Anda di halaman 1dari 3

Selasa, 12 Februari 2019

RK. Leuwikopo Lab. LapanganSiswadhiSoepardjo

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK IRIGASI DAN DRAINASE


KEBUTUHAN AIR IRIGASI TANAMAN

oleh:

Afif Safri Saladin (F14160107)


Nuzul Syah Putta (F14160128)

Dosen:
Dr.Liyantono,S.TP., M.Agr

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2019
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Air merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari makhluk hidup di dunia ini, tak
terkecuali tumbuhan. Tumbuhan memerlukan air baik itu sebagai bahan baku fotosintesis
maupun transportasi zat hara. Oleh karena itu, agar dihasilkan produksi panen yang optimum
dari tanaman, maka suplai air selama pertumbuhan dan perkembangan tanaman harus dipenuhi.
Di sisi lain, terbatasnya air yang akan digunakan untuk pengairan/irigasi mengharuskan
petani/pengelola lahan pertanian untuk menyuplai air irigasi secara efektif dan efisien. Selain
daripada faktor keterbatasan air, faktor curah hujan, lama penyinaran, kelembaban, serta suhu
juga ikut mempengaruhi evapotranspirasi yang terjadi, sehingga perlu adanya perencanaan
irigasi yang matang, agar proses penyaluran air berjalan dengan efektif dan efisien.
Irigasi adalah menyalurkan air yang perlu untuk pertumbuhan tanaman ke tanah yang
diolah dan mendistribusinya secara sistematis. Sedangkan Kebutuhan air irigasi adalah jumlah
volume air yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan evaporasi, kehilangan air, kebutuhan
air untuk tanaman dengan memperhatikan jumlah air yang diberikan oleh alam melalui hujan
dan kontribusi air tanah (Sosrodarsonodan Takeda, 2003).

Tujuan
Tujuan dari praktikum ini mahasiswa dapat memahami hubungan antar selang waktu
penanaman dan kebutuhan air irigasi pada tanaman

METODOLOGI
Alat dan Bahan
Alat yang digunakan pada praktikum penentuan kebutuhan air irigasi tanaman adalah
software CROPWAT 8.0, data iklim dari praktikum sebelumnya, dan laptop.

Prosedur Praktikum
1. Data iklim dari stasiun yang terdekat dengan asal tempat tinggal setiap praktikan
(seperti pada Praktikum 2a) digunakan sebagai input data ke aplikasi CROPWAT 8.0.
2. Data ETo yang telah dihitung pada Praktikum 2a digunakan sebagai input data ke
aplikasi CROPWAT 8.0.
3. Mentukan pola tanam dalam setahun, kemudian mengambil 3 jenis tanaman dan
karakteristiknya pada database CROPS
4. Penentuan metoda paling efektif dalam penanaman setiap tanaman dalam periode
tanam dan lama pengolahan lahan
5. Menghitung keperluan air irigasi (KAI) setiap dasarian (10 harian) dalam satuan
mm/hari dan liter/detik/ha. Kemudian menjelaskan bagaimana konversi satuan dari
mm/hari ke liter/detik/hektar atau sebaliknya.
6. Membandingkan hasil data irigasi dan nonirigasi pada setiap pola tanam tanaman yang
di pilih

1
Data dan Pembahasan

Daftar Pustaka
SosrodarsonoS, dan TakedaK. 2003.HidrologiuntukPengairan. Jakarta(ID): Pradna Paramita.
Verelst. 1997.Irrigation potential in Africa:A basin approach. Roma(IT): FAO Land and
Water Development Division.