Anda di halaman 1dari 47

Pengantar Manajemen Kebencanaan

Oleh:. Jafar, ST, MT, MURP..

Pertemuan 10
Kerusakan Pasca-Bencana

Assessment (PDDA)
Isi penilaian

1. Definisi
2. Tujuan Penilaian
3. Persyaratan Dasar
4. Metodologi Penilaian
5. Penilaian Alat

1. Definisi
penilaian kerusakan bencana juga merupakan bagian dari penilaian bencana di
seluruh, di mana penilaian lebih difokuskan pada kerusakan struktur buatan
manusia. Penilaian dapat juga diperluas dengan kerusakan lingkungan.

Dalam menghubungkan dengan kerusakan fisik, beberapa pertanyaan mungkin akan muncul

yaitu apa yang terjadi, apa efek yang, kategori apa efek yang, daerah-daerah yang
terkena dampak, bagaimana kita sampai di sana, apa jenis bantuan yang diperlukan dll
2. Tujuan Penilaian Kerusakan:

1. Untuk mengetahui sejauh mana dampak untuk tujuan penyelamatan dan bantuan operasi segera,

2. Untuk membuat penilaian cepat dari daerah yang terkena

3. Untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan keparahan serta distribusinya

4. Untuk membuat penilaian rinci mengenai persyaratan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi jangka
menengah panjang,

5. Untuk mengidentifikasi area fokus untuk perkuatan tujuan

6. Untuk menilai kerugian kerusakan yang disebabkan oleh bencana,

3. Persyaratan Dasar
Ada beberapa persyaratan yang diperlukan dalam pelaksanaan penilaian kerusakan. Hal ini
karena tingkat kerusakan fisik dapat mencakup beberapa subjek hal / sektor.
Beberapa persyaratan:

1. Mengatur struktur organisasi penilaian kerusakan dari daerah / desa ke tingkat


yang lebih tinggi,

2. surveyor untuk penilaian kerusakan harus profesional, jujur ​dan


berpengetahuan di bidang ditugaskan,

3. Penilaian harus dilakukan dalam sesuai dengan bentuk standar dan


mematuhi peraturan

4. Tingkat / tingkat kerusakan harus didefinisikan dengan jelas sesuai dengan kebutuhan
spesifik dan jelas. surveyor tidak bisa bebas menentukan / menciptakan tingkat
kerusakan menurut mereka istilah / pengalaman sendiri,

5. Harga satuan yang digunakan dalam perhitungan kerugian harus didasarkan pada tarif

ditetapkan oleh otoritas yang tepat


Sektor Kerusakan dan kerugian

1. Perumahan (non rekayasa atau rekayasa perumahan),

2. Kesehatan (rumah sakit, klinik, pusat kesehatan, kerusakan bangunan, peralatan, mesin,
perlengkapan operasi),

3. Educations (TK, sekolah, universitas serta fasilitas di dalamnya),

4. Layanan Perkotaan (listrik, air, gas, pengolahan),

5. Komunikasi (bangunan, peralatan, jalur transmisi, jalan, jembatan, terowongan),

6. Fasilitas Khusus (bandara, pelabuhan, stasiun kereta api, bendungan),

7. Jasa Pemerintah (kantor, kantor polisi, City Hall, penjara, kantor pos dll),

8. Manufacturing (industri bangunan, mesin, produk disimpan, bahan baku dll),

9. Eceran (toko-toko, gudang, SPBU, stok pangan / distribusi dll),

10. Pertanian (kerusakan tanaman, kerusakan lahan dll),

Pariwisata 11. (Hotel, fasilitas rapat, restoran, food court dll)

12. Lainnya (Museum, fasilitas Sport, fasilitas Agama dll ...)


Kerusakan Penilaian Metodologi

survei penilaian kerusakan agak berbeda dengan Assessment Kebutuhan. Dalam penilaian
Kebutuhan metodologi pengumpulan data dapat digunakan beberapa alat seperti observasi
langsung, checklist, kuesioner atau wawancara. Sumber data juga bervariasi, mungkin dari otoritas
lokal, polisi, informan dll

Dalam penilaian kerusakan, bagaimanapun, tugas tertentu harus dilakukan terutama dalam menilai kerusakan
fisik. Kerusakan fisik struktur harus terwakili dalam hal atau tingkat tertentu yang tidak bisa dengan bebas
dibuat oleh surveyor. Derajat atau tingkat kerusakan fisik ditentukan sesuai dengan peraturan dan telah jelas
didefinisikan sebelumnya. Dengan demikian, surveyor untuk penilaian kerusakan adalah orang-orang tertentu
yang memiliki keahlian dan latar belakang ilmiah dalam struktur bangunan.

Metodologi dalam menilai kerusakan struktural terutama dalam bentuk observasi langsung di situs .

Beberapa persyaratan atau prosedur harus dilakukan, mempersiapkan bentuk standar, mempersiapkan

aturan dalam menentukan tingkat kerusakan, mempersiapkan alat-alat yang diperlukan dll
Tingkat tingkat Dan Deskripsi Kerusakan Bangunan (Bangunan Non Teknis dan Bangunan Teknis) tingkat Kerusakan Dan Deskripsi
(Bang. Non Teknis) tingkat Kerusakan Dan Deskripsi (Bangunan Teknis)
Kerusakan Level: 1 (Kerusakan Sangat Kecil - diabaikan) Kerusakan Level: 1 ( Kerusakan Sangat Kecil - diabaikan)
(Struktur TIDAK Rusak, elemen Non Struktur Rusak Kecil) (Struktur TIDAK Rusak, elemen Non Struktur Rusak Kecil)
• Struktur sama Sekali TIDAK Rusak • Struktur Utama TIDAK Rusak sama Sekali
• Elemen Non Struktur: Retak-Retak Rambut PADA Tembok, plesteran da Yang • Retak2 Kecil PADA plesteran beton Struktur
mengelupas Kecil • Retak2 Kecil / Retak Rambut PADA elemen non Struktur
Tingkat Kerusakan: 2 ( Kerusakan Ringan Sampai sedang) Tingkat Kerusakan: 2 ( Kerusakan Ringan Sampai sedang)
(Struktur Rusak Kecil, Elemen Non Struktur Rusak sedang) (Struktur Rusak Kecil, Elemen Non Struktur Rusak sedang)
• Retak2 Kecil PADA Sambungan skelet - cincin balok - Tembok • Retak-Retak Kecil PADA Kolom, kolom balok maupun balok. Bersama
• Retak2 sedang PADA Tembok, plesteral lepas ukuran Kecil Dan Jatuh Agak
signifikan • Retak-Retak Cukup gede PADA Tembok, Hubungan ANTARA Tembok DENGAN beton,
plesteran ADA Yang mengelupas Sedikit
Kerusakan Level: 3 ( Kerusakan sedang Sampai Agak Berat) Kerusakan Level: 3 ( Kerusakan sedang Sampai Agak Berat)
(Struktur Rusak sedang, Elemen Non Struktur Rusak Agak Berat) (Struktur Rusak sedang, Elemen Non Struktur Rusak Agak Berat)
• Antara cincin balok2 skelet DENGAN Retak gede, Retak gede ANTARA Tembok DENGAN • Retak-Retak gede PADA kolok, balok ATAU balok kolom ATAU bersama selimut beton
skelet / ring balok Sudah mengelupas Beroperasi siknifikan Sampai mengelupas gede
• Retak-Retak gede PADA sebagian gede Tembok, plesteran Banyak mengelupas, batu
bata Sudah Mulai terpisah DENGAN spesinya • Elemen non Struktur Retak Lebar Dan Sudah terpisah DENGAN Struktur

Tingkat Kerusakan: 4 ( Kerusakan Berat Dan Sangat Berat) ( Struktur Rusak Tingkat Kerusakan: 4 ( Kerusakan Berat Dan Sangat Berat) ( Struktur Rusak
Berat, elemen Struktur Rusak Non Sangat Berat) Berat, elemen Struktur Rusak Non Sangat Berat)
• Sloof, skelet Dan balok cincin Sudah saling putus / hampir putus, • Retak-Retak gede / menganga PADA Kolom, balok ataupun balok kolom ATAU
bahkan ADA Yang Sudah terguling pisah DENGAN temboknya bersama:
• Batu bata Sudah Banyak Yang terpisak DENGAN spesinya, Tembok Sudah terguling / Sebuah) beton Sudah Mulai Remuk / menghancurkan sehingga Ikatan ANTARA

runtuh Beroperasi signifikan, Struktur Atap / genteng Sudah Rusak Cukup Berat beton Dan baja tulangan Sudah Mulai lepas (kegagalan obligasi),
b) kerusakan Tingkat berikutnya Adalah baja tulangan Sudah
tekuk / tertekuk, Kolom beton Sudah Mulai Miring, Kolom Sudah ADA Yang
runtuh
• Elemen non Struktur Sudah runtuh / Rusak Berat
K erusak sebuah Level: 5 ( Kerusakan Sangat Berat - Runtuh Total) Kerusakan Level: 5 ( Kerusakan Sangat Berat - Runtuh Total)
(S truktur Rusak Berat, Elemen Non Struktur Sudah Runtuh) (Struktur Rusak Berat, Elemen Non Struktur Sudah Runtuh)
• skelet cincin balok Dan Sudah terguling / Bangunan Sudah runtuh • Struktur Utama Bangunan Sudah Rusak Berat / runtuh terutama PADA Tingkat
• Eleme n Non Struktur Sudah Hancur berantakan Dasar Sampai Struktur Sudah runtuh.
Matriks Deskripsi Pengelompokan Kerusakan Bangunan (Luas Bangunan: ......... m2, Bangunan Th: ............)
Status
Tidak elemen Deskripsi Tingkat kerusakan Hijau Kuning
Bangunan Rusak Rusak Berat / Ket.
Ringan Sedang Runtuh
Genteng Sedikit berserakan R •
Atap Kuda2 Masih Utuh, genteng sebagian berserakan gede, Bubungan Mulai Rusak
1 S •
Kuda-kuda runtuh / Atap runtuh / Jatuh (kerusakan> 70%) B •
Retak-Retak Kecil PADA Sambungan skelet DENGAN cincin balok / rolaq / R •
pilaster
2 Struktur Hubungan ANTARA sloof / skelet / cincin balok Sudah mengalami kerusakan (Sedikit patah
tetapi Masih saling Berhubungan). Pilaster Sudah Sedikit Rusak ATAU tiang kayu Sudah S •
Mulai Miring. Bang Masih Berdiri Tegak / Baik

Struktur (skelet Dan balok ring) ATAU pilaster / Tiang ATAU Sistim Struktur yang lain B •
hampir / Sudah runtuh. Bangunan mendekati / Sudah runtuh

Tembok Retak-Retak Kecil, plesteran Sedikit mengelupas Dan Jatuh. Dinding kayu / R •
Tembok / bambu TIDAK mengalami kerusakan
3 Dinding Plesteran Sudah Banyak Yang mengelupas, batu-bata Dan spesi Sudah Mulai S •
lepas, Hanya ADA Sedikit Tembok Yang runtuh
Sebagian gede / SEMUA Tembok Sudah runtuh B •
Pintu / Jendela TIDAK Rusak R •
4 Pintu / Pintu / Jendela Sudah TIDAK Persegi, kaca pecah Beroperasi siknifikan S •
Jendela Pintu Dan Jendela Semuanya Rusak / sebagian gede kaca Rusak / pecah •
Fondasi Hanya mengalami Sedikit kerusakan R •
5 fondasi Fondasi Sudah pecah-pecah Beroperasi siknifikan S •
Sebagian gede / SEMUA fondasi Rusak / pecah / terguling / Bangunan hampir B •
terguling
Permukaan tanah sama Sekali TIDAK Rusak R •
6 ta n ah Ada Sedikit Penurunan tanah Yang berakibat Sedikit turunnya fondasi S *) *) * ) Lap lihat
Dasar

Tanah Rusak, Bangunan amblas / Bangunan terguling B •


Matriks Deskripsi Pengelompokan Kerusakan Bangunan (Luas Bangunan: ......... m2, Bangunan Th: ............)

Status Hijau
Tidak elemen Deskripsi Tingkat kerusakan Kuning
Bangunan Rusak Rusak Berat / Ket.
Ringan Sedang Runtuh
Atap Rusak Ringan R
Atap Atap / kuda-kuda Rusak sedang S
1 Atap Rusak Berat / runtuh B
Struktur Retak-Retak / Rusak Ringan R
(Sloof, skelet / pilaste r / Retak2 gede / Miring S
2 tiang, cincin balok Struktur Rusak Berat / runtuh B
Tembok Retak-Retak Kecil R
Tembok / Tembok Retak gede / pecah-pecah S
3 Dinding Sebagian gede / SEMUA Tembok Sudah runtuh B
Fondasi Hanya mengalami Sedikit kerusakan R
4 fondasi Fondasi Sudah pecah-pecah Beroperasi siknifikan S
Sebagian gede / SEMUA fondasi Rusak / pecah / terguling / Bangunan hampir B
terguling
nama Gedung :
tempat :
Tidak ada dari Storey : : Tahun Konstruksi :

kerusakan Ranking

Peringkat 1: Terlihat tapi sempit retak pada permukaan beton (lebar retak <0,2 mm) peringkat 2: Terlihat retak jelas di permukaan
beton (retak lebar 0,2-1, 0 mm) peringkat 3: naksir Lokal Beton Covered, jauh celah besar (retak lebar 1-2 mm) Peringkat 4: naksir
luar biasa dari beton dengan tulangan terkena / penutup beton spalled off Peringkat 5: rebars membungkuk, beton inti hancur,
deformasi vertikal terlihat dari kolom atau penyelesaian terlihat dan atau kemiringan lantai,

col Kolom Kerusakan Rank (1,2,3,4, atau 5) Line-A Evaluasi deskripsi


ada Line-B Line-C Line-D Line-E Bangunan
BT TP BT TP BT TP BT TP BT TP Config
1 1. Beban jalan 1. SCWB
2 Desain Phil. 2. SBWC
3 3. Tidak Jelas

4 2. lantai Lembut
5
6
78 3. Stiff. distrib
9

10 4. Mass Distrib
11
12
13 5. Str. genangan
14
15
16 6. Kegagalan Bersama

17
18
19 7. kegagalan Beam
20
Pakistan EQ 8 Oktober 2005