Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH AGAMA

AGAMA SEBAGAI MORAL


( Akhlak Mulia dalam Kehidupan )

Disusun oleh :

Kelompok 6

1. Humaira Yestiana ( 193110175 )


2. Indah Lufisa Winanda ( 193110176 )
3. Mutia Tri Allda ( 193110180 )

Kelas IB

Dosen Pembimbing :

Muslim M.Ag

POLTEKKES KEMENKES RI PADANG

JURUSAN KEPERAWATAN

PRODI D-III KEPERAWATAN PADANG

TAHUN 2019/2020
2

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat

dan karunianya baik berupa kesempatan maupun kesehatan sehingga penulis dapat

menyelesaikan makalah ini sesuai dengan tepat waktu yang telah di tentukan,makalah ini

penulis beri judul tentang “ Agama Sebagai Moral ( Akhlak Mulia dalam Kehidupan) ”

Dalam kesempatan ini, perkenankan penulis menyampaikan ucapan terima kasih

kepada seluruh pihak yang telah berjasa dalam penulisan makalah ini. Dan rekan rekan yang

tidak bisa penulis sebutkan satu per satu.

Akhir kata penulis sangat mengharapkan pada pembaca untuk menyampaikan ide-ide

atau masukan yang bertujuan untuk perbaikan tulisan ini kearah yang lebih sempurna. Untuk

itu sebelumnya penulis sampaikan banyak terima kasih.

Senin , 16 Agustus 2019

Penyusun

2
3

DAFTAR ISI

Kata Pengantar..........................................................................................................................2

Daftar Isi .................................................................................................................................3

BAB I Pendahuluan ................................................................................................................4

A. Latar Belakang................................................................................................................4
B. Rumusan Masalah..........................................................................................................4
C. Tujuan Penulisan............................................................................................................5
D. Manfaat Penulisan..........................................................................................................5

BAB II Pembahasan................................................................................................................6
A. Definisi Agama Islam ..................................................................................................6
B. Pengertian Etika,Moral dan Akhlak................................................................................6
C. Persamaan dan Perbedaan anatar Etika,Moral dan Akhlak.............................................8
D. Akhlak Terhadap Allah,dirinya sendiri,manusia, dan lingkungan………………….. 8
E. Faktor Penyebab Rusaknya Moral............................................................................. 11

BAB III Penutup ......................................................................................................................12


A. Simpulan .......................................................................................................................12
B. Saran ............................................................................................................................12

Daftar Pustaka ……………………………………………………………………………….13

3
4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Agama berperan penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi
pemandu dalam mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan
bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan
manusia maka internalisasi nila-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi
menjadi sebuah keniscayaan yang ditempuh melalui pendidikan, baik
pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Pendidikan
agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah
SWT dan berakhlak mulia. Akhlak mulia menyangkut etika, budi pekerti, dan
moral sebagai manifestasi dari pendidikan agama. Agama sebagai alat untuk
membawa kedamaian dan kepuasan jiwa dengan keyakinan tertentu. Agama
menunjukkan bahwa kebahagiaan yang ingin dicapai dengan menjalankan
syariat agama, itu hanya dapat terlaksana dengan akhlak yang baik.

Agama islam merupakan suatu agama yang santun karena dalam islam
menjunjung tinggi pentingnya etika moral dan akhlak. Moral yang sempurna itu
, jika dapat memahami agama islam tersebut. Sedangkan akhlak merupakan hal
yang terpenting dalam kehidupan manusia, karena mencakup segala tingkah
laku, tabi‟at, dan karakter manusia yang baik maupun yang buruk dalam
hubungannya dengan Sang Khaliq atau sesama makhluk.Tanpa adanya moral
dan akhlak mulia manusia tidak dapat hidup dengan damai.

Pada makalah ini, kami akan membahas tentang pemahaman agama sebagai
moral akhlak mulia dalam kehidupan

B. RUMUSAN MASALAH

1. Konsep Moral, Etika dan Akhlak.


2. Karakteristik Etika Islam.
3. Indikator manusia berahklak.
4. Aktualisasi ahklak dalam kehidupan.

4
5

C. TUJUAN PENULISAN

1. Untuk mengetahui pentingnya agama dalam kehidupan.


2. Untuk mengetahui pengertian Moral, Etika dan Akhlak dalam Islam.
3. Untuk mengetahui agama sebagai sumber Moral.
4. Untuk memenuhi tugas yang dibebankan oleh bapak Faishal dosen
pembimbing mata kuliah Pendidikan Agama Islam.
5. Memberi gambaran tentang etika, moral, dan akhlak.

D. MANFAAT PENULISAN

Dengan membaca semua rangkaian yang telah kami kerjakan dalam makalah
ini, kami dapat mengambil manfaatnya, antara lain :
1. Kita dapat memahami tentang agama Islam sebagai Moral, Etika dan
Akhlak.
2. Kita dapat mengetahui aktualisasi akhlak dalam kehidupan nyata.
3. Kita dapat mengetahui hubungan agama dengan Moral,Etika dan Akhlak.
4. Kita dapat mengetahui apa saja indikator manusia berakhlak.
5. Kita dapat mengetahui karakteristik etika dalam islam

5
6

BAB II

PEMBAHASAN

A. DEFINISI AGAMA ISLAM

Agama Islam secara bahasa kata “Islam” berasal dari kata “sallama” yang
berarti selamat, dan bentuk mashdar dari kata “aslama” yang berarti taat, patuh,
tunduk dan berserah diri.Sedangkan secara istilah, Islam ialah tunduk, taat dan
patuh kepada perintah Allah SWT seperti yang telah diajarkan oleh Nabi
Muhammad SAW sebagai Rasul utusan-Nya serta menyerahkan diri
sepenuhnya hanya kepada Allah ta‟ala.

Secara umum yang dimaksud dengan agama Islam ialah agama yang diridhoi
Allah, yang paling benar dan sempurna serta agama yang membawa rahmat
bagi semesta alam. Islam merupakan wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi
Muhamad SAW sebagai Nabi terakhir pilihan-Nya. Didalamnya terdapat aturan
dan hukum yang dapat dijadikan sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi
seluruh umat agar selamat dan bahagia di dunia sampai akhirat.

B. PENGERTIAN MORAL, ETIKA DAN AKHLAK

Secara substansial Moral, Etika, dan Akhlak memang sama, yakni ajaran
tentang kebaikan dan keburukan, menyangkut perikehidupan manusia dalam
hubungannya dengan Tuhan, sesama manusia dan alam dalam arti luas. Yang
membedakan satu dengan yang lainnya adalah ukuran kebaikan dan keburukan
itu sendiri.

1. Konsep Moral
Secara bahasa dibentuk dari bentuk dari kata mores yang artinya adat
kebiasaan. Moral ini selalu dikaitkan dengan ajaran baik/buruk yang
diterima umum/masyarakat.
Moral dalam arti istilah adalah suatu istilah yang digunakan untuk
menentukan batas-batas dari sifat, perangai, kehendak, pendapat atau
perbuatan yang secara layak dapat dikatakan benar, salah, baik atau buruk.
Secara umum moral adalah istilah yang digunakan untuk memberikan
batasan terhadap aktifitas manusia dengan nilai (ketentuan) baik atau

6
7

buruk, benar atau salah. Penilaian terhadap moral diukur dari kebudayaan
masyarakat setempat. Apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan
nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta
menyenangkan lingkungan masyarakatnya, maka orang itu dinilai memiliki
moral yang baik, begitu juga sebaliknya. Moral adalah produk dari budaya
dan agama. Setiap budaya memiliki standar moral yang berbeda-beda
sesuai dengan sistem nilai yang berlaku dan telah terbangun sejak lama.

2. Konsep Etika
Dalam encyclopedia Britanica, etika dinyatakan sebagai filsafat
moral, yaitu studi yang sitematik mengenai sifat dasar dari konsep-konsep
nilai baik, buruk, harus, benar, salah, dan sebagainya. Selain itu, etika juga
memanfaatkan berbagai ilmu yang membahas perilaku manusia seperti
ilmu antropologi, psikologi, sosiologi, ilmu politik, ilmu ekonomi dan
sebagainya.
Dengan kata lain etika adalah aturan atau pola tingkah laku yang
dihasilkan oleh akal manusia.Maka etika lebih merupakan ilmu
pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang
dilakukan manusia untuk dikatan baik atau buruk.
Jika dibandingkan dengan moral, maka etika lebih bersifat teoritis
sedangkan moral bersifat praktis. Moral bersifat lokal atau khusus dan
etika bersifat umum. Etika dibagi atas dua macam
a. Etika deskriptif : Etika yang berbicara mengenai suatu fakta yaitu
tentang nilai dan pola perilaku manusia terkait dengan situasi dan
realitas yang membudaya dalam kehidupan masyarakat.
b. Etika Normatif : Etika yang memberikan penilaian serta himbauan
kepada manusia tentang bagaimana harus bertindak sesuai norma yang
berlaku. Mengenai norma norma yang menuntun tingkah laku manusia
dalam kehidupan sehari-hari.

3. Konsep Akhlak
Secara bahasa bentuk jamak dari akhlak adalah khuluq, yang memiliki
arti tingkah laku, perangai dan tabiat. Secara istilah, akhlak adalah daya
kekuatan jiwa yang mendorong perbuatandengan mudah dan spontan
tanpa dipikir dan direnungkan lagi. (Azyumadi.2002.203-204)
Akhlak adalah ajaran yang membicarakan baik dan buruk, yang
menjadi ukuran nya adalah wahyu Allah yang bersifat universal. Menurut
Ibnu Miskawaih, akhlak adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorong

7
8

nya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan


pikiran terlebih dahulu. Sedang kan menurut Al-Ghozali akhlak adalah
sesuatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang timbul akibat perbuatan-
perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pertimbangan pikiran.

C. PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ETIKA,MORAL DAN AKHLAK

Perbedaan antara akhlak dengan moral dan etika dapat dilihat dari
dasar penentuan atau standar ukuran baik dan buruk yang digunakannya.
Standar baik dan buruk akhlak berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul,
sedangkan moral dan etika berdasarkan adat istiadat atau kesepakatan \
yang dibuat oleh suatu masyarakat jika masyarakat menganggap suatu
perbuatan itu baik maka baik pulalah nilai perbuatan itu.
Dengan demikian standar nilai moral dan etika bersifat lokal dan
temporal, sedangkan standar akhlak bersifat universal dan abadi. Dalam
pandangan Islam, akhlak merupakan cermin dari apa yang ada dalam jiwa
seseorang. Karena itu akhlak yang baik merupakan dorongan dari
keimanan seseorang, sebab keimanan harus ditampilkan dalam prilaku
nyata sehari-hari. Inilah yang menjadi misi diutusnya Rasul sebagaimana
disabdakannya :“ Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak
manusia.”(Hadits riwayat Ahmad).

D. AKHLAK TERHADAP ALLAH,DIRI SENDIRI,MANUSIA DAN


LINGKUNGAN

Aktualisasi akhlak adalah bagaimana seseorang dapat


mengimplementasikan iman yang dimilikinya dan mengaplikasikan
seluruh ajaran islam dalam setiap tingkah laku sehari-hari. Dan akhlak
seharusnya diaktualisasikan dalam kehidupan seorang muslim seperti di
bawah ini :

1. Akhlak terhadap Allah

 Mentauhidkan Allah
Tauhid adalah konsep dalam aqidah Islam yang menyatakan keesaan
Allah dan Beriman bahwa hanya Allah semata yang berhak disembah,
tidak ada sekutu bagiNya .
 Banyak Berzdikir pada Allah
Dzikir artinya mengingat Allah di antaranya dengan menyebut dan

8
9

memuji nama Allah. Dzikir adalah satu kewajiban. Dengan berdzikir hati
menjadi tenteram.
 Berdo’a kepada Allah SWT.
Berdo‟a adalah inti dari ibadah. Orang-orang yang tidak mau berdo‟a
adalah orang-orang yang sombong karena tidak mau mengakui
kelemahan dirinya di hadapan Allah SWT.
 Bertawakal Hanya Pada Allah
Tawakal kepada Allah SWT merupakan gambaran dari sikap sabar dan
kerja keras yang sungguh-sungguh dalam pelaksanaanya yang di
harapkan gagal dari harapan semestinya,sehingga ia akan mampu
menerima dengan lapang dada tanpa ada penyesalan.

2. Akhlak terhadap Rasulullah

 Mengikuti atau menjalankan sunnah Rosul


Mengacu kepada sikap, tindakan, ucapan dan cara Rasulullah
menjalani hidupnya atau garis-garis perjuangan / tradisi yang
dilaksanakan oleh Rasulullah. Sunnah merupakan sumber hukum
kedua dalam Islam, setelah Al-Quran.
 Bersholawat kepada Rosul
Mengucapkan puji-pujian kepada Rosulullah S.A.W . Sesungguhnya
Tuhan beserta para malaikatnya semua memberikan Sholawat kepada
Nabi (dari Allah berarti memberi rakhmat, dan dari malaikat berarti
memohonkan ampunan).

3. Akhlak Terhadap diri sendiri

 Sikap sabar
Sabar adalah menahan amarah dan nafsu yang pada dasarnya bersifat
negative. Kemudian manusia harus sabar dalam menghadapi segala
cobaan.
 Sikap Syukur.
Dalam keseharian, kadang atau bahkan sering kali kita lupa untuk ber-
Syukur, atau mensyukuri segala nikmat Allah yang telah diberikan
kepada kita, ada 3 (tiga) cara yang mudah untuk men-syukuri nikmat
Allah yaitu bersyukur dengan hati yang tulus, mensyukuri dengan lisan
yang dilakukan dengan memuji Allah melalui ucapan Alhamdulillah, dan
bersyukur dengan perbuatan yang dilakukan dengan menggunakan
Nikmat dan Rahmat Allah pada jalan dan perbuatan yang diridhoi-Nya.

9
10

4. Akhlak Terhadap Sesama Manusia

 Merajut Ukhuwah atau Persaudaraan


Membina persaudaraan adalah perintah Allah yang diajarkan oleh semua
agama, termasuk agama Islam. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya kalau
semua elemen membangun ukhuwwah dalam komunitasnya. Apabila ada
kelompok tertentu dengan mengatas-namakan agama tetapi enggan
memperjuangkan perdamaian dan persaudaraan maka perlu
dipertanyakan kembali komitmen keagamaannya.
 Ta’awun atau saling tolong menolong
Dalam Islam, tolong-menolong adalah kewajiban setiap Muslim. Sudah
semestinya konsep tolong-menolong tidak hanya dilakukan dalam
lingkup yang sempit. Tolongmenolong menjadi sebuah keharusan karena
apapun yang kita kerjakan membutuhkan pertolongan dari orang lain.
Tidak ada manusia seorang pun di muka bumi ini yang tidak
membutuhkan pertolongan dari yang lain.
 Suka memaafkan kesalahan orang lain
Islam mengajar umatnya untuk bersikap pemaaf dan suka memaafkan
kesalahan orang lain tanpa menunggu permohonan maaf daripada orang
yang berbuat salah kepadanya. Pemaaf adalah sikap suka memberi maaf
terhadap kesalahan orang lain tanpa ada sedikit pun rasa benci dan
dendam di hati. Sifat pemaaf adalah salah satu perwujudan daripada
ketakwaan kepada Allah.
 Menepati Janji
Janji memang ringan diucapkan namun berat untuk ditunaikan. Menepati
janji adalah bagian dari iman. Maka seperti itu pula ingkar janji, termasuk
tanda kemunafikan.

5. Akhlak Terhadap Lingkungan


Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia,
seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda-benda tak bernya'a.
Akhlak yang dianjurkan Al uran terhadap lingkungan bersumber
dari fungsi manusia sebagai khalifah. Kekhalifahan menuntut adanya inte
raksi antara manusia dan sesamanya serta antara manusia dan alam.
Akhlak kepada lingkungan adalah perilaku atau perbuatan kita terhadap
lingkungan.

10
11

a. Keharusan menjaga lingkungan sekitar


b. Anjuran menanam pohon
c. Membuang sampah pada tempatnya
d. Tidak menggunakan air secara boros

Dalam ilmu akhlak dijelaskan bahwa kebiasaan yang baik harus diperhatikan
dan disempurnakan, serta kebiasaan yang buruk harus dihilangkan, karena
merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk karakter manusia
berakhlak. Al-Ghozali menjelaskan bahwa mencapai akhlak yang baik ada tiga
cara.

1. Akhlak merupakan anugerah dan Rahmat Allah, yakni orang


memiliki akhlak baik secara alamiah (bi-althabi;ah wa al-fitroh).
Sesuatu yang diberikan Allah kepada seseorang sejak ia dilahirkan.
2. Mujahadah, Selalu berusaha keras untuk merubah diri menjadi baik
dan tetap dalam kebaikan, serta menahan diri dari sikap putus asa

E. FAKTOR PENYEBAB RUSAKNYA MORAL

1. Kemajuan Teknologi
Dampak globalisasi teknologi memang dapat memberikan dampak positif
tetapi tidak dapat di pungkiri lagi bahwa hal ini juga dapat berdampak
negative bagi kerusakan moral. Perkembangan internet dan ponsel
berteknologi tinggi terkadang dampaknya sangat berbahaya bila tidak di
gunakan oleh orang yang tepat. Misalnya : Video porno yang semakin mudah
di akses di ponsel dengan internet
2. Memudarnya Kualitas Keimanan.
Sekuat apapun iman seseorang, terkadang mengalami naik turun. Ketika
tingkat keimanan seseorang menurun, potensi kesalahan terbuka. Hal ini
sangat berbahaya bagi moral, Jika dibiarkan tentu membuat kesalahan
semakin kronis dan merusak citra individu dan institusi.
3. Pengaruh Lingkungan.
Misalnya,tidak semua murid itu punya sifat yang buruk dan sebaliknya.
Terkadang seorang murid itu melakukan kesalahan karena ada pengaruh
buruk dari linkungan sekitarnya. Kondisi lingkungan rumah dan pengaruh
kurang baik dari murid lain dapat mendorong seorang murid untuk berbuat
kesalahan.

11
12

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan
Etika adalah ajaran yang berbicara tentang baik dan buruk dan yang menjadi
ukuran baik dan buruknya adalah akal karena memang etika adalah bagian dari
filsafat. Dan moral adalah ajaran baik dan buruk yang ukurannya adalah tradisi
yang berlaku di suatu masyarakat. Serta, akhlak dalam kebahasaan berarti budi
pekerti, perangai atau disebut juga sikap hidup,akhlak adalah ajaran yang
berbicara tentang baik dan buruk yang yang ukurannya adalah wahyu Tuhan.
Dari satu segi akhlak adalah buah dari tasawuf (proses pendekatan diri
kepada Tuhan), dan istiqamah dalam hati pun bagian dari bahasan ilmu
tasawuf.” Indikator manusia berakhlak (husn al-khulug) adalah tertanamnya
iman dalam hati dan teraplikasikannya takwa dalam perilaku.
Aktualisasi akhlak adalah bagaimana seseorang dapat mengimplementasikan
iman yang dimilikinya dan mengaplikasikan seluruh ajaran islam dalam setiap
tingkah laku sehari-hari. Seperti akhlak kepada tuhan, diri sendiri, dan sesama
manusia.

2. Saran
Kami sangat mengharapkan, dengan diselesaikannya makalah ini, baik
pembaca maupun penyusun dapat menerapkan etika, moral dan akhlak
yang baik dan sesuai dengan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari.

12
13

DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/9209192/PENGERTIAN_AKHLAK_MORAL_DA
N_ETIKA

https://www.scribd.com/document/332619495/Makalah-Agama-Sebagai-
Sumber-Moral

file:///C:/Users/ASUS%20X441U/Downloads/Makalah_Agama_Sebagai_Sumb
er_Moral_Dan_E.pdf

https://sugiartoagribisnis.wordpress.com/2010/05/05/etika-moral-dan-akhlak-
dalam-islam/

https://www.academia.edu/12955476/akhlak_terhadap_lingkungan

13