Anda di halaman 1dari 1

Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi

listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain, melalui suatu
gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Pada umumnya
transformator terdiri atas sebuah inti, yang terbuat dari besi berlapis, dan dua buah kumparan,
yaitu kumparan primer, dan kumparan sekunder. Rasio perubahan tegangan akan tergantung
dari rasio jumlah lilitan pada kedua kumparan itu. Biasanya kumparan terbuat dari kawat
tembaga yang dibelit seputar “kaki” inti transformator.
Seperti diketahui, transformator bekerja adannya pemindahan tenaga listrik melalui
proses induksi elektromagnetis, induksi ini menghasilkan tenaga listrik dengan satuan tegangan
dan arus yang lain. Pada dasarnya transormator memiliki tiga bagian utama , yaitu kumparan
primer , kumaparan sekunder, dan inti besi.kumparan primer dari trafo akan berfungsi sebagai
inputnya, sedangkan bagian sekunder trafo berfungsi sebagai output dan terakhir bagian inti
besi adalah media untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan pada proses induksi.
Selain itu sistem proteksi pada transformator haruslah diperhatian dikaitkan dengan
pertumbuhan beban dari generasi ke generasi semakin meningkat pesat maka pihak pembangkit
harus memperhitungkan berapa banyak pertembuhan beban tersebut , Oleh karena itu pengaruh
beban lebih (Overload) pada kinerja relai arus lebih (OCR) perlu untuk diperhatikan kinerja
serta karakteristik nya , penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan memperhitungkan
berapa banyak regenarasi beban kedepannya supaya kinerja transformator tetap optimal dan
handal dalam mentransforkan tenaga listrik hingga sampai kepada konsumen.
Kata kunci : Transformator,induksi elektromagnetik , sistem proteksi , relai arus lebih ,
penyaluran tenaga listrik