Anda di halaman 1dari 2

“Dimana Bumi Dipijak, Disitulah Langit Dijunjung”

Adalah peribahasa yang dijunjung tinggi. Peribahasa ini berarti bahwa sebaiknya kita selalu
mengikuti kebiasaan dan adat istiadat di tempat kita berada. Lalu saya berpikir bahwa belum
tentu semua adat istiadat kita dibawa ke masa kini yang sangat berbeda dengan masa dahulu.

Sekarang kita hidup di masa yang lebih terbuka dengan dunia luar. Hal ini sangat
menguntungkan dari sisi kecepatan serta keanekaragaman akses terhadap pengetahuan. Ide dan
inovasi baru akan banyak muncul seiring dengan banyaknya informasi dari berbagai sudut
dunia. Globalisasi merupakan sesuatu yang sangat inovatif dan memajukan kita semua sebagai
manusia.

Pada dasarnya, saya mempunyai keinginan yang kuat untuk menjadi insan yang dapat
memberikan manfaat kepada masyarakat, karena hal tersebut yang selalu ditanamkan oleh
kedua orang tua saya sejak saya kecil. Melihat orang lain yang sukses dalam membangun
masyarakat, sangat memotivasi diri saya untuk ikut berkontribusi, tentunya dengan bidang
yang akan saya tekuni.

Kedepannya, saya mempunyai keinginan kuat dan cita-cita untuk mendirikan startup,
khususnya yang berhubungan di bidang keuangan dan teknologi. Dengan startup tersebut, saya
berharap masyarakat yang masih belum mengerti dan tidak sempat untuk mengelola keuangan
pribadi, dapat terbantu dengan aplikasi dan mekanisme pengelolaan keuangan dalam startup
tersebut. Juga pengenalan teknologi terhadap masyarakat lokal masih perlu pengembangan
lebih. Dan saya tergerak untuk berkontribusi dalam pembangunan tersebut.

Salah satu yang dapat membantu saya menambah ilmu lebih luas lagi adalah globalisasi.
Dengan melihat dari perspektif dan sifat orang lain di dalam dan luar negara serta pengalaman
saya dalam menimba ilmu akan memberikan saya informasi yang sangat berguna.
Jadi, sebelum saya memulai tentunya pendidikan dari luar negeri akan sangat memperkaya
saya dengan ilmu yang lebih baik, juga membuat saya bisa berpikir global. Karena akan
membuka banyak pintu yang berguna untuk saya.

Peribahasa ini berpengaruh kepada saya dalam perjuangan saya untuk kedepannya nanti. Ini
mendorongkan keinginan dan memperingat saya kepada tujuan hidup saya. Insyaallah nanti
saat kedepannya saya dapat melakukan yang terbaik.