Anda di halaman 1dari 6

YOU DONT KNOW JACK

1. KLARIFIKASI ISTILAH
A. Euthanasia : upaya yang dilaksanakan untuk membantu
seseorang dalam mempercepat kematian secara mudah
akibat ketidak mampuan menanggung derita yang panjang
dan tidak ada lagi harapan hidup atau disembuhkan.
KODEKI :
1. Berpindah ke alam baka dengan tenag dan aman tanpa
penderitaan dan dengan yang beriman masih dengan
nama Allah di bibir
2. Ketika hidup berakhir diringankan penderitaan si sakit
dengan memberikan obat penenang
3. Mengakhiri penderitaan hidups seseorang yang sakit
dengan sengaja atas permintaan pasien sediri dan
keluarganya
B. Als : penyakiit degeneratif saraf yang bersifat progresif dan
berdampak pad sel saraf dan sumsum tulang belakang
C. Alzahimer : peyakit ditandai demensia, dimulai dari
penuruna daya ingat, penuruan kemampuan mengenali
sesuatu yang progresif diakibatkna karena gangguan di
otaak sehigga penderita tidak mempu mengingat dan
mengenali sesuatu
D. Aktif euthanasia : tindakan mempercepat proses kematian
dengan memberikan suntikan maupun melepaskan alat
pembantu medik (jika kondisi pasien masih ada harapan
hidup).
Peristiwa seorang dokter atau tenaga kesehatan dengan
sengaja melakukan tindakan untuk memberhantikan
kehidupan seseorang. Secara langsung memita persetujuan
pasien, tidak langsung apabila pasien tidak sadar.
2. ISU ETIK DAN BRAINSTORMING
a. Hak hidup  setiap pasien berhak untuk memilih
b. setiap orang berhak untuk hidup tapi tidak berhak
menentukan kematian
c. dr. jack membuka klinik euthanasia
d. dr. jack belum punya kompetensi untuk melakukan
konseling terhadap pasien yang meminta di euthanasia
e. penentuan pasien mana yang berhak di euthanasia dan
tidak. Dr. Jack masih menentukan sendiri
f. belum ada hukum yang mengatur tentang euthanasia di
amerika, tetapi dr. Jack ditahan
g. dr. Jack mengiklankan jasa praktiknya
h. dr. Jack ijin prakteknya dicabut tetapi tetap membuka dan
melakukan praktik
i. apakah donor organ pantas ditawarkan pada pasien yang
kondisinya sudah sangat lemah atau kritis
j. dr. Jack menawarkan dilakukan euthanasia
BRAINSTROMING
a. klasifikasi euthanasia
- berdasarkan cara :
1. aktif : tindakan mempercepat proses kematian
dengan memberikan suntikan maupun
melepaskan alat pembantu medik (jika kondisi
pasien masih ada harapan hidup).
a. Langsung : tindakan medik secara terarah
yang diperhitungkan akan megakhiri atau
memperpendek hidup pasien
b. Tidak langsung : diminta keluarga pada saat
pasien tidak sadar
2. Pasif : menghentikan dan mencabut tidakan
atau pengobatan yang perlu untuk
mempertahankan hidup manusia
- Berdasarkan permintaan :
1. Volunter : atas permintaan pasien secara sadar
dan berulang
2. Involunter : yang memintaa adalah kelurga
3. MORAL REASONING
a. Permintaan pasien yang meminta euthanasia. setiap orang
berhak untuk hidup tapi tidak berhak menentukan kematian
A : Hak hidup  setiap pasien berhak untuk memilih
J : UU No. 39 tahun 1999
B : pasien merasa keinginannya terpenuhi dan keluarga
maupun pasien bisa mempersiapkan diri
b. dr. jack membuka klinik euthanasia
A : hak dr. Jack untuk membuka klinik
J : belum ada dasar hukum mengenai pembuatan klinik
euthanasia
B : dapat mengakomodasi pasien yang menginginkan
euthanasia
H : memicu pasien yang sudah putus asa untuk melakukan
euthanasia, pertanggungjawaban hukum terhadap pasien
dan keluarga
c. dr. jack belum punya kompetensi untuk melakukan konseling
terhadap pasien yang meminta di euthanasia. penentuan
pasien mana yang berhak di euthanasia dan tidak. Dr. Jack
masih menentukan sendiri
H : subjektivitas dr. Jack akan mempengaruhi keputusan
pasien untuk euthanasia
J : KODEKI
d. belum ada hukum yang mengatur tentang euthanasia di
amerika, tetapi dr. Jack ditahan
e. dr. Jack mengiklankan jasa praktiknya dan tetap membuka
klinik meskipun ijin praktiknya sudah dicabut
A : setiap orang memiliki hak untuk mengiklankan bisnisnya
J : melanggar KODEKI pasal 4
B : menguntungkan bagi dirinya dan pasien
H : bisa memicu pasien untuk melakukan euthanasia
f. apakah donor organ pantas ditawarkan pada pasien yang
kondisinya sudah sangat lemah atau kritis
A : hak pasien untuk memilih
B : menguntungkan bagi pasien atau penerima organ,
H : psikologi pasien yang belum siap, bisa memicu pasien
untuk melakukan euthanasia
g. dr. Jack menawarkan dilakukan euthanasia
A : dari sisi pasien, pasien berhak untuk memilih
B : menguntungkan pasien dan dokter
H : psikologi pasien yang belum siap, bisa memicu pasien
untuk melakukan euthanasia
4. PERSPEKTIF
a. Pasien : membantu meringankan penyakit pasien, pasien
bisa mati dalam keadaan berwibawa, lebih siap menyiapkan
kematian
b. Keluarga : lebih siap menyiapkan kematian, bisa juga
keluarga menentang terhadap euthanasia karena dianggap
melawan takdir Tuhan, konflik internal, meringankan beban
keluarga baik dari segi finansial, psikologis dll
c. Dokter : belum dilegalkan, ada rasa bersalah apabila
melakukan euthanasia, melanggar KODEKI dan uud, setiap
dokter harus meningkatkan kualitas hidup dan menghargai
hidup seseorang, serta meringankan rasa sakit
d. Masyarakat : melanggar norma karena mendahului
kehendak Tuhan,
5. LEGAL ASPECT
a. KUHP PASAL 344 : barangsiapa merampas nyawa orang lain
atas permintaan sungguh2 dri orang itu sendiri diancam
dengan pidana penjara paling lama 12 tahun
b. RUU KUHP PASAL 455 : barangsiapa merampas nyawa
orang lain atas permintaan sungguh2 dri orang itu sendiri
yag jelas dinyatakan dengan kesungguhan hati atau atas
permintaan keluarga apabila orang itu tidak sadar dipidana
penjara paling lama 9 tahun
c. KODEKI PASAL 4 : setiap dokter wajib menghindarkan diri
dari perbuatan yang bersifat memuji diri
d. Pasal 340 kuhp : barangsiapa dengan sengaja dan
direncanakan terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang
lain dihukum karena pembunuhan direncanakan dengan
hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara
selama-lamanya 20 tahun.
6. PROBLEM SOLVING
a. Pada pasien kritis disarankan untuk memiliki psikolog atau
psikiatri agar bisa membantu dalam kondisi psikolog
b. Mengubah mind set self change determination agar lebih
positive thinking
c. Pmbuatan dasar hukum mengenai euthanasia
d. Tenaga kesehatan dilarang untuk mengiklankan
e. Sebagai dokter harus lebih memahami mengenai aturan
atau KODEKI yang berlaku
7. LEASON LEARNING0
a. Mematuhi aturan yang berlaku
b. Meningkatkan spiritual
c. Pentingnya menjaga kondisi psikologi pasien dan keluarga
d. Sebagai dokter harus bisa berempati dan memberi afirmasi
positif