Anda di halaman 1dari 3

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN

MASYARAKAT/SASARAN
Nomor : 440/ / 27/2019
Terbit ke :2
SOP
Dinkes. No.Revisi :
UPTD
Kabupaten. Tanggal Terbit :
Puskesmas
Tanggamus Halaman : 1/3 Gisting
Ditetapkan Kepala UPTD SAIFULLAH, SKM,M.Kes
Puskesmas Gisting
NIP.196607141988031004

1. Pengertian Identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap mutu


dan pelayanan UPTD Puskesmas gisting adalah pengumpulan
informasi dalam rangka mengetahui harapan masyarakat terhadap
upaya kesehatan masyarakat.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk
mengidentifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap
mutu dan pelayanan UPT Puskesmas
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor /27/2019 Tentang Strategi
Komunikasi Dengan Masyarakat Untuk Mendapatkan Identifikasi
Kebutuhan Dan Harapan Masyarakat Serta Umpan Balik
Masyarakat Terhadap Mutu Dan Pelayanan Puskesmas di UPT
Puskesmas Gising
4. Referensi 1. Undang – undang Nomor 36 tahun 2009
2. Undang – undang No. 25 Tahun 2009
5. Prosedur/Langkah- A. Prosedur
langkah Alat
a. instrument survey
b. kotak saran
c. instrument SMD
d. SMS/WhaatApp
Bahan
ATK
B. Langkah-langkah
 Pengumpulan Informasi melalui kotak saran
1. Koordinator kelompok kerja UKM Puskesmas
membuka kotak saran dari masyarakat setiap bulan
2. Koordinator UKM merekap isi kotak saran didalam
rekapan harapan pelanggan
3. Koordinator UKM memisahkan/memilah milah sesuai
dengan kelompok kerja program
4. Koordinator UKM memberikan rekapan kotak saran
sesuai dengan kelompok kerja
5. Penanggung Jawab Kelompok kerja Program UKM
membuat analisa dan rencana tindak lanjut dari
pengaduan informasi

 Pengumpulan informasi melalui Survei Mawas Diri.


1. Survei Mawas Diri dilakukan satu tahun sekali.
2. Membuat instrumen survei.
3. Penanggung jawab UKM dan pelaksana
menyebarkan blangko survei ke pekon melalui bidan
desa/gasbinsa.
4. Bidan desa/gasbinsa dan kader melakukan
wawancara dan observasi dengan cara kunjungan
rumah atau diposyandu dengan menggunakan
instrumen survei.
5. Hasil survei dikumpulkan dan dianalisa dan
dimusyawarahkan dipekon bersama kepala pekon,
aparat, kader, dan perwakilan masyarakat.
6. Bidan desa/gasbinsa membuat laporan hasil SMD,
MMD ke penanggung jawab UKM.
7. Penanggungjawab UKM mengidentifikasi kebutuhan
dan harapan masyarakat dan menyerahkan kepada
penanggung jawab program.
8. Penanggung jawab program membuat analisa dan
rencana tindak lanjut.
 Informasi langsung dari pelanggan
1. Pelaksana program menerima informasi langsung
dari pelanggan, baik bicara langsung, telepon
maupun SMS
2. Pelaksana program memasukan harapan masyarakat
dari sasaran/masyarakat kedalam rekapan harapan
masyarakat
3. Pelaksana program memasukan harapan masyarakat
kedalam rekapan harapan masyarakat
4. Pelaksana program melaporkan hasil rekapan harapan
masyarakat kepada coordinator UKM
5. Koordinator UKM setiap bulan membahas hasil
rekapan harapan masyarakat dalam lokakarya mini
puskesmas
6. Koordinator UKM membuat rencana tindak lanjut
hasil pembahasan harapan masyarakat
7. Koordinator UKM menyelesaikan permasalahan
harapan masyarakat dibantu oleh seluruh pelaksana
program.
8. Koordinator UKM melapor kepada kepala puskesmas
tentang hasil pembahasan harapan masyarakat
9. Kepala puskesmas meneliti dan memberi umpan
balik atas laporan koordinator program.
10. Kepala Puskesmas mengadakan pertemuan lintas
sektor
11. Lintas sektor memberikan masukan terkait program
puskesmas

6. Bagan Alir -

7. Hal-hal yang perlu 1. Kesesuaian jadwal kegiatan dengan pelaksanaan kegiatan


diperhatikan 2. Pertemuan lintas sektor, lintas program dan triwulan
puskesmas
8. Unit Terkait 1. Pokja Admin
2. Pokja UKM.
3. Pokja UKP.
4. Lintas sektor, Kecamatan, Kakon, dan UPT.
5. Penanggung jawab program esensial (KIA, Gizi, Promkes,
Kesling, P2M) UPTD Puskesmas Gisting.
6. Kader Kesehatan UPTD Puskesmas Gising

9. Dokumen terkait 1. Rekap bukti hasil survei kebutuhan dan harapan masyarakat.
2. Rekap bukti hasil SMD dan MMD.
3. Notulen pertemuan lokmin lintas sektor dan lokmin lintas
program.
10. Rekam Historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
diberlakukan