Anda di halaman 1dari 1

SAVESTROBERI

Eksistensi Stroberi Sebagai Ikon Agrowisata Desa Serang


Arsyad Riyadi1); Djentot Subedi2); Dwi Nugroho3); Puspa Setianingtyas4); Renny Wijarwati5);
Supadmi6); Supriyadi7); Uun Sundari8)

Pendahuluan
Ikon merupakan suatu objek, bangunan, atau kegiatan yang digunakan untuk memudahkan mengingat,
menunjukkan, atau memberitahu sesuatu. Ikon suatu kota sangat menentukan citra dari kota yang
bersangkutan. Beberapa ikon wilayah yang sudah dikenal misalnya Monas sebagai ikon DKI Jakarta, Tugu
Muda dan Simpang Lima di Semarang, serta Gudeg di Yogyakarta.

Sejak tahun 2009, Desa Serang di Kabupaten Purbalingga telah ditetapkan sebagai desa agrowisata.
Karakteristik utama agrowisata Desa Serang yang menjadi ikon kawasan ini adalah tanaman stroberi (Putra
AMDD 2016). Hampir setiap warga menanam tanaman stroberi baik di kebun maupun di pekarangan rumah
mereka. Sampai saat ini, masih banyak hal di Desa Serang yang lekat dengan nuansa stroberi, seperti villa
stroberi dan getuk stroberi. Bahkan di kawasan utama objek agroindustri di desa ini, yaitu agrowisata D’LAS
(Desa Lembah Asri Serang) menggunakan patung stroberi raksasa untuk menyambut pengunjung begitu
memasuki kawasan ini.

Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mempertahankan strowberi sebagai ikon kawasan agrowisata ini
menghadapi berbagai tantangan. Diantaranya adalah adanya serangan penyakit dan hama tanaman
(Widiastuti A 2015, Putra AMDD 2016) dan cuaca ekstrim (balitjestro.litbang.pertanian.go.id/06/04/2016).
Berbagai cara dilakukan untuk menghadapi tantangan ini, baik melalui kebijakan pemerintah daerah maupun
kalangan akademisi. Tetapi, hal ini masih belum dapat menghilangkan ancaman eksistensi strowberi sebagai
ikon agrowisata Desa Serang. Ditambah lagi dengan semakin berkembangnya usaha wisata lain di sekitar
kawasan agrowisata.

Penelitian ini memandang stroberi bukan hanya sebagai komoditas tetapi lebih dari itu, stroberi bagi Desa
Serang merupakan ikon yang perlu dijaga eksistensinya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat
memberikan rekomendasi kepada pihak terkait untuk lebih peduli dan melakukan langkah-langkah strategis
dalam menjaga eksistensi stroberi sebagai ikon kawasan agrowisata Desa Serang.