Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Saat ini keterbukaan akses informasi memungkinkan informasi dapat

dengan mudah diperoleh kapanpun dan dimanapun. Informasi menjadi hal

penting, karena dengan informasi orang akan mendapat semua yang

diinginkan. Penyebaran informasi tersebar melalui media cetak ataupun

media elektronik, dari media itulah masyarakat dapat memperoleh

informasi. Informasi menjadi kebutuhan bagi masyarakat tanpa terkecuali.

Kebutuhan adanya informasi dirasakan akan terus bertambah bagi setiap

orang yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu. Rasa

ingin tahu timbul ketika seseorang ingin menambah pengetahuaannya.

Teknologi tersebut adalah teknologi informasi berbasis komputer yang

cenderung lebih mudah dalam penggunaan dan lebih cepat dari segi akses.

Pemanfaatan multimedia menjadi salah satu bentuk dari teknologi informasi

yaitu teknologi yang menggabungkan gambar, teks, suara, video, animasi

menjadi sistem informasi yang berguna dalam menyampaikan pesan hingga

sebagai media informasi diberikan kepada pembaca senantiasa digunakan

untuk menciptakan citra positif dari pihak terkait yang menginginkan

sekolahannya lebih dikenal masyarakat luas secara positif.

Restoran Orirang Jangorang, Karawaci Tangerang. Restoran yang

bergerak di bidang masakan korea dengan berbagai macam menu dan

1
2

tempat yang sangat nyaman, full AC dan dengan system room service dan

masih banyak fasilitas keunggulan lainnya.

Media informasi dan promosi merupakan sarana yang sangat penting

dalam penyampaian informasi yang lengkap dan terperinci dalam bentuk

media komunikasi visual mengenai profil Restoran Orirang Jangorang,

mulai dari sejarah, visi dan misi, mutu, kualitas, dan fasilitas yang tersedia.

Sampai saat ini media informasi dan promosi yang biasa terdapat pada

bagian pemasaran baru berupa, spanduk, brosur, dan banner yang dianggap

masih kurang dalam hal kelengkapan dalam menjelaskan informasi dan

promosi. Sebagai contoh pada desain brosur dan menu makanan terdapat

desain yang masih kurang begitu menarik. Media promosi tersebut, kurang

memberikan nilai-nilai yang dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan

promosi bagi restoran tersebut, dan kurang mampu menjawab kebutuhan

masyarakat akan informasi yang dibutuhkan, dengan media informasi dan

promosi dalam bentuk media komunikasi visual yang lebih menarik dan

dikemas secara praktis, menarik, masyarakat juga diajak untuk menyimak

karena adanya konsep yang kreatif sehingga masyarakat lebih mudah

memahami informasi yang disampaikan. Selain itu media komunikasi visual

mampu memberikan informasi yang lengkap dan detail mengenai ruang

lingkup restoran, keunggulan dan sekaligus sebagai aset Restoran Orirang

Jangorang, sehingga mampu menjawab kebutuhan audience akan informasi

mengenai restoran tersebut. Saat ini persaingan di dunia makanan yang

berkembang semakin pesat, membuat pihak restoran berlomba - lomba

untuk meningkatkan media pemasaran. media komunikasi visual ini dapat

pula menjadi solusi dalam pemecahan masalah pada media promosi dan
3

informasinya, dimana media komunikasi visual ini akan dipakai oleh bagian

pemasaran pada promosi kegiatanya itu pada acara sekolah, pameran

pendidikan, dan lain – lain. Dari kondisi tersebut sesuai dengan tujuan

pengembangan yang ada, sebagai pelengkap media informasi dan promosi

dalam bentuk media komunikasi visual dalam hal ini telah dirancang media

interaktif yang dipergunakan oleh pihak pemasaran. Dari media tersebut

diharapkan dapat lebih menarik perhatian para pengunjung untuk dating ke

Restoran Orirang Jangorang, serta meningkatkan angka pendapatan setiap

tahunnya.

Dari hal tersebut, penulis mengangkat penelitian Skripsi dengan judul :

“PERANCANGAN MEDIA KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI

SARANA INFORMASI DAN PROMOSI PADA RESTORAN

ORIRANG JANGORANG KARAWACI KOTA TANGERANG”.

Dari rancangan diatas diharapkan media komunikasi visual ini dapat

diimplementasikan dengan baik dan bermanfaat bagi penulis dan Restoran

Orirang Jangorang.

1.2 Rumusan Masalah

Dari uraian latar belakang yang disampaikan, penulis dapat

merumuskan beberapa point yang menjadi permasalahan pada Restoran

Orirang Jangorang yaitu, sebagai berikut :

1. Media apa yang dapat digunakan dalam memberikan informasi dan

promosi tentang Restoran Orirang Jangorang?


4

2. Bagaimana merancang sebuah media promosi yang dapat menarik

perhatian sehingga informasi yang disampaikan lebih efektif ?

3. Target seperti apa yang akan dicapai melalui perancangan media

informasi pada Restoran Orirang Jangorang?

1.3 Ruang Lingkup Penelitian

Agar pembahasan dari permasalahan yang ada lebih terarah, penulis

membatasi ruang lingkup dari media komunikasi visual yang akan dibuat.

Adapun permasalahan yang berhubungan dengan perancangan tersebut

meliputi hal – hal yang digunakan sebagai penunjang informasi dan promosi

terkait dengan profil Restoran, sejarah, visi misi dan informasi lain yang

bisa menggambarkan Restoran Orirang Jangorang secara keseluruhan.

1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.4.1 Tujuan Penelitian

1. Untuk mempermudah pihak Restoran untuk menyampaikan informasi

dan promosi mengenai Restoran Orirang Jangorang kepada calon

konsumen dan masyarakat.

2. Untuk merancang media berbasis komunikasi visual agar dapat

bermanfaat dan menjadi daya tarik terutama dalam penyampaian

informasi dan promosi mengenai hal – hal yang berkaitan dengan

Restoran Orirang Jangorang.

3. Untuk memudahkan pihak pemasaran dalam melakukan promosi serta

meningkatkan angka pendapatan setiap tahunnya.


5

1.4.2 Manfaat Penelitian

1. Dengan menggunakan media promosi komunikasi visual, masyarakat

akan mendapatkan informasi lebih jelas tentang Restoran Orirang

Jangorang, serta memahami dan tertarik untuk berkunjung ke

Restoran Orirang Jangorang.

2. Sebagai media penunjang informasi dan promosi untuk menarik minat

masyarakat berkunjung ke Restoran Orirang Jangorang.

3. Melalui perancangan media komunikasi visual ini diharapkan dapat

meningkatkan pencapaian target pemasaran, meningkatkan angka

pendapatan, serta meningkatkan image Restoran Orirang Jangorang.

1.5 Metodologi Penelitian

Untuk memperoleh dan melengkapi data–data yang diperlukan dalam

penulisan laporan skripsi terkait dengan perancangan media komunikasi

visual ini, penulis menggunakan beberapa metode. Adapun metode yang

penulis gunakan adalah sebagai berikut :

1.5.1 Analisis Permasalahan

Analisis permasalahan di dapatkan pada saat penulis melakukan

pertemuan dengan stakeholder Restoran Orirang Jangorang yaitu Lilis

Herlinawati, yang bertempat di Ruko Madrid Blok I No. 3, Lippo

Karawaci Kota Tangerang.

1.5.2 Pengumpulan Data

1. Metode Observasi
6

Observasi dilakukan untuk pengambilan data yang diperlukan untuk

perancangan media komunikasi visual melalui pengamatan dan

membuat pencatatan secara sistematik terhadap unsur unsur yang telah

diteliti dengan tujuan secara langsung pada Restoran Orirang

Jangorang.

2. Metode Wawancara (Interview)

Wawancara adalah pengumpulan data dengan cara bertatap muka

langsung dengan orang yang akan diwawancarai, untuk memperoleh

informasi yang lebih jelas dan gambaran mengenai media penunjang

media komunikasi visual seperti apa yang diinginkan oleh Restoran

Orirang Jangorang.

3. Studi Pustaka

Studi pustaka adalah pengumpulan data–data berupa teori,

mempelajari dan memahami buku–buku diktat. Penelitian yang

digunakan untuk mendapatkan data yang akurat berdasarkan pada

buku-buku, jurnal, dan media tertulis lain yang berkaitan dengan

penulisan Laporan Skripsi konsentrasi Multimedia Audio Visual and

Broadcasting (MAVIB), sebagai panduan secara teoritis.

1.5.3 Metode Analisa Perancangan Media

Perancangan media komunikasi visual sebagai penunjang media

informasi dirancang berdasarkan analisa terhadap media yang telah

digunakan pada media sebelumnya, selain dari itu juga terhadap analisa

kebutuhan yang di ajukan kepada stakeholder, selanjutnya dirancang

menggunakan aplikasi program komputer grafis. Media-media yang akan

digunakan sebagai sarana penunjang informasi dan promosi Restoran


7

Orirang Jangorang dirancang dengan menggunakan aplikasi Adobe

Photoshop Cs6, Corel Draw x6.

1.5.4 Metode Konsep Produksi Media (KPM)

Akan disampaikan tahapan-tahapan proses konsep produksi media

yaitu :

a. Perproduction

b. Production

c. Postproduction

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Laporan Skripsi ini terbagi menjadi beberapa

bagian dengan disertakan sistematika penyampaiannya, sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN

Pada Bab ini berisikan tentang Latar Belakang Penelitian,

Rumusan Masalah, Ruang Lingkup Penelitian, Tujuan

dan Manfaat Penelitian, Metodologi Penelitian, dan

Sistematika Penulisan yang akan dibahas dalam laporan

skripsi.

BAB II : LANDASAN TEORI

Pada Bab ini berisikan tentang konsep dan teori dasar

yang melandasi permasalahan penelitian dan menjadi

acuan penulisan sesuai dengan topik perancangan yang

dibuat dalam penyusunan laporan skripsi. Yang meliputi


8

Konsep Dasar Teori Umum dan Konsep Dasar Teori

Khusus.

BAB III : IDENTIFIKASI MASALAH

Pada Bab ini berisikan tentang Gambaran Umum Tentang

Perusahaan meliputi Sejarah Perusahaan, Struktur

Organisasi, Visi dan Misi Perusahaan, Struktur

Organisasi, Wewenang dan Tanggung Jawab, Informasi

Tentang Produk, Market Analisis, Potensial Market,

Segmentasi Pemasaran, Tujuan Pemasaran, Stratregi

Pemasaran, Budget Produksi Media, Konfigurasi

Hardware.

BAB IV : KONSEP PRODUKSI MEDIA

Konsep Produksi MAVIB ialah tahapan-tahapan

mencapai efisiensi produk dengan menggunakan teknik

MAVIB (Multimedia Audio Visual and Broadcasting)

sehingga akan menjadi lebih baik dalam segi produksi

maupun teoritisnya. Dalam bab ini diuraikan tentang

Perencanaan Media, Perencanaan Pesan (Konsep Kreatif),

Perencanaan Visual (Konsep Visual).

BAB V : PENUTUP

Pada Bab ini berisikan tentang Kesimpulan, Saran, dan

Kesan yang diberikan penulis kepada Perusahaan sebagai


9

pemecahan masalah dalam perancangan yang telah

dibuat.

DAFTAR PUSTAKA

Berisikan tentang referensi yang digunakan dalam penyusunan hasil laporan

skripsi.

LAMPIRAN

Berisikan daftar dari keseluruhan lampiran – lampiran yang melengkapi

laporan sebagai lampiran.