Anda di halaman 1dari 4

Tugas 3 kelompok

Rancanglah langkah-langkah pengembangan kurikulum pada lembaga pendidikan yang anda


pilih dengan memperhatikan beberapa hal berikut

1. Tentukan jenis lembaga pedidikan


2. Tetapkan orientasi kurikulum yang akan dikembangkan
3. Tentukan pendekata pengembangan kurikulum yang digunakan
4. Analisis kebutuhan apa saja yang diperlukan
5. Siapa saja yang dilibatkan dalam pengembangan kurikulum
6. Susunlah langkah-langkah kegiatan yang harus dilakukan

Jawab

4. ANALISIS KEBUTUHAN APA SAJA YANG DIPERLUKAN

a. Peningkatan Kualitas Guru, Yakni Dengan Cara Sebagai Berikut

 Memberikan pelatihan kepada guru TK mengenai segala aspek yang menunjang


pembelajaran
 Memberikan fasilitas kepada guru TK misalnya terkait dengan referensi yang harus
dibaca, dan beraneka ragam buku- buku yang inovatif, yang bisa dijadikan acuan dalam
mengajar peserta didik, sehingga peserta didik senang dalam belajar.
 Memberikan kursus-kursus pendidikan kepada guru TK untuk menambah wawasan dan
ilmu pengetahuan
 Mengadakan hubungan dengan wali peserta didik,sehingga perkembangan peserta didik
terkontrol dan lebih terarah. Mengadakan pertemuan dengan wali siswa sangatlah penting
sekali, karena dengan ini guru dan orang tua akan dapat saling berkomunikasi,
mengetahui dan menjaga peserta didik serta bisa mengarahkan pada perbuatan yang
positif. Karena jam pendidikan yang diberikan di sekolah lebih sedikit apabila
dibandingkan jam pendidikan di dalam keluarga
 Mengadakan kunjungan kesekolah TK yang lain, agar guru dapat bertukar ide dan fikiran
serta informasi tentang kemajuan sekolah dan kemajuan peserta didik. Kegiatan ini
merupakan suatu hal yang sangat penting bagi seorang guru mengadakan kunjungan antar
sekolah. Ini akan menambah dan melengkapi pengetahuan yang dimilikinya serta
mengatai permasalahan-permasalahan dan kekurangan yang terjadi sehingga peningkatan
pendidikan akan bisa tercapai dengan cepat.

b. Peningkatan Sarana Dan Prasarana

Sarana adalah alat atau metode dan teknik yang dipergunakan dalam rangka meningkatkan
efektivitas komunikasi dan interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik dalam proses
pendidikan dan pengajaran di sekolah. Sarana dan prasarana perlu ditingkatkan guna
memperbaiki kualitas pembelajaran.

c. Peningkatan Kualitas Belajar Mengajar

Dalam setiap proses belajar mengajar yang dialami peserta didik tidak selamanya lancar
seperti yang diharapkan, kadang-kadang mengalami kesulitan atau hambatan dalam belajar.
Tugas kita sebagai pendidik adalah meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga peserta didik
termotivasi dan senang untuk belajar.

d. Peningkatan Dalam Pemakaian Metode

Peserta didik terutama anak TK sangat membutuhkan metode-metode yang


menyenangkan dalam belajar, karena pada usia tersebut anak baru mengenal dunia
pendidikan,sehingga harus digunakan metode yang menyenangkan agar mereka menganggap
belajar adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. Pembuatan media pada peserta didik TK
haruslah sederhana dan mudah dimengerti.

5. SIAPA SAJA YANG DILIBATKAN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

a. Masyarakat

Sekolah haruslah melayani atau mendengar aspirasi masyarakat, karena masyaarakat


disekitar lingkungan sekolah tersebutlah yang tau kondisi dan keadaan serta kebutuhan dari
sekolah tersebut, sehingga jika masyarakat dilibatkan maka segala komponen dan aturan serta
kebijakan sekolah dijaga dan dihargai oleh masyarakat. Sehingga kurikulum yang ada akan
semakin baik. Sekolah bukanlah suatu lembaga yang terpisah dari masyarakat. Sekolah
merupakan lembaga yang bekerja dalam konteks sosial. Sekolah mengambil siswanya dari
masyarakat setempat, sehingga keberadaannya tergantung dari dukungan sosial dan finansial
masyarakat. Oleh karena itu, hubungan sekolah dan masyarakat merupakan salah satu komponen
penting dalam keseluruhan kerangka penyelenggaraan pendidikan.

b. administrator pendidikan

Peranan para administrator pendidikan dalam pengembangan kurikulum adalah menyusun


Kerangka dasar dan program inti kurikulum yang akan menentukan minimum course yang
dituntut. Atas dasar kerangka dasar dan program inti tersebut para administrator daerah dan
administrator lokal mengembangkan kurikulum sekolah bagi daerahnya yang sesuai dengan
kebutuhan daerah. Karena kondisi masing-masing daerah berbeda-beda. Administrator
pendidikan diantaranya adalah administrator Pusat : direktur dan kepala pusat, Administrator
Daerah: Kepala Kantor Wilayah dan Administrator Lokal: Kepala Kantor Kabupaten,
Kecamatan dan Kepala Sekolah.
c. guru sebagai tenaga pendidik

Peran guru sebagai pendidik dalam pengembangan kurikulum adalah sebagai perencanan,
pelaksana dan pengembang kurikulum di kelasnya. Meskipun guru tidak membuat sendiri
konsep-konsep tentang kurikulum, tetapi peran guru sangatlah besar karena guru merupakan
penerjemah kurikulum. Gurulah yang mengolah dan meramu kembali kurikulum dari pusat
untuk disajikan dikelasnya, dengan teknik sedemikian rupa sehingga peserta didik bisa menerima
dan merasakan kurikulum yang telah di buat pemerintah. Oleh karena itu guru bisa dikatakan
sebagai barisan pengem-bangan kurikulum yang terdepan.

d. Para ahli

Peran para ahli dalam pengembangan kurikulum adalah memberikan alternative konsep
pendidikan dan model kurikulum yang dipandang paling sesuai dengan keadaan dan kebutuhan
masyarakat. Pengembangan kurikulum sangat membutuhkan bantuan pemikiran para ahli, baik
ahli pendidikan, ahli kurikulum, maupun ahli bidang studi/disiplin ilmu. Dengan mengacu pada
kebijaksanaan-kebijaksanaan yang ditetap-kan pemerintah, baik kebijaksanaan pembangunan
secara umum maupun pembangunan pendidikan, perkembangan tuntutan masyarakat dan
masukan dari pelaksanaan pendidikan dan kurikulum yang sedang berjalan.

e. Pengusaha

Peran pengusaha dalam pengembangan kurikulum adalah untuk menunjang


keterlaksanaan penyelenggaraan sistem pendidikan. Dunia usaha dan dunia industri merupakan
bagian dari masyarakat yang memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan sistem
pendidikan nasional. Kegiatan kerjasama dengan dunia usaha telah mulai banyak dilakukan.
Prosesnya telah memasuki tahap inventarisasi. Implementasinya, dan dunia usaha didorong
untuk membangun sekolah.

f. Komite Sekolah

Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka
meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan,
baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar
sekolah. Peran komite sekolah dalam pengembangan kurikulum adalah menunjang terlaksananya
kurikulum yakni mengenai pendanaan dan peningkatan mutu pendidikan, dalam pelaksanaan
kurikulum tentulah memerlukan suatu alat penunjang pembelajaran, oleh karena itu peran komite
juga harus dilibatkan.

g. Orang Tua Murid

Dalam pelaksanaan kurikulum diperlukan kerja sama yang sangat erat antara guru dengan
para orang tua murid. Sebagian kegiatan belajar yang dituntut kurikulum dilaksanakan dirumah
sehingga orang tua mengikuti atau mengamati kegiatan belajar anakanya dirumah guna
mencapai hasil yang maksimal.

 Guru sebagai tenaga pendidik


 TU sebagai tenaga kependidikan

c. Pejabat Pendidikan (stake holder)