Anda di halaman 1dari 13

Lembar Kerja Peserta Didik

KOMPETENSI INTI & KOMPETENSI DASAR

Kompetensi Inti

Kompetensi Inti (KI)


1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/ teori

Kompetensi Dasar

4.7 Membuat karya sederhana yang memanfaatkan prinsip elektromagnetik


dan/atau induksi elektromagnetik

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 1
Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan Percobaan
4.7
4.7.1 Melalui percobaan peserta didik dapat membuat magnet dengan baik.

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 2
Lembar Kerja Peserta Didik

MATERI

A. Pengertian Elektromagnet
Elektromagnet adalah magnet yang medan magnetnya terbentuk
saat adanya arus listrik yang mengalir. Jenis magnet ini berbeda dengan
magnet kulkas biasa yang digunakan untuk mendekorasi dan menggantung
barang. Magnet pada kulkas adalah jenis magnet permanen. Magnet
permanen terbuat dari bahan magnetik yang terus menerus memancarkan
medan magnet. Elektromagnet dibangun dan menghasilkan medan magnet
hanya bila dibutuhkan. Kekuatan dan fleksibilitas mereka membuat
mereka cocok untuk berbagai kegunaan.

B. Cara Kerja Elektromagnet


Elektromagnet dibuat dengan melilitkan kawat konduktif di sekitar
inti yang terbuat dari bahan seperti besi, nikel atau kobalt. Bahan ini
digunakan karena mudah digulung. Aliran listrik menghasilkan medan
magnet yang mengelilingi kawat yang membawa arus listrik. Selama
listrik terus mengalir, medan magnet akan terus mengelilingi kabel yang
digulung. Sejumlah faktor bisa mempengaruhi kekuatan medan magnet.
Inti magnetik mengkonsentrasikan medan yang dibuat oleh kawat
melingkar, membuat elektromagnet lebih kuat. Dengan menggunakan
bahan inti yang tepat, meningkatkan gulungan kawat yang melingkar di
sekitar inti dan meningkatkan arus listrik yang mengalir melalui kabel
adalah semua cara untuk memperkuat medan elektromagnetik.

C. Penggunaan Elektromagnet
Elektromagnet memiliki berbagai kegunaan. Banyak peralatan di
dunia modern membutuhkan elektromagnet. Contohnya termasuk
perangkat komunikasi seperti ponsel yang mengandalkan interaksi sinyal
telepon dan pulsa magnetik yang dihasilkan oleh elektromagnet di dalam
telepon. Contoh lain adalah mesin pencitraan resonansi magnetik. Mesin
MRI menggunakan elektromagnet untuk menghasilkan gelombang
magnetik yang bisa menembus tubuh untuk menghasilkan citra jaringan
lunak.
D. Kekuatan Elektromagnet
Seperti yang telah disebutkan bahwa dasar elektromagnet tidak
terlalu rumit, Anda dapat membuat versi sederhana menggunakan bahan
yang ada di sekitar rumah. Sebuah kawat konduktif, biasanya terisolasi

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 3
Lembar Kerja Peserta Didik

tembaga, dililitkan di sekitar batang logam. Kawat akan mendapatkan


panas yang menyebabkan isolasi menjadi hal yang penting. Batang kawat
yang dibungkus disebut solenoid, dan medan magnet yang dihasilkan
memancar jauh dari titik ini. Kekuatan magnet yang langsung
berhubungan dengan berapa kumparan kawat di sekitar batang. Untuk
medan magnet kuat, kawat harus dibungkus lebih ketat.
Semakin ketat lilitan kawat di sekitar batang atau inti, semakin
banyak loop yang meningkatkan kekuatan medan magnet. Selain seberapa
erat kawat, bahan yang digunakan untuk inti juga dapat mengontrol
kekuatan magnet. Misalnya, besi adalah logam feromagnetik, yang berarti
sangat baik. Semakin konduktif suatu bahan maka semakin tinggi medan
magnet yang dihasilkan.
Semua materi, termasuk batang besi elektromagnet, terdiri dari
atom. Sebelum solenoid dialiri listrik, atom dalam inti logam tersusun
secara acak, tidak menunjuk dalam arah tertentu. Ketika listrik dialirkan,
medan magnet menembus batang dan menyusun ulang arah atom yang
menyebabkan atom-atom ini bergerak dalam arah yang sama, muncullah
medan magnet tumbuh. Susunan dari atom, area kecil atom magnet disebut
domain, naik dan turun sehingga dengan mengendalikan aliran listrik,
Anda dapat mengontrol kekuatan magnet.

E. Arah Medan Magnet


1. Kaidah Tangan Kanan untuk Menentukan Medan Magnet
Penggunaan kaidah tangan kanan untuk menentukan medan
magnet digunakan pada kawat lurus bermuatan arus listrik. Ibu jari
mengikuti arus listrik yang mengalir pada kawat lurus tersebut. Sedangkan
keempat jari lainnya menujukkan arah medan magnet. Lebih jelasnya,
perhatikan gambar di bawah.

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 4
Lembar Kerja Peserta Didik

2. Kaidah Tangan Kanan untuk Menentukan Kutub Magnet


Jika pada pembahasan sebelumnya sobat idschool telah
mempelajari kaidah tangan kanan untuk menentukan medan magnet pada
kawat lurus bermuatan arus listrik. Sekarang, sobat idschool akan
mempelajari kaidah tangan kanan untuk menentukan kutub magnet.
Kaidah tangan kanan kanan ini dipakai pada kawat melingkar bermuatan
arus listrik.
Cara menentukan kutub magnet dengan kaidah tangan kanan ini
dilakukan dengan menggunakan tangan kanan yang seolah-olah tangan
mengikuti kumparan. Arah empat jadi mengikuti arus listrik yang mengalir
pada kawat melingkar. Posisi ibu jari mengikuti, ibu jari selalu menunjuk
kutub utara. Simak lebih jelasnya pada cara dan gambar di bawah.

Posisi tangan pada kaidah tangan kanan untuk menentukan kutub magnet:

1. Posisikan empat jari mengikuti arus listrik yang mengali pada kawat
melingkar.
2. Ibu jari akan selalu menunjukkan arah utara.

Sehingga, posisi tangan yang memegang kumparan dapat dilihat seperti


gambar dibawah.

Biasanya, kaidah tangan kanan ini berguna untuk menentukan kutub


magnet pada pembuatan magnet sederhana dengan cara elektromagnet.

3. Kaidah Tangan Kanan Gaya Lorentz


Masih mengenai kaidah tangan, ulasan yang akan dibahas di sini
adalah kaidah tangan kanan untuk menentukan gaya lorentz. Kaidah
tangan kanan gaya lorentz menujukkan 3 arah komponen yaitu medan
magnet (B), arus listrik (I), dan gaya lorenzt (F). Posisi tangan dan arah

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 5
Lembar Kerja Peserta Didik

yang ditunjuk pada pemanfaatan kaidah tangan kanan untuk menentukan


gaya lorentz dapat dilihat pada gambar di bawah.

Berdasarkan gambar di atas, arah yang perlu diperhatikan adalah

1. Arah arus (I) ditunjukkan oleh ibu jari.


2. Medan magnet (B) ditunjukkan oleh empat jari (jari teulnjuk, tengah,
manis, dan kelingking).
3. Arah yang tegak lurusantara telapak tangan dan empat jari menujukkan
Gaya lorentz (F)
Besarnya Gaya Magnet pada sebuah kawat yang dialiri arus listrik
dapat dihitung dengan rumus :

F = B.i.l Sin α

Sedangkan gaya magnet pada sebuah muatan yang bergerak


melewati medan magnet dapat dihitung dengan rumus :

F = B.q.v Sin α

Keterangan:

F = Gaya Magnet ..........................(Newton)


B = Induksi Magnet ......................(Tesla)
i = Kuat arus listrik ...................... (ampere)
l = Panjang kawat ..........................(meter)
q = Besar muatan listrik ................(Coulomb)
v = kecepatan muatan listrik ..........(m/s)
α = Sudut antara arah B dan i .........( ° )

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 6
Lembar Kerja Peserta Didik

F. Hal-Hal yang Mempengaruhi Kelemahan Elektromagnet


1. Besar Arus Listrik
Semakin besar arus listrik yang mengalir ke kumparan semakin
kuat medan magnet yang dihasilkan dan sebaliknya jika arus listrik yang
mengalir kecil maka Medan magnet yang dihasilkan akan lemah.

2. Jumlah Lilitan
Semakin banyak jumlah gulungan kawat yang semakin kuat medan
magnet yang dihasilkan dan wakil versa jika jumlah loop kecil kemudian
Medan magnet yang dihasilkan akan menjadi lemah.

3. Hambatan Kawat
Semakin kecil perlawanan kawat yang digunakan untuk membuat
kumparan Medan magnet akan lebih kuat, lebih tahan kawat digunakan
Medan magnet akan melemah.

4. Inti Kumparan
Dengan memasukkan besi inti ke kumparan kemudian Medan
magnet yang dihasilkan akan lebih kuat daripada kumparan tanpa inti besi.

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 7
Lembar Kerja Peserta Didik

KEGIATAN 1

Induksi elektromagnetik
Percobaan
elektromagnetik
sederhana

KEGIATAN PERCOBAAN

Untuk menambah wawasan mengenaielektromagnetik, coba lakukanlah percobaan


dengan menggunakan alat peraga dan bahan-bahan sebagai beikut:

 Alat dan bahan:

No Nama Alat Gambar Alat Jumlah


1 1 buah paku 1 buah
beton

2 Kawat tembaga 30 cm

3 Batu baterai 1,5 1 buah


V

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 8
Lembar Kerja Peserta Didik

4 Paku payung 1 kotak

 Langkah Percobaan:
1. Kuliti kabel tembaga tadi dan sisakan sedikit lapisannya pada ujung-
ujung kabel.
2. Lilitkan kawat pada paku dan tempelkan ujung-ujung kawat pada
baterai.
3. Tunggu sebentar, dan paku tersebut telah bersifat seperti magnet.
4. Untuk mengujinya coba dekatkan paku tersebut pada paper clip (lihat
gambar)

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 9
Lembar Kerja Peserta Didik

KEGIATAN MENGANALISIS

Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, anda telah mengetahui bagaimana


elektromagnetik. Buatlah analisa data dari hasil percobaan yang telah anda
lakukan!
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………

KEGIATAN MENYIMPULKAN

Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, anda telah mengetahui bagaimana


induksi elektromagnetik. Buatlah kesimpula dari hasil percobaan yang telah anda
lakukan!
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 10
Lembar Kerja Peserta Didik

SOAL LATIHAN

1. Faktor yang memengaruhi besarnya kekuatan elektromagnet pada


kumparan adalah..
A. mengurangi tegangan dan menambah jumlah garis gaya
B. mengurangi kuat arus dan mengurangi jumlah lilitan
C. menambah kuat arus dan memperpanjang kumparan
D. menambah jumlah lilitan dan memasukkan inti besi lunak di dalamnya

2. Alat yang tidak menggunakan cara kerja elektromagnetik adalah..


A. setrika listrik
B. relai
C. telepon
D. bel listrik

3. Kawat PQ panjang 50 cm digerakkan tegak lurus sepanjang kawat AB


memotong medan magnetik serba sama 0,02 Tesla seperti pada gambar.

Besar dan arah arus induksi pada kawat PQ adalah....


A. 1 ampere dari P ke Q
B. 1 ampere dari Q ke P
C. 4 ampere dari P ke Q
D. 4 ampere dari Q ke P
E. 4,8 ampere dari P ke Q

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 11
Lembar Kerja Peserta Didik

KUNCI JAWABAN

1. D
2. A
3. A
Pembahasan:
Diketahui:
L = 50 cm = 0,5 m
B = 0,02 T
v = 2 m/s
R = 0,02 Ω
θ = 900 (tegak lurus)
Ditanya: i = ...?

Jawab:
Terlebih dahulu hitung GGL induksi.
ɛ = B . L . v sin θ
ɛ = 0,02 T . 0,5 m . 2 m/s sin 900
ɛ = 0,02 Volt
Menghitung i (gunakan hukum Ohm).
I = V / R = 0,02 V / 0,02 Ω = 1 Ampere
Untuk menentukan arah arus gunakan kaidah tangan kanan.

Jempol = arah arus (i)


Telunjuk = arah kecepatan (v)
Jari tengah = arah medan magnet (B)
Arus listrik dari P ke Q

Induksi Elektromagnetik
Untuk SMP Kelas IX 12