Anda di halaman 1dari 7

25 AGUSTUS 2019 LKPD

BAHASA INDONESIA

SMK NEGERI 1 KUALA KAMPAR


JUMIATI S.PD
SMK NEGERI 1 KUALA LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
KAMPAR PROV. RIAU

Semua Program
PROGRAM : NOMOR : 01
KEAHLIAN Keahlian

PAKET KEAHLIAN : Semua Paket WAKTU : 40 Menit


Keahlian
MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia MATERI : Teks Cerita Sejarah
KELAS/SEMESTER : XII/1 NAMA :

A. KOMPETENSI INTI
KI 3 : Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik
untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.3 Mengidentifikasi informasi, yang


3.3.1 menentukan informasi berupa pengetahuan dan
mencakup orientasi, rangkaian
kejadian yang saling berkaitan, urutan kejadian mencakup orientasi, rangkaian

komplikasi dan resolusi, dalam kejadian yang saling berkaitan, komplikasi dan
resolusi, dalam cerita sejarah lisan atau tulis.
cerita sejarah lisan atau tulis
3.3.2 Menemukan makna tersirat dalam teks cerita
sejarah secara lisan dan tulis.

4.3 Mengonstruksi nilai-nilai dari 4.3.1 Menyusun bagian-bagian pokok teks cerita

informasi cerita sejarah dalam sejarah.

sebuah teks eksplanasi 4.3.2 Menyajikan hasil teks cerita sejarah.

LKPD PPG DALJAB 2019 TAHAP 4 BAHASA INDONESIA


C. TUJUAN
Pertemuan 1 : melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatann pedagogik genre, saintifik, dan
CLIL peserta didik dapat menentukan informasi berupa pengetahuan dan urutan kejadian mencakup
orientasi, rangkaian kejadian yang saling berkaitan, komplikasi dan resolusi dalam cerita sejarah lisan
atau tulis dan menemukan makna tersirat dalam teks cerita sejarah dengan rasa ingin tahu, kerja
keras, tanggung jawab, bersikap bersahabat/ komunikatif selama proses pembelajaran.

Pertemuan 2 : melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan pedagogik genre, saintifik, dan
CLIL dengan diskusi dan penugasan, peserta didik terampil menyusun Menyusun bagian-bagian
pokok teks cerita sejarah dan terampil Menyajikan hasil teks cerita sejarah.dengan rasa jujur,
tanggung jawab, kreatif, dan komunikatif.
Setelah mengamati dan melakukan kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat mengamati berbagai
fakta, menanya konsep, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

D. TEORI DASAR
Berbicara mengenai sejarah tentunya kita sudah mengetahui bahwa itu merupakan suatu
hal yang sudah terjadi di masa lalu. Tentu saja banyak contoh kejadian sejarah yang menarik
untuk diperbincangkan. Pembahasan materi teks cerita sejarah pernah diulas lengkap di
website ini, kamu bisa membacanya terlebih dahulu.
Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan
kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai
sejarah.
E. ALAT DAN BAHAN
1. Buku
2. Pulpen
F. LANGKAH KERJA
1 Siapkan Buku dan pena
2 Kerjakan apa yang diperintah kan oleh guru

H. HASIL KERJA
Cermati teks cerita sejarah dibawah ini!
SEJARAH AHRI BURUH
Hari Buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di
beberapa negara, Hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha gerakan
serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh. Hari Buruh ini
lahir dari rentetan perjuangan kelas pekerja. Pada 1886, terjadi demonstrasi kaum buruh
Amerika Serikat yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja. Federation of Organized
Trades and Labor Unions akhirnya menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh yang diperingati

LKPD PPG DALJAB 2019 TAHAP 4 BAHASA INDONESIA


oleh kaum buruh seluruh dunia. Penetapan ini dilakukan untuk memperingati momen
tuntutan delapan jam kerja sehari dan juga memberikan semangatbaru perjuangan kelas
pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.
Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19. Perkembangan
kapitalisme industri menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara
kapitalis Barat. Di Amerika Serikat misalnya, pengetatan disiplin dan pengintensifan jam
kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik menuai amarah dan
perlawan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas pekerjaAmerika Serikat
terjadi pada 1806 oleh pekerja cordwainers.
Pemogokan ini membawa para pengorganisasinya ke meja pengadilan dan juga
mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja 19 hingga 20 jam sehari. Sejak
saat itu,perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas
pekerja di Amerika Serikat. Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari
waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota,
seperti Chicago, New York, Detroit, Louisville, dan Baltimore.
Demonstrasi ini mempersatukan buruh berkulit putih dan hitam. Sampai pada 1 Mei
1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas dan dari New Jersey ke Alabama
diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut. Perkembangan ini memancing reaksi dari
kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu. Melalui Chicago’s
Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$2.000 untuk membeli peralatan senjata
mesin guna menghadapi demonstrasi.
Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan
kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar
demonstranmembubarkan diri. Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun
membabibuta menembaki buruh yang berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari
pihak buruh pada 3 Mei 1886, empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka.
Dengan tuduhan terlibat dalam pengeboman, delapan orang aktivis buruh ditangkap dan
dipenjarakan. Akibat dari tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap
demonstrasi buruh. Namun, kaumburuh tidak begitu saja menyerah. Pada 1888 mereka
kembali melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, mereka juga memutuskan
untuk kembali melakukan demonstrasi pada 1Mei 1890.
Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat.
Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi yang menuntut pengurangan jam
kerjatersebut sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di

LKPD PPG DALJAB 2019 TAHAP 4 BAHASA INDONESIA


Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga singgah di Eropa. Saat itu,
gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan
kesatuan dalam gerakan buruh sedunia dalam satu perjuangan.
Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah
penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan
delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan
utama kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, kongres juga menyambut usulan delegasi buruh
darI Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut
pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.
Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar
perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi
No. 47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan
internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh
sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja per hari
sebagaisalah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda
berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan
industrial.
G. ANALISIS
1. Berikut disajikan kutipan cerita Sejarah Hari Buruh, sebelum dibaca cobalah
membentuk kelompik sebanyak 4 orang. Salah satu kelimpok diminta untuk membaca
kutipan, siswa yang lain mendengarkan sambal mencatat informasi penting, ( fakta-fakta
sejarah )

Teks Bukti sebagai Eksplanasi Gagasan Umum Fakta Penting

Jawablah pertanyaan berikut!

Apa yang menjadi dasar jika teks tersebut dinamakan teks cerita sejarah?

Bagaimana ciri umum dari teks cerita sejarah?

Teks cerita sejarah dibentuk oleh unsur apa saja?

Apa yang dimaksud dengan hubungan kausalitas dalam teks cerita sejarah?

LKPD PPG DALJAB 2019 TAHAP 4 BAHASA INDONESIA


Apa fungsi fakta dalam teks cerita sejarah?

2. PENILAIAN
Kompetensi Pengetahuan:
- Teknik penilaian : tes tulis dan tes penugasan
- Bentuk Penilaian : tugas individu dan tugas kelompok.
- Instrumen penilaian : lembar kerja.
Kompetensi keterampilan :
- Teknik penilaian : tes penugasan
- Bentuk : tugas tertulis.
- Instrumen penilaian : lembar kerja

Pedoman penyekoran:

No soal Deskripsi Skor

Menjawab 5 unsur kebahasaan dengan benar disertai 100


contoh yang tepat

1 Menjawab 4 unsur kebahasaan benar dengan contoh yang 80


tepat

Menjawab 3 unsur kebahasaan dengan benar 60


disertaicontoh yang tepat

Menjawab 2 unsur kebahasaan dengan benar disertai 40


contoh yang tepat

Menjawab satu unsur kebahasaan dengan benar 20


disertai contoh yang tepat

Tidak satupun jawaban benar 0

. Rubrik Penilaian

Soal Aspek yang Dinilai Skor

1 Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks cerita 4


sejarah sangat baik

Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks cerita sejarah baik 3

Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks cerita 2


sejarah kurang baik

LKPD PPG DALJAB 2019 TAHAP 4 BAHASA INDONESIA


Soal Aspek yang Dinilai Skor

Peserta didik menyusun bagian-bagian pokok dari teks cerita 1


sejarah tidak baik

2 Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian pokok yang telah 4


disusun sangat lengkap dan sangat sesuai dengan topik

Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian pokok yang telah 3


disusun lengkap dan sesuai dengan topik

Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian pokok yang telah 2


disusun kurang lengkap dan kurang dengan topik

Peserta menyajikan eksplanasi berdasarkan bagian-bagian pokok yang telah 1


disusun tidak lengkap dan tidak sesuai isi teks

LKPD PPG DALJAB 2019 TAHAP 4 BAHASA INDONESIA