Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH

ILMU GIZI

OLEH :

FENIA TAHIRA FITRI


19075074
ILMU KESEJAHTERAAN KELUARGA

FAKULTAS PARIWISATA dan PERHOTELAN


UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2019
DAFTAR ISI

Judul.................................................................................................... xi

Daftar Isi............................................................................................. xii

Kata Pengantar.................................................................................... xiii

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang....................................................................... 1
2. Rumusan Masalah.................................................................. 1
3. Tujuan Penulisan.................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN

A. Konsep Karbohidrat .............................................................. 2


B. Manfaat Karbohidrat.............................................................. 2
C. Jenis Karbohidrat................................................................... 3
D. Sumber Karbohidrat............................................................... 3
E. Fungsi Karbohidrat................................................................ 7
F. Kebutuhan Harian Karbohidrat.............................................. 8
G. Penyakit yang berhubungan dengan kelebihan dan
kekurangan karbohidrat ......................................................... 8
H. Pencegahan penyakit akibat kekurangan atau
Kelebihan karbohidrat............................................................ 9
I. Pengobatan penyakit akibat kekurangan dan kelebihan
Karbohidrat.............................................................................10

BAB III PENUTUP

1. Kesimpulan............................................................................ 12
2. Saran...................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA.........................................................................13
KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ini
bisa selesai pada waktunya.

Terima kasih juga kami ucapkan kepada dosen pembimbing yang karna berkat
dukungannya makalah saya ini dapat saya susun dengan baik.

Saya berharap semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan para pembaca.
Namun terlepas dari itu, saya memahami bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,
sehingga saya sangat mengharapkan kritik serta saran yang bersifat membangun demi
terciptanya makalah selanjutnya yang lebih baik lagi.

Padang, 12 September 2019

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Karbohidrat adalah zat yang paling dibutuhkan oleh tubuh untuk sumber
energi bagi tubuh manusia. Energi yang terkandung dalam karbohidrat itu pada
dasarnya berasal dari energi matahari. Karbohidrat, dalam hal ini glukosa, dibentuk
dari karbon dioksida dan air dengan bantuan sinar matahari dan klorofil dalam daun.
Selanjutnya glukosa yang terjadi diubah menjadi amilum dan disimpan pada bagian
lain, misalnya pada buah atau umbi. Proses pembentukan glukosa dari karbon
dioksida dan air disebut proses fotosintesis. Secara biokimia, karbohidrat adalah
polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan
senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis.
B. Rumusan Masalah
1. Konsep karbohidrat
2. Manfaat karbohidrat
3. Jenis karbohidrat
4. Sumber karbohidrat
5. Fungsi karbohidrat
6. Kebutuhan harian karbohidrat
7. Penyakit yang berhubungan dengan kekurangan dan kelebihan karbohidrat
8. Pencegahan penyakit akibat kekurangan atau kelebihan karbohidrat
9. Pengobatan penyakit akibat kekurangan atau kelebihan karbohidrat

C. Tujuan Penulisan Makalah


Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan saya menulis makalah ini
adalah :

1. Mengetahui Konsep beserta manfaat karbohidrat


2. Mengenal jenis, sumber, dan fungsi karbohidrat
3. Mengetahui kebutuhan harian karbohidrat manusia
4. Mengetahui Penyakit, pencegahan, dan pengobatan akibat kekurangan dan
kelebihan karbohidrat
BAB II

PEMBAHASAN

A. Konsep Karbohidrat
Karbohidrat atau juga sering disebut dengan hidrat arang merupakan zat
penghasil kalori dengan angka kalori 4. Karbohidrat merupakan zat makanan yang
mengandung unsur C (Karbon), H (Hidrogen), dan O (Oksigen).Karbohidrat dipecah
menjadi molekul gula yang lebih sederhana seperti glukosa, fruktosa, dan galaktosa
pada sistem pencernaan. Molekul gula inilah yang diserap oleh tubuh.

B. Manfaat Karbohidrat
1. Sumber energi bagi tubuh
Karbohidrat yang terbentuk dalam gula dan pati dibutuhkan oleh tubuh
sebagai sumber energi. Semua aktivitas tubuh kita memerlukan energi agar
bisa berjalan dengan baik.
2. Karbohidrat untuk mencegah penyakit
Jika banyak mengkonsumsi berbagai jenis asupan makanan yang memiliki
kandungan serat tinggi maka itu adalah upaya yang baik untuk memelihara
kesehatan tubuh. Makanan dengan kandungan serat tinggi akan
mengurangi resiko dan bahkan mencegah munculnya penyakit diabetes
dan kegemukan.
3. Memelihara kesehatan jantung
Jika sering mengkonsumsi makanan dengan lemak tinggi maka
kemungkinan arteri akan dipenuhi oleh kolesterol. Kolesterol adalah zat
yang sangat berbahaya untuk kesehatan jantung. Namun jika seimbang
dengan konsumsi berbagai jenis sayuran, buah segar dan makanan olahan
dandum seperti oatmeal bisa
4. Mendukung fungsi pencernaan
Berbagai jenis makanan yang banyak mengandung manfaat karbohidrat
terutama serat sangat baik untuk tubuh. Jenis serat yang larut dalam air
dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu proses pencernaan baik dalam
usus besar maupun usus kecil. Berbagai jenis makanan yang mengandung
serat akan mengatasi sembelit dan beberapa gangguan pencernaan lain.
5. Meningkatkan penyerapan nutrisi
Salah satu jenis karbohidrat yang termasuk dalam jenis laktosa sangat baik
untuk tubuh. Jenis karbohidrat ini sangat baik untuk membuat tubuh
merasa lebih berenergi dalam waktu lama. Selain itu laktosa juga membuat
tubuh bisa menyerap nutrisi sehingga bisa melancarkan sistem pencernaan.
6. Mencegah kerusakan jaringan otot
Banyak kegiatan yang kita lakukan menggunakan kekuatan fisik secara
langsung. Langkah ini akan memanfaatkan cadangan glikogen atau gula
yang disimpan dalam darah. Gula ini didapatkan dari manfaat karbohidrat
yang masuk sebagai makanan.
7. Mendukung fungsi otak
Karbohidrat memiliki peran yang sangat penting untuk menentukan sikap
mental dan akal yang sehat. Tanpa karbohidrat maka tubuh mungkin akan
terasa kurang bertenaga, tidak bisa berpikir dengan baik, gangguan emosi,
tertekan dan bahkan depresi.

C. Jenis Karbohidrat
1. Monosakarida
Yang termasuk kedalam monosakarida ialah berbagai jenis gula yaitu: glukosa,
fruktosa dan galaktosa. Contohnya pada madu, susu dan buah-buahan.
2. Disakarida
Disakarida disebut juga sebagai gula kompleks. Jenis gula yang termasuk
disakarida ialah sukrosa, laktosa, dan maltosa. Gula sukrosa banyak terkandung
pada batang tebu.
3. Polisakarida
Merupakan jenis karbohidrat kompleks yang berupa tepung-tepungan. Beberapa
jenis polosakarida antara lain: amilum, selulosa dan glikogen. Segala jenis padi-
padian seperti jagung, beras, dan gandum mengandung karbohidrat berupa amilum.
Kentang dan berbagai jenis ubi-ubian juga mengandung amilum.

D. Sumber Karbohidrat
1. Gandum

Gandum
Gandum(wheat) mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Selain itu gandum dapat diolah
menjadi beberapa macam makanan enak yang menarik. Serat dalam gandum juga membuat
kita merasakan kenyang lebih lama, sehingga disarankan mengkonsumsi gandum saat kita
berada pada program penurunan berat badan.
2. Kentang

Kentang
Kentang bisa diolah menjadi banyak jenis makanan, seperti donat, kroket hingga perkedel.
Dalam kentang terdapat banyak sekali karbohidrat sehingga dapat digunakan sebagai salah
satu alternatif pengganti nasi yang baik, di eropa kentang menjadi makanan pokok, seperti
kita yang di Indonesia yang menjadi makanan pokok adalah nasi.

3. Ubi

Ubi
Kandungan karbohidrat dalam ubi sangat tinggi. Selain itu ubi juga mengandung beta-
karoten yang berfungsi dalam menjaga daya tahan tubuh, selain itu juga mengandung
vitamin A, C dan B6 di dalamnya yang mencukupi kebutuhan harian mikro nutrisi tubuh. Ubi
sangat baik dikonsumsi oleh penderita penyakit diabetes dan penderita mag.

4. Singkong

Singkong
Singkong dapat diolah menjadi berbagai macam makanan. Mulai hanya dengan direbus,
digoreng, bermacam-macam kue tradisional bahkan dibuat tepung, di beberapa daerah
singkong diolah menjadi tiwul dan gatot, yaitu makanan dari singkong yang terlebih dahulu
di keringkan. Kandungan karbohidrat pada singkong sedikit lebih banyak dari nasi, sehingga
jika memakan singkong rasa kenyang akan bertahan lebih lama.

5. Jagung

Jagung
Beberapa daerah di Indonesia menggunakan jagung sebagai makanan pokok. Seperti Madura
dan Nusa Tenggara Timur, karena jagung juga mengandung karbohidrat cukup tinggi sebagai
pengganti nasi. Jagung mengandung asam folat yang sangat berguna untuk tubuh, selain itu
kandungan seratnya juga sangat tinggi. Jagung dapat diolah menjadi nasi jagung atau nasi
ampok, aneka kue dan juga tepung untuk berbagai kegunaan.

6. Pisang dan Buah yang manis.

Pisang
Salah satu buah dengan kandungan karbohidrat tinggi adalah pisang, kandungan fruktosa
yang tinggi membuat kita menjadi kenyang dan gula pada buah merupakan senyawa yang
sama dengan karbohidrat. Pisang menjadi makanan kesukaan, terutama untuk orang yang
sedang menjalani program diet untuk pengganti nasi yang efektif.
7. Sayuran Hijau

Sayuran Hijau
Segala jenis sayuran hijau mulai dari bayam, brokoli hingga sawi mengandung sedikit
kandungan karbohidrat tapi memiliki serat yang tinggi, memakan banyak sayuran terutama
yang organik dan segar akan membantu tubuh mencukupi kebutuhan karbohidrat, bagi yang
sedang menjalani program diet disarankan mengkonsumsi banyak sayuran hijau sebagai
alternatif pengganti nasi dan membuat perut lebih kenyang.

8. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan
Kacang polong, kacang tanah memiliki cukup kandungan karbohidrat di dalamnya, dan dapat
kita gunakan sebagai alternatif pengganti nasi. Namun karena kandungan lemak nabatinya
yang cukup tinggi, maka kita juga harus membatasi penggunaannya, agar tidak berlebih dan
membuat tubuh kita jadi tidak sehat.
E. Fungsi Karbohidrat
1. Sumber energi bagi tubuh
2. Memenuhi asupan kalori
3. Menjaga massa otot
4. Kenyang lebih lama
5. Mengurangi resiko penyakit

F. Kebutuhan Harian Karbohidrat


Kebutuhan karbohidrat per orang setiap harinya berbeda-beda. Jenis kelamin, umur,
tingkat aktivitas yang dilakukan, serta kondisi kesehatan akan mempengaruhi
kebutuhan karbohidrat. Untuk mengetahui berapa seharusnya kebutuhan
karbohidrat harian, kita dapat mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG)
oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sehingga, AKG akan digunakan
sebagai acuan zat gizi rata-rata yang diperlukan oleh sekelompok orang
berdasarkan jenis kelamin dan usianya.

1. Perempuan
Anak-anak: 155-254 gram (gr)/ hari
Usia 10-12 tahun: 275 gr/ hari
Usia 13-18 tahun: 292 gr/ hari
Usia 19-29 tahun: 309 gr/ hari
Usia 30-49 tahun: 323 gr/ hari
Usia 50-64 tahun: 285 gr/ hari
Usia 65-80 tahun: 252 gr/ hari
Usia di atas 80 tahun: 232 gr/ hari
2. Laki-laki
Anak-anak: 155-254 gr/ hari
Usia 10-12 tahun: 289 gr/ hari
Usia 13-15 tahun: 340 gr/hari
Usia 16-18 tahun: 368 gr/ hari
Usia 19-29 tahun: 375 gr/ hari
Usia 30-49 tahun: 394 gr/ hari
Usia 50-64 tahun: 349 gr/ hari
Usia 65-80 tahun: 309 gr/ hari
Usia di atas 80 tahun: 248 gr/ hari

G. Penyakit yang berhubungan dengan kekurangan dan kelebihan


karbohidrat
1. Penyakit akibat kekuarangan karbohidrat
 Kerusakan jaringan
Penyakit kerusakan jaringan tubuh ditandai dengan gejala demam dan
pembengkakan
 Kekurangan glukosa dalam darah
Hipoglikemia alias kadar gula darah rendah adalah salah satu kondisi
umum yang mungkin terjadi pada pasien dengan diabetes yang menjalani
pengobatan dengan insulin.
 Marasmus
adalah salah satu bentuk kekurangan gizi yang buruk paling sering ditemui
pada balita penyebabnya antara lain karena masukan makanan yang sangat
kurang, infeksi, pembawaan lahir, prematuritas, penyakit pada masa
neonatus serta kesehatan lingkungan.

2. Penyakit akibat kelebihan karbohidrat


 Diabetes
Diabetes adalah penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai
dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal.
 Jantung
Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan.
Bentuk gangguan itu sendiri bisa bermacam-macam. Ada gangguan pada
pembuluh darah jantung, irama jantung, katup jantung, atau gangguan
akibat bawaan lahir.
 Menganggu Proses metabolisme tubuh

H. Pencegahan penyakit akibat kekurangan atau kelebihan karbohidrat


1. Pencegahan penyakit akibat kekurangan karbohidrat
 Kerusakan jaringan
Kesibukan sehari-hari membuat orang kerap melupakan asupan makanan
dengan zat gizi mikro memadai. Padahal, zat gizi mikro, seperti vitamin
dan mineral, sangat penting bagi tubuh sekalipun dalam jumlah kecil.
Termasuk yang dipentingkan tubuh tersebut adalah vitamin dan mineral
bersifat antioksidan yang berguna dalam menghindari kerusakan sel akibat
aksi radikal bebas.
 Kekurangan glukosa dalam tubuh
 Meminum madu
 Memakan permen
 Makan setiap Beberapa jam
 Hindari pemanis buatan
 Tomat
 Magnesium
 Marasmus
Dalam mencegah gizi buruk, konsumsi makanan bergizi melalui
pelaksanaan tips diet sehat dan seimbang adalah yang paling dianjurkan.
Konsumsi sayuran, buah-buahan segar, protein dan biji-bijian adalah yang
paling penting.Makanan-makanan tersebutlah yang akan membantu
mengurangi potensi kurangnya asupan gizi pada tubuh anak. Apabila
marasmus ada hubungannya dengan pola makan yang kiranya tak sehat
dan buruk, tentunya anak Anda perlu mulai dibiasakan untuk makan
makanan yang penuh gizi dan bukannya makanan-makanan sampah yang
tak ada gizinya.
2. Pencegahan penyakit akibat kelebihan karbohidrat
 Diabetes
 Mengurangi porsi makan
 Olahraga
 Menurunkan berat badan
 Hindari makanan berlemak
 Hindari minuman manis
 Makan banyak sayuran
 Jantung
 Olahraga teratur
 Berhenti merokok
 Konsumsi makanan sehat
 Jaga berat badan ideal
 Menjaga kebersihan tubuh
 Kelola stress dengan baik
 Rutin memeriksakan diri ke dokter
 Mengganggu proses metabolisme tubuh
 Mengurangi atau menghilangkan asupan makanan atau obat yang
tidak dapat diolah tubuh secara normal.
 Mengeluarkan zat racun yang gagal dikeluarkan oleh tubuh.
 Mengganti enzim atau zat kimia lain yang hilang atau tidak aktif,
sehingga metabolisme dapat mendekati normal.

I. Pengobatan penyakit akibat kelebihan atau kekurangan karbohidrat


1. Pengobatan akibat kekurangan karbohidrat
 Kerusakan jaringan
 Dengan pengobatan
 Melalui terapi
 Dengan operasi
 Pengobatan alternative
 Kekurangan glukosa dalam darah
Bagi penderita diabetes, disarankan untuk selalu membawa permen ke
mana saja, sehingga bila mengalami gula darah rendah, dapat segera
mengonsumsi permen untuk menaikkan kadar gula darah dengan cepat.
Selain permen, penderita juga dapat mengonsumsi jus buah atau soft drink.

Kemudian, periksa kadar gula darah 15 menit setelah mengonsumsi


makanan tersebut. Bila masih di bawah 70 mg/dL, konsumsi lagi makanan
atau minuman manis dan periksa kembali kadar gula darah 15 menit
kemudian. Ulangi seluruh langkah tersebut sampai kadar gula darah di atas
70 mg/dL. Setelah kadar gula kembali normal, jaga agar kadarnya tetap
stabil dengan cara makan berat atau cemilan sehat.
 Marasmus
Sebetulnya bukan tidak mungkin untuk penderita marasmus mendapatkan
pengobatan yang tepat. Kondisi marasmus masih bisa diperbaiki dan
diatasi secara perlahan-lahan di mana cara yang paling tepat adalah dengan
meningkatkan asupan kalori penderitanya.
Biasanya setelah dibawa ke dokter, dokter akan mulai melakukan diagnosa
terhadap gejala-gejala yang sudah dialami si pasien. Dari situlah dokter
akan punya alasan untuk memberikan suplemen protein cair apabila anak
memang bermasalah dalam hal mencerna makanan. Dokter bahkan juga
sangat kerap merekomendasikan suplemen multivitamin agar kondisi
tubuh pasien kembali ternutrisi.

2. Pengobatan akibat kelebihan karbohidrat


 Diabetes
Pasien diabetes diharuskan untuk mengatur pola makan dengan
memperbanyak konsumsi buah, sayur, protein dari biji-bijian, serta
makanan rendah kalori dan lemak. Pasien diabetes dan keluarganya dapat
berkonsultasi dengan dokter atau dokter gizi untuk mengatur pola makan
sehari-hari. Untuk membantu mengubah gula darah menjadi energi dan
meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, pasien diabetes dianjurkan
untuk berolahraga secara rutin, setidaknya 10-30 menit tiap hari. Pasien
dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memilih olahraga dan aktivitas
fisik yang sesuai.
 Jantung
Serangan jantung adalah kondisi gawat darurat yang perlu ditangani
secepatnya. Oleh karena itu, segera pergi ke rumah sakit jika mengalami
gejala-gejala serangan jantung.Pengobatan yang diberikan dokter dapat
berupa obat-obatan atau pemasangan ring jantung. Metode pengobatan
tergantung pada parahnya serangan jantung dan waktu terjadinya keluhan.
 Mengganggu proses metabolisme
 Mengonsumsi suplemen pengganti enzim yang dapat
membantu proses metabolisme.
 Menghilangkan zat hasil metabolisme yang berbahaya dari
darah dengan menggunakan zat kimia tertentu.
 Diet khusus yang menghilangkan beberapa jenis nutrisi yang
tidak dapat diserap dengan baik oleh tubuh.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Maka dari makalah yang saya buat ini bisa kita ketahui bahwa karbohidrat
adalah zat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Namun apabila karbohidrat
dikonsumsi secara berlebihan juga akan menimbulkan penyakit pada tubuh.
Begitupula jika kita kekurangan karbohidrat, akan berdampak buruk juga bagi
kesehatan tubuh kita. Maka dari itu konsumsi lah karbohidrat secukupnya, tidak
kurang dan juga tidak berlebihan.

B. Saran
Penulis menyadari bahwa makalah diatas banyak sekali kesalahan dan jauh dari
kesempurnaan. Penulis akan memperbaiki makalah tersebut dengan berpedoman
pada banyak sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Maka dari itu penulis
mengharapkan kritik dan saran mengenai pembahasan makalah dalam kesimpulan
di atas.
DAFTAR PUSTAKA

https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/10/pengertian-karbohidrat-dan-fungsinya-bagi-
tubuh.html

https://manfaat.co.id/manfaat-karbohidrat

http://kitacerdas.com/beberapa-sumber-karbohidrat-selain-nasi/

https://www.halodoc.com

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/02/082500920/berapa-batas-asupan-karbohidrat-ideal-
per-hari?page=all