Anda di halaman 1dari 2

ROLE PLAY PADA PASIEN LANSIA

Tokoh :

1. Perawat : Dende Widyantini


2. Kakek : Juaeni

Di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB, ruang Kumbang no. 19 ada pasien lansia yang di rawat lebih
dari seminggu akibat penyakit kronis, personal hygiene pasien semakin memburuk, perawat pun
berusaha untuk melakukan kontrak.

Setting 1

Malam hari jam 08.00 p.m, perawat Widya berusaha melakukan kontrak terhadap pasien untuk
melakukan tindakan personal hygiene.

Perawat : Selamat malam kakek Juaeni, perkenalkan nama saya Widya, saya perawat yang
bertugas pada malam ini, bagaimana kabar kakek?

Kakek : ( Diam,judes, dan tidak menghiraukan)

Perawat : Kakek kelihatan tidak nyaman, mungkin ada yang bisa saya bantu? Apa ada yang
mengganggu kakek? Ceritakan saja kek jangan sungkan.

Kakek : ( Diam,judes, dan tidak menghiraukan)

Perawat : Kek, tujuan sebenarnya saya datang kesini ingin menanyakan dan meminta
persetujuan kakek untuk membersihkan badan kakek.

Kakek : ( Diam,judes, dan tidak menghiraukan)

Perawat : Baiklah kek saya permisi dulu, ada yang harus saya kerjakan, kalaupun ada yang
bisa saya bantu, kakek bisa menekan tombol yang ada di sebelah ranjang kakek.
Besok pagi jam 08.00 saya akan kesini lagi. Selamat malam kek, cepet tidur.

Perawatpun meninggalkan ruangan dengan penuh kesabaran dan mencoba untuk melakukan
kontrak esok harinya.

Esok harinya jam 08.00 perawat datang lagi untuk melakukan kontrak, pasien sudah memiliki mood
yang baik, karena kesabaran perawat Widya.

Perawat : Pagi kakek Juaeni, apakah Kakek ingat saya?

Kakek : Perawat yang kemarin malam?

Perawat bergumam dalam hati dan bersyukur Kakek mau berkomunikasi.

( Alhamdulillah kakeknya mau bicara)

Perawat : Bagaimana keadaan kakek hari ini? Kakek terlihat lebih bahagia.

Kakek : Baik Cu.

Perawat : Mungkin ada yang kakek ingin ceritakan ke saya soalnya kemarin malam kakek
terlihat tidak nyaman.
Kakek : Iya Cu, kakek udah tua, kakek bingung mau ngomong apa, padahal kakek percaya
kakek baik-baik saja, tekanan darah kakek normal, masih segar dan sehat, tapi
perawat yang satunya malah suruh saya jaga makanan karena tekanan darah, coba
Cu ukur dan cek.

Perawat : Baiklah Kek, coba saya cek, kalau seumuraan kakek Tdnya memang segini (
150/100 mmHg), mungkin maksud perawat yang ngecek kakek bukan tidak
membolehkan tapi mengatur dan membatasi asupan makanan untuk kakek agar
kakek jadi lebih sehat.

Kakek : Kenapa dia tidak ngomong seperti itu?

Perawat : Iya Kek, maafkan teman saya, Kakek Juen, sebenarnya saya datang kesini ingin
menanyakan dan meminta persetujuan Kakek untuk membersihkan Kakek ( Mandi ).

Kakek : Saya merasa segar, lihat tangan Kakek bersih.

Perawat : Coba saya lihat, wah bersih, Kakek memang sudah lebih baik, bagaimana kalo saya
bersihkan supaya lebih segar.

Kakek : oooo... tapi mandinya pakai air hangat.

Perawat : Baik kek, kalo gitu saya siapkan alatnya dulu, jam 09.00 saya kesini lagi. Terima
kasih kek, saya permisi dulu