Anda di halaman 1dari 23

MODUL IPA-BIOLOGI

CIRI – CIRI DAN KLASIFIKASI


MAKHLUK HIDUP

Disusun oleh :
Army Meydityarni Siallagan, S.Pd

MATA PELAJARAN BIOLOGI


KELAS VII
SEMESER GANJIL

SMP ISLAMIC BOARDING SCHOOL


AL – AZHAR CAIRO SUMATERA UTARA

2019
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………….. 1
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………… 2
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang ................................................................................................ 3
2. Perbedaan antara Makhluk Hidup dan Benda Mati …………………........... 4
a. Ciri-ciri Makhluk Hidup dan benda Mati ............................................... 4
b. Cara mengklasifikasikan Makhluk Hidup .............................................. 4
c. Keanekaragaman ………………………………………………………. 4

BAB II TEORITIS
1. Ciri Umum Makhluk Hidup ............................................................. 7
2. Klasifikasi Makhluk Hidup ......................................................................... 9
a. Kriteria Klasifikasi Tumbuhan ......................................................... 10
b. Kriteria Klasifikasi Hewan ……………………………………………. 10
3. Contoh Soal Latihan Modul dan Penyelesaiannya ....................................... 13
4. Soal Latihan Modul …………...................................................................... 14

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………. 21

1
KATA PENGANTAR

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat allah Swt. Allhamdulillahi
Rabbil’Aalamin, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan
penyusunan modul ini. Shalawat dan salam dengan ucapan Allahumma sholli ’ala Muhammad
Wa’ ali Muhammad penulis sampaikan untuk junjungan kita Nabi besar Muhammad Saw.
Modul ini saya susun sebagai pendukung dan penunjang bahan dan media media
pembelajaran bagi siswa SMP ISLAMIC BOARDING SCHOOL AL-AZHAR CAIRO Kelas
VII Semester Ganjil. Alhamdulilah modul ini dapat diselesaikan tepat waktu dan terima kasih
atas bantuan dan doa dari rekan teman sejawat penulis serta doa dari orang tua dan semangat
yang tinggi dari penulis untuk dapat menyelesaikan modul ini.
Adapun tujuan saya membuat modul tentang Klasifikasi Makhluk Hidup adalah untuk
dapat digunakan sebagai bahan materi pembelajaran terutama untuk kelas VII Semester 1 atau
semester Ganjil. Modul ini disusun agar siswa dapat memperoleh sumber materi belajar yang
efektf dan efisien sehingga dapat membantu mengolat dan menelaah sumber materi lainnya yang
mungkin relevan dan dapat membantu menyempurnakan materi Klasifikasi Makhluk Hidup.
Dalam menyusun modul ini penulis menyadari sepenuhnya bahwa modul ini tentu punya
banyak kekurangan untuk itu penulis berlapang dada menerima masukan kritik dan saran yang
membangun dari para pengguna modul baik pembaca atau ataupun rekan sejawat. Akhirnya
semoga modul ini bermanfaat dan dapat meningkatkan pemahaman bagi pembacanya, dan
menjadi amal saleh bagi penulis.

Medan Juni 2019


Penyusun

Army Meidytyarni Siallagan, S.Pd

2
BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan kelompok makhluk hidup. Makhluk hidup
dan benda tak hidup atau benda mati dibedakan dengan adanya ciri-ciri kehidupan. Makhluk
hidup menunjukkan adanya ciri-ciri kehidupan antara lain bergerak, bernapas, tumbuh dan
berkembang, berkembang biak, memerlukan nutrisi, dan peka terhadap rangsang. Benda mati
tidak memiliki ciri-ciri tersebut.

Pada umumnya ciri makhluk hidup ada 9 yaitu bergerak, peka terhadap
rangsang(iritabilitas), memerlukan makan (nutrisi), bernafas (respirasi), tumbuh dan
berkembang, berkembangbiak (reproduksi), adaptasi, regulasi, dan ekskresi.

Makhluk hidup terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Dalam sehari-hari makhluk
hidup perlu makan dan minum. Dengan makan dan minum makhluk hidup dapat bertahan hidup.
Selain itu, makhluk hidup juga melakukan aktivitas lainnya. Makhluk hidup memiliki ciri-ciri
yang membedakan dengan benda tidak hidup.

MUATAN IMTAQ ( Q.S : An-Nuur : 45)

‫ٱَّللُ َخلَقَ ُك هل دَآب ٖهة ِّمن هما ٓ ٖ ٖۖء فَ ِّم ۡن ُهم همن يَمۡ ِّشي َعلَ ٰى بَ ۡطنِِّّۦه َو ِّم ۡن ُهم همن يَمۡ شِّي َعلَ ٰى ِّر ۡجلَ ۡي ِّن‬ ‫َو ه‬
‫شا ٓ ٖۚ ُء ِّإ هن ه‬
٤٥ ‫ير‬ٞ ‫ٱَّللَ َعلَ ٰى ُك ِّل ش َۡي ٖء َق ِّد‬ ‫َو ِّم ۡن ُهم همن َيمۡ شِّي َعلَ ٰ ٓى أ َ ۡر َب ٖۚ ٖع َي ۡخلُ ُق ه‬
َ ‫ٱَّللُ َما َي‬

45. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada
yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang
lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu

Pada hakekatnya, makhluk hidup memiliki beberapa pembagian kerajaan (kingdom)


dimana kingdom tersebut telah ada sejak ribuan tahun yang lalu dipermukaan bumi. Dengan
bantuan para ahli biologi kini makhluk hidup yang jumlahnya tak terhitung dan berbeda-beda
dapat dibedakan dan diklasifikasikan satu sama lain sesuai dengan kelompoknya. Kelompok ini
dinamakan dengan Kingdom (Kerajaan). Pembagian besar ini didasari oleh beberapa alasan
pokok seperti ciri morfologis dan fisiologis antar makhluk hidup. Ilmu yang membedakan antara
makhluk hidup satu dengan yang lain adalah Klasifikasi Makhluk hidup. Sampai saat ini
pembagian kingdom makhluk hidup terbagi 5 kingdom yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae,
dan Animalia.

3
2. PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI

A. Ciri – ciri Makhluk hidup dan Benda Mati


Di permukaan bumi terdapat unsur dan senyawa kimia ataupun molekul. Dilingkungan
sekitar kita terdapat banyak sekali benda, setiap jenis benda mempunyai sifat atau ciri
yang membedakanya dari jenis benda lain. Benda-benda tersebut dapat dibedakan atas ciri
sebagai berikut :
a. Bentuk benda
b. Ukuran benda
c. Warna benda
d. Keadaan permukaan benda
e. Bahan penyusun benda

Pada umumnya ciri makhluk hidup ada 9 yaitu bergerak, peka terhadap rangsang(iritabilitas),
memerlukan makan (nutrisi), bernafas (respirasi), tumbuh dan berkembang, berkembangbiak
(reproduksi), adaptasi, regulasi, dan ekskresi.s

B. Cara mengklasifikasikan Makhluk Hidup


Baik manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan kelompok makhluk hidup. Sementara
yang tergolong kedalam makhluk tak hidup atau benda mati adalah Tanah, Batu, Air,
Udara, Cahaya Matahari, Suhu, Kelembapan, Angin, dan lain sebagainya. Namun
kebutuhan komponen benda mati sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan hidup
Makhluk Hidup.

C.Keanekaragaman
Istilah keanekaragaman hayati atau “biodiversitas” menunjukkan sejumlah variasi yang ada
pada makhluk hidup baik variasi gen, jenis dan ekosistem yang yang di suatu lingkungan
tertentu.

4
• Keanekaragaman hayati yang ada di bumi kita ini me rupakan hasil proses evolusi
yang sangat lama, sehingga melahirkan bermacam-macam makhluk hidup.
• Keanekaragaman hayati dapat dikelompokkan atas keanekaraman gen, jenis dan
ekosistem.

1. Keanekaragaman
a. Keanekaragaman Tingkat Gen
• Makhluk hidup tersusun atas unit satuan terkecil yang kita kenal sebagi sel.
• Dalam inti sel terdapat materi pembawa sifat yang disebut gen. Setiap individu memiliki
jumlah dan variasi susunan gen yang berbeda-beda. Pada prinsipnya bahan penyusun Gen
setiap makhluk hidup adalah sama, namun jumlah dan susunanya yang berbeda-beda
sehingga menampilkan sifat-sifat yang berbeda-beda pula.
b. Keanekaragaman jenis
•Variasi warna pada ikan dan warna bunga menunjukkan adanya variasi dalam tingkatan
jenis makhluk hidup.
• Variasi ini disebabkan karena adanya rekombinasi (pencampuran) gen-gen dalam jenis
tersebut sehingga melahirkan variasi yang lebih beragam.
c. Keanekaragaman tingkat ekosistem
• Suatu ekosistem terdiri dari komunitas hewan, tumbuhan dan mikroorganisme beserta
lingkungan abiotik dimana semua makhluk hidup tersebut berada.
• Kedua komponen ini saling berinteraksi satu dengan lainnya dengan berbagai cara
yang berperan dalam siklus materi dan energi. Keanekaragaman ekosistem dapat dilihat
dari variasi ekosistem berdasarkan batas geografi.

2. Klasifikasi makhluk hidup


a. Sistem klasifikasi Suatu kajian tentang pengelompokkan makhluk hidup ke dalam tingkatan
atau takson tertentu disebut taksonomi. Seorang tokoh yang sangat berepran dalam klasifikasi
makhluk hidup dan dikenal sebagai Bapak taksonomi adalah Carolus Linnaeus. Seiring dengan
perkembangan ilmu klasifikasi makhluk hidup, system klasifikasi dapat dibedakan berdasarkan
cara dan tujuannya, yaitu: 1. system klasifikasi buatan (artificial) Didasarkan pada pertimbangan
secara sekehendak hati para ahli taksonomi dengan melihat habitat (tempat hidup) dan nilai guna
dari makhluk hidup tersebut. 2. system klasifikasi alamiah (natural) Sistem ini didasarkan pada
kesamaan morfologi secara fenotip yang ada hubungannya dengan makhluk hidup yang
sesungguhnya 3. sisitem klasifikasi evolusi (filogenetik) Sistem klasifikasi ini lebih menekankan
aspek hubungan kekerabatan dan sejarah perkembangan evolusi makhluk hidup yang ada
sekarang. Gambar 1. Suatu pohon filogenetik yang umum berdsarkan pada urutan nukelotida
RNA ribosom diantara beberapa jenis organisme [ Disadur dari diagram R Woese (1994).

b. Sistem Binomial nomenclatur pada pertengahan abad ke-18 ( ) Carolus Linnaeus mengajukkan
system penamaan makhluk hidup dalam tulisannya Systema nature dengan istilah :Binomial
nomenclatur (bi= dua, nomen=nama)yang artinya tata nama seluruh organisme ditandai dengan
nama ilmiah yang dterdiri dari dua kata latin atau yang dilatinkan. Kata pertama menunujukkan
genus, yang penulisannya dimulai dengan hurup besar, sedangkan kata kedua merupakan
epitethon spesificum artinya penunjukkan jenis (spesies) yang penulisannya dimulai dengan
hurup kecil. Misalnya untuk nama ilmiah singkong Felis domesticus. Felis menunjukkan genus,
sedangkan domesticus emerupakan ciri khsuusnya, yang berarti sejenis hewan yang dipelihara di
dalam rumah (domestik).

5
c. Aturan Pemberian Nama Ilmiah Peraturan nama ilmiah memuat aturan sebagai berikut: 1.
Setiap oarganisme mempunyai nama ilmiah tertentu. 2. untuk nama ilmiah digunakan bahsa latin
atau yang dilatinkan. 3. tidak ada dua organisme atau lebih yang mempunyai nama spesies yang
sama (tautonim) atau hampir sama. 4. nama genus harus terdiri dari satu kata dan penulisannya
selalu dimulai dengan hurup besar 5. nama spesies terdiri dari dua kata. Kata pertama merupakan
nama genus dan kata kedua merupakan petunjuk spesies. Contoh nama ilmiah padi: Oryza sativa
= nama genus 2 = nama petunjuk spesies = nama spesies 6. Penulisan nama spesies harus ditulis
meiring atau digaris bawahi. Garis bawah kata pertama dan kedua secara terpisah. 7. Nama
penemu boleh dicantumkan dibelakang nama spesies, seperti: Oryza sativa L., Rosa hybrida
Hort, dsb. 8. Untuk pemberian nama suku (famili) terdiri dari satu kata majemuk dibentuk dari
salah satu nama genus yang dibawahinya ditambah akhiran aceae untuk tumbuhan dan akhiran
idea untuk hewan. Seperti: Solanum + aceae = Solanaaceae Felis + idae = Felidae.

d. Tingkatan/Takson makhluk hidup Kelompok taksonomi pada takson yang sama memiliki katagori
yang sama. Urutan takson dari yang tertinggi sampai terendah seerpti berikut: Kingdom= kerajaan/dunia
Phylum/divisio Classis= kelas Ordo= bangsa Familia=keluarga Genus= marga

e. Konsep Spesies Species=jenis Setiap takson memiliki persamaan dan perbedaan ciri. Makin tinggi
takson makin sedikit persamaan ciri yang dimilkinya dan dengan demikian makin banyak pula
perbedaanya. Sebaliknya makin rendah takson, mka makin banyak persamaannya dan makin sedikit
perbedaanya.contoh urutan takson dan nama ilmiahnya: Konsep spesies menurut para ahli taksonomi
merupakan gabungan populasi alami yang secara morfologi dan ekologi serupa dan yang dapt melakukan
perkawinan (interbreeding) serta menghasilkan keturunan yang fertile. Contohnya Kuda dan Keledai
dapat melakukan perkawinan dan menghasilkan bagal, tetapi bagal ini mandul maka kuda dan keledai
bukan termasuk satu spesies.

f. Klasifikasi Makhluk Hidup berdasarkan Kingdom Perkembangan klasifikasi makhluk hidup


sampai abad ke-18 menempatkan semua makhluk hidup dalam salah satu dari dua kingdom yaitu
tumbuhan dan hewan. Pada masa berikutnya para ahli taksonomi mengamati ada perbedaan
kelompok makhluk hidud selain tumbuhan dan hewan yaitu jamur (fungi), sehingga makhluk
hiudp dikelompokkan menjadi 3 kingdom yaitu hewan, tumbuhan dan Jamur. Copeland ( )
mengajukan 4 kingdom klasifikasi makhluk hidup, yaitu Monera untuk semua makhluk hiudp
prokariota, protista untuk semua makhluk hidup sedikit atau tidak memiliki jaringan yang
terdiferensiasi, metafita dan metazoamasing-masing untuk dunia tumbuhan dan hewan tingkat
tinggi. Pada tahun 1969 Robert H.Whittaker merumuskan 5 kingdom klasifikasi makhluk hiudp
yang seakarang banyak digunakan yang meliputi: Monera, Protista, Fungi, Animalia dan Plantae.
3. Pelestarian keanekaragaman hayati Keanekaragaman hayati di bumi kita sangat berlimpah
jumlahnya mulai dari kutub utara sampai kutub selatan. Berjuta-juta jenis makhluk hidup yang
ada, hanya sebagaian saja yang sudah dapat diidentifikaasi, dan masih banyak jenis-jenis
makhluk hidup yang belum dikenali. Keanekaragaman hayati memberi arti penting bagi
kehiudupan kita baik secara langsung maupun tidak langsung, hampir semua makhluk hidup
tersebut memberikan manfaat yang sangat berharga. Mengapa kita perlu melestarikan
keanekaragaman hayati? Kita ketahui bahwa dalam suatu individu makhluk hidup terkandung
plasma nutfah (sumber gen), dan lebih jauh dapat kita manfaatkan sebagai sumber pangan,
sandang, papan, obat-obatan, kosmetika, dan bahan penelitian.

6
BAB II TEORITIS

1. Ciri Umum Makhluk Hidup


1.Bergerak
Bergerak adalah merupakan perubahan posisi, baik seluruh tubuh atau sebagian. Hal ini
disebabkan oleh adanya tanggapan terhadap rangsang. Gerak yang dilakukan pada tumbuhan
antara lain : gerak menutupnya daun putri malu jika disentuh, gerak ujung batang dari bawah ke
atas ke arah sinar matahari, dan gerak membukanya biji lamtoro disebabkan perubahan kadar air.
Pada hewan juga terdapat gerak, antara lain : gerak aktif pada hewan vertebrata yaitu alat gerak
berupa otot, gerak pasif pada hewan vertebrata yaitu alat gerak berupa tulang, dan gerak pada
manusia yaitu berjalan, berlari dan lain-lain.

Manusia dapat berjalan, berlari, berenang, dan menggerakkan tangan yang merupakan ciri
bergerak. Tubuh manusia dapat melakukan aktivitas karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak
terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak

2 . Peka Terhadap Rangsang (iritabilitas)


Tumbuhan, hewan dan manusia mempunyai kepekaan terhadap rangsang (iritabilitas). Hal ini
dapat ditunjukkan sebagai berikut:

- Pada tumbuhan, daun putri malu bila diberi rangsang sentuhan akan menanggapi
rangsang dengan menutup daunnya.
- Pada hewan, ayam ketika fajar menyingsing akan berkokok.
- Manusia jika diberi bau yang merangsang akan menanggapi rangsang, misalnya bersin.

7
Kemampuan menanggapi rangsang disebut iritabilitas. Contohnya reaksi manusia saat jika tiba-
tiba ada sorot lampu yang sangat terang masuk ke mata, yang secara spontan mata akan segera
menutup. Dari contoh tersebut menunjukkan bahwa manusia mempunyai kemampuan untuk
memberikan tanggapan terhadap rangsang yang diterima. Irritabilitas merupakan kemampuan
makhluk hidup untuk menanggapi rangsangan. Hewan dan manusia dilengkapi dengan alat indra
untuk menanggapi rangsang, seperti hidung untuk mencium bau, mata untuk melihat, dan telinga
untuk mendengar. Hewan tertentu memiliki alat indra khusus, seperti gurat sisi pada ikan yang
berfungsi untuk mengetahui perubahan tekanan air. Tumbuhan juga mempunyai kepekaan
terhadap rangsang yang menghasilkan gerak pada tumbuhan. Rangsang tersebut dapat berasal
dari sentuhan, cahaya matahari, air, zat kimia, suhu, dan gravitasi bumi.

3 . Memerlukan Makan (nutrisi)


Setiap makhluk hidup memerlukan makanan. Hal ini bertujuan agar dapat mempertahankan
hidup, menghasilkan energi, dan pertumbuhan. Setiap makhluk hidup mempunyai cara yang
berbeda-beda dalam memperoleh makanan. Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri melalui
proses fotosintesis. Hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri, tetapi tergantung
pada makhluk hidup lainnya.

4 . Bernafas (respirasi)
Bernafas yaitu pengambilan oksigen untuk oksidasi makanan, sehingga memperoleh energi dan
mengeluarkan karbondioksida sebagai zat sisa. Hewan vertebrata di darat bernafas dengan paru-
paru, ikan bernafas dengan insang, cacing bernafas dengan kulit. Tumbuhan, pada daun bernafas
melalui stomata, pada batang melalui lentisel dan di akar melalui bulu-bulu akar. Manusia
bernafas dengan paru-paru.

5 . Tumbuh dan Berkembang


Tumbuh adalah bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup yang irreversible.
Berkembang adalah proses menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan
lingkungan. Makhluk hidup mengalami pertumbuhan berupa pertambahan berat dan tinggi
sedangkan perkembangan berupa perubahan dari muda menjadi dewasa. Contoh perkembangan:

8
kupu-kupu bertelur, telur tersebut menetas menjadi ulat, lalu menjadi kepompong, kepompong
berubah bentuk menjadi kupu-kupu muda, dan akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa.

6 . Berkembangbiak (reproduksi)
Berkembangbiak adalah memperbanyak diri untuk mempertahankan kelestarian jenisnya.
Caraberkembangbiak sebagai berikut :

- Secara kawin/generatif, yaitu perkembangbiakan yang melibatkan sel telur dan sel
sperma.
- Secara tak kawin/vegetatif, yaitu perkembangbiakan yang tidak melibatkan sel telur dan
sel sperma, melainkan melibatkan sel tubuh.

7.Adaptasi
Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan
untuk mempertahankan diri. Terdapat tiga macam adaptasi, yaitu:
- Adaptasi morfologi, yaitu penyesuaian diri terhadap alat-alat tubuhnya. Contoh: burung
elang mempunyai kuku yang tajam untuk menerkam mangsa. Bunga teratai mempunyai
daun yang lebar untuk memperluas bidang penguapan.
- Adaptasi fisiologi, yaitu penyesuian diri terhadap lingkungan dengan fungsi alat-alat
tubuh. Contoh : Manusia menambah jumlah sel darah merah bila berada di pegunungan.
Kotoran unta kering , tetapi urinenya kental
- Adaptasi tingkah laku, yaitu penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan tingkah
lakunya. Contoh: Bunglon mengubah warna tubuhnya, ikan paus muncul ke permukan
secara periodik.

9
Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan disebut adaptasi.
Contoh: tumbuhan yang hidup di tempat kering memiliki daun yang sempit dan tebal, sedangkan
tumbuhan yang hidup di tempat lembab memiliki daun lebar dan tipis.

8. Re g u l a s i
Regulasi adalah proses pengaturan keserasian di dalam tubuh organisme yang diatur oleh syaraf
dan hormon. Beberapa spesies makhluk hidup dari kelas tertentu memerlukan aktivitas hormone
untuk bertahan hidup.

9. Ekskresi
Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa-sisa metabolisme tubuh. Dalam Proses oksidari
makanan selain menghasilkan energy, tubuh organisme juga menghasilkan zat sisa yang
harus dikeluarkan dari tubuh. Apabila zat sisa tersebut tidak dikeluarkan akan
membahayakan tubuh. Contoh : manusia mengeluarkan karbon dioksida melalui paru-
paru, ikan mengeluarkan karbondioksida melalui insang.

2. KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP


Makhluk hidup di Bumi sangat banyak dan beranekaragam. Oleh karena itu, diperlukan adanya
pengelompokan berdasarkan ciri tertentu yang dikenal dengan istilah klasifikasi. Klasifikasi
makhluk hidup adalah suatu cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kesamaan ciri
yang dimiliki.

Tujuan mengklasifikasikan makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali,


membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup. Tujuan khusus/lain dari klasifikasi makhluk
hidup adalah seperti berikut.

1. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri yang


dimiliki.
2. Mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan
makhluk hidup dari jenis yang lain.
3. Mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup.
4. Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya.
Berikut ini adalah dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup.

1. Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan yang dimilikinya.


2. Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri bentuk tubuh (morfologi) dan alat dalam
tubuh (anatomi).
3. Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan manfaat, ukuran, tempat hidup, dan cara
hidupnya.

Pengklasifikasian Makhluk Hidup


Sistem klasifikasi mengenalkan adanya tingkatan kelompok-kelompok makhluk hidup mulai dari
kelompok besar, kelompok kecil, hingga tingkat individu. Tingkatan ini disebut sebagai takson.

10
Tingkatan takson pertama kali dikenalkan oleh Carolus Linnaeus dengan tingkatan dari tertinggi
ke tingkatan terendah. Tingkatan tersebut adalah sebagai berikut :

Semakin tinggi tingkatan takson, maka persamaan ciri yang dimiliki semakin sedikit. Begitupula
jumlah anggotanya, semakin rendah tingkatannya, maka jumlah anggotanya semakin
mengerucut.

a. Kriteria Klasifikasi Tumbuhan


Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan dengan memerhatikan beberapa kriteria yang
menjadi penentu dan selalu diperhatikan. Berikut contohnya.
1. Organ perkembangbiakannya, apakah dengan spora atau dengan bunga.
2. Habitusnya, apakah berupa pohon, perdu atau semak.
3. Bentuk dan ukuran daun.
4. Cara berkembang biak, apakah dengan seksual (generatif) atau aseksual (vegetatif).

b. Kriteria Klasifikasi Hewan


Sama halnya dengan pengklasifikasian tumbuhan, dalam mengklasifikasikan hewan, para ahli
juga mengklasifikasi dengan melihat kriteria berikut ini.
1. Saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat rendah belum mempunyai saluran
pencernaan makanan. Hewan tingkat tinggi mempunyai lubang mulut, saluran
pencernaan, dan anus.
2. Kerangka (skeleton), apakah kerangka di luar tubuh (eksoskeleton) atau di dalam tubuh
(endoskeleton).
3. Anggota gerak, apakah berkaki dua, empat, atau tidak berkaki.

Kunci determinasi merupakan cara atau langkah untuk mengenali organisme dan
mengelompokkannya pada takson makhluk hidup. Kunci determinasi adalah uraian keterangan
tentang ciri-ciri makhluk hidup yang disusun berurut mulai dari ciri umum hingga ke ciri khusus
untuk menemukan suatu jenis makhluk hidup. Kunci determinasi yang paling sederhana ialah
kunci dikotom. Kunci dikotom berisi keterangan yang disusun berpasangan dan menunjukkan
ciri yang berlawanan.

11
Berdasarkan sistem klasifikasi yang dikenalkan oleh R.H. Whittaker, makhluk hidup dibagi
menjadi 5 kingdom yaitu sebagi berikut.
1. Kingdom Monera, yaitu kelompok makhluk hidup uniseluler, prokariotik, dan
mikroskopik seperti bakteri dan ganggang hijau biru. Makhluk hidup yang dimasukkan
kedalam kerajaan Monera memiliki sel prokariotik sehingga dikatakan sebagai uniseluler.
2. Kingdom Protista, yaitu kelompok makhluk hidup eukariotik dan sebagian besar
uniseluler, tetapi sudah memiliki ciri seperti tumbuhan, hewan, atau jamur. Misalnya
Euglena.
3. Kingdom Fungi (Jamur) yaitu, kelompok makhluk hidup eukariotik dan tidak
berklorofil. Contoh: jamur tiram. Fungi tidak dapat membuat makananya sendiri. Cara
makanya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkunganya sehingga
hidupnya bersifat parasite dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali
jamur lender (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota).
4. Kingdom Plantae (tumbuhan) yaitu kelompok makhluk hidup eukariotik, multiseluler,
berdinding sel yang mengandung selulosa, berklorofil, dan dapat berfotosintesis, dan
autotrof. Contohnya, padi. Kelompok ini terdiri dari tumbuhan lumut, tumbuhan paku,
tumbuhan biji terbuka, dan tumbuhan biji tertutup.
5. Kingdom Animalia, yaitu kelompok makhluk hidup eukariotik, multiseluler, tidak
berklorofil, dan heterotrof. Contohnya , Gajah Harimau Jerapah dan lain sebagainya.

12
Setiap kingdom tersebut, kemudian dibagi-bagi lagi berdasarkan persamaan ciri yang
dimilikinya. Untuk membantu mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kelompok- kelompok
tertentu dapat menggunakan dua cara, yaitu dengan kunci dikotom dan kunci determinasi.
Klasifikasi dilakukan dengan mengidentifikasi ciri-ciri setiap makhluk hidup sebanyak-
banyaknya, kemudian mengerucutkannya berdasarkan ciri yang sama. Makhluk hidup
multiseluler umumnya dapat diamati secara langsung dengan indera. Makhluk hidup uniseluler
diamati dengan menggunakan alat bantu berupa mikroskop, yaitu mikroskop cahaya dan
mikroskop elektron.

13
CONTOH SOAL LATIHAN MODUL DAN PENYELESAIANYA

Contoh Indikator Contoh Soal Sesuai Indikator


Diberikan ciri dari suatu Filum yang karakteristiknya ditampilkan oleh segmentasi
kelompok hewan, peserta didik tubuh hewan-hewannya diklasifikasikan ke dalam
berdasarkan ciri yang diberikan kelompok ....
dapat mengklasifikasikan (Arthropoda)
hewan tersebut ke dalam
kelompok yang tepat.

Diberikan suatu gambar evolusi Amatilah gambar berikut


kerajaan tumbuhan, peserta didik
dengan mengamati gambar
tersebut dapat menyimpulkan
karakter pada gambar yang
dimaksud dengan benar

Gambar 1 menggambarkan sebuah pendapat mengenai


sejarah evolusi pada kerajaan tumbuhan. Anda diminta
menyimpulkan gambar di atas dengan mengganti angka
dengan karakter yang dimiliki oleh organisme di atas.
Yaitu berurutan berdasarkan angka …. (Pembuluh, biji,
berbunga)

Diberikan daftar urutan basa suatu


makhluk hidup, peserta didik
dengan menganalisis berdasarkan
prinsip klasifikasi (dicari
persamaan yang paling banyak)
dari beberapa urutan basa dari
beberapa kelompok hewan yang
diberikan dapat menentukan
urutan basa nenek moyang dengan
tepat

Dari data di atas, coba analisislah urutan rantai basa nenek


14
moyang X!
(A G G C G A T T C G T A T C C )

SOAL LATIHAN MODUL


PILIHAN GANDA:
Pilihlah satu jawaban yang Anda anggap paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada
huruf di depan jawaban tersebut.

1. Filum yang karakteristiknya ditampilkan oleh segmentasi tubuh hewan-hewannya


diklasifikasikan ke dalam kelompok ....
A. Mollusca
B. Cnidaria
C. Arthropoda
D. Platyhelminthes

2. Perhatikan Gambar Berikut :


Gambar 1 menggambarkan sebuah pendapat mengenai sejarah evolusi pada kerajaan tumbuhan. Anda

diminta menyimpulkan gambar di atas dengan mengganti angka dengan karakter yang dimiliki
oleh organisme di atas. Yaitu berurutan berdasarkan angka
A. Pembuluh, biji, berbunga
B. Uniseluler, berspora, berstrobilus
C. Multiseluler, reproduksi vegetatif, reproduksi generatif
D. Rizoid, akar serabut, akar tunggang

15
3. Berikut yang merupakan adaptasi tanaman gurun terhadap lingkungan hidupnya adalah...
A. Daun lebar dan berwarna hijau
B. Batang tanaman tipis dan kering
C. Daun berupa duri
D. Mempunyai kelenjar madu

4. Respon yang diberikan oleh tanaman petai cina saat menjelang matahari terbenam adalah...
A. Membuka polong bijinya
B. Mengatupkan daun-daunnya
C. Membuka mahkota bunganya
D. Menggugurkan daunnya yang menguning
5. Cara adaptasi elang untuk memenuhi kebutuhan makanannya berupa daging dari hewan
mangsa adalah...
A. Memiliki sayap yang lebar dan kuat
B. Mampu terbang dengan ketinggian tertentu
C. Memiliki cakar yang kuat dan tajam
D. Memiliki mata yang mampu melihat jauh

6. Aktivitas mahkluk hidup di bawah ini yang menunjukkan ciri mahkluk hidup memerlukan
makanan adalah...
A. Kupu-kupu menghisap madu
B. Kerbau berkubang di lumpur
C. Rusa berlari kencang di padang rumput
D. Burung jalak bali berkicau dengan suara merdu

7. Rayap merupakan hewan pemakan kayu yang membutuhkan enzim selulase. Enzim ini
dihasilkan oleh sejenis flagellata yang terdapat pada saluran pencernaannya. Rayap yang baru
menetas belum memiliki flagellata yang menghasilkan enzim tersebut dalam saluran
pencernaannya. Untuk dapat bertahan hidup anak rayap beradaptasi dengan .....
A. Memakan kulitnya yang mengelupas
B. Menjilati dubur induknya
C. Mengekskresikan enzim tersebut dalam lambungnya
D. Mengeluarkan hormon pengurai kayu

8. Ciri mahkluk hidup bernapas di tunjukkan pada pernyataan...


A. Tunas tumbuhan tumbuh ke arah cahaya
B. Lumba-lumba secara periodik muncul kepermukaan air
C. Manusia mengeluarkan keringat
D. Daun putri malu mengatup setelah di sentuh

9. Cara adaptasi fisiologi ikan yang hidup di air tawar seperti ikan mas adalah...
A. Bergerak dengan siripnya
B. Permukaan tubuh bersisik dan berlendir
C. Sedikit minum dan banyak mengeluarkan urine
D. Banyak minum dan sedikit mengeluarkan urine

16
10. Contoh gerak tumbuhan yang menunjukkan respons terhadap sentuhan adalah...
A. Ujung batang tumbuh ke arah tempat terang
B. Kecambah tumbuh sangat cepat di tempat gelap
C. Ujung akar tumbuh memanjang ke pusat bumi
D. Tanaman semangka melilit pada kayu

11. Perhatikan ciri mahkluk hidup berikut.


1. Planaria melakukan fragmentasi
2. Beruang kutub melakukan hibernasi
3. Pohon jati meranggas di musim kemarau
4. Serangga melakukan partenogenesis
Ciri bahwa mahkluk hidup bereproduksi ditunjukkan oleh data nomor...
A. 1 dan 2 C. 3 dan 4
B. 2 dan 3 D. 4 dan 1

12. Kegiatan yang menunjukkan ciri tumbuh pada mahkluk hidup adalah...
A. Tubuh bertambah tinnggi
B. Bunga tumbuhan berubah menjadi buah
C. Tanaman pisang bertunas
D. Amoeba dan Paramecium membelah diri

13. Ciri mahkluk hidup yang membedakan antara tumbuhan dan hewan adalah...
A. Tumbuhan peka terhadap rangsang, hewan tidak
B. Tumbuhan tidak bergerak, hewan bergerak
C. Tumbuhan mampu membuat makanan sendiri, hewan tidak
D. Tumbuhan tidak bernapas, hewan bernapas

14. Manakah di bawah ini yang merupakan makhluk hidup ?


A. Rumput, batu, sapi
B. Kayu, besi, kucing
C. Lebah, semut, rumput
D. Cacing, kerbau, air

15. Di bawah ini adalah ciri-ciri makhluk hidup, kecuali ....


A. Bergerak
B. Bernapas
C. Ukurannya tetap
D. Respons terhadap rangsang

16. Saat bernapas, terjadi pertukaran gas dalam tubuh kita. Pertukaran gas tersebut terjadi pada
organ ….
A. Jantung
B. Hati
17
C. Paru-paru
D. Ginjal

17. Proses pernapasan sebenarnya adalah proses ….


A. Menghirup karbon dioksida
B. Menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida
C. Melepaskan oksigen
D. Melepaskan oksigen dan menghirup karbon dioksida

18.Agar bisa membuat makanan sendiri, tumbuhan hijau memerlukan ....


A. Oksigen dan karbon dioksida
B. Oksigen dan air
C. Karbon dioksida dan air
D. Karbon dioksida dan zat gula

19. Tumbuhan hijau memperoleh makanan dengan cara ....


A. Respirasi
B. Oksidasi
C. Fotosintesis
D. Metabolisme

20. Jika ada tumbuhan yang tumbuh ke arah matahari, berarti tumbuhan itu bereaksi terhadap
rangsangan yang berupa ....
A. Tanah yang gembur
B. Pupuk
C. Sentuhan
D. Cahaya

21. Cara berkembang biak pada makhluk hidup ada yang secara kawin dan tak kawin. Secara
tak kawin dapat dilakukan dengan cara .…
A. Membentuk spora dan membelah diri
B. Bertelur dan beranak
C. Membentuk spora dan bertelur
D. Bertelur dan membelah diri

22. Proses perubahan ukuran tubuh pada makhluk hidup sehingga bertambah besar disebut ….
A. Pertumbuhan
B. Perkembangan
C. Pertumbuhan dan perkembangan
D. Pendewasaan

18
23. Yang membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan adalah karena perkembangan ....
A. Berpatokan pada perubahan ukuran
B. Menyangkut perubahan massa
C. Bersifat reversibel
D. Bersifat irreversibel

24. Pengelompokan makhluk hidup ke dalam lima kingdom yang tepat adalah….
A. Monera, protista, jamur, tumbuhan, hewan
B. Monera, protista, fungi, jamur, plantae
C. Monera, plantae, fungi, animalia, hewan
D. Monera, protista, fungi, plantae, tumbuhan

25. Ciri-ciri kingdom monera yang benar adalah….


A. Anggotanya ada yang uniseluler dan multiseluler
B. Bersifat prokariotik
C. Bersifat eukariotik
D. Memiliki dinding sel

26. Di bawah ini adalah jenis alga dengan pigmennya yang tepat, kecuali….
A. Alga hijau (pigmen klorofil)
B. Alga coklat (pigmen fuxosantin)
C. Alga merah (pigmen fikoeritrin)
D. Alga pirang (pigmen fikobilin)

27. Pernyataan tentang ciri-ciri jamur di bawah ini yang tidak benar adalah….
A. Dinding sel jamur terbuat dari kitin
B. Jamur menyimpan makanan dalam bentuk glikogen
C. Organisme heterotrof sebagai parasit atau saprofit
D. Seluruhnya organisme multiseluler dengan bentuk seperti payung
28. Penyataan tentang lumut di bawah ini yang tidak benar adalah….
A. Mempunyai klorofil sehingga dapat membuat makanan sendiri
B. Tidak mempunyai akar, batang, dan daun sejati
C. Berkembangbiak dengan spora dan gamet secara bergantian
D. Mempunyai pembuluh angkut

29. Lichenes atau lumut kerak merupakan organisme….


A. Simbiosis antara jamur dan lumut
B. Simbiosis antara fungi dan paku
C. Simbiosis antara jamur dan alga
D. Simbiosis antara dua macam jamur

30. Tumbuhan paku memiliki struktur di bawah daun yang merupakan tempat spora. Struktur
tersebut adalah….
A. Sorus
B. Sporofil

19
C. Gametofit
D. Sporofit

31. Melinjo meskipun tampak seperti tumbuhan dikotil, dimasukkan ke dalam kelompok
tumbuhan berbiji terbuka, karena….
A. Bijinya keras dengan kulit berlapis
B. Bakal buah terbuka dan tidak tertutup oleh daun buah
C. Bijiya tidak terlindung oleh daging buah, tetapi oleh kulit yang mudah mengelupas
D. Biji tidak terletak di dalam buah

32. Pernyataan tentang tumbuhan monokotil di bawah ini yang tidak banar adalah….
A. Daun berbentuk pita, urat daun sejajar
B. Batang berupa empulur, tidak bercabang dengan ruas-ruas yang jelas
C. Akar serabut
D. Bagian bunga berjumlah empat, lima, atau kelipatannya

33. Hewan dikelompokkan menjadi invertebrata dan vertebrata berdasarkan adanya….


A. Punggung
B. Tulang belakang
C. Tulang ekor
D. Tulang dada

34. Urutan tingkatan takson berikut yang tepat adalah….


A. Filum, kelas, ordo, genus, famili, spesies
B. Divisio, kelas, ordo, famili, genus, spesies
C. Spesies, genus, famili, ordo, kelas, filum
D. Divisio, kelas, famili, genus, ordo, spesies

35. Hewan berikut ini yang termasuk filum coelenterata/cnidaria adalah….


A. Planaria
B. Hydra
C. Paramaecium
D. Bintang laut

36. Perhatikan ciri-ciri hewan berikut


- Bernapas dengan kulit yang basah
- Memiliki kelamin ganda
- Hidup bebas di tanah, bukan sebagai parasit
- Berkembang biak dengan menghasilkan kokon
Berdasarkan ciri di atas, hewan yang dimaksud masuk dalam filum….
A. Cnidaria
B. Platyhelminthes
C. Nemathelminthes
D. Anelida

37. Yang disebut hewan berkulit duri adalah….


A. Porifera
B. Cnidaria
20
C. Arthropoda
D. Echinodermata

38. Molusca berikut yang anggotanya ada yang hidup di darat adalah….
A. Cephalopoda
B. Gastropoda
C. Pelecipoda
D. Bivalvia

39. Anggota arthropoda berikut yang mengalami metamorfosis sempurna adalah….


A. Lebah
B. Jangkrik
C. Kecoa
D. Kepiting

40. Perhatikan ciri-ciri hewan berikut.


- Bersisik
- Suhu tubuh sesuai suhu lingkungan
- Bernapas dengan dengan paru-paru
Hewan yang memiliki ciri diatas termasuk dalam kelompok….
A. Amfibia
B. Reptilia
C. Aves
D. Mamalia

21
DAFTAR PUSTAKA

Widodo, W dkk. 2016. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTsKelas VII Semester 1. Edisi Revisi
2016. Buku Guru. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.

Widodo, W dkk. 2016. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTsKelas VII Semester 1. Edisi Revisi
2016. Buku Siswa. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud

22