Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Trigonometri merupakan bagian dari matematika yang sudah mulai diajarkan di


Sekolah Menengah Atas (SMA) dari kelas X sampai kelas XI dan mungkin berlanjut
sampai ke perguruan tinggi. Trigonometri merupakan materi pokok yang banyak
menggunakan konsep yang akan terus berkembang dan bukan materi hafalan sehingga
apabila siswa belum menguasai konsep materi sebelumnya maka dikhawatirkan
akan mengalami kesulitan dalam materi selanjutnya. Dengan kata lain, tanpa
menguasai konsep dasar secara utuh (benar) dapat mengakibatkan tidak mampu
menguasai konsep selanjutnya. Oleh karena itu siswa harus memahami dengan benar
konsep dasar trigonometri agar dapat memudahkan pengusaan konsep trigonometri
selanjutnya.
Jadi pada makalah ini akan membahas KI KD tentang trigonometri yang sedang
berlangsung pada kurikulum K13 baik itu meliputi topik,proses pembelajaran,metode
pembelajaran maupun hambatan-hambatan dalam mempelajari trigonometri.

B. Rumusan Masalah
Dalam miniriset ini, ada beberapa masalah yang menjadi topik ataupun tema
penelitian kami yaitu:
1. Apakah KI KD tentang trigonometri berlangsung pada kurikulum K13?
2. Bagaimanakah proses pembelajaran trigonometri dalam kegiatan belajar?
3. Apa sajakah hambatan siswa dan guru dalam mempelajari dan mengajarkan
trigonometri?
4. Apakah yang didapatkan siswa setelah mempelajari trigonometri?

C. Tujuan
Adapun tujuan dalam pembuatan makalah ini yaitu:
1. Untuk mengetahui keberlangsungan penerapan KI KD tentang trigonometri
dalam kurikulum K13
2. Untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran trigonometri yang
dilangsungkan dalam kegiatan belajar
3. Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang sering ditemui guru dan siswa
dalam mempelajari trigonometri
4. Untuk mengetahui manfaat trigonometri bagi siswa tersebut.
BAB II
PEMBAHASAN

 Pengertian trigonometri
Trigonometri adalah bagian dari ilmu matematika yang mempelajari tentang
hubungan antara sisi dan sudut suatu segitiga serta fungsi dasar yang muncul dari relasi
tersebut. Trigonometri merupakan nilai perbandingan yang didefinisikan pada koordinat
kartesius atau segitiga siku-siku. Bagi para siswa, trigonometri identik dengan fungsi
trigonometri yang meliputi sinus (sin), cosinus (cos), tangen (tan), cosecan (cosec), secan
(sec), dan cotangen (cotan) yang kesemuanya merupakan cara untuk menentukan suatu
sisi sebuah segitiga atau sudut yang terbentuk dari dua buah sisi dalam sebuah segitiga
Hal pertama yang perlu dimengerti dalam memahami konsep dasar
trigonometri adalah mengetahui, mengerti dan memahami bentuk dan rumus-rumus
sebuah segitiga, terutama segitiga siku-siku. Pada dasarnya sebuah segitiga selalu terdiri
dari 3 sisi, yaitu sisi miring, sisi samping, dan sisi depan. Dan tiga buah sudut yaitu sudut
tegak lurus, sudut depan dan sudut samping. Dimana jika di tambahkan jumlah sudut
sebuah segitiga haruslah 180 derajat.
Tujuan utama mempelajari trigonometri dalam ilmu matematika adalah untuk
menemukan nilai sebuah sudut atau panjang sebuah sisi sebuah segitiga.

 Penerapan KI KD Tentang Trigonometri Pada Kurikulum K13 Kelas X Wajib Dan Kelas
XI Peminatan

KOMPETENSI INTI

1. Memahami, menerapkan,menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural


berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni,budaya,dan
dengan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,kebangsaan,kenegaraan dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
2. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah secara mandiri,bertindak
secara efektif dan kreatifmserta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan.

KOMPETENSI DASAR

3.14 Mendeskripsikan konsep perbandingan trigonometri pada sgitiga siku-siku melalui


penyelidikan dan diskusi tentang hubungan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian
dalam beberapa segitiga siku-siku sebangun.
3.15 menemukan sifat-sifat dan hubungan antar perbandingan trigonometri dalam segitiga
siku-siku.
3.16 mendeskripsikan dan menentukan hubungan perbandingan trigonometri dari sudut di
setiap kuadran, memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan
matematika.
3.17 mendeskripsikan konsep fungsi trigonometri dan menganalisis grafik fungsinya serta
menentukan hubungan nilai fungsi trigonometri dari sudut-sudut istimewa.
3.11 mendeskripsikan dan menganalisis aturan sinus dan kosinus serta menerapkannya dalam
menentukan luas daerah segitiga.
4.8 mengolah dan menganalisis informasi dari suatu permasalahan nyata dengan membuat
model berupa fungsi dan persamaan trigonometri serta menggunakannya dalam
menyelesaikan masalah.
4.9 merencanakan dan melaksanakan strategi yang efektif dan menyajikan model
matematika dalam memecahkan masalah nyata tentang fungsi trigonometri.
4.10 menyajikan, dan memecahkan masalah nyata yang berkaitan dengan turunan fungsi
trigonometri.

 Topik Trigonometri Disekolah Pada Kurikulum 2013

KELAS TOPIK PEMBELAJARAN


X (Wajib) 1. Perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku
2. Perbandingan trigonometri sudut-sudut diberbagai
kuadran dan sudut-sudut berelasi
3. Aturan sinus dan kosinus
4. Grafik fungsi trigonometri

XI (Peminatan) 1. Persamaan trigonometri


2. Rumus jumlah dan selisih sinus dan cosinus

XII (Peminatan) 1. Limit fungsi trigonometri


2. Eksistensi limit di ketakhinggaan fungsi aljabar
dan fungsi trigonometri
3. Turunan fungsi trigonometri
4. Nilai maksimum, nilai minimum, selang
kemonotonan fungsi, dan kemiringan garis
singgung serta titik belok dan selang kecekungan
kurva fungsi trigonometri.
HASIL WAWANCARA

Narasumber : Guru Sma Negeri 1 Hiliduho


Nama : Arman Agusman Bate’e,S.Pd.
Tempat : Jln. Golkar No. 6

1. Bagaimana Proses pembelajaran trigonometri dalam kegiatan belajar


 guru memberikan materi kepada siswa di sertai dengan contoh dan langsung
dikerjakan guru, supaya siswa bisa cepat memahami materi yang disampaikan guru
tersebut.
 Guru cuman mengarahkan siswa dan siswa yang aktif dalam mencari atau
menemukan.

2. Apasaja hambatan-hambatan yang sering ditemui guru dan siswa dalam mempelajari
trigonometri
 Hambatan guru dalam mempelajari trigonometri yaitu ketika siswa yang
diajarinya itu kurang memahami konsep yang diterapkan
 Kurangnya motivasi siswa dalam belajar
 Kurangnya buku referensi
 Daya mampu siswa untuk memahami trigonometri lemah atau kurang

3. Apa manfaat trigonometri bagi siswa


 Siswa dapat mengetahui rumus- rumus trigonometri
 Siswa dapat memiliki kemampuan dalam membuktikan setiap rumus yang ada
dalam aturan sinus dan kosinus
 Siswa dapat mengetahui perbandingan trigonometri
 Siswa dapat mengetahui grafik fungsi trigonometri
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Trigonometri adalah sebuah konsep. Hal pertama yang perlu dimengerti dalam
memahami konsep dasar trigonometri adalah mengetahui, mengerti dan memahami bentuk
dan rumus-rumusnya.

Pada trigonometri ini juga memiliki Proses pembelajaran dalam kegiatan belajar yaitu
guru memberikan materi kepada siswa di sertai dengan contoh dan langsung dikerjakan guru,
supaya siswa bisa cepat memahami materi yang disampaikan guru tersebut.Guru cuman
mengarahkan siswa dan siswa yang aktif dalam mencari atau menemukan.

Tujuan utama mempelajari trigonometri dalam ilmu matematika adalah untuk


menemukan nilai sebuah sudut atau panjang sebuah sisi sebuah segitiga.Trigonometri juga
banyak mengajari kita dalam mengetahui cara pembuktian rumus aturan sinus
cosinus,mengetahui sudut-sudut istimewa,dapat membuat grafik fungsi trigonometri,dan
sebagainya.

B. SARAN

Saya berharap kepada pembaca supaya bisa lebih memahami rumus-rumus pada
trigonometri sehingga memudahkan dalam menyelesaikan soal-soal trigonometri dengan
baik. Semoga dalam pembuatan miniriset ini juga dapat bermanfaat bagi kita semua.
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan kasih
karunianya yang diberikan kepada saya sehingga saya bisa menyelesaikan miniriset
trigonometri tepat pada waktunya.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Netti Kariani Mendrofa, M.Pd
selaku pengampu mata kuliah trigonometri yang telah membimbing dan memotivasi saya
dalam pembuatan miniriset.

Saya juga menyadari bahwa dalam pembuatan miniriset ini ada banyak kesalahan
baik dalam tutur bahasa maupun dalam penulisan yang sangat jauh dari kesempurnaan,untuk
itu saya sangat mengharapkan berupa saran dan kritik yang bersifat membangun dari para
pembaca demi penyempurnaan pada masa yang akan datang.