Anda di halaman 1dari 1

Pemeriksaan penunjang

Pemeriksaan Lab
Pada Pasien yang hernia yang sudah mengalami strangulasi biasanya akan pada pemeriksaan
lab akan ditemukan Leukocytosis dengan shift to the left. Pemeriksaan Elektrolit, BUN, dan
kadar Kreatinin juga dilakukan untuk mengetahui derajat dehidrasi yang mungkin timbul akibat
muntah-muntah. Tes Urinalisis juga dilakukan untuk menyingkirkan adanya masalah dari
traktus genitourinarius yang menyebabkan nyeri lipat paha.

Pemeriksaan Radiologis
Pemeriksaan radiologis tidak diperlukan pada pemeriksaan rutin hernia.Ultrasonografi dapat
digunakan untuk membedakan adanya massa pada lipat paha atau dinding abdomen dan juga
membedakan penyebab pembengkakan testis. Pemeriksaan Ultrasound pada daerah inguinal
dengan pasien dalam posisi supine dan posisi berdiri dengan manuver valsafa dilaporkan
memiliki sensitifitas dan spesifisitas diagnosis mendekati 90%. Pemeriksaan ultrasonografi
juga berguna untuk membedakan hernia inkarserata dari suatu nodus limfatikus patologis atau
penyebab lain dari suatu massa yang teraba di inguinal. Pada pasien yang sangat jarang dengan
nyeri inguinal tetapi tak ada bukti fisik atau sonografi yang menunjukkan hernia inguinalis. CT
scan dapat digunakan untuk mengevaluasi pelvis untuk mencari adanya hernia obturator.

Lutfi Achmad, Thalut Kamardi. 2007. Dinding Perut, Hernia, Retroperitonium, dan Omentum.
Buku Ajar Ilmu Bedah,edisi 3. EGC. 615-41

Muharam, damar mugni. 2017. Karakteristik pasien hernia inguinalis di rsu kota tangerang
selatan tahun 2015. Laporan penelitian