Anda di halaman 1dari 3

MODUL 2

TEKS EKSPLANASI

1. Pengertian
Teks eksplanasi merupakan teks yang dibuat berdasarkan pengamatan atas suatu kejadian
atau fenomena.

2. Kriteria
Teks eksplanasi memiliki kriteria, sebagai berikut:
a. Struktur terdiri dari penjelasan umum, penjelasan proses, penutup.
b. Memuat informasi berdasarkan fakta.
c. Biasanya memuat informasi keilmiahan.
d. Makna mudah dipahami.
e. Pesan yang disampaikan efektif.

Kriteria yang diperlukan dalam analisis teks eksplanasi:

a. Fungsi teks eksplanasi


Umumnya digunakan untuk mendeskripsikan kejadian.
b. Kelengkapan struktur teks eksplanasi
Jika semua unsur tidak terpenuhi atau tidak lengkap, teks eksplanasi tersebut
digolongkan dalam teks eksplanasi sederhana.

3. Struktur Teks Eksplanasi


Secara umum, struktur teks eksplanasi terdiri dari tiga bagian, yaitu:
a. Penjelasan umum
Penjelasan umum berisi keterangan singkat tentang apa yang dijelaskan.
b. Penjelasan proses
Berisi rangkaian penjelasan yang lengkap tentang bagaimana dan mengapa sesuatu
bisa terjadi atau bekerja.
c. Penutup
Berisi simpulan/rangkuman dari penjelasan sebelumnya.

4. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi


Adapun kaidah kebahasaan teks eksplanasi, sebagai berikut:
a. Menggunakan kata benda yang bersifat umum.
Seperti: pesawat terbang, gawai, mobil, gunung berapi.
b. Menggunakan kata kerja
Seperti: lari, kerja, mendorong
c. Menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana dalam mengungkapkan proses.
d. Menggunakan fakta
Seperti: robot dapat bergerak karena mempunyai mesin.
e. Menggunakan bentuk kalimat pasif
Seperti: energi berasal dari matahari.

5. Memproduksi Teks Eksplanasi


Memproduksi teks eksplanasi dari tahapan-tahapan sebagai berikut:
a. Tentukan kejadian yang hendak dijelaskan.
b. Carilah referensi atau informasi tentang proses terjadinya kejadian itu.
c. Mulailah menulis. Paragraf pertama berisi pengertian dan paragraf kedua berisi
proses terjadinya fenomena dan simpulan.
d. Gunakan tata bahasa yang baik dan benar.
e. Lakukan revisi jika diperlukan.
Gempa Bumi

Gempa bumi adalah suatu guncangan yang disebabkan oleh adanya suatu
pergerakan lapisan batu bumi. Getaran ini berasal dari dasar permukaan bumi. Ada
daerah-daerah tertentu yang sering mengalami guncangan gempa bumi. Daerah
tersebut adalah daerah gunung berapi aktif dan daerah di sepanjang lautan luas.

Karena adanya suatu gerakan atau pergeseran lapisan dasar bumi dan
meletusnya gunung berapi yang begitu kuat, pada akhirnya menyebabkan gempa
bumi. Tidak hanya itu, terjadinya gempa bumi sangatlah cepat dan efeknya sangat
terasa begitu kuat terhadap lingkungan sekitar. Getaran gempa bumi yang sangat
kuat dan menyebar ke semua penjuru arah, yang pada akhirnya semua bangunan
menjadi rata. Bahkan kejadian tersebut bisa membawa korban jiwa. Menurut
penyebab terjadinya, ada 2 jenis untuk penggolongan gempa bumi yakni gempa
vulkanik dan gempa tektonik.Penyebab terjadinya gempa vulkanik adalah suatu
gempa yang disebabkan gubung berapi yang memiliki ukuran besar meletus. Gempa
vulkanik jarang terjadi jika dibanding dengan gempa tektonik. Sedangkan gempa
tektonik adalah lunaknya lapisan kerak bumi yang bisa mengalami pergerakan
maupun pergeseran.

Menurut teori tektonik plate, menerangkan bahwa ada beberapa lapisan


buatan yang menjadi bagian dari bumi kita. Kebanyakan daerah yang berlapis kerak
ini nantinya akan hanyut serta mengapung di suatu lapisan, sama seperti salju.
Pergerakan lapisan ini begitu pelan, sehingga antara lapisan satu dengan lainnya
bertabrakan dan terpecah-pecah. Hal yang demikianlah yang menjadi penyebab
kenapa gempa bumi bisa terjadi.

Tanpa mengenal musim, gempa bisa terjadi di waktu kapan saja. Walaupun
begitu, gempa sering terjadi di area-area tertentu saja. Misalnya saja pada perbatasan
plat pacifik. Karena sebagian besar area tersebut dikelilingi gunung berapi. Maka
dari itu tempat tersebut dinamakan dengan lingkaran api.