatan atau
kebidanan dan akan diberikan ijin untuk mengurus STR
terlebih dahulu.

E. DOKUMENTASI

Hasil pelaksanaan kredensial dan rekredensial tenaga keperawatan


disimpan dalam berkas calon atau tenaga keperawatan yang
tersentral di bagian Personil RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau.
BAB III
PENUTUP

Proses kredensial adalah proses pengakuan profesi yang diberikan


kepada individu atau organisasi dengan mempunyai otoritas atau dianggap
kompeten dalam melakukan suatu tindakan asuhan keperawatan atau
kebijakan. Dengan adanya proses kredensial dan rekredensial tenaga
keperawatan atau kebidanan di RSUD dr. Achmad Diponegoro
Putussibau diharapkan mampu menjalankan standar praktik pelayanan
keperawatan atau kebidanan dalam memberikan asuhan keperawatan/
kebidanan, serta dapat mempertahankan standar praktik keperawatan
dengan melaksanakan proses kredensial dan rekredensial yang ada di
RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau. Adanya sistem kredensial
dan rekredensial di RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau
diharapkan masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan dengan
baik dan sesuai dengan standar keperawatan.
KERJA KLINIS

TENAGA KEPERAWATAN RSUD dr. ACHMAD DIPONEGORO


PUTUSSIBAU

Nama :

NIP :

Unit :

Jabatan :

Saya memohon kewenangan klinis di area seperti terinci dalam


dokumen ini (terlampir). Referensi, laporan dan informasi tersedia untuk
memmverifikasi kompetensi pada kewenangan Minis untuk tindakan atau
prosedur yang dimohonkan sesuai dengan hasil uji kompetensi terlampir.

Tanda Tangan Dan Nama Lengkap;

PEMOHON Tanggal

KEPALA UNIT/ATASAN LANGSUNG Tanggal

KABID PELAYANAN Tanggal

REKREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 1/4
STANDAR Tanggal Terbit : Plt. Direktur RSUD dr. Achmad
PROSEDUR 01 Januari 2017 Diponegoro
OPERASIONAL
dr. Dewi Widyasari, Sp.Rad
Penata TK.I
NIP. 19780816 200604 2 028
Pengertian 1.Rekredensial (recredentialing) adalah proses
reevaluasi terhadap perawat menentukan
kelayakan diberikan kewenangan klinis (clinical
privilege)

2.Kewenangan klinis (clinical privilege)adalah


kewenangan untuk melakukan tindakan
pelayanan tertentu dalam lingkungan rumah sakit
untuk suatu periode tertentu yang dilaksanakan
berdasarkan surat penugasan klinis (clinical
appointment)

3.Penugasan klinis (clinical appointment) adalah


penugasan oleh Direktur rumah sakit kepada
seorang perawat untuk melakukan tindakan
Tujuan 1. Untuk melindungi keselamatan pasien dengan
memastikan bahwa perawat yang akan
melakukan pelayanan di rumah sakit kredibel
2.Untuk mendapatkan dan memastikan perawat
yang professional dan akuntabel bagi pelayanan
rumah sakit
3. Tersusunnya jenis jenis kewenangan
klinis bagi setiap perawat yang melakukan
pelayanan
4. Dasar bagi direktur rumah sakit untuk
menerbitkan surat penugasan klinis
REKREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 2/4

5. Terjaganya reputasi rumah sakit dan kredibilitas


para perawat dan institusi rumah sakit di
hadapan pasien, dan pihak lain yang berkaitan.
Kebijakan 1. Semua tenaga perawat dan bidan yang
akan dan telah bekerja harus dilakukan
kredensial dan rekredensial
2. Kredensial dan rekredensial dilakukan
oleh Komite Keperawatan dengan
melibatkan Sub. Komite Kredensial
3. Tenaga perawat dan bidan bekerja
berdasarkan Surat Penugasan Klinis dari
direktur rumah sakit.
Prosedur 1. Perawat dan bidan mengajukan
permohonan kepada direktur untuk dilakukan
rekredensial, dikarenakan akanberakhirnya surat
penugasan klinis, adanya penambahan
kompetensi karena pendidikan formal maupun
pelatihan

2.Pengajuan rekredensial dengan melampirkan


dokumen pendukung (ijazah terbaru, sertifikat
pelatihan, bukti pengalaman, STR/SIP yang
masih berlaku dan lain- lain) dan juga daftar
rincian kewenangan klinis yang diminta oleh
perawat

3.Direktur menyerahkan berkas permohonan


berkas kepada komite keperawatan untuk
dilakukan kredensial.

4.Melalui sub komite kredensial dilakukan


verifikasi
REKREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 3/4
berkas kepada sumber aslinya

5. Verifikasi dilakukan dengan cara yang sama


dengan verifikasi untuk proses kredensial

6. Sub komite kredensial dengan


mempertimbangkan hasil telaah dokumen,
portofolio , penilaian kinerja, dan hal hal lain
yang mendukung termasuk kondisi kesehatan,
baik fisik maupun mental memberikan
rekomendasi daftar kewenangan klinis

7. Dalam proses rekredensial, rincian kewenangan


klinis dapat diteruskan, ditambah, dikurangi,
dibekukan untuk jangka waktu tertentu, dapat
juga diakhiri ataupun dimodifikasi

8. Rekomendasi tersebut diserahkan kepada


komite keperawatan

9. Komite keperawatan melaporkan hasil


rekredensial berupa rekomendasi daftar usulan
kewenangan klinis staf medis tersebut.

10. Direktur dengan memperhatikan rekomendasi


dari Komite keperawatan dan masukan dari
manajer keperawatan memberikan surat penugasan
klinis kepada perawat tersebut untuk periode
waktu tertentu.

11. Surat Penugasan Klinis diserahkan kepada


perawat bersangkutan, komite keperawatan
sebagai arsip dan kepala unit, manajer
keperawatan tempat perawat tersebut berdinas.
REKREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 4/4
Unit Terkait 1. Di re ktu r
0. Komite Keperawatan
2. Manajer Keperawatan
3. Kepegawaian/Personil
4. sekretariat

KREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 1/4
STANDAR Tanggal Terbit : Plt. Direktur RSUD dr. Achmad
PROSEDUR 01 Januari 2017 Diponegoro
OPERASIONAL

dr. Dewi Widyasari, Sp.Rad


Penata TK.I
NIP. 19780816 200604 2 028
Pengertian 1. Rekredensial (recredentialing) adalah proses
reevaluasi terhadap perawat menentukan
kelayakan diberikan kewenangan klinis (clinical
privilege)

2. Kewenangan klinis (clinical privilege)adalah


kewenangan untuk melakukan tindakan
pelayanan tertentu dalam lingkungan rumah sakit
untuk suatu periode tertentu yang dilaksanakan
berdasarkan surat penugasan klinis (clinical
appointment)
3. Penugasan klinis (clinical appointment) adalah
penugasan oleh Direktur rumah sakit kepada
seorang perawat untuk melakukan tindakan
Tujuan 1. Untuk melindungi keselamatan pasien dengan
memastikan bahwa perawat yang akan
melakukan pelayanan di rumah sakit kredibel
2. Untuk mendapatkan dan memastikan perawat
yang professional dan akuntabel bagi pelayanan
rumah sakit
3. Tersusunnya jenis jenis kewenangan klinis bagi
setiap perawat yang melakukan pelayanan
4. Dasar bagi direktur rumah sakit untuk
menerbitkan surat penugasan klinis

KREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 4/4
5. Terjaganya reputasi rumah sakit dan kredibilitas
para perawat dan institusi rumah sakit di hadapan
pasien, dan pihak lain yang berkaitan.
Kebijakan 1. Semua tenaga perawat dan bidan yang
akan dan telah bekerja harus dilakukan
kredensial dan rekredensial
2. Kredensial dan rekredensial dilakukan
oleh Komite Keperawatan dengan
melibatkan Sub. Komite Kredensial
3. Tenaga perawat dan bidan bekerja
berdasarkan Surat Penugasan Klinis dari
direktur rumah sakit.
Prosedur
a. Administrasi

1. Berkas lamaran perawat diperiksa


perihal Ijazah pendidikan dan transkrip nilai,
STR dan sertifikat yang mendukung.

2. Semua dokumen ijazah, STR,


sertifikat dan Pengalaman kerja diverifikasi ke
sumber yang mengeluarkan dokumen

3. Verifrkasi dilakukan dengan cara


berkirim surat kepada sumber yang
mengeluarkan dokumen, bila dalam kurun
waktu satu bulan sejak pengiriman pertama
belum mendapat jawaban,maka dikirimkan
surat ke dua

KREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 4/4
4. Verifikasi juga dapat dilakukan melalui web, atau
melalui telepon , dan didokumentasikan. Apabila
sudah mendapat balasan hasil verifikasi
didokumentasikan dan dijadikan satu dengan
berkas lamaran atau dokumen perawat dan
bidan yang akan dikredensial.
5. Apabila setelah surat ke dua tidak mendapat
jawaban, proses verifikasi dianggap selesai, dan
copyan surat dan resi disimpan di file pegawai
bersangkutan sebagai bukti proses verifikasi

b. Kredensial dan Kewenangan Klinis


1. Berkas lamaran calon tenaga perawat dan
bidan
yang telah dinyatakan lolos seleksi disampaikan
oleh Direktur RSUD dr Achmad Diponegoro
Putussibau kepada Komite Keperawatan untuk
dilakukan lnedensial
2. Komite Keperawatan melalui Sub Komite
Kredensial melakukan kajian terhadap dokumen
yang ada
3. Dalam melakukan pengkajian bilamana perlu
Sub komite kredensial dapat membentuk
pane/tim
4. Sub komite kredensial dengan
mempertimbangkan:
a) Pendidikan
b) Perijinan
c) Kegiatan penjagaan mutu professional
d) Kualifikasi personal
e) Pengalaman
KREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 4/4
f) Termasuk kesehatan mental dan fisik
perawat yang bersangkutan memberikan
rekomendasi daftar kewenangan klinis
berdasarkan daftar kewenangan klinis
yang tersedia dengan mencontreng
daftar kewenangan klinis Rekomendasi
tersebut diserahkan kepada Komite
Keperawatan
5. Komite Keperawatan berdasarkan rekomendasi
Sub.Komite Kredensial melaporkan hasilnya
kepada Direktur

c. Surat Penugasan Klinik


1. Direktur dengan memperhatikan usulan dari
Komite Keperawatan dan atas pertimbangan
Manajer Keperawatan menerbitkan Surat
Penugasan Klinis kepada perawat dan bidan
2. Direktur menerbitkan surat penugasan klinis
kepada perawat/bidan tersebut untuk periode
waktu tertentu, paling lama 3 tahun
3. Surat Penugasan Klinis diserahkan kepada
perawat bersangkutan, atasan, Manajer
Keperawatan, Komite Keperawatan dan
disimpan di file kepegawaian sebagai arsip.

KREDENSIAL
PERAWAT / BIDAN
RSUD dr. ACHMAD
DIPONEGORO
NO. Dokumen : No. Revisi : Halaman :
00 4/4
Unit Terkait 1. Direktur
2. Komite Keperawatan
3. Manajer Keperawatn
4. Kepegawaian
5. Unit bersangkutan
6. Sekretariat
7. Perawat dan bidan bersangkutan