Anda di halaman 1dari 4

PEMBERIAN INJEKSI INTRA VENA LEWAT SALURAN INFUS

No. Dokumentasi No. Revisi Halaman

……. 3 1/4
STANDAR Tanggal berlaku : Ditetapkan di : Pontianak, 3 Januari 2107
PROSEDUR Direktur Poltekkes Kemenkes Pontianak
OPERASIONAL

Khayan SKM, M.Kes


NIP. 196403131986031002
Pengertian Memasukan cairan atau obat langsung ke dalam pembuluh darah vena
dengan melalui saluran infus.
Tujuan Untuk memudahkan pemberian obat injeksi IV lewat selang infus tanpa
harus menyuntikan jarum lagi ke tubuh pasien, agar pasien tidak merasa
sakit karena suntikan langsung ke kulit.
Persiapan Klien, keluarga dan lingkungan
Alat : Buku Catatan/Kertas, Pena

PERALATAN
1. Obat dalam bentuk vial/ampul sudah di dalam spuit sesuai dengan dosis
yang di resepkan
2. Kapas alcohol
3. Bengkok
4. Klem
5. Handscoon bersih

SIKAP
1. Teliti dan menjaga rasa aman serta nyaman klien
2. Memperhatikan prinsip bersih
3. Komunikasi terapeutik sebelum, selama dan sesudah melakukan tindakan
keperawatan

HAL YANG PERLU DIKAJI

11
1. Review status medis klien termasuk order dokter dan catatan perawat
Ya Tidak
Prosedur Kerja
(1) (0)
Fase Orientasi 1. Memberikan salam
2. Mengklarifikasi kontrak atau pemberian obat
3. Menjelaskan tujuan dan prosedur pemberian obat
4. Memberi kesempatan klien untuk bertanya
5. Mendekatkan alat ke klien

Fase Kerja 6. Perawat mencuci tangan


7. Memakai sarung tangan bersih
8. Menyiapkan obat sesuai dengan prinsip 6 benar.
9. Mengatur posisi pasien untk penyuntikan
10. Mengecek kelancaran tetesan infuse sebelum obat
dimasukkan
11. Memastikan tidak ada udara pada spuit disposible
yang berisi obat
12. Mematikan atau mengklem infuse
13. Melakukan disinfektan pada area karet saluran
infuse set pada saluran infuse
14. Menusukkan jarum ke bagian karet saluran infuse
dengan hati-hati degan kemiringan jarum 15-45
derajat
15. Memasukkan obat secara perlahan dengan
mendorong pegangan disposable spuit sampai
obat habis
16. Mencabut jarum dari bagian karet saluran infuse
dengan mendidih kapas pada lokasi tusukan jarum
tadi
17. Membuka klem cairan infuse dan mengobservasi
kelancaran tetesan aliran infuse
18. Membuang disposible spuit ke bengkok
19. Menghitung tetesan infuse sesuai dengan

12
ketentuan program pemberian cairan
20. Membereskan pasien
21. Membereskan alat-alat
22. Melepas sarung tangan
23. Mencuci tangan

Fase Terminasi 24. Mengevaluasi respon klien


25. Menyimpulkan hasil kegiatan
26. Memberi pesan (menjaga posisi dan kelancaran)
27. Melakukan kontrak selanjutnya (waktu, tempat,
topik/kegiatan)

Dokumentasi Nama pasien, hari / tanggal / jam tindakan, jenis obat,


jumlah dosis, rute pemberian obat, respon pasien, paraf
perawat

Rujukan Boyd, Nihart. (1998). Psychiatric Nursing & Contemporary Practice. 1st
edition. Lippincot- Raven Publisher: Philadelphia.
Carpenito, Lynda Juall. (2003). Buku Saku Diagnosa Keperawatan.
Jakarta. EGC

Keterangan :
Ya = Kompeten / Dilakukan (nilai 1)
Tidak = Tidak Kompeten / Tidak dilakukan (nilai 0)

PENILAIAN PENGUJI

Jumlah item x bobot nilai Pontianak,………………….


------------------------------ X 100
Total Skor

13
…………… X ………….
------------------------------ X 100 (…………………………..)
……………………….

=………………………..

14