Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Alat-Alat Perlindungan Untuk Kesehatan Kerja

Disusun Oleh :

Kelompok 8

1. Arin Dwi Jayanti (1710014)


2. M. Chamal Rizki (1710054)
3. Novita Anggraini (1710072)
4. Fira Veronika (1710040)
5. Riska Wahyu K. (1710092)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

HANG TUAH SURABAYA

2019/2020
SATUAN ACARA PENYULUHAN
ALAT PELINDUNG DIRI

Pokok Bahasan : Upaya Kesehatan Untuk Pekerja


Sub Pokok Bahasan : Penggunaan Alat Pelindungan Diri untuk Nelayan
Topik : Alat Pelindung Diri
Sasaran : Nelayan di Daerah Pesisir
Hari/ Tanggal : Sabtu, 06 Mei 2019
Tempat : Pesisir Bawean
Waktu : 35 Menit
Penyaji : Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Hang Tuah
Surabaya

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mendapatkan penyuluhan selama 1 x 35 menit, peserta mampu
memahami penggunaan alat pelindung diri untuk bekerja saat di laut.
2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mendapatkan penyuluhan, peserta mampu ;
a. Menyebutkan pengertian alat pelindung diri
b. Menyebutkan jenis alat-alat pelindung diri saat bekerja
c. Menyebutkan fungsi alat pelindung diri

B. Penatalaksaan Kegiatan
1. Metode
Ceramah, tanya jawab dan diskusi
2. Media dan Alat
Leaflet dan beberpa contoh alat pelindung diri.
3. Materi
Terlampir
4. Waktu dan Tempat
Hari/tanggal : Sabtu, 06 Mei 2019
Jam : 13.00 s/d selesai.
Tempat: Pos Dusun di Pulau Bawean

5. Pengorganisasian
Penyaji : Arin Dwi
Moderator : Vira Feronika
Fasilitator : Novita Anggraini
Observer : M. Chamal
Dokumentasi : Riska Wahyu

C. Evaluasi
1. Menyebutkan pengertiaan alat pelindung diri?
2. Menyebutkan peralatan perlindungan diri saat bekerja?
3. Menyebutkan fungsi alat perlindungan diri dan cara menggunakannya.

D. Susunan Acara

No Penyaji Peserta Waktu


1. Memberikan salam, dan Menjawab salam 2 menit
memperkenalkan diri
2. Menjelaskan tujuan dan tema mendengarkan 2 menit
penyuluhan
3. Menanyakan peralatan apa saja Mendengarkan dan menjawab 2 menit
yang digunakan para nelayan
saat bekerja
4. Menjelaskan materi penyuluhan Mendengarkan 15 menit
mengenai pengertian, jenis alat-
alat pelindung diri, manfaat
serta cara menggunakan APD.
5. Memberikan kesempatan Mengajukan pertanyaan 5 menit
kepada peserta untuk bertanya
tentang materi yang
disampaikan.
6. Penutup : memberi pertanyaan Menjawab 4 menit
akhir sebagai evaluasi.
7. Menyimpulkan bersama-sama Mendengarkan 3 menit
hasil kegiatan penyuluhan.
8. Menutup penyuluhan dan Menjawab salam 2 menit
mengucapkan salam.
Total waktu kegiatan : 35 menit

Lampiran Materi
ALAT PERLINDUNGAN DIRI
A. Pengertian
Alat Pelindung Diri (APD) adalah suatu alat yang mempunyai
kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian
atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja.Dan juga mengurangi
resiko akibat kecelakaan. Adapun fungsi dan jenis alat pelindung diri menurut
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor
Per.08/MEN/VII/2010. Yaitu :

B. Pembagian Alat Perlindungan Diri


1. Alat pelindung kepala
2. Alat pelindungan mata dan muka
3. Alat pelindungan telinga
4. Alat pelindung pernafasan
5. Alat pelindung tangan
6. Alat pelindung kaki
7. Pakaian pelindung
8. Alat pelindung jatuh perorangan
9. Pelampung

C. Alat Pelindungan Diri Pada Nelayan


1. Alat Pelindung Kepala
Seperti :
a. Helm pengaman (safety helmet)
b. Topi atau tudung kepala
c. Penutup atau pengaman rambut dan lainnya.
Untuk perlindungan jika terjadi :
a. Benturan
b. Terantuk
c. Kejatuhan atau terpukul benda tajam/keras yang melayang atau meluncur
di udara
d. Terpapar oleh radiasi panas, api, percikan bahan kimia, jasad renik (mikro
organisme) dan suhu yang ekstrim.

2. Alat Pelindung Mata dan Muka


Seperti :
a. Kacamata pengaman (spectacles)
b. Goggles
c. Tameng muka (face shield)
d. Masker selam
e. Tameng muka dan kacamata pengaman dalam kesatuan (full face masker)

Untuk perlindungan jika terjadi :


a. Paparan bahan kimia berbahaya
b. Paparan partikel-partikel yang melayang di udara dan di badan air
c. Percikan benda-benda kecil, panas atau uap panas
d. Radiasi gelombang elektromagnetik yang mengion maupun yang tidak
mengion.
e. Pancaran cahaya
f. Benturan atau pukulan benda keras atau benda tajam.

3. Alat Pelindung Telinga


Seperti :
a. Telinga (ear plug)
b. Penutup telinga (ear muff)
Untuk perlindungan jika ada tekanan sumbat dan kebisingan.
4. Alat Pelindung Pernapasan
Seperti :
a. Masker
b. Repirator
c. Katrit
d. Re-breather
e. Airline respirator
f. Continues Air Supply Machine = Air HoseMask Respirator
g. Tangki selam dan regulator (Self-Contained Underwater Breathing
Apparatus atau SCUBA)
h. Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA)
i. Emergency Breathing Apparatus

5. Alat Perlindungan Tangan


Bahan :
a. Logam
b. Kulit
c. Kain kanvas
d. Kain atau kain berlapis
e. Karet
f. Sarung tangan tahan bahan kimia

Untuk melindungi dari :


a. Api, suhu panas, suhu dingin
b. Radiasi elektromagnetik, radiasi mengion
c. Arus listrik
d. Bahan kimia
e. Benturan
f. Pukulan dan tergores
g. Terinfeksi zat patogen (virus, bakteri) dan jasad renik

6. Alat Pelindung Kaki


Seperti : Sepatu keselamatan pada pekerja peleburan, pengecoran logam,
industri, konstruksi bangungan, pekerjaan yang berpotensi bahaya peledakan,
bahaya listrik, tempat kerja yang basah atau licin, bahan kimia dan jasad renik
atau bahaya binatang dan lainnya.
Untuk melindungi jika terjadi :
a. Tertimpa atau benturan dengan benda-benda berat.
b. Tertusuk benda tajam
c. Terkena cairan panas atau dingin.
d. Uap panas
e. Terpajan suhu yang ekstrim
f. Terkena bahan kimia berbahaya dan jasad renik
g. Tergelincir

7. Pakaian Pelindung
Seperti :
a. Rompi (Vests)
b. Celemek (Apron/Coveralls)
c. Jaket dan pakaian pelindung yang menutupi sebagian atau seluruh bagian
badan.

Untuk melindungi dari :


a. Temperatur panas atau dingin yang ekstrim,
b. Pajanan api dan benda-benda panas
c. Percikan bahanbahan kimia, cairan dan logam panas, uap panas
d. Benturan (impact) dengan mesin, peralatan dan bahan
e. Tergores
f. Radiasi
g. Binatang, mikroorganisme patogen dari manusia, binatang, tumbuhan
dan lingkungan seperti virus, bakteri dan jamur.

8. Alat Pelindung Jatuh Perorangan


Digunakan untuk membatasi gerak pekerja agar tidak masuk ke
tempat yang mempunyai potensi jatuh atau menjaga pekerja berada pada
posisi kerja yang diinginkan dalam keadaan miring maupun tergantung
dan menahan serta membatasi pekerja jatuh sehingga tidak membentur
lantai dasar.

Alat-alatnya seperti :
a. Sabuk pengaman tubuh (harness)
b. Karbiner
c. Tali koneksi (layard)
d. Tali pengaman (safety rope)
e. Alat penjepit (rope clamp)
f. Alat penurun (decender)
g. Alat penahan jatuh bergerak (mobile fall arrester) dan lainnya.

9. Pelampung
Digunakan jika terjadi bahaya tenggelam dan atau mengatur
keterapungan (buoyancy) pengguna agar dapat berada pada posisi
tenggelam (negative buoyant) atau melayang (neutral buoyant) di dalam
air.

Pelampung dapat berupa :


a. Jaket keselamatan (life jacket)
b. Rompi keselamatan (life vest) dan rompi pengatur keterapungan
(Bouyancy Control Device).

DAFTAR PUSTAKA
Budiono dan Cahyawati. 2011. Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dermatitis
Pada Nelayan. Jurnal Kesehatan Masyarakat
Ridwan, H. 2010. Kesehatan Kerja. Kedokteran EGC. Jakarta.