Anda di halaman 1dari 7

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS TADULAKO
FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK GEOLOGI

MAKALAH

VULKANOLOGI DAN GEOTERMAL

TENTANG

RHEOLOGI MAGMA

OLEH :

IJAL
F 121 17 039

PALU
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah
melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ini bisa selesai
pada waktunya. Terima kasih juga kami ucapkan kepada teman-teman yang telah berkontribusi
dengan memberikan ide-idenya sehingga makalah ini bisa disusun dengan baik dan rapi. Kami
berharap semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan para pembaca. Namun terlepas dari
itu, kami memahami bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, sehingga kami sangat
mengharapkan kritik serta saran yang bersifat membangun demi terciptanya makalah selanjutnya
yang lebih baik lagi.
BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang

Gerakan magma sebagai arus konveksi mengakibatkan gerakan kerak Bumi sehingga
membentuk banyak gunungapi.

Rheologi rheo logos ilmu mengalir rheologi adalah ilmu yang menggambarkan
mengenai aliran cairan dan deformasi (perubahan bentuk) padatan sedangkan magma adalah
Magma merupakan batu-batuan cair yang terletak di dalam kamar magma di
bawah permukaan bumi. Magma di bumi merupakan larutan silika bersuhu tinggi yang
kompleks dan merupakan asal semua batuan beku. Magma berada dalam tekanan tinggi dan
kadang kala memancut keluar melalui pembukaan gunung berapi dalam bentuk
aliran lava atau letusan gunung berapi. Hasil letupan gunung berapi ini mengandung
larutan gas yang tidak pernah sampai ke permukaan bumi. Magma terkumpul dalam kamar
magma yang terasing di bawah kerak bumi dan mengandung komposisi yang berlainan
menurut tempat magma itu didapati.

1.2 Rumusan masalah

1. Bagaimana proses terbentruknya magma itu


2. Klasifikasi macam-macam jenis magma
3. Bagimana proses-proses pergerakan magma
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN MAGMA


Magma adalah batuan cair atau semi cair yang terletak di kamar atau dapur magma
di bawah lapisan kerak bumi. Magma adalah cairan yang dinamis (dapat bergerak) dengan
suhu mencapai 700 – 1300 derajat celcius. Magma dapat mengalami perubahan menjadi
bentang alam baru yang berbeda. Perubahan ini dapat terjadi secara fisika atau kimia sesuai
dengan lingkungan yang dilewatinya selama ia bergerak. Magma yang keluar dari gunung
berapi disebut lava.

2.2 PROSES TERBENTUKNYA MAGMA


Magma terbentuk akibat terjadinya pertemuan antara dua lempeng litosfer. Interaksi antar
lempeng ini akan menimbulkan gaya gesekan, hasilnya terjadi peningkatan suhu dan juga
peningkatan tekanan padaarea tersebut. Kemudian gesekan ini juga akan menyebabkan
adanya air dari sedimen-sedimen samudera-samudera. Nah karena Akibat adanya
peningkatan suhu, tekanan, dan cairan akan terjadi peleburan yang menghasilkan magma.

2.3 KLASIFIKASI MACAM MACAM JENIS MAGMA


Berdasarkan kandungan SiO2 (Silikat dioksida)nya terdapat 3 jenis magma, yaitu :
1. Magma Basaltik, merupakan magma dengan kandungan SiO2 nya sekitar 45 – 55%,
kandungan Fe dan Mg tinggi serta kandungan K dan N rendah.
2. Magma Andesitik, merupakan magma dengan kandungan SiO2 nya sekitar 55 –
65%, kanudngan Fe, Mg, Ca, Na, dan K Menengah.
3. Magma Riolitik, merupakan magma dengan kandungan SiO2 nya sekitar 65 –
75%,kandungan Ge Mg dan Ca rendah, serta kandungan K dan Na tinggi.

2.4 PERGERAKAN MAGMA


Seperti yang telah kami jelaskan di atas, magma merupakan batuan cair atau semi padat
yang bersifat dinamis (dapat bergerak), secara umum terdapat 2 pergerakan Magma, yaitu:
1. Intrusi Magma
a. Intrusi magma adalah proses penerobosan magma melalui retakan atau celah lapisan
permukaan litosfer, tetapi tidak sampai ke permukaan bumi. Intrusi magma biasanya
terjadi karena peningkatan tekanan dari gas penyusun magma itu sendiri.
b. Intrusi datar (sill atau lempeng intrusi), merupakan magma menyusup di antara dua
lapisan batuan, mendatar, dan paralel dengan lapisan batuan tersebut.
c. Lakolit, merupakan magma yang menerobos di antara lapisan Bumi paling atas.
Bentuknya seperti lensa cembung atau kue serabi.
d. Gang (korok), merupakan batuan hasil intrusi magma yang menyusup dan membeku di
sela-sela lipatan (korok).
e. Diatermis, merupakan lubang (pipa) di antara dapur magma dan kepundan gunung
berapi. Bentuknya seperti silinder memanjang.
2. Ekstrusi Magma
Ekstrusi magma merupakan keluarnya magma dari dalam perut bumi menuju
permukaan bumi. Ekstrusi magma merupakan proses yang biasanya sering kita sebut
letusan gunung api. Proses ini dapat terjadi karena adanya celah, retakan atau lubang yang
mengarah ke permukaan bumi ditambah peningkatan oleh gas penyusun magma tersebut.
Ekstrusi magma dapat terjadi di darat ataupun di laut.
Ekstrusi magma dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu :
a.Ekstrusi Linear
Ekstrusi Linear terjadi jika magma keluar lewat celah-celah retakan atau patahan
memanjang sehingga membentuk deretan gunung berapi. Misalnya Gunung Api Laki di
Islandia, dan deretan gunung api di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
b.Ekstrusi Areal
Ekstrusi Areal terjadi apabila letak magma dekat dengan permukaan bumi,
sehingga magma keluar meleleh di beberapa tempat pada suatu areal tertentu. Misalnya
Yellow Stone National Park di Amerika Serikat yang luasnya mencapai 10.000 km2.
c.Ekstrusi Sentral
Ekstrusi Sentral terjadi ketika magma keluar melalui sebuah lubang (saluran
magma) dan membentuk gunung-gunung yang terpisah. Misalnya Gunung Krakatau,
Gunung Vesucius, dan lain-lain.
2.5 KAMAR (DAPUR) MAGMA
Tempat berkumpulnya magma disebut kamar atau dapur magma. Karmar magma ini
terletak jauh di bawah permukaan bumi. Kamar magma ini terdiri dari banyak lapisan
magma dengan kerapatan yang berbeda beda. Magma dengan kerapatan paling rendah akan
naik ke atas, sedangkan magma yang paling pada akan tenggelam di dasar kolam. Dalam
waktu jutaan tahun, kamar magma dapat membeku membentuk batuan beku yang sangat
besar. Apabila magma bergerak keluar dari dapurnya akan terjadi meletusnya gunung
berapi. Biasanya satu kamar magma memiliki lebih dari satu gunung berapi.
BAB III

PENUTUP
3.1 Kesimpulan

Jadi magma adalah batuan cair atau semi cair yang terletak di kamar atau dapur magma
di bawah lapisan kerak bumi. Karmar magma ini terletak jauh di bawah permukaan bumi.
Kamar magma ini terdiri dari banyak lapisan magma dengan kerapatan yang berbeda
beda.maka dari itu hubungan magma dengan Rheologi karana rheology adalah aliran
cairan dan deformasi (perubahan bentuk) padatan.