Anda di halaman 1dari 14

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.

net/publication/331859684

ASUHAN KEPERAWATAN Gangguan Sistem ENDOKRIN

Book · August 2018

CITATIONS READS

0 711

1 author:

Elly Lilianty Sjattar


Universitas Hasanuddin
23 PUBLICATIONS   1 CITATION   

SEE PROFILE

Some of the authors of this publication are also working on these related projects:

self care View project

Art Therapy View project

All content following this page was uploaded by Elly Lilianty Sjattar on 19 March 2019.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


PRAKATA

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena rahmat dan hidayahNya sehingga
buku ini dapat terselesaikan. Walaupun penyusunan buku ini masih banyak kekurangan, namun
merupakan suatu upaya yang patut dihargai. Dan merupakan langkah awal dari upaya perbaikan yang
akan dilakukan secara terus menerus dimasa yang akan datang.

Buku ini disusun dengan pendekatan pencapaian kompetensi sesuai dengan kurikulum Ners, KKNI
dan SNPT, oleh karena itu dengan buku ini diharapkan mahasiswa dapat memiliki arah rujukan untuk
mencapai kompetensinya, demikian pula bagi dosen akan lebih terarah dalam penyampaian materi
pembelajaran. Berbagai metode proses pembelajaran dapat dikembangkan dari isi buku ini.

Penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu saran dan kritik
yang membangun dari pembaca, dan pengguna buku ini sangat diharapkan untuk perbaikan buku ini.
Akhir kata, semoga buku ini bermamfaat.

Makassar, Juli 2018

Penulis
BAB I

ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM ENDOKRIN

Capaian Pembelajaran

Sikap
S1: Mampu menunjukkan sikap peka budaya sesuai dengan prinsip etik dan legal keperawatan
S2: Memiliki kemampuan bekerja keras, gigih, dan pantang menyerah sebagaimana jiwa maritim
dalam pencapaian tujuan perawatan pasien sesuai dengan wewenang dan tanggungjawabnya

Pengetahuan
P1: Menguasai konsep dan teori keperawatan dalam pengelolaan asuhan keperawatan kepada klien
serta prinsip manajemen keperawatan di berbagai tatanan pelayanan kesehatan berdasarkan
hasil-hasil penelitian.
P2: Menguasai ilmu pengetahuan, sistem informasi, dan teknologi di bidang keperawatan dan
kesehatan

Keterampilan Umum
KU 1: Mampu mengkomunikasikan pemikiran/argumen atau karya inovasi secara lisan dan tulisan
yang bermanfaat bagi pengembangan profesi keperawatan di tingkat nasional dan
international yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika profesi.
A. Pendahuluan
Sistem endokrin dapat dijumpai pada semua golongan hewan, baik vertebrata maupun
invertebrata. Sistem endokrin (hormon) dari sistem saraf secara bersama lebih dikenal sebagai
super sistem neuroendokrin yang bekerja sama secara kooperatif untuk menyelenggarakan
fungsi kendali dan koordinasi pada tubuh hewan. Pada umumnya, sistem endokrin bekerja
untuk mengendalikan berbagai fungsi fisiologi tubuh, antara lain aktivitas metabolisme,
pertumbuhan, reproduksi, regulasi osmotik, dan regulasi ionik.
Sistem endokrin, dalam kaitannya dengan sistem saraf, mengontrol dan memadukan
fungsi tubuh. Kedua sistem ini bersama-sama bekerja untuk mempertahankan homeostasis
tubuh. Fungsi mereka satu sama lain saling berhubungan, namun dapat dibedakan dengan
karakteristik tertentu. Misalnya, medulla adrenal dan kelenjar hipofise posterior yang
mempunyai asal dari saraf (neural). Jika keduanya dihancurkan atau diangkat, maka fungsi
dari kedua kelenjar ini sebagian diambil alih oleh sistem saraf. Bila sistem endokrin umumnya
bekerja melalui hormon, maka sistem saraf bekerja melalui neurotransmiter yang dihasilkan
oleh ujung-ujung saraf.
Metabolisme adalah semua reaksi kimia yang terjadi didalam tubuh. Metabolisme
terbagi 2 yaitu katabolisme (fase penguraian) dan anabolisme (fase sintesis). Glukosa adalah
gula sederhana (monosakarida) yang berfungsi sebagai sumber utama energi di dalam tubuh.
Metabolisme glukosa melibatkan proses kimia dan tergantung adanya hormone insulin,
glucagon, adrenokortikotropik hormon (ACTH) dan glukokortikoid.
Sistem endokrin terdiri dari kelenjar-kelenjar yang mensekresikan sinyal kimia berupa
hormon ke sistem peredaran dalam tubuh (Seeley, Stephens, & Tate: 2003). Kelenjar endokrin
merupakan sekelompok susunan sel yang mempunyai susunan mikroskopis sangat sederhana.
Kelompok ini terdiri dari deretan sel-sel, lempengan atau gumpalan sel disokong oleh jaringan
ikat halus yang banyak mengandung pembuluh kapiler.
Sistem endokrin, dalam kaitannya dengan sistem saraf, mengontrol dan memadukan
fungsi tubuh. Kedua sistem ini bersama-sama bekerja untuk mempertahankan homeostasis
tubuh. Fungsi mereka satu sama lain saling
View publication stats