Anda di halaman 1dari 6

3.2.

PROGRAM KERJA KELOMPOK


3.2.1. SEMINAR DESA DENGAN TEMA PEMBUATAN HIDROPONIK DALAM
UPAYA PEMAFAATAN LAHAN SEMPIT AKIBAT DAMPAK NEGATIF DARI
INDUSTRI BATU BARA

3.2.1.1. Latar Belakang


Seminar merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk melakukan studi
menyeluruh tentang suatu topik tertentu dengan pemecahan masalah, Pada dasarnya
seminar tidak ada bedanya dengan diskusi, seminar dengan maksud memecahkan masalah
yang ada dan diangkat pada kegiatan seminar. Seminar adalah kegiatan saling tukar
pemikiran diantara peserta dan peserta atau peserta dan penyaji. Seminar pada umumnya
merupakan kegiatan akademis, baik di uneversitas maupun yang dilaksanakan di setiap
organisasasi formal.
Sebab, seminar pada hakikatnya sebuah kegiatan yang dibentuk secara formal serta
melibatkan penyaji dan peserta harus ada dalam kegiatan seminar. Kata seminar berasal
dari bahasa Latin, seminarum yang berarti “Tanah tempat menanam benih” artinya
seminar merupakan sebuah wadah untuk mendapatkan dan menambah ilmu. Karena dalam
kegiatan seminar akan banyak pemikiran-pemikiran baru yang akan dilontarkan oleh para
peserta maupun penyaji seminar. Seminar bisa dikatakan kegiatan dialog yang melibatkan
moderator kemudian diajukan kepada penyaji, sehingga akan menimbulkan beberapa
asumsi yang berkaitan dengan tema pada saat seminar.
3.2.1.2. Permasalahan
Kerusakan tanah secara fisik dapat diakibatkan penambangan (batu bara) yang
tidak terkendali penambangan menilbulkan lahan pertanian menjadi sempit, hal ini akan
menyebabkan menurunnya kapasitas infiltrasi dan kemampuan tanah menahan air,
meningkatnya kepadatan dan ketahanan penetrasi tanah, dengan mengetahui permasalahan
tersebut masyarakat desa Gunung Kembang bisa membuat Hidroponik sederhana.
Tujuan
Agar Masyarakat di Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur,
Kabupaten Lahat mengetahui cara membuat Hidroponik pada lahan sempit yang
diakibatkan oleh penambangan batu bara

1.2.1.3. Metode Pelaksanaan


Metode pelaksanaan dilakukan secara langsung di Balai Desa Gunung Kembang,
Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat

1.2.1.4. Biaya yang Diperlukan dan Sumber Pendanaan

No Nama barang Jumlah Harga


1 Benner 1 Rp. 50.000
2 Air Mineral 2 dus Rp. 30.000
3 Snack 80 buah Rp.100.000
4 Foto copy materi Rp. 50.000
Jumlah : Rp. Rp 230.000
Sumber dana yang didapatkan yaitu dari Kas Kelompok Kuliah Kerja Nyata dan
bantun dari kas Desa Gunung Kembang
1.2.1.5. Waktu Pelaksanaan
Seminar Desa dilakukan pada :
Hari/ tanggal : Jumat, 19 Juli 2019
Waktu : 14.00 WIB s/d selesai
Tempat : Balai Desa Gunung Kembang

3.2.1.7. Hasil yang diharapkan


Hasil yang didapatkan adalah masyarakat Desa Gunung Kembang dapat menerapkan
cara pembuatan Hidroponik sederhana pada Lahan sempit dan mengetahui dampak polusi
batu bara pada kesehatan dan Lingkungan.

Penanggung Jawab Program,

Adhitya Septiawan Jalaluddin


NIM. 05021181621003
Lampiran
3.2.2. PEMBUATAN PLANG 10 PROGRAM POKOK PKK

3.2.2.1. Latar Belakang

Pemberdayaan dapat disamakan dengan istilah pengembangan atas pembangunan.


Pemberdayaan berasal dari kata daya yang berarti kekuatan Jadi pemberdayaan berarti
upaya untuk memperoleh kekuatan dalam menguatkan diri dari segala bentuk penindasan.
Pemberdayaan adalah upaya untuk membangun kemampuan masyarakat,dengan
mendorong, memotivasi, membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki dan
berupaya untuk mengembangkan potensi itu menjadi tindakan nyata.
Gerakan PKK merupakan Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang
tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat. Pemberdayaan
Keluarga meliputi segala upaya Bimbingan, Pembinaan dan Pemberdayaan agar keluarga
dapat hidup sejahtera, maju dan mandiri. Tim Penggerak PKK adalah Mitra Kerja
Pemerintah dan Organisasi Kemasyarakatan, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana,
pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing – masing jenjang demi terlaksananya
program PKK.Tim Penggerak PKK adalah warga masyarakat, baik laki – laki maupun
perempuan, perorangan, bersifat sukarela, tidak mewakili organisasi, golongan, parpol,
lembaga, atau instansi, dan berfungsi sebagai perencana, pelaksana, dan pengendali
gerakan PKK.
3.2.2.2. Permasalahan
Permasalahan yang didapatkan adalah kurang pemudinya masyarakat atau tim
penggerak PKK akan 10 program dasar pokok PKK
Tujuan
Tujuan dari program ini yaitu agar para wanita khususnya ibu-ibu mengetahui sepuluh
program pokok PKK serta dengan adanya kegiatan ini masyarakat dengan mudah mengetahui
inti dari program PKK sehingga nilai-nilai dalam program pokok PKK ini tertanam dalam jati
diri masyarkat Desa Gunung Kembang.
Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap dari pembuatan plang alumunium
hingga pengecetan langsung untuk lokasi pembuatan dilakukan di posko KKN desa Gunung
Kembang.

3.2.2.3. Biaya yang Diperlukan dan Sumber Pendanaan


No Nama Barang Jumlah Harga
1 Palang Kosong 1 Rp 500.000
2 Cat Pilot 8 Rp 200.000
3 Karton 3 Rp 21.000
4 Cutter 3 Rp 9.000
Jumlah : Rp 730.000
Sumber dana yang didapatkan yaitu dari Kas Kelompok Kuliah Kerja Nyata dan
bantun dari kas Desa Gunung Kembang
3.2.2.4.Waktu Pelaksanaan
Pembuatan plang dilakukan secara bertahap :
Hari/ tanggal : kamis 25 juli 2019 s/d 27 juli 2019
Waktu : 8.00 WIB s/d selesai
Tempat : Posko KKN Desa Gunung Kembang

3.2.1.7. Hasil yang diharapkan


Pembuatan plang 10 Program Pokok PKK berjalan dengan lancar dan
pemasangan plang tersebut diletakkan di Balai posyandu Desa, Aparat Desa dan warga
gunung kembang serta tim penggerak PKK Gunung Kembang menyambut dengan positif
akan adanya plang 10 program PKK.

Penanggung Jawab Program,

M. Ahfaz
NIM. 05021281621031
Lampiran