Anda di halaman 1dari 21

UNIVERSITAS ANDALAS

CASE CHAPTER 1,2 & 4

TUGAS
Diajukan sebagai salah satu pemenuhan tugas mata kuliah
Forensic Accounting and Fraud Audit

SINAR DENMAS HENDRAWAN


1410539063

FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI PEMERINTAHAN
PADANG
FEBRUARI 2016
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

CASE CHAPTER 1,2 & 4

A. Chapter 1
1. Case 10
Anda adalah seorang mahasiswa akuntansi di universitas lokal mengejar gelar master anda. Salah
satu teman Anda memiliki ketertarikan terhadap banyaknya penipuan yang baru-baru ini
dilaporkan dalam berita. Teman ini tahu Anda akan mengejar pekerjaan sebagai auditor pada
kantor akuntan publik, tapi teman Anda tidak mengerti perbedaan antara apa yang Anda akan
lakukan dan apa yang dilakukan pemeriksa fraud. Tulislah paragraf yang menjelaskan perbedaan
antara audit dan pemeriksaan fraud.
Jawaban:
(Sumber : Akutansi Forensik dan Audit Investigatif Departemen akutansi FEUI)
Perbedaan mendasar antara audit dan pemeriksaan fraud:
a. Timing
Auditing:
Auditing dilakukan secara berkala dan teratur setiap tahunnya.
Fraud Examination:
Dilakukan tidak secara berkala dan hanya dilakukan apabila ditemukan indikasi
penyimpangan/penipuan/kecurangan.
b. Scope / ruang lingkup
Auditing:
Cakupan Auditing adalah pemeriksaan data dan dokumen keuangan secara umum.
Fraud Examination:
Ruang lingkup pemeriksaan fraud lebih spesifik, yaitu tindak pidana dan penyimpangan
finansial tertentu, yang berdasarkan pada adanya indikasi, dugaan, tuduhan atau sangkaan.
c. Objective
Auditing:
Secara umum, auditing dilakukan dengan pemberian “opini” tertulis oleh auditor terhadap
data dan dokumen keuangan serta hal-hal terkait lainnya. Hasil pemeriksaan auditor inilah
yang kemudian dijadikan acuan dan pedoman oleh para investor, sebagai contoh, untuk
menanam sahamnya di perusahaan publik tertentu.

1
Chapter 1
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Fraud Examination:
Fraud Examination dilakukan untuk menguji dan memastikan apakah fraud memang benar-
benar terjadi di sebuah entiti atau perusahaan, dan mengungkap para pelakunya disertai
barang bukti yang sah dan otentik.
d. Relationship
Auditing:
Sifat dari audit adalah tidak bermusuhan (non Adversarial).
Fraud Examination:
Sifat dari pemeriksaan fraud adalah bermusuhan (affix blame) karena pada akhirnya
investigator atau pemeriksa harus menentukan siapakah pihak yang bertanggung jawab atau
bersalah atas kejadian fraud tersebut.
e. Methodologi
Auditing:
Auditing pada umumnya dilakukan dengan memeriksa dan me-review data dan dokumen
keuangan (financial data).
Fraud Examination:
Fraud Examination dilakukan dengan (1) pemeriksaan dan review data/dokumen; (2)
pengumpulan, penelusuran, dan pemeriksaan non-data/dokumen atau non-finansial seperti
pemeriksaan data publik (misal: data keluarga, pencatatan sipil, catatan berobat di rumah
sakit, data dari kepolisian, dst); (3)interviews dan investigasi.
f. Presumption
Auditing:
Seorang auditor melakukan tugasnya dengan Profesional Skepiticism.
Fraud Examination:
Seorang investigator/pemeriksa fraud melakukan tugasnya dengan cara mengumpulkan dan
mengorganisir seluruh bukti untuk mendukung atau membantah indikasi yang dilaporkan,
yang meliputi dugaan, tuduhan dan sangkaan atas fraud yang terjadi.

2
Chapter 1
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Berikut perbedaaan Audit dan Investigasi:

2. Case 12
Bob, yang bekerja sebagai manajer kredit untuk bank besar, memiliki reputasi seorang pekerja
keras. Terlebih apartemennya terletak dekat bank, yang memungkinkan dia untuk bekerja tanpa
terganggu hingga larut malam. Semua orang tahu bahwa Bob mencintai pekerjaannya karena ia
telah bekerja selama bertahun-tahun dan hampir tidak pernah mengambil liburan. Dia adalah
manajer kredit yang sangat ketat dan memiliki reputasi untuk mengajukan pertanyaan-
pertanyaan yang sangat sulit untuk pemohon pinjaman sebelum menyetujui kredit apapun.
Nancy, direktur Bob, melihat bahwa Bob tidak mengambil liburan wajib selama seminggu dalam
beberapa tahun. Mengingat bahwa Bob sangat keras dalam menyetujui kredit untuk bank,
haruskah Nancy peduli?
Jawaban:
Nancy seharusnya memperhatikan Bob. Hal ini didasari oleh beberapa sebab, yaitu:
Pertama, bank telah menetapkan kebijakan bahwa pegawai wajib mengambil libur selama satu
minggu. Oleh karenanya, Bob seharusnya tidak diperbolehkan menjadi pengecualian, yaitu tidak

3
Chapter 1
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

mengambil libur. Bank harus menerapkan kebijakan itu kepada semua pegawai tanpa ada
pengecualian oleh hal apapun.
Kedua, Bob memiliki kemungkinan untuk menjadi pelaku fraud karena ia memiliki banyak
pengalaman dengan bank dan dalam posisi yang terpercaya, serta dia suka memberi kesan bahwa
dia sangat keras dalam hal persetujuan kredit. Hal - hal tersebut dapat membuat orang lain tidak
curiga terhadap perilaku Bob yang tidak pernah mengambil waktu libur dan selalu bekerja hingga
larut malam.
Nancy tidak boleh berasumsi bahwa Bob melakukan tindakan fraud, namun Nancy harus tetap
memerintahkan Bob untuk mengambil liburan dan Nancy melakukan tindakan seperti memeriksa
dokumen yang ada di meja kerja Bob atau menghubungi klien Bob untuk memastikan bahwa Bob
tidak melakukan tindakan fraud.

3. Case 13
Setelah mendengar bahwa Anda terdaftar di kelas fraud, sebuah manajer bisnis lokal bertanya,
"Saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan semua skandal besar seperti skandal Bernie Madoff,
tuduhan Goldman Sachs, dan penipuan Enron. Ada miliaran dolar dicuri dan dimanipulasi.
Bagaimana bisa auditor yang baik tidak melihat ketika miliaran dolar yang hilang?"
Bagaimana tanggapan Anda?
Jawaban:
Tanggapan atas case diatas adalah:
Dalam mekanisme pelaporan keuangan, suatu audit dirancang untuk memberikan keyakinan
bahwa laporan keuangan tidak dipengaruhi oleh salah saji (mistatement) yang material dan juga
memberikan keyakinan yang memadai atas akuntabilitas manajemen atas aktiva perusahaan.
Salah saji itu terdiri dari dua macam yaitu kekeliruan (error) dan kecurangan (fraud). Fraud
diterjemahkan dengan kecurangan sesuai Pernyataan Standar Auditing (PSA) No. 70, demikian
pula error dan irregularities masing-masing diterjemahkan sebagai kekeliruan dan ketidakberesan
sesuai PSA sebelumnya yaitu PSA No. 32. Menurut standar pengauditan, faktor yang
membedakan kecurangan dan kekeliruan adalah apakah tindakan yang mendasarinya, yang
berakibat terjadinya salah saji dalam laporan keuangan, berupa tindakan yang sengaja atau tidak
disengaja (IAI, 2001). Terjadinya kecurangan– suatu tindakan yang disengaja - yang tidak dapat
terdeteksi oleh suatu pengauditan dapat memberikan efek yang merugikan dan cacat bagi proses
pelaporan keuangan. Adanya kecurangan berakibat serius dan membawa banyak kerugian.

4
Chapter 1
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Pendeteksian kecurangan bukan merupakan tugas yang mudah dilaksanakan oleh auditor. Dapat
dipetakan empat faktor yang teridentifikasi yang menjadikan pendeteksian kecurangan menjadi
sulit dilakukan sehingga auditor gagal dalam usaha mendeteksi.
Faktor-faktor penyebab tersebut diuraikan sebagai berikut:
a. Karakteristik Terjadinya Kecurangan
Terjadinya kecurangan sebenarnya berbeda dengan kekeliruan. Menurut Loebbecke et al.
(1989), kecurangan lebih sulit untuk dideteksi karena biasanya melibatkan penyembunyian
(concealment). Penyembunyian itu terkait dengan catatan akuntansi dan dokumen yang
berhubungan, dan hal ini juga berhubungan dengan tanggapan pelaku kecurangan atas
permintaan auditor dalam melaksanakan audit. Jika auditor meminta bukti transaksi yang
mengandung kecurangan, dia akan menipu dengan memberi informasi palsu atau tidak
lengkap.
b. Standar Pengauditan Mengenai Pendeteksian Kecurangan
Dalam pendeteksian kecurangan yang menjadi masalah bukanlah ketiadaan standar
pengauditan yang memberikan pedoman bagi upaya pendeteksian kecurangan, tetapi kurang
memadainya standar tersebut memberikan arah yang tepat.
c. Lingkungan Pekerjaan Audit Yang Mengurangi Kualitas Audit
1) Tekanan Kompetisi atas Fee Audit
2) Tekanan Waktu
3) Hubungan Auditor-Auditee
d. Metode Dan Prosedur Audit Yang Tidak Efektif Dalam Pendeteksian Kecurangan
Komisi Cohen di tahun 1978 telah menyebutkan bahwa metode dan prosedur audit yang
tradisional tidaklah selalu dapat memberikan keyakinan yang seharusnya diberikan dalam
upaya pendeteksian kecurangan (AICPA 1978). Komisi ini menyarankan agar auditor menaruh
perhatian atas efektivitas teknik pengauditan konvensional dan perlunya pengembangan
teknik yang baru.

5
Chapter 1
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

B. Chapter 2
1. Case 3
Helen Weeks telah bekerja untuk Bonne Consulting Group (BCG) sebagai sekretaris eksekutif di
departemen administrasi selama hampir 10 tahun. Atas integritas dan dedikasi untuk karyanya,
dia dengan cepat mendapatkan reputasi sebagai karyawan yang luar biasa sehingga memiliki
tanggung jawab yang meningkat. Tanggung jawabnya ini meliputi pembuatan pengaturan untuk
studi kelayakan, menjaga file klien, bekerja dengan konsultan pemasaran luar, memulai proses
pembayaran dan memberitahukan departemen akuntansi dari semua pembukaan atau
penutupan rekening penjual.
Selama lima tahun pertama Helen bekerja, BCG mensubkontrak semua studi kelayakan dan
pemasaran melalui Jackson & Co. Hubungan ini kemudian dihentikan karena Jackson & Co
bergabung dengan yang lebih besar, kelompok konsultan lebih mahal. Pada saat penghentian,
Helen dan atasannya dipaksa untuk memilih sebuah perusahaan baru untuk melakukan riset pasar
BCG. Namun, Helen tidak pernah memberitahu departemen akuntansi bahwa akun Jackson &
Co telah ditutup.
Sejak supervisor memperbolehkan Helen untuk menandatangani voucher pembayaran untuk jasa
yang diberikan, Helen terus memproses cek yang dibuat untuk akun Jackson. Karena atasannya
benar-benar percaya padanya, dia membiarkan dirinya untuk menandatangani semua
pembayaran voucher kurang dari $ 10.000. Departemen akuntansi terus memproses
pembayaran dan Helen akan mengambil tanggung jawab untuk mendistribusikan pembayaran.
Helen membuka rekening bank di kota terdekat dengan nama Jackson & Co, dimana dia akan
membuat deposit. Dia membayar semua pengeluaran pribadi dari akun ini.
Asumsikan bahwa Anda baru saja disewa oleh Bonne Consulting Group untuk membantu
mendeteksi dan mencegah penipuan.
1) Apa pengendalian internal yang hilang di perusahaan Helen?
2) Apa yang memberi Helen kesempatan untuk melakukan fraud tersebut?
3) Bagaimana bisa fraud ini terdeteksi?

6
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Jawaban:
1) Committee of Sponsoring Organizations of the Treatway Commission (COSO) memperkenalkan
adanya lima komponen pengendalian intern yang meliputi
a) Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
Lingkungan pengendalian perusahaan mencakup sikap para manajemen dan karyawan
terhadap pentingnya pengendalian yang ada di organisasi tersebut. Salah satu faktor yang
berpengaruh terhadap lingkungan pengendalian adalah filosofi manajemen (manajemen
tunggal dalam persekutuan atau manajemen bersama dalam perseroan) dan gaya operasi
manajemen (manajemen yang progresif atau yang konservatif), struktur organisasi
(terpusat atau ter desentralisasi) serta praktik kepersonaliaan. Lingkungan pengendalian ini
amat penting karena menjadi dasar keefektifan unsur-unsur pengendalian intern yang lain.
b) Penilaian Resiko (Risk Assesment)
Semua organisasi memiliki risiko, dalam kondisi apapun yang namanya risiko pasti ada
dalam suatu aktivitas, baik aktivitas yang berkaitan dengan bisnis (profit dan non profit)
maupun non bisnis. Suatu risiko yang telah di identifikasi dapat di analisis dan evaluasi
sehingga dapat di perkirakan intensitas dan tindakan yang dapat meminimalkannya.
c) Aktivitas Pengendalian (Control Procedure)
Prosedur pengendalian ditetapkan untuk menstandarisasi proses kerja sehingga menjamin
tercapainya tujuan perusahaan dan mencegah atau mendeteksi terjadinya ketidakberesan
dan kesalahan. Prosedur pengendalian meliputi hal-hal sebagai berikut:
 Personil yang kompeten, mutasi tugas dan cuti wajib.
 Pelimpahan tanggung jawab.
 Pemisahan tanggung jawab untuk kegiatan terkait.
 Pemisahan fungsi akuntansi, penyimpanan aset dan operasional.
d) Pemantauan (Monitoring)
Pemantauan terhadap sistem pengendalian intern akan menemukan kekurangan serta
meningkatkan efektivitas pengendalian. Pengendalian intern dapat di monitor dengan baik
dengan cara penilaian khusus atau sejalan dengan usaha manajemen. Usaha pemantauan
yang terakhir dapat dilakukan dengan cara mengamati perilaku karyawan atau tanda-tanda
peringatan yang diberikan oleh sistem akuntansi.

7
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Penilaian secara khusus biasanya dilakukan secara berkala saat terjadi perubahan pokok
dalam strategi manajemen senior, struktur korporasi atau kegiatan usaha. Pada perusahaan
besar, auditor internal adalah pihak yang bertanggung jawab atas pemantauan sistem
pengendalian intern. Auditor independen juga sering melakukan penilaian atas
pengendalian intern sebagai bagian dari audit atas laporan keuangan.
e) Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)
Informasi dan komunikasi merupakan elemen-elemen yang penting dari pengendalian
intern perusahaan. Informasi tentang lingkungan pengendalian, penilaian risiko, prosedur
pengendalian dan monitoring diperlukan oleh manajemen sebagai pedoman operasional
dan menjamin ketaatan dengan pelaporan hukum dan peraturan-peraturan yang berlaku
pada perusahaan.
Informasi juga diperlukan dari pihak luar perusahaan. Manajemen dapat menggunakan
informasi jenis ini untuk menilai standar eksternal. Hukum, peristiwa dan kondisi yang
berpengaruh pada pengambilan keputusan dan pelaporan eksternal.
Dari uraian singkat diatas, maka dapat diketahui bahwa pengendalian internal yang
hilang/kurang dalam Perusahaan adalah
 Aktivitas Pengendalian
Kurang berjalannya aktivitas pengendalian dalam Perusahaan ini adalah tidak memiliki
pemisahan tugas dan sistem otorisasi yang kurang baik. Hal ini terlihat dari adanya izin yang
diberikan kepada Helen untuk menandatangani voucher pembayaran untuk jasa yang
diberikan yang bernilai kurang dari $ 10.000.
 Informasi dan Komunikasi
Kurang berjalannya informasi dan komunikasi dalam Perusahaan ini adalah tidak adanya
komunikasi dengan departemen lainnya, yaitu departemen akuntansi. Hal ini terlihat dari
Helen tidak pernah memberitahu departemen akuntansi bahwa akun Jackson & Co telah
ditutup.

2) Yang membuat Helen mempunyai kesempatan untuk melakukan fraud adalah


 Predikat Helen sebagai seorang pegawai yang memiliki reputasi luar biasa sehingga diberi
kewenangan/tanggungjawab yang besar.
Dengan predikat seperti ini, maka tidak seorangpun yang akan menaruh curiga kepada
Helen apabila Helen melakukan tindakan fraud.

8
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

 Perusahaan juga tidak memiliki aktivitas pengendalian yang baik, yaitu tidak memiliki
pemisahan tugas dan sistem otorisasi yang kurang baik.
Dengan kewenangan/tanggungjawab atas penandatanganan voucher pembayaran yang
bernilai kurang dari $10,000 , Helen mempunyai kesempatan untuk melakukan fraud
dengan cara penyalahgunaan wewenang tersebut.

3) Fraud tersebut dapat terdeteksi apabila Perusahaan memiliki sistem pemantauan


(monitoring) yang baik, yaitu dengan memiliki sebuah departemen audit internal yang baik.
Selain itu juga perlu diterapkan Sistem Pengendalian Intern yang baik dan komunikasi yang
baik antar departemen. Dapat menjadi lebih baik apabila juga menggunakan sistem akuntansi
secara komputerisasi, sehingga dapat memudahkan melakukan pengawasan dan mengurangi
resiko adanya fraud.

2. Case 4
Berikut adalah fraud yang benar terjadi di sebuah perusahaan komunikasi.
Apa yang Ruth Mishkin lakukan di waktu luangnya tidak menyangkut Boca Raton, Florida,
perusahaan komunikasi di mana dia bekerja keras. "Kami pikir dia hanya bermain kartu dengan
gadis-gadis," kata Ray Biagiotti, presiden Communications Group, perusahaan yang
mempekerjakan dia selama sembilan tahun.
Dia telah menjadi sebagai karyawan terpercaya yang bos-nya telah menempatkan dirinya
bertanggung jawab membayar tagihan, menyeimbangkan rekening bank dan penanganan tugas-
tugas manajemen kas lainnya. Mereka tidak menyadari kesalahan mereka sampai Ruth
mengambil cuti sakit dan mereka menemukan dia telah mengantongi dana perusahaan selama
bertahun-tahun. Uang telah memicu kebiasaan perjudian yang mengambil janda berusia 60 tahun
pada junkets ke kasino di Bahama, Monte Carlo dan Las Vegas. Secara keseluruhan, klaim
perusahaan adalah ia mencuri sekitar $ 320.000.
Ruth mengaku bersalah atas satu tuduhan pencurian besar dan empat tuduhan pemalsuan cek.
Dia mendapatkan 10 tahun masa percobaan dan diperintahkan untuk menghadiri pertemuan dari
Gamblers Anonymous, kelompok swadaya nasional.
1) Peluang apa yang dirasakan Ruth?
2) Apakah tekanan yang membuat Ruth harus melakukan fraud?

9
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

3) Bagaimana fakta bahwa Ruth adalah karyawan terpercaya, memberikan lebih banyak
kesempatan baginya untuk melakukan penipuan?
4) Bagaimana sifat buruk seperti perjudian dapat memotivasi orang untuk melakukan fraud?
Jawaban:
1) Peluang adalah situasi dimana seseorang menyakini bahwa adanya kesempatan atau kondisi
yang menjanjikan keuntungan jika melakukan fraud dan tidak terdeteksi. Peluang dapat
mendorong kemungkinan seorang karyawan untuk melakukan fraud, bahkan disaat karyawan
tersebut tidak memiliki tekanan untuk melakukan fraud.
Peluang yang membuat Ruth Mishkin melakukan fraud adalah predikat Ruth sebagai seorang
karyawan yang terpercaya dan dia diberi kewenangan untuk membayar tagihan,
menyeimbangkan rekening, dan penanganan manajemen kas.

2) Tekanan adalah situasi dimana seorang menyakini bahwa mereka merasa perlu untuk
melakukan fraud. Tekanan ini misalnya karena kondisi kesulitan ekonomi seorang karyawan
yang mendorong karyawan melakukan fraud.
Tekanan yang membuat Ruth Mishkin melakukan fraud adalah kecanduan judi, sehingga
menyebabkan Ruth memiliki tekanan besar untuk melakukan penipuan agar ia memiliki dana
tambahan yang dapat digunakan untuk berjudi.

3) Karena Ruth adalah seorang karyawan terpercaya, bos nya menempatkan dia bertanggung
jawab membayar tagihan, menyeimbangkan rekening bank, dan penanganan tugas-tugas
manajemen kas lainnya. Hal ini menyebabkan tidak adanya pemisahan tugas sebagai aktivitas
pengendalian, sehingga memberikan kesempatan untuk melakukan penipuan.

4) Rasionalisasi adalah suatu bentuk pemikiran yang menjadikan seseorang yang melakukan
fraud merasa bahwa sikap curang tersebut dapat diterima. Hal ini dapat terjadi jika tidak
adanya penegakan hukum yang tegas, atau terjadi pembiaran dalam melakukan fraud. Atau
barangkali jika karyawan mengetahui bahwa rekan-rekannya melakukan fraud maka dia akan
merasa sah-sah saja untuk melakukan fraud.
Ketika orang kecanduan seperti perjudian, mereka merasakan tekanan yang besar. Dengan
begitu besarnya tekanan, yang dibutuhkan hanya rasionalisasi kecil dan peluang kecil bagi
seseorang untuk melakukan penipuan agar tekanan tersebut bisa berkurang.

10
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

3. Case 7
Bob Country Kitchen, restoran kecil di utara New York, telah mengalami penurunan profitabilitas
selama tiga tahun terakhir dan pemilik ingin tahu mengapa. Bob’s telah menjadi favorit lokal
selama 20 tahun terakhir. Dua bersaudara membukanya pada awal tahun 1980 karena mereka
tidak bisa menemukan burger yang mereka suka. Bob’s awalnya hanya menyajikan hamburger,
tetapi dengan cepat meluas ke hampir semua jenis makanan Amerika. Bob’s menjadi begitu
populer di akhir 1980-an bahwa Tom dan Bob (pemilik) harus menyewa beberapa orang untuk
membantu mengelola hari ke hari kegiatan restoran. Sampai titik ini, Tom dan Bob berhasil
mengatur tempat mereka sendiri.
Bob dan Tom merasa bahwa manajemen baru mereka melakukan pekerjaan yang baik, sehingga
mereka secara bertahap menjadi kurang dan semakin kurang terlibat. Pada tahun 2005, Bob dan
Tom menyerahkan semua tugas manajemen untuk Joel, seorang teman keluarga yang telah
dipekerjakan oleh Bob selama 15 tahun. Bob tidak memiliki sistem komputer di tempat untuk
pesanan pelanggan - setiap order ditulis pada pad dengan duplikat karbon, satu salinan dibawa ke
dapur dan yang lainnya diberikan kepada pelanggan. Semua pelanggan membayar di kasir depan
restoran, setelah penerimaan mereka yang dipatok dan dijumlahkan pada hari akhir untuk
menentukan total penjualan. Bob dan Tom telah melihat penurunan bertahap dalam keuntungan
selama tiga tahun terakhir dan sampai sekarang, mereka berpikir itu hanya karena meningkatnya
persaingan restoran di daerah.
Namun, tampaknya aneh bagi Bob dan Tom bahwa pendapatan telah meningkat secara
substansial tapi keuntungan tidak. Ketika ditanya tentang perubahan dalam hubungan antara
pendapatan dan laba, Joel mengatakan itu karena peningkatan besar dalam biaya makanan dan ia
harus membayar karyawannya lebih karena meningkatnya persaingan. Bob dan Tom tidak punya
alasan untuk berburuk sangka pada Joel, karena dia adalah teman keluarga yang dipercaya.
Tanggungjawab Joel di Bob’s termasuk mempersiapkan deposito malam, mengelola hutang,
penanganan gaji dan melakukan rekonsiliasi bank. Dia juga memiliki kewenangan untuk menulis
dan menandatangani cek. Tidak ada yang memeriksa pekerjaannya.
1) Apa peluang yang menyebabkan Joel dapat melakukan penipuan?
2) Tanda-tanda apa dapat menunjukkan penipuan terjadi?
3) Seberapa besar kemungkinan bahwa pengendalian internal bisa sedikit mengurangi peluang
untuk penipuan?
4) Pengendalian internal manakah yang akan Anda sarankan untuk dilaksanakan?

11
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Jawaban:
1) Peluang adalah situasi dimana seseorang menyakini bahwa adanya kesempatan atau kondisi
yang menjanjikan keuntungan jika melakukan fraud dan tidak terdeteksi. Peluang dapat
mendorong kemungkinan seorang karyawan untuk melakukan fraud, bahkan disaat karyawan
tersebut tidak memiliki tekanan untuk melakukan fraud.
Peluang yang membuat Joel melakukan penipuan adalah Joel merupakan teman yang
dipercaya keluarga. Selain itu, di restoran, tidak ada pemisahan tugas, sistem otorisasi,
pemeriksaan independen, atau pengamanan fisik untuk mencegah Joel dari melakukan
penipuan.

2) Tanda-tanda apa dapat menunjukkan penipuan terjadi adalah adanya peningkatan


pendapatan namun tidak disertai dengan adanya peningkatan laba. Perubahan rasio margin
laba (laba / pendapatan) adalah gejala kemungkinan terjadinya penipuan.

3) Seperti dalam kebanyakan kasus, pengendalian internal secara substansial dapat mengurangi
peluang untuk penipuan. Misalnya, Bob dan Tom bisa memasang sistem otomatis ke mana
semua penjualan akan disimpan. Mereka bisa memiliki sistem mengenai jumlah pembeli di
restoran dan pembayaran tunai untuk melihat apakah penerimaan telah dicatat. Mereka bisa
membuat deposito dan mengatur rekening bank sendiri.

4) Pengendalian internal yang akan disarankan untuk dilaksanakan adalah:


a) Aktivitas Pengendalian (Control Procedure)
Prosedur pengendalian ditetapkan untuk menstandarisasi proses kerja sehingga menjamin
tercapainya tujuan perusahaan dan mencegah atau mendeteksi terjadinya ketidakberesan
dan kesalahan. Prosedur pengendalian meliputi hal-hal sebagai berikut:
 Pemisahan tugas – tidak memungkinkan Joel untuk melakukan segala sesuatu yang dia
lakukan.
 Sistem otorisasi – agar ada kejelasan siapa penanggungjawab atas setiap proses.
 Pengamanan – seperti fisik sebagai register otomatis.

12
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

b) Pemantauan (Monitoring)
Pemantauan terhadap sistem pengendalian intern akan menemukan kekurangan serta
meningkatkan efektivitas pengendalian. Pengendalian intern dapat di monitor dengan baik
dengan cara penilaian khusus atau sejalan dengan usaha manajemen. Usaha pemantauan
yang terakhir dapat dilakukan dengan cara mengamati perilaku karyawan atau tanda-tanda
peringatan yang diberikan oleh sistem akuntansi.
Penilaian secara khusus biasanya dilakukan secara berkala saat terjadi perubahan pokok
dalam strategi manajemen senior, struktur korporasi atau kegiatan usaha. Pada perusahaan
besar, auditor internal adalah pihak yang bertanggung jawab atas pemantauan sistem
pengendalian intern. Auditor independen juga sering melakukan penilaian atas
pengendalian intern sebagai bagian dari audit atas laporan keuangan.
c) Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)
Informasi dan komunikasi merupakan elemen-elemen yang penting dari pengendalian
intern perusahaan. Informasi tentang lingkungan pengendalian, penilaian risiko, prosedur
pengendalian dan monitoring diperlukan oleh manajemen sebagai pedoman operasional
dan menjamin ketaatan dengan pelaporan hukum dan peraturan-peraturan yang berlaku
pada perusahaan.
Informasi juga diperlukan dari pihak luar perusahaan. Manajemen dapat menggunakan
informasi jenis ini untuk menilai standar eksternal. Hukum, peristiwa dan kondisi yang
berpengaruh pada pengambilan keputusan dan pelaporan eksternal.

13
Chapter 2
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

C. Chapter 4
1. Case 5
Saat melakukan audit pada TCC Corp, tim audit melihat sesuatu yang tidak beres. Laporan piutang
perusahaan menunjukkan bahwa piutang pinjaman bank yang layak adalah sekitar $ 91 juta. Tim
audit menghitung piutang bank yang memenuhi syarat pinjaman menjadi sekitar $ 50 juta. Klien
tidak mengidentifikasi akun tertentu dalam menulis kredit macet, ada pengolahan memo kredit
yang sangat lambat dan barang-barang yang manajemen tidak terfokus pada yang tidak tertagih
dan memenuhi syarat untuk pembiayaan. Selain itu, selama dua tahun terakhir, bagian kredit
perusahaan telah memiliki omset yang sangat tinggi - empat orang yang berbeda telah memegang
posisi manajer kredit di bawah CFO. Manajer kredit saat ini adalah teman CFO dan telah bekerja
dengan dia di sebuah perusahaan sebelumnya. Setelah melihat beberapa faktur dan bertanya
tentang informasi pelanggan untuk mengkonfirmasi, manajer kredit mengaku membuat
dokumen palsu dan mengatur penjualan fiktif dengan klien - semua dengan sepengetahuan dari
CFO.
1) Sebutkan beberapa poin yang mengarah ke kemungkinan fraud!
2) Apa yang akan Anda katakan mengenai masalah utama dalam hal ini yang memungkinkan
fraud terjadi?
Jawaban:
1) Beberapa poin yang mengarahkan adanya kemungkinan fraud adalah:
 Adanya perbedaan hasil perhitungan piutang bank
 Kurang jelasnya dalam identifikasi akun kredit
 Pengolahan memo kredit yang sangat lambat
 Kurangnya pengawasan terhadap barang-barang jaminan kredit
 Adanya pembuatan dokumen palsu dan pengaturan penjualan fiktif
2) Fraud ini dapat terjadi karena:
 Pengendalian intern tidak ada atau lemah atau dilakukan dengan longgar dan tidak efektif.
Pengendalian intern ini terutama dalam hal:
 Aktivitas pengendalian, seperti pengolahan informasi dan pengendalian fisik
 Informasi dan komunikasi, mencakup penyediaan suatu pemahaman tentang peran dan
tanggung jawab individual berkaitan dengan pengendalian intern
 Pemantauan, mencakup penentuan disain dan operasi pengendalian yang tepat waktu
dan pengambilan tindakan koreksi

14
Chapter 4
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

 Pegawai dipekerjakan tanpa memikirkan kejujuran dan integritas mereka


 Pegawai diatur, dieksploitasi dengan tidak baik, disalahgunakan atau ditempatkan dengan
tekanan yang besar untuk mencapai sasaran dan tujuan keuangan yang mengarah tindakan
kecurangan
 Pegawai yang dipercaya memiliki masalah pribadi yang tidak dapat dipecahkan , biasanya
masalah keuangan, kebutuhan kesehatan keluarga, gaya hidup yang berlebihan
 Industri dimana perusahaan menjadi bagiannya, memiliki sejarah atau tradisi kecurangan

2. Case 7
Danny telah bekerja di Gant Automobile selama dua tahun. Dia merasa beruntung telah bekerja
begitu lama, mengingat masa lalunya, yang melibatkan pemecatan karena melakukan penipuan
dalam dua kasus yang berbeda. Bosnya, Mr. Gant, umumnya orang yang cukup dingin dan hanya
menyapa Danny setelah tiba dan meninggalkan pekerjaan setiap hari. Semua orang di tempat
kerja cenderung kendur sedikit di sana-sini. Mereka tidak keberatan makan siang dengan biaya
perusahaan dan ada kurangnya ketertiban tentang tempat. Danny merasa membutuhkan uang
akhir-akhir ini, karena baru saja pindah ke rumah yang mungkin sedikit terlalu mahal. Dengan
tekanan internal ini dan tidak ada pada siapa untuk menyelesaikan masalah atau dengan siapa
berbicara, Danny memutuskan untuk mencuri bagian dari bagian bengkel dan menjualnya di jalan
untuk mendapatkan uang.
Apa yang bisa Gant Automobile lakukan untuk mencegah fraud yang dilakukan Danny?
Jawaban:
Penyebab terjadinya fraud adalah:
 Kurangnya komunikasi antara pemilik/manajemen kepada pegawai dan antar pegawai
 Kurangnya pengawasan yang dilakukan terhadap kinerja pegawai
 Kurangnya pengawasan yang dilakukan terhadap pengamanan persediaan/aset
 Adanya tekanan internal pada diri Danny, yaitu kebutuhan akan uang dalam jumlah besar

Langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya fraud tersebut adalah:
1) Membangun struktur pengendalian intern yang baik
Dengan semakin berkembangnya suatu perusahaan, maka tugas manajemen untuk
mengendalikan jalannya perusahaan menjadi semakin berat. Agar tujuan yang telah
ditetapkan top manajemen dapat dicapai, keamanan harta perusahaan terjamin dan kegiatan

15
Chapter 4
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

operasi bisa dijalankan secara efektif dan efisien, manajemen perlu mengadakan struktur
pengendalian intern yang baik dan efektif mencegah kecurangan.
Pengendalian intern terdiri atas 5 (lima) komponen yang saling terkait yaitu:
1) Lingkungan pengendalian (control environment) menetapkan corak suatu organisasi,
mempengaruhi kesadaran pengendalian orang-orangnya. Lingkungan pengendalian
merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian intern, menyediakan disiplin dan
struktur.
2) Penaksiran risiko (risk assessment) adalah identifikasi entitas dan analisis terhadap risiko
yang relevan untuk mencapai tujuannya, membentuk suatu dasar untuk menenetukan
bagaimana risiko harus dikelola.
3) Aktivitas pengendalian (control activities) adalah kebijakan dari prosedur yang membantu
menjamin bahwa arahan manajemen dilaksanakan.
4) Informasi dan komunikasi (information and communication) adalah pengidentifikasian,
penangkapan, dan pertukaran informasi dalam suatu bentuk dari waktu yang
memungkinkan orang melaksanakan tanggungjawab mereka.
5) Pemantauan (monitoring) adalah proses menentukan mutu kinerja pengendalian intern
sepanjang waktu. Pemantauan mencakup penentuan disain dan operasi pengendalian yang
tepat waktu dan pengambilan tindakan koreksi.
Dari kelima komponen tersebut, yang terutama harus dilakukan oleh Gant Automobile adalah
peningkatan pada komponen:
 Aktivitas pengendalian, seperti pengolahan informasi dan pengendalian fisik
persediaan/aset, sehingga tidak akan terjadi lagi kasus pencurian persediaan/aset yang
dilakukan oleh pegawai.
 Informasi dan komunikasi, yaitu komunikasi antara pemilik/manajemen kepada pegawai
dan antar pegawai, sehingga terjadi jalinan yang baik antara pemilik/manajemen kepada
pegawai dan antar pegawai. Dengan adanya jalinan yang baik ini, maka apabila terjadi suatu
permasalahan, dapat dibicarakan dan diselesaikan dengan baik.
 Pemantauan, yaitu mengawasi kinerja pegawai, sehingga setiap yang dilakukan oleh
pegawai, benar-benar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

16
Chapter 4
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

2) Meningkatkan kultur organisasi


Meningkatkan kultur organisasi dapat dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip
Good Corporate Governance (GCG) yang saling terkait satu sama lain agar dapat mendorong
kinerja sumber-sumber perusahaan bekerja secara efisien, menghasikan nilai ekonomi jangka
panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun masyarakat sekitar
secara keseluruhan.
3) Mengefektifkan fungsi internal audit
Walaupun internal auditor tidak dapat menjamin bahwa kecurangan tidak akan terjadi, namun
ia harus menggunakan kemahiran jabatannya dengan saksama sehingga diharapkan mampu
mendeteksi terjadinya kecurangan dan dapat memberikan saran-saran yang bermafaat kepada
manajemen untuk mencegah terjadinya kecurangan.

3. Case 8
Mary adalah pemilik toko bunga kecil. Dengan hanya 12 karyawan, lingkungan merupakan salah
satu kepercayaan. Mary mengenal setiap karyawan dan sebagian besar telah bekerja di toko sejak
pembukaannya. Meskipun terdapat beberapa kontrol, Mary adalah satu-satunya orang yang
diperbolehkan untuk menandatangani cek. Teman baik Mary, Steve, adalah bagian penting dalam
bisnis. Tidak hanya dia kepala akuntan, tapi ia juga membantu menjaga hubungan dengan vendor.
Steve adalah ayah yang membanggakan bagi tiga anak, dua putra dan satu putri. Anak Steve
segera mulai kuliah pada Ivy League School. Meskipun sangat membanggakan, Steve khawatir
tentang pembayaran SPP serta menyediakan untuk kebutuhan keluarganya. Setelah tahun
pertamanya anaknya, hal-hal mulai benar-benar memberatkan. Tidak ingin anaknya tahu bahwa
keluarganya mengalami kesulitan finansial, ia memutuskan untuk berbicara dengan vendor yang
tertarik untuk melakukan bisnis dengan perusahaan. Setelah menerima kickback pertama, yang
kedua menjadi lebih mudah. Segera Steve mampu membayar uang kuliah anaknya dan banyak
lagi. Dia mulai membeli perhiasan mahal untuk istrinya dan mengambil perjalanan mewah. Karena
Mary adalah teman pribadi, ia bertanya dari mana uang itu berasal. Steve memberitahu Mary
bahwa istrinya telah menerima warisan dari seorang bibi. Karena Mary percaya padanya, ia
percaya ceritanya. Dia tidak menjadi curiga sampai suatu hari dia mencoba untuk menghubungi
vendor secara langsung. Steve tidak mengizinkan dia untuk melakukannya dan bersikeras bahwa
dia berbicara dengan vendor melalui dia. Segera Mary menemukan bahwa Steve telah mengambil
sejumlah besar uang dan telah mengambil keuntungan dari hubungan saling percaya mereka.

17
Chapter 4
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Bagaimana bisa fraud ini dicegah?


Jawaban:
Penyebab terjadinya fraud adalah:
 Adanya tekanan internal pada diri Steve, yaitu kebutuhan akan uang dalam jumlah besar
 Kurangnya pengawasan yang dilakukan terhadap kinerja pegawai
 Adanya kepercayaan yang diberikan secara berlebihan

Langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah fraud tersebut adalah dengan cara membangun
struktur pengendalian intern yang baik. Dengan semakin berkembangnya suatu perusahaan, maka
tugas manajemen untuk mengendalikan jalannya perusahaan menjadi semakin berat. Agar tujuan
yang telah ditetapkan top manajemen dapat dicapai, keamanan harta perusahaan terjamin dan
kegiatan operasi bisa dijalankan secara efektif dan efisien, manajemen perlu mengadakan struktur
pengendalian intern yang baik dan efektif mencegah kecurangan.
Pengendalian intern terdiri atas 5 (lima) komponen yang saling terkait yaitu:
1) Lingkungan pengendalian (control environment) menetapkan corak suatu organisasi,
mempengaruhi kesadaran pengendalian orang-orangnya. Lingkungan pengendalian
merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian intern, menyediakan disiplin dan
struktur.
2) Penaksiran risiko (risk assessment) adalah identifikasi entitas dan analisis terhadap risiko yang
relevan untuk mencapai tujuannya, membentuk suatu dasar untuk menenetukan bagaimana
risiko harus dikelola.
3) Aktivitas pengendalian (control activities) adalah kebijakan dari prosedur yang membantu
menjamin bahwa arahan manajemen dilaksanakan.
4) Informasi dan komunikasi (information and communication) adalah pengidentifikasian,
penangkapan, dan pertukaran informasi dalam suatu bentuk dari waktu yang memungkinkan
orang melaksanakan tanggungjawab mereka.
5) Pemantauan (monitoring) adalah proses menentukan mutu kinerja pengendalian intern
sepanjang waktu. Pemantauan mencakup penentuan disain dan operasi pengendalian yang
tepat waktu dan pengambilan tindakan koreksi.

18
Chapter 4
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

Dari kelima komponen tersebut, yang terutama harus dilakukan oleh Mary adalah peningkatan
pada komponen:
 Aktivitas pengendalian, seperti pengolahan informasi, sehingga Mary dapat mengetahui segala
informasi yang berkaitan dengan bisnisnya, khususnya informasi mengenai vendor.
 Informasi dan komunikasi, yaitu komunikasi yang efektif, baik mengenai kegiatan usaha
maupun mengenai permasalahan personal, sehingga apabila ada tekanan internal yang dialami
oleh Steve, dapat dicarikan solusi untuk mengatasinya bersama Mary.
 Pemantauan, yaitu mengawasi kinerja pegawai, sehingga setiap yang dilakukan oleh pegawai,
benar-benar sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dengan demikian, dapat mengurangi resiko
adanya fraud yang dilakukan oleh pegawai.

4. Case 10
Sebuah controller dari sebuah perusahaan kemasan buah kecil di California mencuri $ 212.000
dari perusahaan. Ketika ditanya mengapa, ia berkata, "Tak seorang pun di perusahaan (terutama
pemilik) pernah berbicara kepada saya. Mereka memperlakukan saya secara tidak adil, mereka
merendahkan saya dan mereka kasar kepada saya. Mereka menyombongkan segala sesuatu
yang mereka punya."
Apa yang bisa perusahaan lakukan untuk mencegah fraud ini?
Jawaban:
Penyebab terjadinya fraud adalah:
 Adanya tekanan internal pada diri controller, yaitu kurangnya perhatian yang didapatkannya
 Kurangnya komunikasi antara pemilik/manajemen kepada pegawai dan antar pegawai

Yang bisa perusahaan lakukan untuk mencegah fraud ini adalah dengan cara membangun struktur
pengendalian intern yang baik. Dengan semakin berkembangnya suatu perusahaan, maka tugas
manajemen untuk mengendalikan jalannya perusahaan menjadi semakin berat. Agar tujuan yang
telah ditetapkan top manajemen dapat dicapai, keamanan harta perusahaan terjamin dan
kegiatan operasi bisa dijalankan secara efektif dan efisien, manajemen perlu mengadakan struktur
pengendalian intern yang baik dan efektif mencegah kecurangan.
Pengendalian intern terdiri atas 5 (lima) komponen yang saling terkait yaitu:
1) Lingkungan pengendalian (control environment) menetapkan corak suatu organisasi,
mempengaruhi kesadaran pengendalian orang-orangnya. Lingkungan pengendalian

19
Chapter 4
Nama : Sinar Denmas Hendrawan
No BP : 1410539063

merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian intern, menyediakan disiplin dan
struktur.
2) Penaksiran risiko (risk assessment) adalah identifikasi entitas dan analisis terhadap risiko yang
relevan untuk mencapai tujuannya, membentuk suatu dasar untuk menenetukan bagaimana
risiko harus dikelola.
3) Aktivitas pengendalian (control activities) adalah kebijakan dari prosedur yang membantu
menjamin bahwa arahan manajemen dilaksanakan.
4) Informasi dan komunikasi (information and communication) adalah pengidentifikasian,
penangkapan, dan pertukaran informasi dalam suatu bentuk dari waktu yang memungkinkan
orang melaksanakan tanggungjawab mereka.
5) Pemantauan (monitoring) adalah proses menentukan mutu kinerja pengendalian intern
sepanjang waktu. Pemantauan mencakup penentuan disain dan operasi pengendalian yang
tepat waktu dan pengambilan tindakan koreksi.
Dari kelima komponen tersebut, yang terutama harus dilakukan oleh perusahaan adalah
peningkatan pada komponen:
 Aktivitas pengendalian, seperti pengolahan informasi dan pengendalian fisik
kas/persediaan/aset, sehingga tidak akan terjadi lagi kasus pencurian kas/persediaan/aset
yang dilakukan oleh pegawai.
 Informasi dan komunikasi, yaitu komunikasi antara pemilik/manajemen kepada pegawai dan
antar pegawai, sehingga terjadi jalinan yang baik antara pemilik/manajemen kepada pegawai
dan antar pegawai. Dengan adanya jalinan yang baik ini, maka apabila terjadi suatu
permasalahan, dapat dibicarakan dan diselesaikan dengan baik dan tercipta suasana kerja yang
kondusif.
 Pemantauan, yaitu mengawasi kinerja pegawai, sehingga setiap yang dilakukan oleh pegawai,
benar-benar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

20
Chapter 4