Anda di halaman 1dari 4

THE GOLDEN SNAIL

LOKASI : Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur


FUNGSI : Teater IMAX
ARSITEK : Dpl. Ing. Eddy W Utoyo, IAI, Ir. Timmy Setiawan, IAI, Ir. Frangky Du Ville, IAI, Ir. Djoeachir, IAI, Ir. Iman Sudibyo, IAI
AHLI STRUKTUR : Ir. Paul Retika, Msc
PEMBANGUNAN : 1982
LUAS LAHAN : 7245 m2
LUAS BANGUNAN : 3250 m2
MATERIAL STRUKTUR : Beton dan baja

NAMA PENGGUNA
LOKASI FUNGSI KEGIATAN RUANG FASILITAS
BANGUNAN (USIA)

Taman Mini Sarana rekreasi guna  Menonton Film  R. Teater  Area Parkir  Anak Balita (3-
Indonesia memperkenalkan kekayaan  Berekreasi  R. Kantor Kendaraan 5tahun)
Indah, alam dan budaya bangsa  Berinteraksi  Toilet  Taman  Anak-anak (6-
Jakarta melalui tayangan film(audio-  Makan  Power House  AC 12tahun)
Timur, visual) layar raksasa dengan  R. Seni  Toilet  Remaja (12-
THE GOLDEN Indonesia menggunakan kecanggihan  R. Staff  Tenaga Listrik 15tahun)
SNAIL teknologi sinematografi  Aula  Cafe  Orang Dewasa
modem Proyektor IMAX.
 R. Tunggu (25-50 tahun)

 R. Proyektor
 R. Tiket
 Cafe
STRUKTUR ATAP BANGUNAN

Teater Imax Keong Emas mengaplikasikan atap berStruktur Cangkang yakni bentuk structural tiga dimensional yang kaku dan tipis yang mempunyai permukaan
lengkung. Permukaan cangkang dapat mempunyai sembarang bentuk. Bentuk yang paling umum adalah permukaan yang berasal dari kurva yang diputar terhadap satu
sumbu (misalnya, permukaan bola, elips, kerucut, dan parabola). Menurut pihak Humas Teater Imax Keong Emas, bangunan tersebut menggunakan pondasi tiang
pancang dari beton prategang dan dihubungkan oleh ring, sehingga sangat cocok untuk menahan gempa.

Sedangkan bangunan kubah menggunakan sistem struktur shell yang merupakan kubah beton terbesar di Indonesia dengan diameter 46 m dan ketebalan 20 cm
untuk bagian bawah serta 15 cm untuk bagian atasnya. Menurut data yang diperoleh Pelita, pembukaan dari struktur shell disanggah oleh busur-busur beton secara tiga
dimensi. Tes pembebanan dilakukan dengan tes pembebanan penuh dan tes pembebanan anti-simetri dengan beban 1,275 kali lebih besar dari beban rencana atau
dengan beban 300 ton. Selain itu, sistem kanopi menggunakan konstruksi beton tekan tiga dimensi dengan rib baja tarik serta pengisi bidang kaca khusus.

 Analisa Struktur :  Analisa Bentuk Bangunan :


 Struktur Rangka : Kolom, Balok, Plat Lantai, dan Atap Cangkang Bentuk Spiral  Mengambil estetika bentuk cangkang keong (Sinitral Shell)
(Shell)  Cangkang depan sebagai hall
 Diameter Atap : 46 M  Cangkang belakang sebagai ruang teater
 Tebal Atap : 20 Cm  Warna emas berdasarkan warna keong yang eye-catching
 Bahan Atap : Beton Bertulang
 Pondasi Tiang Pancang Kedalaman 18 M
THE GOLDEN SNAIL