Anda di halaman 1dari 4

KEPEMIMPINAN ISLAM SOLUSI UNTUK INDONESIA

Kritik atas Kepemimpinan Sekulerisme dan Fir'aunisme

Oleh Dr. Ahmad Sastra, MM


( Forum Doktor Islam Indonesia )
Akhir-akhir ini kita di sibukkan dengan perhelatan 5 tahunan yang di lakukan di
negeri kita indonesia ini,beberapa kali pergantian rezim tapi indonesia masih tetap masih jauh
dari kata sejahtera rakyat nya,begitu banyak permasalahan yang tidak bisa di selesaikan
sampai saat ini,seperti di bidang ekonomi begitu terasa kesenjangan antara yang miskin dan
yang kaya,seolah yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin semakin terhimpit,silih
berganti nya rezim tetap rakyat tidak pernah menjadi prioritas,padahal dalam islam
kepemimpinan itu adalah mengurus kepentingan rakyat,sehingga pemimpin bekerja untuk
kesejahteraan rakyat,tidak ada kesenjangan antara si miskin dan si kaya,
Sebelum masuk kepada kritik atas kepemimpinan sekulerisme dan fir’aunisme kita
akan sedikit membahas tentang sejarah
Thomas Carlyle mengatakan bahwa the history of the world is but the biography of
great man, sejarah tak lebih merupakan kumpulan biografi orang-orang besar, katanya.
Sejarah adalah manusia.Sementara menurut Sayyid Qutb, sejarah adalah interpretasi
peristiwa yang memberikan dinamisme dalam waktu dan tempat. Sejarah adalah interpretasi.
Sejarah adalah hikmah dan pembelajaran.Imam As Suyuthi mendeskripsikan sejarah
sebagai pertarungan potensi kejahatan manusia dan potensi kebaikan manusia, keduanya
akan dicatat sebagai sejarah. Ekspresi potensi jahat akan dicatat sebagai sejarah kelam,
ekspresi potensi kebaikan akan dicatat sebagai sejarah gemilang.Itulah mengapa, dalam
sejarah selalu ada pertarungan antara manusia penengak kebenaran dan manusia kebatilan.
Saat hadir Musa, maka hadir pula Fir’aun. Saat hadir Rasulullah Muhammad, hadir pula Abu
jahal dan seterusnya.Al Qur’an memaparkan rentetan sejarah Nabi-nabi terdahulu,
sebagaimana diungkap oleh Sayyid Qutb adalah untuk diambil pelajaran melalui analisis
interpretasi atas berbagai peristiwa yang melingkupi kita hari ini.
Target pembelajaran sejarah adalah agar kita bisa mengambil peran sebaga penegak
kebenaran Islam [penolong agama Allah] sebagaimana para Nabi telah mencontohkan.
Sebaliknya, jangan sampai kita menjadi pecundang yang justru memusuhi dan atau
menghalangi tegaknya agama Allah.Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat
pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang
dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab kitab)yang sebelumnya dan menjelaskan segala
sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS Yusuf : 111).
Kita ambil salah satu paparan sejarah dalam Al Qur’an yakni kehadiran Musa yang Fir’aun.
Istilah Fir’aun tidak merujuk kepada nama, namun kepada sistem dan kondisi politik
kekuasaan. Sebab raja Fir’aun tidak selalu bernama Fir’aun, namun menunjukkan indikator
kekuasaan yang zolim dan diktator.Karena itu interpretasi sejarah yang diulang oleh Allah
dalam setiap zaman harus bisa kita baca secara cerdas, agar kita bisa mengambil peran yang
benar. Setidaknya ada sepuluh karakter kekuasaan politik rezim Fir’aun dalam al Qur’an’

1. KUFUR DAN MENDUSTAKAN AGAMA


Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar. Tetapi Fir´aun
mendustakan
dan mendurhakai. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa). Maka dia
mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya. (Seraya)
berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi". Maka Allah mengazabnya dengan azab di
akhirat dan azab di dunia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi
orang yang takut (kepada Tuhannya) [QS An Nazi’at : 20-26].

2. SOMBONG, SOK KUASA DAN MERASA PEMILIK NEGARA


Dan Fir´aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata: "Hai kaumku, bukankah
kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku;
maka apakah kamu tidak melihat(nya). Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina ini
dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya). Mengapa tidak dipakaikan
kepadanya gelang dari emas atau malaikat datang bersama-sama dia untuk
mengiringkannya?. Maka Fir´aun mempengaruhi kaumnya (dengan perkataan itu) lalu
mereka patuh kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik. [QS Az
Zukhruf : 51-54]

3. DIKELILINGI PENASEHAT DAN PEMBISIK JAHAT


Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir´aun (kepada Fir´aun): "Apakah kamu
membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan
meninggalkan kamu serta tuhan-tuhanmu?". Fir´aun menjawab: "Akan kita bunuh anak-
anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka; dan
sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas mereka" [QS Al A’raf : 127].

4. HOBBI MENGANCAM DAN MEMFITNAH


Fir´aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku
akan menjadikan kamu salah seorang yangdipenjarakan". [QS Asy Syu’araa : 29].Fir´aun
berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini
benar-benar seorang ahli sihir yang pandai [QS AsySyu’araa : 34].
Fir´aun berkata: "Apakah kamu sekalianberiman kepada Musa sebelum aku memberi izin
kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu
maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya
aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu
semuanya" [QS Asy Syu’araa : 49]

5. PRAGMATISME TRANSAKSIONAL DAN BAGI-BAGI KURSI KEKUASAAN


Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir´aun: "Apakah
kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang
menang?. Fir´aun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benarbenar
akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)" [QS Asy Syu’araa : 41-42]

6. ANTI KRITIK DAN MENOLAK DAKWAH ISLAM.


Kemudian sesudah Rasul-rasul itu, Kami utus Musa dan Harun kepada Fir´aun dan
pemukapemuka kaumnya, dengan (membawa) tanda-tanda (mukjizat-mukjizat) Kami, maka
mereka menyombongkan diri dan mereka adalah orangorang yang berdosa. Dan tatkala
telah datang kepada mereka kebenaran dari sisi Kami, mereka berkata: "Sesungguhnya ini
adalah sihir yang nyata". Musa berkata: "Apakah kamu mengatakan terhadap kebenaran
waktu ia datang kepadamu, sihirkah ini?" padahal ahli-ahli sihir itu tidaklah mendapat
kemenangan". Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan
kami dari apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya, dan supaya kamu
berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi? Kami tidak akan mempercayai kamu berdua"
[QS Yunus : 75-78]
7. PERSEKUSI, KRIMINALISASI, ISLAMOPHOBIA DAN KAPITALISTIK
Dan berkata Fir´aun (kepada pembesarpembesarnya):"Biarkanlah aku membunuh
Musadan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia
akanmenukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi" [QS Al Mukmin : 26].
Dan sesungguhnya telah Kami utus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami dan keterangan
yang nyata kepada Fir´aun, Haman dan Qarun; maka mereka berkata: "(Ia) adalah seorang
ahli sihir yang pendusta" [QS Al Mukmin : 23-24].

8. MENZOLIMI RAKYAT DAN SEKULERISTIK.


Kaum Musa berkata: "Kami telah ditindas (oleh Fir´aun) sebelum kamu datang
kepada kamidan sesudah kamu datang. Musa menjawab: "Mudah-mudahan Allah
membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi(Nya), maka Allah akan
melihat bagaimana perbuatanmu [QS Al A’raf : 129].
Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti
yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan daripada Tuhan yang telah
menciptakan kami; maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu
hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja [QS Thahaa : 72].

9. MEMBANGGAKAN INFRASTRUKTUR DAN BERJIWA MUNAFIK


Dan berkata Fir´aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu
selain aku.Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku
bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku
benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta" [QS Al Qashash : 38].
Maka tatkala mukjizat-mukjizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka, berkatalah
mereka: "Ini adalah sihir yang nyata" Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan
kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah
betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan [QS An Naml : 13-14].

10. BERMULUT BESAR DENGAN TUDUHAN KEJI.


Fir´aun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?. Musa menjawab: "Tuhan
Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu
sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya". Berkata Fir´aun kepada orangorang
sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?. Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan
Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu". Fir´aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu
yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila". Musa berkata: "Tuhan yang
menguasai
timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu
mempergunakan akal" [QS Asy Syua’raa : 23-28].
Nah dengan ayat-ayat Allah yang secara gamblang dipaparkan indikator dan
karakterkakuasaan Fir’aun, maka kita perlu bertanya, apakah ada kekuasaan yang memenuhi
indikator diatas. Jika ada, maka tentukan peran kita sebagai muslim pejuang yang melawan
rezim jahat, apapaun resikonya. Jadilah seperti Muhammad yang berjuang melawan abu jahal
dan jadilah seperti Musa yang berjuang melawan Fir’aun.
KEPEMIMPINAN IDEOLOGIS SOLUSI UNTUK INDONESIA
kepemimpinan ideologi Islam dengan sistem khilafah telah terbukti selama berabad-
abad membangun peradaban yang maju dan mulia. Peradaban Islam maju secara sains dan
teknologi, memberikan kesejahteraan dan keamanan, memberikan kebahagiaan dan
keselamatan bagi seluruh rakyat lintas ras dan agama. Kepemimpinan ideologi Islam yang
bersumber dari Al Qur’an dan As Sunnah juga telah mengangkat manusia kepada tingkat
kemuliaan yang paling tinggi. Manusia, oleh Islam dipandang sebagai hamba ciptaan Allah
yang sempurna. Semua potensi kebaikan dikerahkan dalam membangun peradaban,
sementara potensi keburukan dicegah agar tidak destruktif terhadap kehidupan manusia.
Oleh sebab itu pragmatisme kepemimpinan ideologi demokrasi yang kini tengah melanda
negeri ini harus segera diakhiri. Kekuasaan demokrasi hanya berorientasi kepada harta, tahta
dan wanita semata, mengabaikan nilai amanah dan moralitas. Akibatnya budaya korupsi,
kolusi dan nepotisme menjadi karakter para pejabatnya. Tidak hanya sampai disitu,
penerapan hukum kufur demokrasi melalui UU liberal telah menyebabkan kerusakan
kehidupan seperti maraknya LGBT, sex bebas, prostitusi,narkoba, perjudian dan berbagai
bentuk kemaksiatan lainnya. Kemaksiatan inilah yang telah menyebabkan datangnya azab
dan bencana dari Allah, sebagai peringatan agar manusia kembali kepada syariah Allah.
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut di sebabkan karena perbuatan tangan
manusia,supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan
mereka, agar mereka kembali(ke jalan yang benar). (QS Ar Ruum : 41).
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di
antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah
ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada
Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
(QS An Nisaa : 59).
Maka sudah jelas solusi dari semua permasalahan ini yaitu dengan di terapkan sistem
khilafah karena hanya khilafah satu-satunya sistem yang menerapkan syariat secara sempurna
yang berlandaskan Al-quran dan Sunnah sebagai sumber hukum nya,
Demikian materi yang bisa saya sampaikan,setiap kekurangan pasti datang nya dari saya dan
yang benar hanya lah milik Allah semata,semoga materi ini bisa bermanfaat,akhir kata saya
ucapkan wassalamu’alaikum.Wr.Wb