Anda di halaman 1dari 84

KISI-KISI UP UKM PPG AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN

Capaian Pembelajaran

Indikator Esensial

Menguraikan klasifikasi komoditas hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai klasifikasikan komoditas hasil pertanian

Menguraikan karakteristik/sifat komoditas hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai karakteristik/sifat komoditas hasil pertanian

Menerapkan teknik konversi bahan

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengecilan ukuran, pencampuran, emulsifikasi, dan ekstraksi

Menerapkan teknik pengendalian kandungan air

Disajikan kompetensi dasar mengenai menerapkan teknik pengendalian kandungan air

Menerapkan penggunaan proses termal yang penting dalam pengolahan atau pengawetan bahan pangan

Disajikan kompetensi dasar mengenai blancing, pasteurisasi, sterilisasi komersial

Menerapkan penggunaan proses pendinginan dan pembekuan

Disajikan kompetensi dasar mengenai penggunaan proses pendinginan dan pembekuan

Menerapkan penggunaan bahan tambahan makanan

Disajikan kompetensi dasar mengenai penggunaan bahan tambahan makanan

Menerapkan teknik–teknik pengawetan bahan pangan secara kimia, biologi, dan fisika

Disajikan kompetensi dasar mengenai teknik–teknik pengawetan bahan pangan secara kimia, biologi, dan fisika

Menguraikan aneka macam produk olahan nabati

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan aneka macam produk olahan sayur

Menguraikan aneka macam produk olahan nabati

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan aneka macam produk olahan buah

Menguraikan aneka macam produk olahan nabati

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan aneka macam produk olahan umbi, legume, sereal

Menguraikan aneka macam produk hewani

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan aneka macam produk olahan daging unggas

Menguraikan aneka macam produk hewani

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan aneka macam produk olahan daging

Menerapkan konsep HACCP dalam pengolahan hasil pertanian dan Menentukan Bahaya dan Critical Control Point

Disajikan kompetensi dasar mengenai konsep HACCP dalam pengolahan hasil pertanian

Menerapkan konsep HACCP dalam pengolahan hasil pertanian dan Menentukan Bahaya dan Critical Control Point

Disajikan kompetensi dasar mengenai penentuan Bahaya dan Critical Control Point

Menerapkan konsep Good Manufacturing Practice (GMP)

Disajikan kompetensi dasar mengenai konsep Good Manufacturing Practice (GMP)

Menerapkan konsep Good Laboratory Practice (GLP)

Disajikan kompetensi dasar mengenai konsep Good Laboratory Practice (GLP)

Menguji mutu sensori, fisis dan mekanik bahan pangan

Disajikan kompetensi dasar mengenai analisa mutu sensori, fisis dan mekanik bahan pangan

Menguji secara kimia bahan pangan

Disajikan kompetensi dasar mengenai uji kimia bahan pangan

Menguji secara mikrobiologis

Disajikan kompetensi dasar mengenai uji mikrobiologis

Menguraikan aneka macam bahan herbal

Disajikan kompetensi dasar mengenai karakteristik bahan makanan herbal

Menguraikan aneka macam bahan herbal

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan makanan dan minuman herbal

Menguraikan aneka macam bahan herbal

Disajikan kompetensi dasar mengenai analisis produk makanan dan minuman herbal

Menganalisis pengolahan teh

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan teh

Menganalisis pengolahan Kopi

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan Kopi

Menganalisis pengolahan karet

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan karet

Menganalisis pengolahan kelapa

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengolahan kelapa

Menentukan saat panen, cara panen, dan peralatan panen komoditas hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai penentuan saat panen, cara panen dan peralatan pemanenan

Menganalisis sortasi dan grading bahan hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai sortasi dan grading hasil pertanian

Menganalisis Pembersihan, Pengeprisan, dan Penyiangan bahan hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai pembersihan, pengeprisan, dan penyiangan bahan hasil pertanian

Menganalisis Pengemasan dan Penyimpanan bahan hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengemasan dan penyimpanan bahan hasil pertanian

Menganalisis Penumpukan dan Pengangkutan bahan hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai penumpukan dan pengangkutan bahan hasil pertanian

Mengidentifikasi tanda tanda dan penyebab kerusakan bahan hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai analisis tanda dan penyebab kerusakan bahan hasil pertanian

Menguraikan tipe penyimpanan dan penggudangan

Disajikan kompetensi dasar mengenai tipe penyimpanan dan penggudangan

Menguraikan faktor faktor yang mempengaruhi penyimpanan dan penggudangan

Disajikan kompetensi dasar mengenai faktor faktor yang mempengaruhi penyimpanan dan penggudangan

Menguraikan organisme dan pengendalian penyimpanan dan penggudangan

Disajikan kompetensi dasar mengenai organisme dan pengendalian penyimpanan dan penggudangan

Merencanaan kegiatan usaha

Disajikan kompetensi dasar mengenai perencanaan kegiatan usaha

Menganalisis pengembangan produk baru

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengembangan produk baru

Melakukan koordinasi usaha hasil pertanian

Disajikan kompetensi dasar mengenai koordinasi usaha hasil pertanian

Mengevaluasi usaha

Disajikan kompetensi dasar mengenai evaluasi usaha

Mengkreasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif mengenai keprofesian guru

Disajikan salah satu Kompetensi Dasar (KD) mengenai klasifikasi komoditas hasil pertanian, peserta dapat memilih pembelajaran yang dapat mencerdaskan dan membudayakan

Mengkreasi pendekatan dan strategi pembelajaran yang menerapkan konsep Techno-Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam perencanaan kurikulum pembelajaran dan penilaian

Disajikan salah satu Kompetensi Dasar (KD) mengenai karakteristik/sifat komoditas hasil pertanian, peserta dapat menganalisis materi ajar berdasarkan teori belajar tertentu untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai untuk materi tersebut

Mengkreasi pendekatan dan strategi pembelajaran yang menerapkan konsep Techno-Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam perencanaan kurikulum pembelajaran dan penilaian

Disajikan salah satu Kompetensi Dasar (KD) mengenai teknik konversi bahan, peserta dapat memutuskan strategi pembelajaran berdasarkan teori belajar konstruktifistik

Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dalam suasana dan proses pembelajaran yang menerapkan kaidah pedagogik dan kebutuhan peserta didik dalam rangka memfasilitasi pengembangan karakter peserta didik sebagai pembelajar mandiri (self- regulated learner)

Disajikan sintaks satu model pembelajaran pada salah satu Kompetensi Dasar (KD) mengenai teknik pengendalian kandungan air, peserta dapat menerapkan model pembelajaran

Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dalam suasana dan proses pembelajaran yang menerapkan kaidah pedagogik dan kebutuhan peserta didik dalam rangka memfasilitasi pengembangan karakter peserta didik sebagai pembelajar mandiri (self- regulated learner)

Disajikan salah satu Kompetensi Dasar (KD) mengenai penggunaan proses termal, peserta dapat menganalisis instrumen penilaian untuk mencapai hasil belajar optimal

Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dalam suasana dan proses pembelajaran yang menerapkan kaidah pedagogik dan kebutuhan peserta didik dalam rangka memfasilitasi pengembangan karakter peserta didik sebagai pembelajar mandiri (self- regulated learner)

Disajikan narasi salah satu Kompetensi Dasar (KD) mengenai penggunaan proses pendinginan dan pembekuan, peserta dapat memilih pembelajaran saintifik pada salah satu model pembelajaran

Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dalam suasana dan proses pembelajaran yang menerapkan kaidah pedagogik dan kebutuhan peserta didik dalam rangka memfasilitasi pengembangan karakter peserta didik sebagai pembelajar mandiri (self- regulated learner)

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai penggunaan Bahan Tambahan Makanan (BTM), peserta dapat memilih instrumen observasi untuk Kompetensi Dasar tersebut

Mengkreasi jenis-jenis media dan sumber pembelajaran yang efektif dalam bidang kejuruan

Disajikan materi tentang pengolahan aneka macam produk olahan sayur dan buah, peserta dapat menentukan media pembelajaran tersebut

Mengkreasi jenis-jenis media dan sumber pembelajaran yang efektif dalam bidang kejuruan

Disajikan narasi mengenai salah satu jenis media pembelajaran yang digunakan untuk membantu menjelaskan materi pengolahan aneka macam produk olahan umbi, legum, dan sereal, peserta dapat menganalisis efektivitas media pembelajaran tersebut

Mengkreasi jenis-jenis media dan sumber pembelajaran yang efektif dalam bidang kejuruan

Disajikan materi pelajaran dari salah satu Kompetensi Dasar (KD) pengolahan aneka macam produk olahan daging, peserta dapat memilih satu media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran

Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam melaksanakan tugas profesional dan mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif

Disajikan materi pelajaran dari salah satu Kompetensi Dasar (KD) konsep HACCP dalam pengolahan hasil pertanian, peserta dapat menggunakan IT dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik secara lisan dan tulisan

Menerapkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam melaksanakan tugas profesional dan mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif

Disajikan narasi mengenai penentuan bahaya dan Critical Control Point (CPP), peserta dapat menerapkankan salah satu aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar tersebut

Menyusun materi ajar yang didasari atas kebutuhan dan karakteristik peserta didik

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai konsep Good Manufacturing Practice (GMP), peserta dapat menganalisis materi pembelajaran/bahan ajar yang sesuai dengan KD tersebut

Menyusun materi ajar yang didasari atas kebutuhan dan karakteristik peserta didik

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai Good Laboratory Practice (GLP), peserta dapat menyusun lembar kerja sebagai perangkat pembelajaran peserta didik

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai analisa mutu sensori, fisis, dan mekanik bahan pangan, peserta dapat memilih perangkat pembelajaran sesuai dengan tujuan dari Kompetensi Dasar tersebut

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai uji kimia bahan pangan, peserta dapat menyusun komponen-komponen RPP dengan tepat sesuai dengan aturan dalam kurikulum 2013

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi mengenai salah satu materi dari Kompetensi Dasar (KD) pengolahan kelapa, peserta dapat menyusun langkah-langkah pembelajaran (sintaks) secara sistematis sesuai dengan strategi pembelajaran yang digunakan

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi Kompetensi Dasar (KD) mengenai pemanenan komoditas hasil pertanian, peserta dapat mengorganisasikan indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, langkah- langkah pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran sesuai format RPP dalam kurikulum 2013

Merancang model penilaian dan evaluasi pembelajaran yang bersifat autentik-holistik yang dapat digunakan sebagai instrumen dalam mengukur ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai pengemasan dan penyimpanan bahan hasil pertanian, peserta dapat menentukan jenis penilaian otentik untuk hasil belajar pada ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan

Merancang model penilaian dan evaluasi pembelajaran yang bersifat autentik-holistik yang dapat digunakan sebagai instrumen dalam mengukur ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran

Disajikan Kompetensi Dasar (KD) mengenai pengembangan produk baru, peserta dapat merancang prosedur penilaian hasil belajar

KISI-KISI UP UKM PPG

AGRIBISNIS PERIKANAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Mengkreasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif mengenai keprofesian guru

Menyajikan tentang berita terkini dalam masalah peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku, peserta mampu menganalisis dan menguraikan permasalahan dengan jelas berdasar kebijakan peraturan yang berlaku

Mengkreasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif mengenai keprofesian guru

Menyajikan narasi berkaitan dengan kode etik guru, peserta dapat menerapkan kode etik guru dalam pelaksanaan tugas- tugas professional guru

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam program keahlian perikanan

Disajikan narasi penerapan teori belajar, peserta dapat menganalisis jenis teori belajar yang digunakan berdasarkan teori belajar behavioristik, kognitivistik, humanistik, dan konstruktifistik

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam program keahlian perikanan

Disajikan narasi masalah pembelajaran, peserta dapat menganalisis jenis media yang tepat untuk digunakan membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar tersebut

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam program keahlian perikanan

Disajikan narasi penerapan metode pembelajaran, peserta dapat menentukan jenis metode yang digunakan dalam pembelajaran

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam program keahlian perikanan

Disajikan narasi penerapan jenis evaluasi pembelajaran, peserta dapat menentukan jenis evaluasi proses dan/atau produk pembelajaran

Mengevaluasi proses dan/atau produk pembelajaran berbasis teori belajar tertentu (behavioristik, kognitivistik, humanistik, dan konstruktifistik) dalam konteks mata pelajaran dan lingkungan

Disajikan narasi penerapan media pembelajaran, peserta dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis kompetensi dan lingkungan yang diinginkan dalam materi ajar tersebut

Mengevaluasi proses dan/atau produk pembelajaran berbasis teori belajar tertentu (behavioristik, kognitivistik, humanistik, dan konstruktifistik) dalam konteks mata pelajaran dan lingkungan

Disajikan narasi materi ajar menggunakan media pembelajaran tertentu, peserta dapat memahami karakteristik media pembelajaran berdasarkan pertimbangan historis, sosiologis, empiris, teknologis, dan psikologis, serta konteks lingkungan hidup (ekologis)

Mampu mengevaluasi program pembelajaran melalui penelitian tindakan untuk memecahkan permasalahan, dan pengelolaan pendidikan dan pembelajaran

Disajikan narasi masalah evaluasi pembelajaran, peserta dapat menentukan rancangan tindakan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan rumusan kompetensi lulusan dalam RPP pada program keahlian perikanan, peserta dapat membuat rumusan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran yang tepat untuk rumusan tersebut

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan tujuan pembelajaran pada program keahlian perikanan, peserta dapat menganalisis kebutuhan belajar peserta didik berdasarkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan rumusan kompetensi dasar pada program keahlian perikanan, peserta dapat menentukan jenis penilaian, indikator penilaian, atau teknik evaluasi yang tepat untuk rumusan tersebut

Mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogik untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

Disajikan narasi hasil identifikasi potensi diri peserta didik, peserta dapat menentukan model (kontekstual, saintifik, kreatif), strategi, pendekatan, media atau penilaian memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

Mampu melaksanakan pembelajaran secara kreatif dan inovatif dengan memilih dan menggunakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi

Peserta dapat menerapkan contoh kreatif sajian materi ajar menggunakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang tepat

Mampu menilai proses dan hasil belajar siswa menggunakan penilaian otentik pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan, dan menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Disajikan narasi proses pembelajaran, peserta dapat menerapkan prosedur penilaian proses belajar (assesment as learning) yang tepat untuk penilaian otentik terhadap proses belajar

Mampu menilai proses dan hasil belajar siswa menggunakan penilaian otentik pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan, dan menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Disajikan tujuan suatu proses pembelajaran, peserta dapat menentukan prosedur penilaian hasil belajar yang tepat untuk penilaian otentik terhadap hasil belajar peserta didik

Mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif sesuai peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku

Disajikan kasus tentang permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran program keahlian perikanan, peserta dapat menentukan rancangan prosedur komunikasi dengan peserta didik/rekan sejawat/tenaga kependidikan/orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif dan produktif

Menguasai teori aplikasi prosedur kerja, pengelolaan, pelaksanaan keselamatan kerja, dan kesehatan lingkungan (K3L) di laboratorium

Disajikan kasus tentang K3 pada bidang perikanan, peserta dapat menetapkan instrumen yang tepat dan sistematis untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut

Menguasai teori aplikasi prosedur kerja, pengelolaan, pelaksanaan keselamatan kerja, dan kesehatan lingkungan (K3L) di laboratorium

Disajikan narasi penerapan K3 pada kegiatan praktikum, peserta dapat menjelaskan prosedur yang tepat dan sistematis untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut

Menguasai teori aplikasi prosedur kerja, pengelolaan, pelaksanaan keselamatan kerja, dan kesehatan lingkungan (K3L) di laboratorium

Disajikan kasus K3 pada proses pembelajaran praktikum, peserta dapat menganalisis sumber terjadinya, cara mengatasi, dan prosedur kerja untuk mengatasi kecelakaan kerja di laboratorium berdasarkan karakteristik materi dan jenis alat yang digunakan dalam percobaan

Menerapkan teknologi pembenihan ikan air tawar

Disajikan kompetensi dasar mengenai prinsip teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menerapkan teknologi pembenihan ikan air tawar

Disajikan kompetensi dasar mengenai tujuan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis prosedur teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Disajikan kompetensi dasar mengenai prosedur teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis prosedur teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Disajikan kompetensi dasar mengenai prinsip- prinsip budidaya ikan air tawar seusai dengan ekosistemnya

Mengembangkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar yang inovatif berbasis value added, Sustainability, CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik)

Disajikan kompetensi dasar mengenai produksi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar berdasarkan konsep cbib/cpib

Mengembangkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air tawar yang inovatif berbasis value added, Sustainability, CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik)

Disajikan kompetensi dasar mengenai pembenihan dan pembesaran ikan air tawar berdasarkan konsep cbib/cpib dan lingkungnnya

Menganalisis kelayakan usaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis indikator evaluasi usaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis kelayakan usaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis variabel evaluasi usaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis aspek-aspek kelayakan usaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis studi kelayakan usaha dari berbagai aspek

Menganalisis aspek-aspek kelayakan usaha pembenihan dan pembesaran ikan air tawar

Menganalisis konsep CBIB pada aspek kelayakan usaha

Menerapkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai instalasi suplai air

Menerapkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai sarana pemeliharaan induk udang

Menerapkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai menyiapkan sarana pemeliharaan benur udang

Menganalisis prosedur teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai sarana biosecurity

Menganalisis prosedur teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai tata letak desain dan konstruksi wadah unit pembenihan

Menerapkan persyaratan ideal peralatan pemeliharaan larva

Disajikan kompetensi dasar mengenai persyaratan bak untuk pemeliharaan larva

Menerapkan persyaratan ideal peralatan pemeliharaan larva

Disajikan kompetensi dasar mengenai peralatan ideal untuk pemeliharaan larva

Menguraikan klasifikasi udang air payau

Disajikan kompetensi dasar mengenai klasifikasi udang air payau

Mengembangkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut yang inovatif

Disajikan kompetensi dasar mengenai persyaratan induk udang air payau

Mengembangkan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut yang inovatif

Disajikan kompetensi dasar mengenai ciri-ciri induk udang air payau

Menguraikan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai ciri-ciri gonad induk udang air payau

Menguraikan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai variasi jumlah pakan tambahan, larva, dan hari selama pemeliharaan

Menerapkan konsep kegiatan pertumbuhan ikan air payau dan laut berdasarkan standar pengawasan mutu

Disajikan kompetensi dasar dalam menentukan larva siap panen

Menerapkan konsep kegiatan pertumbuhan ikan air payau dan laut berdasarkan standar pengawasan mutu

Disajikan kompetensi dasar dalam pengendalian kualitas air

Menerapkan konsep kegiatan pertumbuhan ikan air payau dan laut berdasarkan standar pengawasan mutu

Disajikan kompetensi dasar dalam persyaratan parameter kualitas air selama pertumbuhan udang

Menerapkan konsep kegiatan pertumbuhan ikan air payau dan laut berdasarkan standar pengawasan mutu

Disajikan kompetensi dasar mengenai dosis pakan buatan dan ukuran saringan berdasarkan umur larva

Menerapkan pengendalian, pengawasan serta mutu hasil pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai tujuan dan alasan sampling size

Menerapkan pengendalian, pengawasan serta mutu hasil pembenihan dan pembesaran ikan air payau dan laut

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan udang

Menerapkan pengelolaan lingkungan pembenihan dan pembesaran udang air payau

Disajikan kompetensi dasar mengenai obat dan bahan kimia yang dapat digunakan untuk mencegah timbulnya penyakit dan pertumbuhan bakteri di media pemeliharaan udang

Menerapkan teknologi budidaya ikan hias

Disajikan kompetensi dasar mengenai kegiatan pemilihan induk pada pemijahan ikan hias

Menerapkan teknologi budidaya ikan hias

Disajikan kompetensi dasar mengenai metode pemijahan ikan hias

Menerapkan teknologi budidaya ikan hias

Disajikan kompetensi dasar mengenai jenis-jenis pakan alami ikan hias

Menerapkan parameter kualitas air pemijahan ikan hias

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengukuran parameter kualitas air

Menganalisis prosedur teknologi budidaya ikan hias

Disajikan kompetensi dasar mengenai jenis alat pengukuran parameter kualitas air

Menganalisis hama dan penyakit pada ikan

Disajikan kompetensi dasar mengenai pengendalian hama dan penyakit ikan hias

Menerapkan teknologi budidaya rumput laut baik dilaut dan di tambak

Disajikan kompetensi dasar menentukan atau memilih lokasi budidaya rumput laut di laut berdasarkan aspek non teknis

Menganalisis prosedur pembibitan rumput laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai pembibitan rumput laut

Menganalisis prosedur penanaman dan teknologi rumput laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai metode penanaman rumput laut

Menganalisis prosedur penanaman dan teknologi rumput laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai jenis-jenis alat ukur parameter kualitas air budidaya rumput laut

Menganalisis prosedur panen dan pasca panen rumput laut

Disajikan kompetensi dasar mengenai pemanenan dan pengelolaan pascapanen budidaya rumput laut

KISI-KISI UP UKM PPG AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Mengkreasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif mengenai keprofesian guru agribisnis produksi tanaman

Disajikan narasi tentang profesi guru, peserta menganalisis prinsip dan konsep profesi keguruan berdasarkan peraturan perundang-undangan dalam narasi tersebut

Mengkreasi pendekatan dan strategi pembelajaran yang menerapkan konsep TPACK (tecnho-pedagogical content knowledge) dalam perencanaan kurikulum pembelajaran dan penilaian

Disajikan narasi tentang kegiatan dalam mata pelajaran kultur jaringan, peserta dapat menentukan model, metode atau strategi yang digunakan untuk mendukung siswa menguasai materi pembelajaran

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi sarana dan prasaran yang dimiliki Laboratorium dan karakteristik materi ajar, peserta dapat menerapkan model, metode pembelajaran dan asesmen yang sesuai

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi tentang materi budidaya tanaman pangan dan hortikultura, peserta dapat menentukan kesesuaian materi ajar dengan tingkat perkembangan dan lingkungan siswa

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi tentang kompetensi dasar agribisnis tanaman hortikultura/pangan/perkebunan, peserta dapat menentukan materi yang berhubungan dengan kompetensi dasar

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi tentang kompetensi inti yang harus dimiliki siswa SMK Pertanian, peserta dapat menyusun kompetensi dasar untuk mata pelajaran budidaya tanaman pangan dan hortikultura

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan materi pokok dalam silabus mata pelajaran tertentu dan kondisi sarana prasaran, peserta dapat menentukan media pembelajaran yang tepat

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi tentang capaian pembelajaran mata pelajaran tertentu, peserta menentukan materi pokok kegiatan pembelajaran yang tepat

menerapkan penelitian pendidikan dalam menjalani profesi guru untuk peningkatan kualitas pembelajaran agribisnis produksi tanaman.

Disajikan narasi permasalahan pembelajaran siswa, peserta dapat menentukan judul penelitian tindakan kelas dengan tepat

menerapkan penelitian pendidikan dalam menjalani profesi guru untuk peningkatan kualitas pembelajaran agribisnis produksi tanaman.

Disajikan narasi permasalahan pembelajaran siswa, peserta dapat menyusun tujuan dan hipotesis penelitian tindakan kelas dengan tepat

Mengkreasi jenis-jenis media dan sumber pembelajaran yang efektif dalam bidang kejuruan agribisnis produksi tanaman

Disajikan narasi tentang karakteristik lahan untuk konversi lahan pertanian organik, peserta dapat mengumpulkan data tentang suatu lahan dari berbagai sumber media pembelajaran. dengan pertimbangan historis, sosiologis, empiris, teknologis, dan psikologis, serta konteks lingkungan hidup

Mengkreasi jenis-jenis media dan sumber pembelajaran yang efektif dalam bidang kejuruan agribisnis produksi tanaman

Disajikan narasi tentang karakteristik lahan untuk konversi lahan pertanian organik Peserta dapat mengevaluasi media pembelajaran yang digunakan untuk konversi lahan

Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam melaksanakan tugas profesional dan mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif

Disajikan narasi tentang konsep pemasaran. Peserta dapat menerapkan TIK pada media pembelajaran tentang bauran pemasaran hasil pertanian

Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam melaksanakan tugas profesional dan mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif

Disajikan narasi tentang pentingnya merencanakan strategi pemasaran Peserta dapat menggunakan TIK untuk merancang berbagai model strategi pemasaran.

Menyusun materi ajar yang didasari atas kebutuhan dan karakteristik peserta didik

Studi kasus tentang penerapan budidaya tanaman organik oleh petani. peserta dapat mengkreasikan materi ajar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan prinsip-prinsip pertanan organik

Menyusun materi ajar yang didasari atas kebutuhan dan karakteristik peserta didik

Disajikan narasi tujuan pembelajaran tentang penerapan budidaya tanaman secara organik. Peserta dapat merancang evaluasi materi ajar sesuai dengan kebutuhan tujuan pembelajaran.

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Disajikan narasi permasalahan pembelajaran mengenai lingkungan produk pertanian., peserta dapat menyusun sintaks pembelajaran dalam melakukan audit lingkungan internal dan eksternal dari produk pertanian

Menyusun langkah-langkah/sintaks pembelajaran dalam suatu RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

peserta dapat merancang indikator yang digunakan pada pelaksanaan pembelajaran audit lingkungan.

Merancang model penilaian dan evaluasi pembelajaran yang bersifat autentik-holistik yang dapat digunakan sebagai instrumen dalam mengukur ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat meeningkatkan kualitas pembelajaran agribisnis produksi tanaman

Disajikan kasus tentang berbagai usaha produksi tanaman dan profil usaha yang berhasil dan belum berhasil. peserta dapat menyusun berbagai kriteria yang tepat dan sistematis untuk melakukan penilaian pada kasus tersebut

Merancang model penilaian dan evaluasi pembelajaran yang bersifat autentik-holistik yang dapat digunakan sebagai instrumen dalam mengukur ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat meeningkatkan kualitas pembelajaran agribisnis produksi tanaman

Peserta dapat melakukan evaluasi penilaian untuk menganilisis faktor resiko dalam usaha pertanian

Membuat rencana produksi tanaman tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menetapkan jenis komoditas tanaman yang akan ditanam berdasarkan syarat tumbuh tanaman dengan tepat

Membuat rencana produksi tanaman tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu memilih cara olah tanah sesuai komoditas terpilih berbasis kesesuaian lahan dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis perbanyakan tanaman secara vegetative alami dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalis perbanyakan tanaman secara vegetative buatan dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis perbanyakan tanaman secara konjugasi, isogami, dan anisogami dengan tepat

Membuat rencana produksi tanaman tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu memilih pola tanam yang tepat untuk komoditas yang akan di tanam dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis perbanyakan tanaman secara kultur jaringan dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis prinsip-prinsip pembiakan generatif dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis prosedur kerja persemaian tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu merancang kebutuhan sarana produksi untuk kegiatan agribisnis tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis penanaman tanaman serealia dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis penanaman tanaman umbi- umbian dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis penanaman tanaman hortikultura dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menghitung kebutuhan air tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta dapat menghitung kebutuhan pupuk tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menentukan jenis gulma penting dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Perserta mampu mengendalikan gulma dengan berbagai cara secara tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menentukani jenis hama dan penyakit pada tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menentukan gejala serangan hama dan penyakit tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman dengan berbagai cara secara tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu mengevaluasi Kriteria panen tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menentukan pascapanen tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menerapkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menerapkan prosedur pemuliaan tanaman dengan tepat

Mengelola kegiatan produksi tanaman (hortikultura/pangan)

Peserta mampu menganalisis taman dan elemen taman dengan tepat

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu menerapkan persyaratan tumbuh tanaman perkebunan di dataran tinggi

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu menerapkan persyaratan tumbuh tanaman perkebunan di dataran rendah

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu mengelola kesuburan tanah pada tanaman perkebunan

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu menerapkan penanaman tanaman perkebunan

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu menerapkan Pemangkasan tanaman perkebunan dengan tepat

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu menganalisis pengendalian hama dan penyakit dan gulma pada tanaman perkebunan

Mampu mengelola kegiatan Produksi Tanaman Perkebunan dan kegiatan pengelolaan perkebunan

Peserta mampu Mengevaluasi penggunaan metode panen dan pasca panen pada tanaman perkebunan

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu merancang jenis komoditas dalam budidaya tanaman berdasarkan potensi geografis

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu merancang jenis komoditas dalam budidaya tanaman berdasarkan kesesuaian persyaratan teknis

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu merencanakan strategi pemasaran STP (Segmenting Targetting Positioning) dengan tepat

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu menentukan bauran pemasaran produk pertanian dengan tepat

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu menerapkan pengadaan Sumberdaya manusia

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu merencanakan metode pengembangan Sumberdaya manusia

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu mengaplikasikan metode analisis jabatan dalam pengadaan lapangan kerja

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu merancang strategi untuk meningkatkan kinerja bisnis dengan tepat

Mampu menganalisis, merencanakan, merancang dan mengevaluasi kegiatan Agiribisnis Produksi Tanaman

Peserta mampu Membuat laporan laba-rugi usaha produksi tanaman dengan tepat

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu menilai potensi dan peluang penerapan pertanian organik

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu menjelaskan standar lahan yang digunakan pada sistem pertanian secara organik.

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu menjelaskan standar sumber air yang digunakan pada sistem pertanian secara organik

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu merancang strategi pemupukan pada pertanian secara organik

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu merancang strategi pengendalian HPT pada pertanian secara organik

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu mengukur sistem pengelolaan panen dan pascapanen pertanian secara organik sesuai standar operasional prosedur dengan tepat

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu menganalisis sistem ekologi tanaman dalam budidaya tanaman

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu merekonstruksi pola pelestarian lingkungan dan pembangunan berwawasan lingkungan

Mampu melakukan penilaian potensi penerapan pertanian organik dan merancang strategi pembangunan berwawasan lingkungan yang berbasis ekologi

Peserta mampu merancang sistem dan menerapkan pemanfaatan limbah pertanian

KISI-KISI UP UKM PPG AGRIBISNIS PRODUKSI TERNAK

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi pengetahuan keilmuan produksi ternak, pedagogi dan teknologi (technologycal pedagogycal and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam bidang agribisnis produksi ternak

Disajikan narasi potensi dan sarana yang dimiliki sekolah dan karakteristik materi ajar peserta dapat menjelaskan model pembelajaran dan asesmen yang sesuai

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi pengetahuan keilmuan produksi ternak, pedagogi dan teknologi (technologycal pedagogycal and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam bidang agribisnis produksi ternak

Disajikan data hasil evaluasi pembelajaran materi sifat kualitatif dan kuantitatif strain unggas , peserta dapat menentukan rancangan tindakan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi pengetahuan keilmuan produksi ternak, pedagogi dan teknologi (technologycal pedagogycal and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran dalam bidang agribisnis produksi ternak

Disajikan kompetensi dasar tentang sifat kualitatif dan kuantitatif ternak perah, peserta dapat menganalisis pengetahuan prosedural dalam pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari

Menguasai metode dan teknik penelitian tindakan untuk memecahkan permasalahan dalam pembelajaran agribisnis produksi ternak, dan pengelolaan pendidikan dan pembelajaran

Disajikan narasi permasalahan pembelajaran sifat kualitatif dan

kuantitatif bangsa ternak ruminansia

kecil, peserta dapat

menentukan cara pemecahan yang tepat.

Menguasai metode dan teknik penelitian tindakan untuk memecahkan permasalahan dalam pembelajaran agribisnis produksi ternak, dan pengelolaan pendidikan dan pembelajaran

Disajikan data hasil evaluasi pembelajaran materi sifat kualitatif dan kuantitatif strain unggas , peserta dapat menentukan rancangan tindakan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Menguasai materi sifat kualitatif strain unggas petelur

Disajikan data sifat kualitatif

strain unggas dapat

mengklasifikasikan sebagai unggas petelur.

Menguasai metode dan teknik penelitian tindakan untuk memecahkan permasalahan dalam pembelajaran agribisnis produksi ternak, dan pengelolaan pendidikan dan pembelajaran

Disajikan permasalahan yang muncul pada saat pembelajaran tentang sifat kualitatif dan kuantitatif bangsa ternak ruminansia kecil, peserta dapat menentukan variabel, metode, atau pertanyaan penelitian dalam perencanaan penelitian tindakan.

Menguasai teori aplikasi prosedur kerja, pengelolaan, pelaksanaan keselamatan kerja, dan kesehatan lingkungan (K3L) di laboratorium pendidikan agribisnis produksi ternak

Dapat menentukan prosedur keselamatan kerja, dan kesehatan lingkungan (K3L) di laboratorium pendidikan agribisnis produksi ternak.

Menguasai teori aplikasi prosedur kerja, pengelolaan, pelaksanaan keselamatan kerja, dan kesehatan lingkungan (K3L) di laboratorium pendidikan agribisnis produksi ternak

Disajikan kasus tentang pencemaran pada usaha pembibitan ternak unggas, peserta dapat menjelaskan prosedur yang tepat dan sistematis untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut.

Menguasai pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural tentang peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku

Disajikan kasus tentang kecelakaan kerja pada saat praktikum seleksi ternak ruminansia besar, peserta dapat menjelaskan prosedur yang tepat dan sistematis untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut.

Mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran agribisnis produksi ternak, meliputi: a. merumuskan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran berdasarkan

Disajikan rumusan kompetensi lulusan mata pelajaran pembibitan ternak, peserta dapat membuat rumusan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran yang tepat untuk rumusan tersebut.

standar, kompetensi lulusan mata pelajaran produksi

ternak.

b. menetapkan materi, proses, sumber,

media, penilaian, dan evaluasi pembelajaran produksi

ternak; dan c. menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran agribisnis produksi ternak, meliputi: a. merumuskan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran berdasarkan

Disajikan rumusan kompetensi dasar mata pelajaran pembibitan ternak, peserta dapat menentukan jenis media atau sumber belajar yang tepat untuk rumusan tersebut.

standar, kompetensi lulusan mata pelajaran produksi

ternak.

b. menetapkan materi, proses, sumber,

media, penilaian, dan evaluasi pembelajaran produksi ternak; dan c. menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran agribisnis produksi ternak, meliputi: a. merumuskan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran berdasarkan standar, kompetensi lulusan mata pelajaran produksi

Disajikan narasi berbagai komponen dalam pembelajaran pembibitan ternak, , peserta dapat menentukan komponen yang masuk dalam RPP.

ternak.

b. menetapkan materi, proses, sumber,

media, penilaian, dan evaluasi pembelajaran produksi ternak; dan c. menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran agribisnis

Disajikan capaian pembelajaran pada materi, peserta dapat menentukan bentuk evaluasi hasil belajar yang tepat.

produksi ternak, meliputi: a. merumuskan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran berdasarkan standar, kompetensi lulusan mata pelajaran produksi

ternak.

b. menetapkan materi, proses, sumber,

media, penilaian, dan evaluasi pembelajaran produksi ternak; dan c. menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik

Dinarasikan kebutuhan bahan praktek materi pembibitan ternak, peserta mampu merencanakan strategi pembelajaaran yang baik.

sesuai dengan karakteristik pembelajaran agribisnis produksi ternak, meliputi: a. merumuskan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran berdasarkan standar, kompetensi lulusan mata pelajaran produksi

ternak.

b. menetapkan materi, proses, sumber,

 

media, penilaian, dan evaluasi pembelajaran produksi

ternak; dan c. menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

Mampu melaksanakanpembelajaran sains yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogik untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self- regulated learner) di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

Disajikan narasi hasil identifikasi potensi bahan pakan di suatu wilayah, peserta dapat mengarahkan pendekatan pembelajaran untuk menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang tentang pemilihan bahan pakan.

Mampu melaksanakan pembelajaran sains secara kreatif dan inovatif dengan memilih dan menggunakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi

Disebutkan beberapa media teknologi informasi dan komunikasi, peserta dapat menyesuaikan model tugas terstruktur kepada siswa tentang sistem pengadaan pakan.

Mampu menilai proses dan hasil belajar siswa menggunakan penilaian otentik pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan, dan menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Dinarasikan kegiatan pembuatan pakan , peserta mampu menentukan penilaian otentik pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Mampu menilai proses dan hasil belajar siswa menggunakan penilaian otentik pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan, dan menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Dinarasikan hasil penilaian terhadap siswa pada materi pengawetan hijauan pakan dengan metode pengawetan hay , peserta mampu membandingkan dengan metode pengawetan yang lainnya

Mampu mengevaluasiprogram pembelajaran melalui penelitian tindakan untuk memecahkan permasalahan dalam pembelajaran sains, dan pengelolaan pendidikan dan pembelajaran,

Dinarasikan kriteria pemanenan hijauan pakan, peserta mampu mempertimbangkan pelaksanaan waktu panen pada jenis hijauan pakan yang berbeda.

Mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif sesuai peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku.

Disajikan kasus tentang permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran pengolahan lahan, peserta dapat menentukan rancangan prosedur komunikasi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif dan produktif.

Mengitung kebutuhan pakan ruminansia

Ketepatan menghitung kebutuhan pakan ruminansia

Mengitung kebutuhan pakan unggas

Ketepatan menghitung kebutuhan pakan unggas

Menentukan jenis pakan ruminansia, dan aneka ternak

Ketepatan

menentukan jenis pakan ruminansia dan aneka

ternak

Menentukan jenis pakan unggas

Ketepatan

menentukan jenis pakan unggas

Melakukan pengawetan hijauan pakan dalam bentuk silase

Ketepatan dalam menerapkan metode pengawetan hijauan pakan dalam bentuk silase

Melakukan pengawetan hijauan pakan dalam bentuk hay

Ketepatan dalam menerapkan metode pengawetan hijauan pakan dalam bentuk hay

Pemanenan tanaman hijauan pakan

Ketepatan menentukan kriteria hijauan pakan siap panen dan melaksanakan prosedur panen

Melakukan penanaman hijauan pakan

Ketepatan menerapkan prosedur penanaman hijauan pakan

Memilih bibit

Ketepatan menilai bibit tanaman hijauan pakan yang unggul

Melakukan pengolahan lahan tanaman hijauan pakan

Ketepatan menerapkan prosedur Pengolahan tanaman hijauan pakan

Memilih Lokasi lahan tanaman hijauan pakan

Disajikan data dasar pertimbangan pemilihan lokasi lahan tanaman hijauan pakan, peserta mampu memutuskan pilihan lokasi lahan tanaman hijauan pakan

Melaksanakan pemberian pakan ruminansia dan evaluasinya

Ketepatan menggunakan peralatan pakan, teknik pemberian pakan ruminansia, , serta evaluasi pemberian pakan

Melaksanakan pemberian pakan unggas dan aneka ternak serta evaluasinya

Ketepatan menggunakan peralatan pakan, teknik pemberian pakan unggas dan aneka ternak, serta evaluasinya

Menguasai materi sifat kuantitatif strain unggas petelur

Disajikan data sifat kuantitatif strain unggas, dapat mengklasifikasikan sebagai unggas petelur

Menguasai materi sifat kualitatif dan kuantitatif strain unggas pedaging

Disajikan data sifat kualitatif dan kuantitatif strain unggas, dapat menentukan sebagai unggas pedaging

Menguasai materi sifat kualitatif dan kuantitatif bangsa ternak ruminansia besar sapi potong

Disajikan data sifat kualitatif dan kuantitatif bangsa ternak ruminansia besar dapat menunjukkan sebagai sapi potong

Menguasai materi sifat kualitatif bangsa ternak ruminansia besar sapi perah

Menunjukkan dengan tepat sifat kualitatif bangsa ternak ruminansia besar sapi perah

Menguasai materi sifat kuantitatif bangsa ternak ruminansia besar sapi perah

Menentukan dengan tepat sifat kuantitatif bangsa ternak ruminansia besar sapi perah

Memeriksa mutu pakan

Ketepatan melaksanakan pengawasan mutu bahan baku pakan, proses produksi, dan produk akhir

Membuat pakan

Ketepatan menerapkan tahapan membuat pakan meliputi persiapan, transportasi, penimbangan bahan pakan, dan pengemasan

Membuat formulasi pakan

Disajikan data kebutuhan nutrisi ternak, kandungan nutrisi bahan pakan, dan metode pearson square serta trial and error peserta mampu menyusun ransum unggas, ruminansia dan aneka ternak

Menguasai konsep nutrisi ternak

Ketepatan menjelaskan konsep dan fungsi

energi, protein,

lemak, serat , vitamin, dan mineral pada ternak

Menguasai seleksi bahan pakan

Ketepatan menerapkan Metode seleksi bahan pakan secara organoleptik, analisis proksimat, dan pengujian biologis

Menguasai

klasifikasi bahan pakan

Ketepatan dalam mengklasifikasi bahan pakan secara nomenklatur internasional

Menguasai konsep analisis finansial ( laba rugi, aliran kas, neraca) usaha ternak ruminansia

Menilai finansial ( laba rugi, aliran kas, neraca) usaha ternak ruminansia

Menguasai konsep analisis finansial ( laba rugi, aliran kas, neraca) usaha ternak unggas

Menilai finansial ( laba rugi, aliran kas, neraca) usaha ternak unggas

Merancang prosedur manajemen ternak ruminansia

Merancang prosedur manajemen ternak ruminansia

Menguasai materi sifat kualitatif bangsa ternak ruminansia kecil

Mengkatagorisasikan dengan tepat ternak ruminansia kecil berdasar sifat kualitatif bangsa ternak ruminansia kecil

Merancang prosedur perawatan kesehatan ternak ruminansia

Menyusun perawatan kesehatan ternak ruminansia

Mampu menerapkan prosedur perawatan kesehatan unggas

Menentukan prosedur perawatan kesehatan ternak unggas

Menguasai materi sifat kuantitatif bangsa ternak ruminansia kecil

Mengkatagorisasikan dengan tepat ternak ruminansia kecil berdasar sifat kuantitatif bangsa ternak ruminansia kecil

Mampu menerapkan prosedur penilaian hasil seleksi ternak unggas petelur

Menyimpulkan dengan tepat petelur

prosedur seleksi ternak unggas

Mampu menerapkan prosedur penilaian hasil seleksi ternak unggas pedaging

Menyimpulkan dengan tepat pedaging

prosedur seleksi ternak unggas

Mampu menerapkan prosedur penilaian hasil seleksi ternak ruminansia besar sapi potong

Menyimpulkan hasil seleksi ternak ruminansia besar sapi potong

Mampu menerapkan prosedur penilaian hasil seleksi ternak ruminansia besar sapi perah

Menentukan prosedur seleksi ternak ruminansia sapi perah

Mampu menerapkan prosedur penilaian hasil seleksi ternak ruminansia kecil domba

Menyusun prosedur penilaian hasil seleksi ternak ruminansia kecil domba

Mampu menerapkan prosedur perkawinan ternak alami

Menentukan waktu yang tepat pada perkawinan ternak alami

Mampu menerapkan prosedur persiapan alat dan ternak pada perkawinan ternak inseminasi buatan

Menentukan alat yang tepat untuk perkawinan inseminasi buatan

Mampu menerapkan prosedur perkawinan ternak inseminasi buatan

Memutuskan waktu yang tepat pada perkawinan ternak inseminasi buatan

Menguasai konsep jenis dan tipe kandang ternak unggas

Menganalisis konsep jenis dan tipe kandang ternak unggas

Mampu mengoperasikan prosedur peralatan peternakan ruminansia

Mengoperasikan prosedur peralatan peternakan ruminansia

Mampu menerapkan peralatan pemeliharaan ternak unggas dan ruminansia

Menilai ketepatan peralatan peternakan unggas dan ruminansia

Mampu menerapkan prosedur manajemen ternak unggas

Menentukan prosedur manajemen ternak unggas

Mampu menerapkan prosedur penilaian hasil seleksi ternak ruminansia kecil kambing

Menyusun prosedur penilaian hasil seleksi ternak ruminansia kecil kambing

KISI-KISI UP UKM PPG BAHASA ARAB

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

menerapkan teori aplikasi pedagogis minimal teori belajar, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran bahasa Arab yang bersifat mendidik;

Disajikan narasi permasalahan pembelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menerapkan teori belajar yang tepat dalam proses pembelajaran Bahasa Arab

menerapkan teori aplikasi pedagogis minimal teori belajar, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran bahasa Arab yang bersifat mendidik;

Disajikan permasalahan yang muncul di kelas, peserta dapat menguraikan prinsip-prinsip pembelajaran dalam pemnelajaranajaran Bahasa Arab

menerapkan teori aplikasi pedagogis minimal teori belajar, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran bahasa Arab yang bersifat mendidik;

Disajikan permasalahan yang muncul di kelas, peserta dapat menentukan evaluasi proses dalam pembelajaran Bahasa Arab

menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan Bahasa Arab, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab

Disajikan narasi potensi dan sarana yang dimiliki sekolah dan karakteristik materi ajar peserta dapat menjelaskan model pembelajaran dan asesmen yang sesuai

menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan Bahasa Arab, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab

Peserta dapat menganalisis kesesuaian materi ajar berupa objek kajian Bahasa Arab dengan tingkat perkembangan peserta didik

menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan Bahasa Arab, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab

Disajikan narasi tentang kompetensi dasar pembelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menganalisis jenis media yang tepat digunakan untuk membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar tersebut.

menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan Bahasa Arab, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab

Disajikan narasi tentang kompetensi inti mata pelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menentukan kompetensi dasar yang sesuai dengan kompetensi inti

menguasai prinsip, teknik, dan aplikasi integrasi pengetahuan keilmuan Bahasa Arab, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran Bahasa Arab

Disajikan narasi tentang tujuan pembelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menjelaskan mekanisme kerja sistem teknologi yang ada dalam berbagai bidang kehidupan manusia

menguasai pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural tentang peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku

Disajikan kasus tentang pelanggaran etika dalam proses pembelajaran, peserta dapat menjelaskan prosedur yang tepat dan sistematis untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut.

mampu melaksanakan pembelajaran bahasa Arab yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogik untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) pada materi bahas Arab di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

Disajikan narasi hasil identifikasi potensi diri peserta didik, peserta dapat menentukan strategi pengembangan potensi

peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner)

di

dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

mampu melaksanakan pembelajaran bahasa Arab yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogik untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) pada materi bahas Arab di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

Disajikan narasi hasil identifikasi potensi diri peserta didik, peserta dapat menentukan pendekatan pengembangan potensi

peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner)

di

dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

mampu melaksanakan pembelajaran bahasa Arab yang mendidik dengan suasana dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kaidah pedagogik untuk memfasilitasi pengembangan karakter dan potensi diri peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) pada materi bahas Arab di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

Disajikan narasi hasil identifikasi potensi diri peserta didik, peserta dapat menentukan penilaian memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik menjadi pembelajar mandiri (self-regulated learner) di dalam kelas, laboratorium, dan luar ruang

mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran mata pelajaran bahasa Arab yang diampu, meliputi:

Disajikan rumusan kompetensi lulusan mata pelajaran Bahasa Arab, peserta dapat membuat rumusan indikator kompetensi dan capaian pembelajaran yang tepat untuk rumusan tersebut

1.

merumuskan indikator kompetensi dan capaian

pembelajaran berdasarkan standar kompetensi lulusan

bahasa Arab

2.

menetapkan materi, proses, sumber, media,

penilaian, dan evaluasi pembelajaran bahasa Arab;

dan

3.

menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik sesuai dengan karakteristik pembelajaran mata pelajaran bahasa Arab yang diampu, meliputi:

Disajikan rumusan kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menentukan jenis media atau sumber belajar yang tepat untuk rumusan tersebut

1.

merumuskan indikator kompetensi dan capaian

pembelajaran berdasarkan standar kompetensi lulusan

bahasa Arab

2.

menetapkan materi, proses, sumber, media,

penilaian, dan evaluasi pembelajaran bahasa Arab; dan

3.

menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

mampu merencanakan pembelajaran yang mendidik

Disajikan rumusan kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menentukan jenis penilaian, indikator penilaian, atau teknik evaluasi yang tepat untuk rumusan tersebut

sesuai dengan karakteristik pembelajaran mata pelajaran bahasa Arab yang diampu, meliputi:

1.

merumuskan indikator kompetensi dan capaian

pembelajaran berdasarkan standar kompetensi lulusan bahasa Arab

 

2.

menetapkan materi, proses, sumber, media,

penilaian, dan evaluasi pembelajaran bahasa Arab; dan

3.

menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP) sesuai silabus pada kurikulum yang berlaku

mampu melaksanakan pembelajaran Bahasa Arab secara kreatif dan inovatif dengan memilih dan menggunakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi

Peserta dapat menerapkan dalam pembelajaran Bahasa Arab menggunakan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang tepat

mampu menilai dan mengevaluasi pembelajaran meliputi:

Disajikan rumusan indikator kompetensi mata pelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menentukan rumusan item/task yang tepat untuk penilaian otentik terhadap proses/hasil belajar pada ranah sikap, dan pengetahuan

1) melaksanakan penilaian otentik-holistik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan; dan 2) menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran;

mampu menilai dan mengevaluasi pembelajaran meliputi:

Disajikan rumusan item/task mata pelajaran Bahasa Arab, peserta dapat menentukan rumusan item/taks yang tepat untuk penilaian otentik terhadap proses/hasil belajar pada ranah ketrampilan

1) melaksanakan penilaian otentik-holistik yang mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan; dan 2) menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran;

mampu merancang dan melaksanakan penelitian tindakan yang relevan dengan masalah pembelajaran sesuai kaidah penelitian ilmiah

Disajikan data hasil evaluasi pembelajaran bahasa Arab yang terinspirasi dari hasil pengamatan permasalahan di kelas, peserta dapat menentukan rancangan tindakan tepat yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Bahasa Arab.

mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif, dan produktif sesuai peraturan perundangan pendidikan dan keguruan yang berlaku

Disajikan kasus tentang permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran, peserta dapat menentukan rancangan prosedur komunikasi dengan peserta didik, rekan sejawat, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat secara lisan dan tulisan dengan santun, efektif dan produktif

Membedakan ungkapan yang berisi bunyi bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi social sesuai dengan konteks penggunaannya

Mengemukakan bunyi bahasa Arab (fonologi)

Membedakan ungkapan yang berisi bunyi bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi social sesuai dengan konteks penggunaannya

Menerapkan karakterisktik bunyi bahasa Arab dalam kalimat

Membedakan ungkapan yang berisi bunyi bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi social sesuai dengan konteks penggunaannya

Menentukan beberapa bunyi bahasa Arab dalam kalimat

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan jenis kata kerja dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan jenis kata kerja dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan jenis kata kerja dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (mubtada’ dan Khabar) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (mubtada’ dan Khabar) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (al- Fa’il) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (al- Fa’il) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (Naibul- Fa’il) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (Naibul- Fa’il) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (Ism Kana) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almarfu’at (Khabar Inna) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al-hal) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al-hal) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al- Maf’ul Liajlih) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al- Maf’ul fih) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (Isim Inna) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al- maf'ul al-mutlak) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al- maf’ul al-mutlak) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al-Tamyiz) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu mengaplikasikan almansubat (al-tamyiz) dalam kalimat bahasa Arab

Menentukan macam-macam kaidah bahasa Arab (sintaksis) dalam kalimat dengan memperhatikan fungsi sosial sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta didik mampu

mengaplikasikan almansubat (al-

Maf’ul bih) dalam kalimat bahasa Arab

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menentukan fakta atau informasi tersurat dalam teks sederhana dalam bentuk narasi

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menyimpulkan fakta atau informasi tersurat dalam teks sederhana dalam bentuk narasi

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menemukan isim mufrad dari isim jamak dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menemukan isim jamak dari isim mufrad dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menemukan jumlah ismiyah dalam teks

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menemukan jumlah fi'liyah dalam teks

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu mengurutkan kata menjadi kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menentukan kedudukan I’rab kata dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu mendeteksi kedudukan kata dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu memilih persamaan dari kata dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu memilih lawan kata dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu menentukan sifat mausuf dalam kalimat

Mendemonstrasikan berbagai macam tindak tutur dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta mampu memilih kata yang tepat untuk mengisi kalimat yang kosong

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa nahyu dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa amr dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa al-raja dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa al-tamanni dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa tashbih dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa isti’arah dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa amsal dalam kalimat

Menjelaskan berbagai macam uslub bahasa Arab dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis sesuai dengan konteks penggunaannya

Peserta dapat mengaitkan gaya bahasa kinayah dalam kalimat

KISI-KISI UP UKM PPG

 

BAHASA BALI

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali. (Memahami konsep, teori, dan berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa Bali)

Disajikan gambar sebuah abstrak hasil penelitian bahasa Bali, peserta dapat menemukan objek, permasalahan, tujuan, teori dan metode yang digunakan dalam penelitian tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali. (Memahami konsep, teori, dan berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa Bali)

Disajikan narasi tentang berbagai hasil kajian bahasa Bali, peserta dapat memilih aliran linguistik yang digunakan untuk mengkaji masalah tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali. (Memahami konsep, teori, dan berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa Bali)

Disajikan narasi, gambar, dan data tentang contoh pemakaian bahasa Bali, peserta dapat memilih sifat-sifat dasar kebenaran hakikat bahasa yang sesuai dengan data

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali. (Memahami konsep, teori, dan berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa Bali)

Disajikan gambar tentang komponen-komponen yang terlibat dalam proses pemerolehan bahasa, Peserta dapat menyusun komponen-komponen tersebut berdasarkan proses dalam pemerolehan bahasa Bali dari masa anak-anak sampai dewasa

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Fungsi Kedudukan dan Ragam Bahasa Bali)

Disajikan narasi dan gambar tentang pemakaian bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari, peserta menyesuaikan narasi dan gambar tersebut yang menunjukkan prilaku menghargai kedudukan bahasa Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Fungsi Kedudukan dan Ragam Bahasa Bali)

Disajikan narasi dan gambar tentang pemakaian bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari, peserta menyesuaikan narasi dan gambar tersebut dengan fungsi-fungsi bahasa Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Fungsi Kedudukan dan Ragam Bahasa Bali)

Disajikan kasus peristiwa komunikasi bahasa Bali, peserta dapat memilih bahasa Bali yang sesuai fungsinya terkait kasus tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Fungsi Kedudukan dan Ragam Bahasa Bali)

Disajikan contoh pemakaian bahasa Bali dalam berbagai bidang, peserta dapat menunjukkan ragam bahasa yang tepat untuk contoh tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Fungsi Kedudukan dan Ragam Bahasa Bali)

Disajikan narasi tentang berbagai situasi komunikasi, peserta mampu memilih ragam bahasa (menurut gaya) yang tepat untuk situasi tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Diberikan data berupa kata bahasa Bali, peserta dapat memisahkan bunyi-bunyi vokal yang terdapat pada kata tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Diberikan data berupa kata bahasa Bali, peserta dapat memisahkan bunyi-bunyi konsonan yang terdapat pada kata tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Diberikan data berupa kata bahasa Bali, peserta dapat memisahkan bunyi-bunyi semi vokal yang terdapat pada kata tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa bunyi vokal bahasa Bali, peserta mampu membandingkan bunyi tersebut berdasarkan ciri-cirinya

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi tentang titik artikulasi yang terlibat dalam menghasilkan sebuah bunyi bahasa Bali, peserta mampu menyimpulkan bunyi bahasa Bali yang dimaksud pada narasi

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa kata bahasa Bali yang susunan fonemnya masih acak, peserta mampu mengatur susunan fonem hingga kata tersebut berterima secara gramatikal

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa kata berimbuhan dalam bahasa Bali, peserta mampu menguraikan awalan yang menyusun kata tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa kata berimbuhan dalam bahasa Bali, peserta mampu menguraikan sisipan yang menyusun kata tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa kata berimbuhan dalam bahasa Bali, peserta mampu menguraikan akhiran yang menyusun kata tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data kalimat bahasa Bali yang belum berterima secara gramatikal, peserta mampu mengkombinasikan imbuhan yang tepat sehingga kalimat menjadi berterima secara gramatikal

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa unsur-unsur pembentuk kata bahasa Bali, peserta mampu menyusun unsur-unsur tersebut untuk membentuk kata ulang dalam bahasa Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data kalimat bahasa Bali, peserta dapat menguraikan struktur dalam kalimat tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi tentang konsep kalimat aktif, peserta mampu memilih antara kalimat-kalimat yang sesuai dengan konsep tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa kalimat-kalimat dalam bahasa Bali, peserta mampu memilih antara kalimat-kalimat tersebut yang termasuk sebagai kalimat pasif

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi sebuah situasi komunikasi, peserta mampu memilih jenis wacana yang sesuai dengan situasi tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa wacana berbahasa Bali, peserta mampu menghubungkan makna sebuah unsur bahasa dengan unsur bahasa lain dalam wacana tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Peserta dapat menguraikan ciri-ciri penyimak idela

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan contoh-contoh aktivitas berbicara berbahasa Bali, peserta mampu memilih jenis berbicara yang sesuai dengan aktivitas tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi tentang aktivitas berbicara, peserta mampu memilih jenis-jenis berbicara yang sesuai dengan aktivitas tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan data berupa kumpulan kata bahasa Bali, peserta mampu membagi kata-kata tersebut berdasarkan anggah- ungguhing basa Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan percakapan dalam bahasa Bali, peserta mampu menyimpulkan anggah-ungguhing basa Bali yang digunakan dalam percakapan tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi tentang sebuah konteks komunikasi bahasa Bali, peserta mampu menyusun kalimat menurut anggah- ungguhing basa Bali yang sesuai dengan konteks tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Mampu membedakan kalimat-kalimat dalam bahasa Bali berdasarkan anggah-ungguhing basa Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi dan gambar tentang aktivitas berbahasa Bali, peserta mampu memilih jenis membaca yang tepat dengan aktivitas tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan paragraf berbahasa Bali, peserta dapat menyimpulkan jenis paragraf tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan paragraf berbahasa Bali, peserta dapat menyimpulkan kalimat pokok atau ide pokok dalam paragraf tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan paragraf berbahasa Bali, peserta dapat menyimpulkan isi paragraf tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan paragraf berbahasa Bali, peserta dapat meringkas isi paragraf tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan paragraf berbahasa Bali, peserta dapat menyisihkan yang mana yang termasuk fakta dalam paragraf tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan paragraf berbahasa Bali, peserta dapat menyisihkan yang mana yang termasuk opini dalam paragraf tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan bahan bacaan berupa tabel, grafik, dan bagan, peserta dapat menyusun menjadi tulisan dalam bahasa Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan gambar yang berisi tulisan berbahasa Bali, peserta dapat menghubungkan tulisan tersebut berdasarkan jenis-jenis tulisan

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan narasi tentang berbagai konteks dalam penulisan aksara Bali, peserta mampu mengkombinasikan berbagai aturan pangangge aksara Bali sesuai konteks tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan gambar papan nama yang ditulis menggunakan huruf latin, peserta mampu menyusun tulisan tersebut ke dalam aksara Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Disajikan tabel tentang kesesuaian dan ketidaksesuaian ejaan latin kalimat-kalimat berbahasa Bali, peserta mampu memberikan argumentasi terkait isi tabel tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Menguasai Kaidah Bahasa Bali sebagai Rujukan Penggunaan bahasa Bali yang Baik dan Benar)

Peserta mampu menyusun langkah-langkah dalam penulisan akasara Bali di lontar

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Teori dan Genre Sastra)

Peserta mampu menguraikan struktur yang menyusun berbagai jenis karya sastra Bali

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Teori dan Genre Sastra)

Disajikan berbagai contoh karya sastra Bali Purwa, peserta mampu menyimpulkan jenis karya sastra tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Memahami Teori dan Genre Sastra)

Disajikan berbagai contoh karya sastra Bali Anyar, peserta mampu menyimpulkan jenis karya sastra tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Mengapresisasi Karya Sastra secara Reseptif dan Produktif)

Disajikan berbagai contoh puisi Bali Anyar, peserta mampu menafsirkan tema yang tepat dengan karya sastra tersebut

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali (Mengapresisasi Karya Sastra secara Reseptif dan Produktif)

Diberikan narasi tentang berbagai dongeng dan novel berbahasa Bali, peserta mampu menafsirkan tema yang tepat dengan karya sastra tersebut

Memahami karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual

Mampu menyimpulkan ciri-ciri kehidupan moral.

(Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual)

Memahami karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual

Mampu membandingkan ciri-ciri keyakinan

(Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual)

Memahami karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual

Mampu menujukkan pengaruh aspek sosiokultural terhadap hasil belajar siswa

(Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual)

Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

Mampu menilai pembelajaran yang telah dilaksanakan.

(Refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan)

Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

Mampu menilai keberhasilan pengelolaan kelas

(Refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan)

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Mampu memilih berbagai metode pem belajaran, bahasa Bali

(Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran bahasa Bali)

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Mampu menerapkan pendekatan pembelajaran

(Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran bahasa Bali)

Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik

Mampu menentukan komponen-komponen pembelajaran yang mendidik

(Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran)

Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik

Mampu mengurutkan rancangan pembelajaran yang sistematis

(Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran)

Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik

Mampu menunjukkan sumber evaluasi program pengajaran

(Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran)

Pengembangan kurikulum

Mampu mengidentifikasi model pengembangan kurikulum

(Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum )

Pengembangan kurikulum

Menyimpulkan prinsip pembelajaran Kurikulum terkait bidang studi

(Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum )

Pengembangan kurikulum

Mampu menguraikan komponen-komponen kurikulum

(Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum )

Pengembangan kurikulum

Mengevaluasi rencana pem belajaran sesuai kurikulum terkait mata pelajaran

(Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum )

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.

mengaplikasikan/menggunakan teknologi dalam pembelajaran

(Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran bahasa Bali)

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.

memilih TIK dalam pembelajaran bahasa Bali

(Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran bahasa Bali)

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.

Mampu mengelompokkan TIK dalam pembelajaran bahasa Bali

(Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran bahasa Bali)

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.

Mampu mengevaluasi penilaian proses dalam kegiatan belajarmengajar

(Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar)

Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

Mampu menyimpulkan status/posisikemampuanbelajar

(Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan)

Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

Mampu mengevaluasi sumber kesulitan belajar

(Refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan)

KISI-KISI UP UKM PPG

BAHASA JAWA

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah gambar , peserta dapat menentukan organ yang menghasilkan bunyi tertentu

nama

Menguasai karakteristik peserta didik aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.

Memanfaatkan potensi undha-usuk krama bahasa Jawa untuk pendidikan afektif

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menganalisis proses fonologis dalam bahasa Jawa

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat membandingkan proses morfologis kata sesuai kaidah

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat mengklasifikasikan kata sesuai jenisnya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan makna tembung rangkep

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat menentukan kalimat berdasar sifat hubungan frasenya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat menentukan kalimat berdasar fungsi kalimatnya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat menentukan kalimat berdasar isinya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat menganalisis kalimat berdasar jumlah predikatnya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat mengklasifikasikan kata berdasar jenis kosa katanya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan klasifikasi kata berdasar pendapat ahli

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat mengidentifikasi peristilahan kebahasaan berdasar sumber tertentu

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan kalimat yang menggunakan ragam bahasa tertentu

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat menentukan salah satu unsur teks

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat berdasar jenisnya

menentukan teks

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks, peserta dapat mengidentifikasi jenis teks berdasar teknik pengembangnnya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat memilih pengertian salah satu jenis teks

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan jenis teks berdasar ciri-ciri yang disajikan

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan definisi salah satu jenis teks secara tepat

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan definisi iklan/pariwara dengan tepat

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan jenis iklan/pariwara

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah teks iklan peserta dapat menentukan salah satu struktur pembangun iklan

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah iklan, peserta dapat menilai berdasar ciri iklan

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Menganalisis pendekatan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Jawa

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan beberapa iklan, peserta dapat membedakan iklan berdasar jenisnya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan jenis “wara-wara†berdasar isinya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukn jenis “wara-wara†berdasar sifatnya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajian “wara-wara†peserta dapat mengidentifikasi isinya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menentukan tujuan dibuatnya" wara- wara"

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah konteks, peserta dapat menentukan jenis sesorah berdasar isinya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan sebuah kontek, peserta dapat menentukan jenis sesorah berdasar teknikpenyampaiannya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan penggalan sesorah, peserta dapat menentukan isinya

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Disajikan penggalan sesorah , peserta dapat menemukan unsur- unsur yang terkandung di dalamnya

Mampu membaca dan menulis aksara Jawa secara terampil sesuai dengan kaidah penulisannya

Peserta dapat memilih kalimat berhuruf Jawa yang penulisannya tepat

Mampu membaca dan menulis aksara Jawa secara terampil sesuai dengan kaidah penulisannya

Peserta dapat melengkapi kata pada kalimat yang rumpang

Mampu membaca dan menulis aksara Jawa secara terampil sesuai dengan kaidah penulisannya

Disajikan teks berhuruf Jawa, peserta dapat memilih kalimat yang penulisannya kurang tepat

Mampu membaca dan menulis aksara Jawa secara terampil sesuai dengan kaidah penulisannya

Mengidentifikasi nama tembang yang ditulis dengan huruf Jawa

Mampu membaca dan menulis aksara Jawa secara terampil sesuai dengan kaidah penulisannya

Peserta dapat menyebut sumber tembang yang ditulis dengan huruf Jawa

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Menganalisis pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran bahasa Jawa

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Menganalisis pendekatan langsung dalam pembelajaran bahasa Jawa

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan

cuplikan gurit, peserta dapat menentukan jenis gurit

berdasar ‘paugerane’

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan sebuah gurit, peserta dapat menunjukkan purwakanthi yang digunakan

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan sebuah gurit, peserta dapat, menunjukkan penggunaan majas pad gurit tersebut

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan tembang macapat, peserta dapat menganalisis fungsi tembang bagi masyarakat

Menguasai karakteristik peserta didik aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.

Memanfaatkan potensi undha-usuk krama bahasa Jawa untuk pendidikan afektif

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan sebuah tembang macapat/dolanan berisi ‘pitutur’, peserta dapat menentukan isi ‘pitutur’ tembang

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Peserta dapat mengidentifikasi tembang dolanan berdasar tahun kemunculannya

Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan matapelajaran yang diampu.

Menganalisis prinsip-prinsip pengembangan kurikulum bahasa Jawa.

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan sebuah penggalan drama Jawa, peserta menentukan unsur pembangun cerita

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan penggalan cerita Jawa, peserta mengidentifikasi latar yang digunakan

Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan matapelajaran yang diampu.

Menganalisis prinsip-prinsip pengembangan kurikulum bahasa Jawa.

Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

Mengimplementasikan model-model pembelajaran dalam pelajaran bahasa Jawa.

Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

Mengimplementasikan model-model pembelajaran dalam pelajaran bahasa Jawa.

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Peserta mampu mengkategorisasikan isi cerita wayang Ramayana

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Peserta mampu mengkategorisasikan isi cerita wayang Mahabarata

Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

Mengimplementasikan model-model pembelajaran dalam pelajaran bahasa Jawa.

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Disajikan sebuah penggalan novel, peserta menentukan judulnya

Mampu mengapresiasi dan mencipta karya sastra (puisi, prosa, dan drama) Jawa sesuai dengan struktur dan kaidah genre sastra

Peserta dapat mencocokkan judul novel dengan pengarangnya

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan pembelajaran.

Mengevaluasi pembelajaran e-learning pembelajaran bahasa Jawa

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan pembelajaran.

Mengevaluasi hibryd learning dalam pembelajaran bahasa Jawa

Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

Memanfaatkan fasilitas gamelan sebagai fasilitas untuk keberhasilan belajar tembang.

Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

Memanfaatkan video sebagai fasilitas pembelajaran upacara pengantin Jawa.

Berkomunikasi secara efektif, empatik,dan santun dengan peserta didik.

Mengevaluasi tuturan ngoko alus sebagai kesantunan komunikasi bahasa Jawa.

Berkomunikasi secara efektif, empatik,dan santun dengan peserta didik.

Mengevaluasi tuturan krama alus sebagai kesantunan komunikasi bahasa Jawa.

Berkomunikasi secara efektif, empatik,dan santun dengan peserta didik.

Mengevaluasi tuturan krama lugu sebagai kesantunan komunikasi bahasa Jawa.

Berkomunikasi secara efektif, empatik,dan santun dengan peserta didik.

 

Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.

Membuat jenis penilaian 5 P (paper and pencil, portfolio, performance, project, dan product) dalam pembelajaran bahasa Jawa

Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.

Membuat jenis penilaian port folio dalam pembelajaran bahasa Jawa

Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.

Membuat jenis penilaian project dalam pembelajaran bahasa Jawa

Mampu berkomunikasi dan menyampaikan ide dalam bahasa Jawa secara terampil, baik lisan maupun tulis dengan menggunakan kosakata dan tata bahasa yang sesuai dalam konteks resmi dan tidak resmi berdasarkan kaidah bahasa dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang tepat setara tingkat C (Standar Common European Framework of Reference for Languages)

Peserta dapat menilai sebuah “wara-wara†berdasar ciri- cirinya

KISI-KISI UP UKM PPG

KISI-KISI UP UKM PPG
KISI-KISI UP UKM PPG CAPAIAN PEMBELAJARAN Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

BAHASA JERMAN

INDIKATOR ESENSIAL

Disajikan satu tujuan dan materi pembelajaran. peserta dapat menentukan teknik pembelajaran yang sesuai agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Disajikan satu tema pembelajaran. Peserta dapat menentukan materi ajar yang sesuai dengan prinsip perkembangan siswa.

Disajikan satu narasi tentang proses pembelajaran bahasa Jerman dengan situasi siswa yang sedang belajar. Peserta mampu menentukan pendekatan pembelajaran yang akan digunakan.

Disajikan satu narasi tentang materi pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi. Peserta mampu menentukan strategi pembelajaran.

Disajikan satu narasi tentang hasil belajar siswa. Peserta mampu menentukan tindak lanjut pembelajaran sesuai hasil belajar

Disajikan satu tema pembelajaran dan Indikator Pencapaian Kompetensi. Peserta mampu menentukan instrumen evaluasi akhir pembelajaran

Disajikan satu Capaian Pembelajaran. Peserta dapat menentukan indikator pencapaian kompetensi.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Disajikan satu narasi hasil observasi proses pembelajaran dihubungkan dengan hasil belajar. Peserta mampu menentukan media yang sesuai sebagai solusi hasil observasi.

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Disajikan satu narasi pembelajaran mendidik, yakni beberapa aplikasi pembelajaran Bahasa Jerman. Peserta mampu menentukan aplikasi yang sesuai dengan keterampilan berbahasa tertentu (mendengar, menulis, membaca, berbicara)

Menguasai pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip teknik dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (TPACK) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman.

Disajikan narasi permasalahan tentang pembelajaran bahasa Jerman. Peserta mampu memutuskan langkah yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Peserta mampu menentukan aspek yang diketahui pada instrumen penelitian awal, sebagai identifikasi kebutuhan

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan tema dan tujuan pembelajaran. Peserta mampu menyusun materi yang sesuai.

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan tema, tujuan pembelajaran, dan indikator. Peserta mampu menyusun kegiatan pembelajaran sesuai tema, tujuan, dan indikator pembelajaran.

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan Tujuan Pembelajaran dan Indikator. Peserta dapat mengembangkan materi pembelajaran.

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan materi, tujuan dan indikator pembelajaran. Peserta mampu mengembangkan media pembelajaran kreatif dan inovatif agar tujuan pembelajaran tercapai

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan Indikator Pencapaian Kompetensi. Peserta mampu menyusun instrumen penilaian sesuai Indikator

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan hasil belajar siswa. Peserta mampu mengevaluasi pembelajaran

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan narasi tentang permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran. Peserta mampu menyusun instrumen penelitian terkait masalah tersebut.

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan narasi kegiatan pembelajaran. Peserta mampu menetapkan narasi tersebut termasuk ke tahapan penelitian tindakan kelas

Merancang, mengembangkan, dan mengaplikasikan pengetahuan faktual konseptual dan prosedural tentang prinsip, teknik, dan integrasi antara pengetahuan pendidikan bahasa Jerman, pedagogi dan teknologi (technology pedagogy and content knowledge (TPACK)) minimal terkait teori belajar dan pengajaran, strategi pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, prinsip-prinsip pembelajaran, media pembelajaran dan penelitian dalam bidang pendidikan bahasa Jerman;

Disajikan satu narasi tentang hasil observasi pada penelitian tindakan kelas. Peserta mampu menulis kalimat sebagai laporan penelitian

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat, satu induk kalimat dan satu anak kalimat sesuai tema Sport. Peserta mampu menggabungkan dua kalimat dengan menggunakan konjungsi yang tepat

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf sesuai tema Soprt. Peserta mampu menentukan pokok pikiran paragraf tersebut

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan teks dalam satu paragraf terkait tema Frenseher und Film. Peserta mampu menjawab pertanyaan tentang teks

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat sesuai tema Fernseher und Film. Peserta mampu menggunakan kata kerja refleksi dalam kalimat

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat dengan menggunakan kata kerja Präteritum. Peserta mampu menulis kembali kalimat dengan merubah kata kerja Präteritum menjadi kata benda.

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf dongeng bahasa Jerman. Peserta mampu menyimpulkan nilai didik dari dongeng tersebut

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat dengan menggunakan kata sifat. Peserta mampu merubah kalimat dengan menggunakan kata sifat sebagai kata benda

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu bait lagu dalam bahasa Jerman. Peserta mampu menemukan informasi rinci dari satu bait lagu tersebut

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu menggabungkan kalimat tersebut dengan menggunakan Infinitiv mit zu.

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu narasi cerita. Peserta mampu mengomentari cerita yang disajikan

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu menggabungkan dua kalimat tersebut dengan menggunakan konjungsi alasan yang tepat

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf terkait tema Beziehung. Peserta mampu menemukan pokok pikiran paragraf tersebut.

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat langsung. Peserta mampu membuat kalimat tidak langsung berdasar kalimat tersebut

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan empat sampai enam kalimat terkait tema Familienleben. Peserta mampu menyusun kalimat-kalimat tersebut menjadi satu paragraf

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan 6 sampai 8 kata. Peserta mampu menyusun kata-kata tersebut menjadi kalimat dengan menggunakan Reflexive Verben

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf terkait tema Hochzeit und die Trennung. Peserta mampu menentukan informasi global paragraf tersebut.

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat aktif. Peserta mampu menyusun kalimat tersebut menjadi kalimat passiv

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan empat kalimat. Peserta mampu menyusun kalimat- kalimat tersebut manjadi satu paragraf terkait tema Computer

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu menghubungkan dua kalimat tersebut dengan menggunakan kata “damitâ€

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan gambar dan teks tentang penemuan. Peserta mampu menjawab nama benda tersebut.

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat dalam bentuk Aktiv Präsens. Peserta mampu merubah kalimat tersebut ke dalam Passiv Präteritum

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan paragraf terkait tema. Peserta mampu menemukan ide pokok paragraf tersebut

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat dengan menggunakan kata sifat. Peserta mampu menambahkan deklinasi pada kata sifat di awal kata benda

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf terkait tema. Peserta mampu menentukan judul yang tepat sesuai paragraf

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu menggabungkan dua kalimat tersebut dengan menggunakan um zu.

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan empat kalimat. Peserta mampu menyusun kalimat- kalimat tersebut menjadi satu jalan cerita yang tepat

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu menggabungkan dua kalimat dengan menggunakan kata sambung “dassâ€

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf. Peserta mampu menentukan isi pokok paragraf

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat yang membutuhkan dua kata sambung sekaligus. Peserta mampu mengisi kata sambung yang tepat

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf cerita terkait tema. Peserta mampu menentukan pernyataan yang tepat sesuai isi cerita

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan kalimat aktif. Peserta mampu mengubah kalimat aktif menjadi kalimat passiv

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu iklan tertulis. Peserta mampu menemukan informasi penting dari iklan

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu kalimat dengan menggunakan kata sifat. Peserta mampu menambahkan deklinasi pada kata sifat sesuai kasus

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf terkait tema. Peserta mampu menjawab pertanyaan tentang teks

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu menggabungkan dua kalimat dengan menggunakan kata depan yang diikuti Genitiv

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf terkait tema Klima. Peserta mampu menemukan informasi rinci dalam teks

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat secara acak. Peserta mampu

mengabungkan dua kalimat tersebut dengan menggunakan

doppelkonjunktion je

desto

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu pemberitahuan atau ramalan tentang keadaan cuaca. Peserta mampu menemukan informasi utama pemberitahuan atau ramalan cuaca

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu narasi terkait teks. Peserta mampu menuliskan narasi tersebut ke dalam bentuk Futur

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu narasi terkait teks. Peserta mampu menuliskan narasi tersebut ke dalam bentuk Futur

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu paragraf terkait tema. Peserta mampu menemukan informasi utama tentang tema

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu cerita terdiri dari beberapa kalimat. Peserta mampu membentuk kalimat-kalimat tersebut ke dalam bentuk Präteritum

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu cerita dalam satu paragraf. Peserta mampu menjawab pertanyaan tentang paragraf

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu cerita dalam satu paragraf. Peserta mampu menjawab pertanyaan tentang paragraf

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu cerita yang terdiri dari dua atau tiga kalimat. Peserta mampu merubah kalimat tersebut dalam bentuk Plusquamperfekt

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu pargaraf terkait tema. Peserta mampu menemukan pokok pikiran paragraf tersebut

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan kalimat dengan menggunakan kata benda. Peserta mampu merubah kalimat tersebut dengan menggunakan Possessivartikel

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu gambar yang berisi beberapa generasi. Peserta mampu menulis cerita singkat tentang gambar

Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam Bahasa Jerman (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan dua kalimat. Peserta mampu mengurutkan dua kalimat dengan menggunakan kata zuerst danach

Menguasai Bahasa Jerman lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik dan strategis)

Disajikan satu gambar yang mengacu ke masa depan, atau angan-angan. Peserta mampu menuliskan cerita gambar.

KISI-KISI UP UKM PPG

 

BAHASA SUNDA

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre sajak.

mengidentifikasi ciri-ciri sajak Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang bunyi ujaran (sora omongan) bahasa Sunda.

menjelaskan hubungan bunyi, fonem, dan aksara;

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kata (adegan kecap) bahasa Sunda.

mengidentifikasi bentuk kata (wangun kecap)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kalimat (adegan kalimah) dalam bahasa Sunda.

mengidentifikasi bentuk kalimat (frasa)

Peserta PLPG mampu menguasai pengetahuan tentang kosakata dan makna (kandaga kecap jeung harti) dalam bahasa Sunda.

menjelaskan batasan dan aspek makna kata

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre novel.

menganalisis jenis-jenis novel Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre carita drama Sunda.

mengidentifikasi ciri-ciri dalam bentuk cerita drama Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre carita drama Sunda.

menganalisis struktur (adegan) yang terdapat dalam salah satu cerita drama Sunda.

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre carita pondok.

mengidenftifikasi ciri-ciri karangan dalam bentuk cerita pendek Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre carita pondok.

menjelaskan struktur cerita di dalam salah satu cerita pendek Sunda;

Peserta PPG dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk naratif media bahasa lisan dengan baik.

menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan karya sastra Sunda lama dengan baik.

Peserta PPG dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan karya sastra Sunda lama dengan baik.

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang kaparigelan ngaregepkeun éksténsif (Keterampilan Menyimak Ekstensif) bahasa Sunda.

menjelaskan tujuan ngaregepkeun (menyimak)

Peserta PPG memiliki pengetahuan tentang kaparigelan ngaregepkeun intensif (Keterampilan Menyimak Intensif) bahasa Sunda.

memberikan contoh kegiatan ngaregepkeun (menyimak) intensif

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan kemampuan menganalisis mangpaat nyarita bahasa Sunda Monolog

menjelaskan jenis nyarita monolog

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan kemampuan menganalisis mangpaat nyarita bahasa Sunda Monolog

menganalisis contoh ungkara basa dina nyarita monolog

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan kemampuan menganalisis mangpaat nyarita bahasa Sunda dialog

menjelaskan jenis nyarita dialog

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang hakikat, tujuan, prinsip, dan jenis membaca bahasa Sunda

menjelaskan hubungan membaca dengan menulis.

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang hakikat, tujuan, prinsip, dan jenis membaca bahasa Sunda

membedakan jenis-jenis membaca dalam bahasa Sunda.

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang keterampilan menulis

Menjelaskan fungsi menulis

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang keterampilan menulis

Membedakan macam-macam tulisan

Peserta PPG wajib memahami dan menguasai pengetahuan (konsep teoritis secara umum) tentang manusia dan kebudayaan Sunda.

membedakan wujud budaya, unsur budaya dan sistem budaya

Peserta PPG menjelaskan hubungan antara pranata sosial dan kebudayaan

menjelaskan hubungan antara pranata sosial dan kebudayaan;

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang Adat Istiadat dan Upacara Daur Hidup .

menjelaskan batasan upacara (ritus) dina daur hidup (life cycle);

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang Masarakat Kanékés Tipeu Masarakat Sunda Heubeul .

menganalisis unsur-unsur budaya dalam organisasi sosial jeung pamarentahan

Peserta PPG memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial- emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial- budaya Sunda

menjelaskan prosedur pemilihan kompetensi berbahasa Sunda yang relevan dengan karekteristik peserta didik

Peserta PPG memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial- emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial- budaya Sunda

menelaah kesulitan peserta didik dalam mempelajari bahasa Sunda

Peserta PPG memahami prinsip, ciri, metode teori beajar bahasa

menunjukkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa Sunda

Peserta PPG memahami pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran bahasa Sunda.

menunjukkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa Sunda

Peserta PPG memahami pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran bahasa Sunda.

menentukan teknik pembelajaran yang tepat untuk salah satu materi muatan lokal bahasa Sunda

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum muatan lokal bahasa Sunda

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

merumuskan tujuan pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum muatan lokal bahasa Sunda

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

merancang pengalaman belajar muatan lokal bahasa Sunda yang sesuai dengan tujuan pembelajaran

Peserta PPG memahami prinsip, ciri, metode teori beajar bahasa

menunjukkan interaksi belajar mengajar yang komunikatif, efektif, dan santun.

Peserta PPG memahami prinsip, ciri, metode teori beajar bahasa

menentukan teknik pembelajaran yang tepat untuk salah satu materi muatan lokal bahasa Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kata (adegan kecap) bahasa Sunda.

menganalisis fungsi dan makna afiksasi (ngararangkénan)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kata (adegan kecap) bahasa Sunda.

mengidentifikasi bentuk kata (kecap kantetan)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kalimat (adegan kalimah) dalam bahasa Sunda.

mengidentifikasi bentuk kalimat (klausa)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kalimat (adegan kalimah) dalam bahasa Sunda.

membedakan berbagai bentuk kalimat

Peserta PPG memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial- emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial- budaya Sunda

menganalisis ciri-ciri belajar tematik terpadu

Peserta PPG memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial- emosional, moral, spiritual, dan latar belakang sosial- budaya Sunda

menjelaskan belajar bahasa Sunda yang mendidik dan menyenangkan

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

menyusun indikator pencapaian hasil belajar muatal lokal bahasa Sunda dengan benar

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

menjelaskan prinsip-prinsip rancangan pembelajaran (RPP) bahasa Sunda yang mendidik

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

menjelaskan prinsip-prinsip pemilihan materi ajar yang sesuai dengan tujuan dan pengalaman belajar mata pelajaran mulok bahasa Sunda

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

menentukan materi pokok bahasa Sunda secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

menyusun instrumen penilaian sesuai dengan indicator

Peserta PPG memahami konsep, prinsip, ciri, dan implementasi kurikulum tingkat daerah muatan lokal bahasa Sunda

memilih IT yang tepat untuk kepentingan pembelajaran muatan lokal bahasa Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang bunyi ujaran (sora omongan) bahasa Sunda.

menganalisis pola suku kata (engang) bahasa Sunda (Disajikan data kecap)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang struktur kata (adegan kecap) bahasa Sunda.

menganalisis fungsi dan makna pengulangan (ngarajék)

Peserta PLPG mampu menguasai pengetahuan tentang kosakata dan makna (kandaga kecap jeung harti) dalam bahasa Sunda.

membedakan perubahan makna (robahna harti);

Peserta PLPG mampu menguasai pengetahuan tentang kosakata dan makna (kandaga kecap jeung harti) dalam bahasa Sunda.

menjelaskan ungkapan (pakeman basa)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre novel.

mengkritisi struktur dan isi novel Sunda

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre sajak.

membedakan jenis-jenis sajak Sunda.

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang sastra Sunda modern genre sajak.

menganalisis struktur (adegan) yang terdapat dalam salah satu sajak Sunda

Peserta PPG dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk naratif media bahasa lisan dengan baik.

membedakan teks sastra Sunda lama naratif dan non naratif.

Peserta PPG dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk naratif media bahasa lisan dengan baik.

membuat perbandingan antara cerita pantun dan cerita wayang;

Peserta PPG dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

membedakan teks sastra Sunda lama naratif media lisan dan tulisan.

Peserta PPG dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

menjelaskan ciri-ciri wawacan;

Mahasiswa dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

menjelaskan jenis-jenis karya sastra Sunda lama yang berbentuk lagu dan menyebar secara lisan

Mahasiswa dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

membandingkan antara kawih dan kakawihan

Mahasiswa dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

menjelaskan kedudukan sisindiran dalam sastra dan seni Sunda.

Mahasiswa dapat memahami perkembangan, teori, dan teks sastra Sunda lama berbentuk lirik yang tersebar dalam media bahasa lisan dengan baik.

membandingkan kedudukan mantra pada jaman dahulu dan pad amasa sekarang.

Peserta PPG memiliki pengetahuan tentang kaparigelan ngaregepkeun intensif (Keterampilan Menyimak Intensif) bahasa Sunda.

mengklasifikasikan tahap-tahap proses ngaregepkeun (tahapan proses menyimak)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang kaparigelan ngaregepkeun éksténsif (Keterampilan Menyimak Ekstensif) bahasa Sunda.

mengklasifikasikan tahap-tahap proses ngaregepkeun (tahapan proses menyimak)

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang kaparigelan ngaregepkeun éksténsif (Keterampilan Menyimak Ekstensif) bahasa Sunda.

menganalisis proses ngaregepkeun ekstensif

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan kemampuan menganalisis mangpaat nyarita bahasa Sunda dialog

menganalisis contoh ungkara basa dina nyarita dialog

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang hakikat, tujuan, prinsip, dan jenis membaca bahasa Sunda

menjelaskan pendekatan membaca.

Peserta PPG memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang hakikat, tujuan, prinsip, dan jenis membaca bahasa Sunda

mengindentifikasi jenis strategi membaca

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang keterampilan menulis

mengidentifikasi ciri-ciri karya ilmiah

Peserta PPG mampu menguasai pengetahuan tentang keterampilan menulis

mendeskripsikan manfaat menulis

Peserta PPG menjelaskan hubungan antara pranata sosial dan kebudayaan

menjelaskan batasan dan hubungan manusia, Sunda, dan kebudayaan

KISI-KISI UP UKM PPG

BIMBINGAN KONSELING

CAPAIAN PEMBELAJARAN

INDIKATOR ESENSIAL

Menguasai ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikansalah satu prinsip bimbingan dan konseling

Menguasai ilmu pendidikan dan landasan keilmuannya

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan landasan keilmuan pendidikan dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Mengimplementasikan prinsip-prinsip pendidikan dan proses pembelajaran.

Guru BK atau konselor dapat mengimplementasikan prinsip- prinsip pendidikan dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Menguasai landasan budaya dalam praksis pendidikan

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan landasan budaya dalam layanan bimbingan dan konseling

Mengaplikasikan kaidah-kaidah perilaku manusia, perkembangan fisik dan psikologis individu terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah dinamika perilaku manusia dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Mengaplikasikan kaidah-kaidah perilaku manusia, perkembangan fisik dan psikologis individu terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah mekanisme perubahan perilaku manusia dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Mengaplikasikan kaidah-kaidah kepribadian, individualitas dan perbedaan konseli terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah kepribadian konseli terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan

Mengaplikasikan kaidah-kaidah kepribadian, individualitas dan perbedaan konseli terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah individualitas dan perbedaan konseli terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan

Mengaplikasikan kaidah-kaidah keberbakatan terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah keberbakatan terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Mengaplikasikan kaidah-kaidah kesehatan mental terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikank aidah-kaidah kesehatan mental terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur pendidikan formal, nonformal dan informal

Guru BK atau konselor dapat menganalisis esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur pendidikan formal.

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur pendidikan formal, nonformal dan informal

Guru BK atau konselor dapat menganalisis esensi bimbingan dan konseling pada satuan jalur pendidikan nonformal

Mengaplikasikan kaidah-kaidah belajar terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah belajar terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan umum, kejuruan, keagamaan dan khusus

Guru BK atau konselor dapat menerapkan esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan umum

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan umum, kejuruan, keagamaan dan khusus

Guru BK atau konselor dapat menerapkan esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan kejuruan

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan umum, kejuruan, keagamaan dan khusus

Guru BK atau konselor dapat menerapkan esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenis pendidikan keagamaan

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah serta pendidikan tinggi.

Guru BK atau konselor dapat menganalisis esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenjang pendidikan dasar

Menguasai esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah serta pendidikan tinggi.

Guru BK atau konselor dapat menganalisis esensi bimbingan dan konseling pada satuan jenjang pendidikan menengah

Mengaplikasikan kaidah-kaidah perilaku manusia, perkembangan fisik dan psikologis individu terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah perkembangan fisik peserta didik dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Mengaplikasikan kaidah-kaidah perilaku manusia, perkembangan fisik dan psikologis individu terhadap sasaran pelayanan bimbingan dan konseling dalam upaya pendidikan.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan kaidah-kaidah perkembangan psikologis peserta didik dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Menguasai hakikat asesmen

Guru BK atau Konselor dapat menerapkan hakikat asesmen dalam bimbingan dan konseling

Memilih teknik asesmen, sesuai dengan kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat menyiapkan berbagai teknik asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Memilih teknik asesmen, sesuai dengan kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat memilih teknik asesmen sesuai dengan kebutuhan pelayanan bimbingan dan konseling

Menyusun dan mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor dapat menerapkan prosedur penyusunan dan pengembangan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling

Menyusun dan mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor terampil mengembangkan instrumen asesmen untuk keperluan bimbingan dan konseling

Mengadministrasikan asesmen untuk mengungkapkan masalah-masalah konseli.

Guru BK atau konselor dapat menganalisisasesmen untuk mengungkapkan masalah-masalah konseli.

Memilih dan mengadministrasikan teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli.

Guru BK atau konselor dapat memilih teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli.

Memilih dan mengadministrasikan teknik asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli.

Guru BK atau konselor dapat menggunakanhasil asesmen pengungkapan kemampuan dasar dan kecenderungan pribadi konseli

Memilih dan mengadministrasikan instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan

Guru BK atau konselor dapat memilih instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan

Memilih dan mengadministrasikan instrumen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan

Guru BK atau konselor dapat menggunakanalat asesmen untuk mengungkapkan kondisi aktual konseli berkaitan dengan lingkungan

Mengakses data dokumentasi tentang konseli dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor dapat mengakses data dokumentasi tentang konseli dalam pelayanan bimbingan dan konseling

Menggunakan hasil asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan tepat

Guru BK atau konselor dapat menggunakan hasil asesmen dalam pelayanan bimbingan dan konseling dengan tepat

Menampilkan tanggung jawab profesional dalam praktik asesmen

Guru BK atau konselor dapat menampilkan tanggung jawab profesional dalam praktik asesmen

Mengaplikasikan hakikat pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan bimbingan dan konseling.

Mengaplikasikan arah profesi bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan arah profesi bimbingan dan konseling.

Mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan bimbingan dan konseling.

Mengaplikasikan pelayanan bimbingan dan konseling sesuai kondisi dan tuntutan wilayah kerja.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan pelayanan bimbingan dan konseling sesuai kondisi dan tuntutan wilayah kerja.

Mengaplikasikan pendekatan/model/jenis pelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan pendekatan /model bimbingan dan konseling.

Mengaplikasikan pendekatan/model/jenis pelayanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan berbagai layanan bimbingan dan konseling

Mengaplikasikan dalam praktik, format pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan pelayanan bimbingan dan konseling. individual.

Mengaplikasikan dalam praktik, format pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikan pelayanan bimbingan dan konseling kelompok.

Mengaplikasikan dalam praktik, format pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat mengaplikasikanpelayanan bimbingan dan konselingklasikal

Menganalisis kebutuhan konseli

Guru BK atau konselor dapat menganalisis kebutuhan konseli

Menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan

Guru BK atau konselor dapat menyusun program bimbingan dan konseling yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan

Menyusun rencana pelaksanaan program bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor dapat menyusun rencana pelaksanaan program bimbingan dan konseling

Merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor dapat merencanakan sarana penyelenggaraan program bimbingan dan konseling

Merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor dapat merencanakan biaya penyelenggaraan program bimbingan dan konseling

Melaksanakan program bimbingan dan konseling

Guru BK atau konselor dapat melaksanakan program bimbingan dan konseling.

Melaksanakan pendekatan kolaboratif dalam pelayanan bimbingan dan konseling.

Guru BK atau konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dalam pelayanan bimbingan dan konseling.

Memfasilitasi perkembangan akademik, karier, personal, dan sosial konseli

Guru BK atau konselor dapat menunjukkanperkembangan akademik konseli

Memfasilitasi perkembangan akademik, karier, personal, dan sosial konseli

Guru BK atau konselor dapat menunjukkanperkembangan karier konseli

<