Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Udara merupakan bagian yang sangat penting bagi kehidupan seluruh makhluk hidup diseluruh
muka bumi. Udara yang bersih sangat didambakan oleh semua makhluk hidup, terutama manusia.
Namun, pembangunan yang terjadi mengakibatkan beragam polusi, antara lain:
Polusi udara, polusi air, polusi suara dan sebagainya.

B. IDENTIFIKASI MASALAH
penulisan makalah ini kami akan memaparkan masalah mengenai:
a. Apa saja jenis-jenis polusi udara dan penyebabnya ?
b. Dampak apa yang diakibatkan dan bagaimana langkah Dalam penanganan polusi udara ?

C. TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah agar diketahui jenis-jenis polusi udara beserta penyebabnya,
dampak dan langkah penanganan polusi udara guna menjadikan kehidupan masyarakat dan lingkungan
yang semakin sehat.

Permasalahan yang sering terjadi di Negara berkembang adalah bagaimana mengatasi dampak
negatif dari pembangunan. Diantara dampak negatif tersebut adalah polusi udara dan dampak yang
diakibatkannya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Dalam makalah ini kami akan memaparkan secara khusus tentang polusi udara, jenis-jenis,
penyebab, akibat dan cara penanganan.

D. METODE
Metode yang akan digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriktif kuantitatif. Penulis
memilih metode ini di karnakan proses penelitian yang di lakukan oleh penulis yaitu dengan menelah isi
dan menuliskan hasil persentase dari data yang telah di dapat
Metode ini di wujudkan penulis dengan cara melakukan wawancara dan menyebarkan lembaran
angket kuisioner kepada beberapa warga yang menggunakan kendaraan beroda dua maupun beroda empat

BAB II PEMBAHASAN

A. DEFINISI POLUSI
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk
hidup, zat energi, dan atau komponen lain
ke dalam lingkungan, atau berubahnya
tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas
lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi
kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan perun
tukannya

B. JENIS JENIS POLUSI


1. Polusi Udara
Polusi udara dapat ditimbulkan oleh polutan dari sumber
-
sumber alami atau kegiatan
manusia. Salah satu pencemaran udara akibat ulah manusia adalah kendaraan motor ,
asap pabrik dan masih banyak lagi.
a. Polutan di udara
-Materi Partikulat
-Nitrogen Oksida
-Sulfur Oksida
-Karbon Oksida
-Hidrokarbon
-Ozon
-Suara

b. Sumber -sumber Polusi udara

Polusi dapat terjadi diluar ruangan (outdoor pollution) dan dalam ruangan (indoor poluttion).
Contoh sumber
-sumber polusi udara yang ada di luar ruangan adalahletusan gunung berapi, kebakaran hutan,
pembakaran bahan bakar fosil terutama oleh industri, serta pembakaran bahan bakar
kendaraan bermotor.
Contoh sumber
-sumber polusi udara yang ada didalam ruangan adalah bahan
-bahan baku bangunan, senyawa senyawa pembersih, asap rokok, perapian, kompor gas, dan
kompor minyak tanah, serta produk
-produk perawatan tubuh dan pakaian.

2. Polusi Air
Air dikatakan tercemar jika terjadi perubahan pada kualitas air, baik secara kimia,
biologi, atau fisika, yang dapat membahayakan makhluk hidup. Terjadinya pencemaran air
sebagian besar disebabkan oleh kegiatan manusia, berupa limbah dari rumah tangga, kegiatan
industri, maupun kegiatan lainnya.

a. Polutan di air Beberapa kelompok polutan/ pencemar utama di air adalah sebagai berikut :
Agen penyebab penyakit ,Agen penyebab penyakit adalah organismorganisme yang dapat
menginfeksi dan
menyebabkan penyakit. contoh agen penyebab penyakit yang dapat menjadi polutan air adalah
bakteri, virus, protozoa, dan cacing parasit.Limbah yang memerlukan oksigen
Limbah yang memerlukan oksigen terdiri atas berbagai limbah organik yang dapat diurai oleh
bakteri aerob. contohjenis limbah ini adalah kotoran manusia dan hewan, sisa
-sisa tumbuhan, dan limbah industri.
Bahan kimia organik
Bahan kimia organik merupakan senyawa kimia yang mengandung atom karbon.
contoh bahan kimia organik tersebut adalah pestisida, minyak, gasolin,plastik, pelarut pada
produk
-produk pembersih, dan detergen.
Bahan kimia anorganik
Polutan berupa bahan kimia anorganik adalah polutan yang mengandung unsur kimia
selain karbon, misalnya yang mengandung unsur kimia selain karbon,contohnya berbagai
senyawa asam, senyawa garam
-garaman, dan logam berat.
Nutrien tumbuhan
nutrien tumbuhan merupakan senyawa
-senyawa kimia yang dapat menstimulasi pertumbuhan tumbuhan dan ganggang
(algae).Sedimen
Sedimen adalah endapan berbagai partikel padat seperti partikel pasir, lempung, lumpur, dan
batuan di dasar perairan.
Bahan radioaktif
Bahan radioaktif mengandung atom
-atom dari senyawa isotop yang tidak stabil sehingga memancarkan radiasi secara
spontan.Panas Polusi yang disebabkan panas disebut sebagai polusi termal. panas dapat
menjadi polutan di air apabila berlebihan sehingga suhu perairan meningkat terlalu tinggi.

b. Sumber
-sumber polusi air
Sumber polusi dapat dibedakan menjadi sumber langsung dan sumber tidak langsung.Sumber
langsung adalah sumber polusi yang membuang polutan di lokasi spesifik melalui
pipa,selokan,atau saluran pembuangan langsung menuju badan atau permukaan air. Contoh
pabrik, tempat pengolahan limbah, pertambangan, dan tangki minyak.
Sumber tidak langsung adalah sumber polusi yang asalnya dari area lahan luas atau dari
partikel
-partikel yang terbawa udara, yang mencemari air melalui aliran air atau pengendapan senyawa
dari atmosfer. contoh : aliran atau rembesan senyawa kimia dari lahan pertanian,
peternakan,perkotaan, jalan raya, area pabrik, area parkir, dan tempat penebangan hutan.

3. Polusi Tanah
Polusi tanah mencakup berbagai perubahan fisik dan kimia pada tanah yang memberi dampak
negatif bagi kehidupan tumbuhan dan makhluk hidup lain yang hidup di tanah. selainberdampak
negatif secara langsung, polusi tanah juga dapat menyebabkan polusi pada air dan udara
karena polutan
-polutan yang mencemari tanah dapat terbawa melalui aliran air ke air permukaan, merembes
menuju air tanah, atau menguap ke udara.

a. Polutan di tanah
beberapa polutan/
pencemar utama di tanah adalahsebagai berikut :
Limbah Padat
Limbah padat meliputi bahan-bahan padatan buangan seperti kertas, kayu, plastik, metal, kaca,
sisa makanan, karet dan lainnya.
Logam berat
Contoh logam berat yang dapat menjadi polutan di tanah adalah kadmium, timbal,
tembaga,besi, dan nikel.
pestisida
Pestisida adalah senyawa yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yang dianggap
mengganggu oleh manusia. Nitrogen, Fosfat, dan garam mineral Nitrogen, Fosfat, dan garam
mineral merupakan unsur-unsur yang sangat diperlukan
tumbuhan untuk pertumbuhan. namun, jika keberadaannya di tanah berlebih, unsur-unsur
tersebut dapat bersifat racun bagi tumbuhan.

b. Sumber-sumber polusi tanah


Sumber polutan utama di tanah adalah kegiatan pertanian.Pupuk mengandung
Nitrogen dan Fosfat, Festisida mengandung senyawa berbahaya, sedangkan air irigasi
umumnya mengandung garam-garaman. semua zat tersebut dapat menjadi polutan di
tanah. selain pertanian, rumah tangga dan industri juga merupakan sumber polutan
ditanah karena menghasilkan berbagai sampah padat. selain sampah padat, beberapa industri
juga menghasilkan logam berat.

C .JENIS-JENIS POLUTAN YANG ADA DI SEKITAR

1. Polutan biodegredable adalah polutan yang dapat diuraikan oleh proses alam. Contoh:
kayu, kertas, bahan, sisa makanan, sampah, dedaunan, dan Iain-Iain.

2. Polutan non biodegredable adalah polutan yang tidak dapat diuraikan oleh proses alam
sehingga akan tetap berada pada lingkungan tersebut untuk jangka waktu yang sangat lama.
Contoh: gelas, kaleng, pestisida, residu radioaktif, dan logam toksik.
Berdasarkan wujudnya, polutan dapat dibedakan menjadi3 (tiga), yaitu:
1. Polutan padat, misalnya kertas, kaleng, besi, logam, plastik, dan Iain-Iain.
2. Polutan cair, misalnya tumpahan minyak, pestisida, detergen, dan sebagainya.
3. Polutan gas, misalnya CFC, karbon dioksida, karbon monoksida, metana, dan Iain-Iain.

1. Polutan Udara Pencemaran udara adalah pencemaran akibat masuknya bahan atau zat asing,
energi, dan komponen lainnya ke udara. Zat-zat pencemar (polutan) yang ada di udara umumnya
berupa debu, asap, dan gas buangan hasil pembakaran bahan bakarfosil, seperti minyakdan batu
bara oleh kendaraan/alat transportasi dan mesin-mesin pabrik.Gas buangan yang mengandung
zat yang berbahaya, misalnya asap, karbon monoksida (CO), karbon dioksida (C02), sulfur
oksida (S02), nitrogen oksigen (NO, N02, NOx), CFC, dan sebagainya.a. AsapAsap adalah hasil
pembakaran bahan organik yang tidaksempurna. Pembakaran hutan, plastik, dan sampah organik
akan menghasilkan asap yang berdampak langsung kepada fungsi mata, saluran pernapasan, dan
aktivitas manusia.b. Karbon monoksida (CO)Karbon monoksida (CO) adalah suatu komponen
yang bersifattidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, yang terdapat dalam
bentuk gas pada suhu di atas 192°C, mempunyai berat sebesar 96,9% dari berat air dan tidak
larut dalam a ir.Karbon monoksida merupakan gas hasil pembakaran tidak sempurna terhadap
karbon atau komponen yang mengandung karbon. Pada suhu tinggi, karbon monoksida terurai
menjadi karbon monoksida dan oksigen. Gas ini berbahaya bagi kesehatan manusia. Gas ini
mempunyai daya ikat terhadap sel darah merah lebih tinggi dibandingkan dengan daya ikat sel
darah merah terhadap oksigen. Gas CO dapat menyebabkan pusing-pusing dan pingsan.c.
Karbon dioksida (C02)Karbon dioksida (C02) dihasilkan dari pembakaran bahan organik, seperti
minyak bumi, batu bara, kayu, dan Iain-Iain oleh mesin pabrik dan kendaraan. C02 terbesar
dihasilkan dari pembakaran bahan bakarfosil, seperti minyak bumi dan batu bara. Kadar C02
yang tinggi dan atmosfer merupakan salah satu naiknya suhu di permukaan bumi secara global
(dikenal dengan efek rumah kaca atau green house effect).d. CFC (Chloro fluoro carbon)CFC
biasanya digunakan sebagai bahan pendingin pada AC dan kulkas, CFC dipergunakan sebagai
aerosol pada penyemprotan rambut, pengharum, dan pembasmi serangga. CFC bersifat sangat
ringan sehingga mudah terangkat ke atmosfer yang lebih tinggi dan jika bertemu dengan ozon
akan terjadi reaksi yang menyebabkan lapisan ozon akan menipis. Lapisan ozon yang tipis dapat
mengancam kehidupan makhluk hidup di permukaan bumi.e. Sulfur oksida (SO)Sulfur oksida
(SO) terutama disebabkan oleh dua komoponen gas yang tidak berwarna, yaitu sulfur oksida
(S02) dan sulfur trioksida (S03). Keduanya disebut sebagai SOx. Sulfur oksida mempunyai
karakteristik bau yang tajam dan tidak terbakar di udara, sedangkan sulfur trioksida merupakan
komponen yang tidak reaktif.Pembakaran bahan-bahan yang mengandung sulfur akan
menghasilkan kedua bentuk oksida, tetapi jurmlah relatif masing-masing tidak dipengaruhi oleh
jumlah oksigen yang tersedia, meskipun udara tersedia dalam jumlah cukup, S02 selalu terbentuk
dalam jumlah terbesar.Pabrik peleburan baja merupakan industri terbesar yang menghasilkan
SOx. Hal ini disebabkan berbagai elemen yang penting secara alami dalam bentuk logam sulfida,
misalnya tembaga (CuFeS2 dan Cu2S), zink (ZnS), merkuri (HgS), dan timbal (PbS).
Kebanyakan logam sulfida dipekatkan dan dipanggang di udara untuk mengubah sulfida menjadi
oksida yang mudah tereduksi. Selain itu, sulfur merupakan kontaminan yang tidak dikehendaki
di dalam logam dan biasanya lebih mudah untuk menghilangkan sulfur dari logam kasar
daripada menghilangkan dari produk metal akhirnya.Polutan SOx mempunyai pengaruh terhadap
manusia dan hewan pada konsentrasi jauh lebih tinggi daripada yang diperlukan untuk merusak
tanaman. Kerusakan tanaman terjadi pada konsentrasi 0,5 ppm.
Pengaruh utama polutan SOxterhadap manusia adalah iritasi sistem pernapasan. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa iritasi tenggorokan terjadi pada konsentrasi S02 sebesar 5 ppm
atau lebih.Oksida belerang atau sulfur oksida merupakan hasil pembakaran bahan bakar fosil
juga dihasilkan dari letusan gunung berapi. Jika senyawa ini bertemu air akan bereaksi
membentuk senyawa asam.Udara terdiri atas sekitar 80% volume nitrogen dan 20% volume
oksigen. Pada suhu kamar, kedua gas ini hanya sedikit mempunyai kecenderungan untuk
bereaksi satu sama lain. Pada suhu yang lebih tinggi, keduanya dapat bereaksi membentuk nitrit
oksida dalam jumlah tinggi sehingga mengakibatkan polusi udara.NO yang dihasilkan oleh
aktivitas alam tidak terlalu menjadi masalah karena tersebar merata sehingga jumlahnya kecil.
NO yang menjadi masalah adalah polusi NO yang dihasilkan oleh kegiatan manusia karena
jumlahnya akan meningkat hanya pada tern pat¬tern pat tertentu. Konsentrasi NOxdi udara di
daerah perkotaan dapat mencapai 0,5 ppm. Seperti halnya CO, emisi nitrogen oksida dipengaruhi
oleh kepadatan penduduk karena sumber utama NOx dari kegiatan manusia, seperti pembakaran
yang kebanyakan berasal dari kendaraan produksi energi, dan pembuangan sampah. Sebagian
besar emisi NOxyang dihasilkan manusia berasal dari pembakaran arang, minyak, gas alam, dan
bensin.

f. Nitrogen oksida (NO JNitrogen oksida (NOx) adalah kelompok gas yang terdapat di
atmosfer yang terdiri atas gas nitrit oksida (NO) dan nitrogen oksida (N02). Walaupun bentuk
nitrogen oksida lainnya ada, tetapi kedua gas ini paling banyak ditemui sebagai polutan udara.
Nitrit oksida merupakan gas yan tidak berwama dan tidak berbau. Sebaliknya, nitrogen dioksida
mempunyai warna cokelat kemerahan dan berbau tajam.

2. PolutanAir
Air adalah zat yang sangat penting karena sangat diperlukan oleh makhluk hidup baik manusia,
hewan, maupun tumbuhan. Keadaan air yang berpengaruh terhadap makhluk adalah suhu,
kadargaram (salinitas), dan tingkat kesamaan (pH) air. Kualitas air yang terganggu dapat dilihat
atau ditandai dengan adanya perubahan bau (menyengat), rasa (asam), dan warnanya (hitam
pekat).Zat-zat pencemar (polutan) yang berada di air, antaralain:a. Logam berat dan senyawa
kimia dari limbah pabrikyang dibuang ke sungai, kolam, dan perairanlainnya.b. Detergen,
kaleng, plastik, sisa-sisa makanan, dansebagainya dari limbah rumah tangga atau
limbahdomestik.c. Pestisida, pupuk buatan, dan sisa sampahpertanian dan kegiatan pertanian.d.
Lumpur-lumpur hasil erosi dan tanah longsor.e. Zat asam dari hujan asam.f. Tumpahan minyak
.3. Polutan Tanah

Tanah adalah sebagai tempat makhluk hidup bagi organisme, sebagai hara dan air bagi
tumbuhan. Pada tanah yang subur proses-proses kehidupan tumbuhan, hewan, dan mikroba tanah
dapat berlangsung dengan baik. Keadaan tanah yang memengaruhi makhluk hidup misalnya pH
tanah, tekstur, kelembapan, dan kandungan unsur hara.Zat pencemar/polutan yang berada di
tanah antara lain berasal dari limbah industri, limbah rumah tangga, hujan asam, tumpahan
minyak, dan Iain-Iain. Benda-benda yang mencemari tanah berupa benda padat seperti kertas,
plastik, aluminium, kaleng, botol, dan benda cair, seperti tumpahan minyak dan limbah cair
pabrik..

4.Karbon monoksida (CO)Ketika bahan bakar yang kaya karbon (seperti batu bara dan minyak)
terbakar tak sempurna, hasilnya adalah gas tak berwarna dan tak berasa yang dikenal sebagai
karbon monoksida. Dalam konsentrasi tinggi karbon monoksida mampu membunuh ribuan orang
tiap tahun, sedangkan dalam tingkat yang lebih rendah yang ditemukan di perkotaan dapat
memperparah penyakit angina yaitu suatu kondisi penyakit jantung dan menimbulkan penyakit-
penyakit lain. Kendaraan bermotor merupakan penyebab sekitar 80 persen karbon monoksida.

5. Hidrokarbon (HC)Ada berbagai nama untuk polutan hidrokarbon, mulai dari gas organik
reaktif sampai senyawa organik yang mudah menguap. Semua nama tersebut mengacu pada
ribuan polutan yang terdapat dalam bensin yang tak terbakar, cairan pencuci kering, zat pelarut
untuk industri, dan berbagai jenis kombinasi lain dari hidrogen dengan karbon. Banyak jenis
hidrokarbon berbahaya, seperti benzena, suatu konstituen dari gasolin yang dapat menimbulkan
leukemia. Jenis-jenis lain bereaksi dengan oksida-oksida nitrogen dalam cahaya matahari, dan
menimbulkan asap kabut atau ozon.

6. Timah (Pb)20Logam berwarna kelabu keperakan ini sangat dikenal oleh setiap orang yang
pernah memasang pemberat tali pancing. Logam ini sangat beracun dalam setiap bentuknya dan
sama sekali tidak memiliki nilai gizi apapun. Beberapa pakaryakin bahwa penggunaan timah
secara ekstensif sebagai bahan pengawet anggur (minuman) di zaman Romawi Kuno
mengakibatkan kemunduran mental yang meluas, dan merupakan salah satu faktor penyebab

keruntuhan kerajaan tersebut. Di samping penggunaannya dalam tempat-tempat seperti


peleburan bijih, pencemaran timah modern paling sering diakibatkan oleh penggunaannya
sebagai ethyl atau zat aditif gasolin lain.

7. Oksida-oksida Nitrogen (NOJJika batu bara, minyak, gas bahkan korek api terbakar di
atmosfer, panasnya dapat memicu suatu reaksi kimia yang menyebabkan nitrogen dan oksigen
yang ada bergabung satu sama lain, dan membentuk berbagai polutan cokelat kemerahan yang
disebut oksida-oksida nitrogen. Walaupun beberapa jenis oksida nitrogen ditimbulkan oleh
nitrogen di dalam bahan bakar itu sendiri, namun sebagian besar bersifat termal. Gas-gas ini
menyebabkan kerusakan saluran pernapasan, terutama pada anak-anak. Oksida nitrogen juga
dapat berubah menjadi partikel-partikel nitrat teramat kecil yang dapat mencapai bagian terdalam
paru-paru. Jika tercampur dengan air, baik di udara maupun di paru-paru, nitrat-nitrat ini
membentuk asam.
8. Ozon (03)Oksigen dapat ditemukan dalam dua bentuk, ozon adalah salah satunya. Senyawa
oksigen yang melestarikan kehidupan yang paling lazim ditemukan adalah molekul dwi-atom
yang menyusun kurang lebih 20 persen udara sekitar. Namun di lapisan stratosfer tinggi, suatu
lapisan senyawa oksigen tri-atom (ozon) menghambat radiasi ledakan termonuklir matahari yang
mengalir menuju ke bumi. Ozon juga ditemukan dekat permukaan tanah, sebagian karena reaksi
antara dua polutan yang umum, yaitu oksida nitrogen dan hidrokarbon. Sebagai polutan udara
yang sangat berbahaya, ozon merupakan oksidan yang sangat kuat sehingga digunakan di banyak
kota (misalnya Los Angeles, California, Zurich, dan Swiss) untuk mendesinfektasi pasokan
airminum. Kumpulan polutan udara yang dijumpai di banyak kota ini sering disebut secara
kolektif (dan salah) sebagai ozon, karena zat itulah yang paling dominan dan paling mudah
diukur.8. Benda Partikulat (PM)Asap dan jelaga disebut benda partikulat, tetapi bentuk yang
paling berbahaya dari benda padat ini adalah partikel-partikel amat kecil dan halus yang dapat
menembus ke dalam paru-paru yang hanya dilindungi oleh dinding tipis setebal molekul.
Partikel-partikel ini sering disebut sebagai PM 10 karena benda partikulat tersebut lebih kecil
daripada 10 mikron, kebanyakan partikel halus itu berasal dari senyawa sulfur dan nitrogen yang
dalam selang waktu beberapa jam atau beberapa hari berubah dari gas menjadi padat.

9. Sulfur dioksida (SOJZat ini terbentuk ketika sulfur bubuk berwarna kuning keemasan yang
terdapat di batu bara dan minyak terbakar. Sulfur dioksida adalah gas tidak terlihat, berbau amat
tajam, dan menyerang sistem pernapasan manusia, serta dapat membunuh penderita asma.
Setelah berjam-jam atau berhari-hari tercampur di udara, sulfur dioksida ini membentuk partikel
amat halus yang disebut sulfat, yang dapat menembus bagian terdalam dari paru-paru. Sulfat
kemudian bereaksi dengan air di awan atau di dalam paru-paru untuk membentuk asam belerang,
yang sering disebut hujan asam.D. Jenis Polutan di Lingkungan KerjaKita menghabiskan lebih
banyak waktu di dalam ruangan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memikirkan tentang
kualitas udara yang kita hirup jika sedang tidur, bekerja, belajar, bermain, dan bersantai. EPA
(Environmental Protection Agency of America) secara konsisten mengurutkan polusi dalam
ruangan sebagai urutan lima besar resiko lingkungan pada kesehatan umum. Kualitas udara
dalam rumah 2-5 kali lebih buruk daripada udara di luar dan terkadang sampai 100 kali.
Pergantian udara secara terus-menerus terjadi antara di dalam dan di luar ruangan. Bahkan bahan
pencemar di dalam bisa menimbulkan penumpukan bahan campuran yang jarang ditemukan di
luar, seperti sulfur dioksida, karbon dioksida, nitrogen dioksida dan timah (pada negara
berkembang). Bahan campuran ini dikeluarkan oleh tubuh manusia, pencemaran bahan
pembangunan, alat-alatpemakaian produk konsumen, dan pestisida. Keracunan lain yang
berhubungan dengan kelembapan, misalnya sistem air conditionings AC dapat menjadi alat
pencemarjika tidak dipelihara dengan baik. Kuman dan virus adalah ancaman kesehatan serius
yang perlu kita ukur kekuatannya dan harus kita singkirkan sebanyak mungkin. Sejauh mana
racun udara memengaruhi kesehatan, bergantung pada intensitas dan lamanya kedekatan.Polusi
udara dalam ruangan diketahui dapat menjadi masalah kesehatan yang serius. Polusi udara dalam
ruangan, sebagaimana di rumah ataupun di gedung perkantoran telah diketahui dapat menjadi
masalah kesehatan yang serius. Para peneliti menemukan bahwa polusi udara di dalam rumah
dapat jauh lebih buruk dibandingkan dengan polusi udara di luar rumah. Kita menghabiskan 90%
waktu kita di dalam ruangan, baik itu di dalam rumah maupun di tempat kerja atau
kantor.Sumber-sumber polusi udara di dalam ruangan termasuk udara luar yang terkontaminasi
kelembapan (kandungan air dalam udara), peralatan pemanas dan pendingin, produk-produk
perawatan tubuh, asap rokok, asap masakan, produk-produk pembersih rumah, bahan-bahan
kimia tak tampak dari bagian bangunan seperti panel atau debu karpet dan debu renovasi rumah.

D.DAMPAK-DAMPAK POLUSI YANG ADA DI SEKITAR

Dampak Kesehatan

Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem
pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis
pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas,
sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat
pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA(infeksi saluran pernapasan akut),
termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat
pencemar dikategorikan sebagai toksikdan karsinogenik.
dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian
prematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan ISPA pada tahun
1998 senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4,3 trilyun rupiah di tahun
2015.Dampak terhadap tanamanTanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran
udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain
klorosis,nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat
menghambat proses fotosintesis.Hujan asam pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2
di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk
asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:
Mempengaruhi kualitas air permukaan
Merusak tanaman
Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga mempengaruhi
kualitas air tanah dan air permukaan
Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan

Efek rumah kaca


Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di
lapisan troposferyang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan
bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena
pemanasan global.Dampak dari pemanasan global adalah:
Pencairan es di kutub
Perubahan iklim regional dan global
Perubahan siklus hidup flora dan fauna

Kerusakan lapisan ozon


Lapisan ozon yang berada di stratosfer(ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi
yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian
molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai
stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih
cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.
Dampak Pencemaran Udara :
-Penipisan Ozon
-Pemanasan Global ( Global Warming )
-Penyakit pernapasan, misalnya : jantung, paru
-paru dan tenggorokan
-Terganggunya fungsi reproduksi
-Stres dan penurunan tingkat produktivitas
-Kesehatan dan penurunan kemampuan mental anak
-anak
-Penurunan tingkat kecerdasan (IQ) anak
-anak.

E. CARA MENANGGULANGI POLUSI

Clean Air Act yang dibuat oleh pemerintah dan menambah pajak bagi
industri yang
melakukan pencemaran udara.
Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui
diantaranya
Fuel Cell dan Solar Cell.
Menghemat Energi yang digunakan.
Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal

BAB III
PENUTUP

Berdasarkan pelajaran yang telah diberikan oleh Bapak / Ibu Guru, buku-buku dan artikel
yang kami dapat baca dan interpretasi, kami dapat mengambil pelajaran sekaligus pengalaman
baru mengenai masalah udara.
Dalam penulisan makalah mengenai “Polusi Udara, Dampak dan Langkah Penanganan”
ini, kami mendapatkan beberapa hal, yaitu:

A. Kesimpulan
Dari penyusunan makalah ini kami menyimpulkan bahwa udara adalah komponen yang
sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup, terutama manusia. Namun, seiring laju globalisasi
semakin sulit mendapatkan udara sehat d ari alam bebas terutama di kota-kota besar.

B. Saran
Sebagai langkah mengurangi polusi udara, kita harus mengurangi penggunaan kendaraan
bermotor untuk hal yang tidak terlalu penting, penanaman pohon untuk penghijauan,
penggunaan teknologi ramah lingkungan dan yang pasti kita harus menjaga
lingkungan demi kelangsungan hidup sehat kita dan generasi penerus.

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat allah SWT, dengan limpahan rahmat serta karunia-
Nya sehingga kami dapat menyelesaikan MAKALAH BIOLOGI dengan judul “POLUSI” untuk
memenuhi tugas mata pelajaran BIOLOGI tepat waktu dan tanpa halangan apapun. Salah satu
tujuan kami dari menuntut ilmu adalah untuk mengembangkan potensi diri kami agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berahlak mulia,sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi sosok yang dapat memimpin dalam setiap langkah menuju
kebaikan.

Makalah ini disusun selain untuk memenuhi tugas kami mestinya, juga agara para siswa
yang membaca makalah ini khususnya, mampu berpkir kritis dalam menganalisa interaksi
(hubungan) timbal balik anatara manusia dengan lingkungan alamnya dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan mahluk hidup tanpa (sedikit) menggangu kelestarian lingkungan
hidup.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih mempunyai banyak kekurangan. Untuk itu
kami sangat mengharapkan segala saran dan kritik yang konstruktif dan inspiratif dari semua
pihak sehingga dapat menambah wawasan dan sebagai evaluasi diri dalam penyusunan makalah
kami selanjutnya.

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUHAN

A. LATAR BELAKANG
B. IDENTIFIKASI MASALAH
C. TUJUAN
D. METODE

BAB II PEMBAHASAN

A. DEFINISI POLUSI
B. JENIS JENIS POLUSI
C. JENIS JENIS POLUTAN YANG ADA DI SEKITAR
D. DAMPAK DAMPAK POLUSI YANG ADA DI SEKITAR
E. CARA MENANGGULANGI POLUSI

BAB III PENUTUP

A. KESIMPULAN
B. SARAN