Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS LIMBANGAN
Jln. Goalpara Km.5 Desa Limbangan Telp. (0266)242334
Email : pkm.limbangangoalpara@gmail.com
Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi Jawa Barat Kode Pos 43192

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


PELATIHAN SDIDTK KADER POSYANDU

A. Pendahuluan
Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari upaya membangun manusia
seutuhnya, antara lain dengan diselenggarakannya upaya kesehatan anak yang
dilakukan sedini mungkin sejak anak masih dalam kandungan. Upaya kesehatan
yang dilakukan sejak anak masih di dalam kandungan sampai 5 tahun pertama
kehidupannya, ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus
meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik
fisik, mental, emosional, maupun social serta memiliki intelegensi sesuai dengan
potensi genetiknya (IDAI, 2002; Departemen Kesehatan RI, 2014; IDAI, 2016).
Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, dan emosional
dipengaruhi oleh gizi, kesehatan, dan pendidikan (Saidah,2003; Needlman, 2011;
Tanuwidjaya, 2012).
Agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal maksimal, maka
anak membutuhkan pemenuhan kebutuhan fisik dan biologis, kebutuhan kasih
sayang dan emosi, serta kebutuhan stimulasi (Wong, 2007; Yusuf, 2008;
Soetjiningsih, 2012).
Stimulasi Deteksi dini Intervensi Dini Tumbuh Kembang adalah kegiatan
pemeriksan kelainan pada bayi dan anak untuk mengetahui kelainan tumbuh
kembang sedini mungkin.Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang
deteksi pertumbuhan dan berkembang balita maka kesadaran masyarakat untuk
menjaga kesehatan makin tinggi. Dengan adanya SDIDKT bayi dan balita maka
pengetahuan ibu akan meningkat sehingga bisa membantu mendeteksi dari awal
adanya kelainan tumbuh kembang bayi dan balita

B. Latar Belakang
Pembangunan kesehatan sebagai dari upaya membangun manusia seutuhnya
antara lain diselenggarakan melalui upaya kesehatan anak yang dilakukan sedini
mungkin sejak awal masih di dalam kandungan sampai anak umur 5 tahun.
Pada tahun pertama kehidupannya ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan
hidupnya baik fisik, mental, emosional maupun social serta meiliki intelegensi
sesuai potensi genetiknya.
Mengingat jumlah balita di Indonesia sangat besar yaitu sekitar 10% dari
jumlah penduduk maka kualitas tumbuh kembang balita mendapat perhatian
serius yaitu mendapat asupan berkualitas termaksud deteksi dan intervensi dini
penyimpangan tumbuh kembang.
Pemantauan tumbuh kembang anak melalui deteksi dini tumbuh kembang
merupakan bagian dari tugas kader posyandu untuk mengetahui sejak dini
keterlambatan tumbuh kembang pada anak. Posyandu sebagai bentuk partisipasi
masyarakat yang beraktivitas di bawah Kementerian Kesehatan merupakan salah
satu tataran pelaksanaan pendidikan dan pemantauan kesehatan masyarakat
yang paling dasar (Departemen Kesehatan RI, 2014;IDAI, 2016).
Oleh karena itu, untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat
tentang kesehatan khususnya tentang tumbuh kembang pada anak, diperlukan
suatu proses pendidikan kesehatan yang berkesinambungan, yang ditujukan
terutama dalam hal ini untuk kader posyandu dan orangtua.

C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Agar kader posyandu/kesehatan berperan serta dalam memantau pertumbuhan
dan perkembangan bayi dan balita di wilayah kerja Puskesmas Limbangan
2. Tujuan Khusus
a. Agar kader dapat mendeteksi adanya penyimpangan tumbuh kembang pada
bayi dan balita di wilayah kerja posyandu
b. Agar kader dapat melaporkan segera ke bidan desa/pelaksana program UKM
bila di temukan penyimpangan tumbuh kembang pada bayi dan balita.
c. Agar kader ikut mendampingi dan mengantar bayi dan balita ke puskesmas
bila ditemukan penyimpanagn tumbuh kembang.

D. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


Kegiatan pokok : Pelatihan SDIDTK bagi kader posyandu/kesehatan
Rincian Kegiatan :
1. Pembukaan
2. Perkenalan
3. Pemberian Materi oleh Tim Pelaksana Kegiatan
4. Melakukan Stimulasi /Praktek cara melakukan pemeriksaan tumbuh kembang
pada anak
5. Penutup
E. Cara Pelaksanaan Kegiatan
Pelakasana kegiatan pelatihan SDIDTK bagi kader posyandu/kesehatan
dilaksanakan degaan metode pemberian materi dan stimulasi/praktek pemeriksaan
tumbuh kembang pada anak

F. Sasaran
Kader posyandu dengan jumlah 43 orang

G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


Jadwal pelaksanaan kegiatan di laksanakan pada bulan Juni 2019

H. Monotoring Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dan Pelaporannya


Monitoring dilakukan oleh Pemegang dengan tujuan adalah untuk mengetahui
sampai sejauh mana manfaat maupun keberhasilan dari kegiatan pelatihan
SDIDTK tersebut, Evaluasi dilaksanakan tiap bulan sesuai jadwal kegiatan
posyandu .Laporan kegiatan langsung di berikan ke bidan desa, dan bidan desa
memberikan laporan ke bidan koordinator.
I. Pencatatan Pelaporan Dan Evaluasi
Pencatatan dan evaluasi kegiatan dilaksanakan oleh programer kesehatan anak
dilaporkan kepada bidan koordinator dan dilaporkan ke Kepala Puskesmas untuk di
evaluasi dan ditindak lanjuti. Laporan ke Dinas Kesehatan dilakukan setiap
bulan bersamaan dengan laporan PWS KIA.

Anda mungkin juga menyukai