Anda di halaman 1dari 1

Abstrak

Pemodelan dispersi pencemaran udara menjadi perhatian besar dalam komunitas ilmiah di dunia.
Sudah banyak model dispersi yang telah dikembangkan untuk memperkirakan konsentrasi pencemar
di udara ambien yang bersumber dari pabrik industri, lalu lintas kendaraan atau pelepasan bahan
kimia yang tidak disengaja. Model dispersi yang umum digunakan yaitu model Gaussian Plume.
Model ini sering digunakan untuk memprediksi polusi udara yang berasal dari permukaan tanah atau
sumber yang tinggi. Di dalam artikel ini pengujian dilakukan di terowongan angin Teknik Industri
Departemen Universitas Catania. Pengujian dilakukan dengan menguji emisi dari hal hal partikular
dan dievaluasi di beberapa titik di bawah sumber polutan (emitor). Kecepatan angin dan aliran
massa PM10 yang digunakan bervariasi untuk menguji perbedaan dalam hal konsentrasi PM10 di
titik pengambilan sampel. Model matematika Gaussian Plume berkembang sesuai dengan kondisi
batas pengujian. Hasil model dibandingkan dengan pengujian untuk mengidentifikasi batas dan
keuntungan dari model ini dalam sistem skala kecil.