Anda di halaman 1dari 8

KERANGKA ACUAN KERJA(KAK)

Uraian Pendahuluan
1. Latar Belakang Salah satu kegiatan pada Rehabilitasi Gedung PLUT Zona D dan
E Daerah Istimewa Yogyakarta sebagaimana tercantum dalam
RKA/DPA SKPD Dinas Koperasi Dan UKM Daerah Istimewa
Yogyakarta adalah Rehabilitasi Gedung PLUT Zona D da E
Daerah Istimewa Yogyakarta.yang terdiri dari:
1....Rehab Gedung PLUT Zona D dan E
2....Pembuatan Tempat parkir
3....Menutup Gorong-gorong

Agar proses pengadaan Rehabilitasi Gedung PLUT Zona D dan E


sesuai dengan yang diharapkan dalam perencanaan maka perlu
disusun kerangka acuan kerja.

2. Maksud dan Maksud Kegiatan:


Tujuan Kerangka acuan kerja ini disusun agar supaya dalam proses
pelaksanaan pengadaan konstruksi dapat berlangsung sesuai
dengan dokumen perencanaan teknis dan dapat dihasilkan
konstruksi fisik yang handal dan menjamin keselamatan dan
kenyamanan gedung dan penggunanya.

Tujuan:
Dapat diperoleh penyedia jasa sesuai yang bertanggung jawab
dan dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen
perencanaan teknis dan dapat memberikan hasil konstruksi fisik
yang handal dan menjamin keselamatan dan kenyamanan
gedung dan penggunanya.

3. Sasaran Penyedia Jasa Konstruksi Kualifikasi Usaha Non-Kecil Klasifikasi


Bangunan Sub. Konstruksi Bangunanan Lainnya (BG 009)

4. Lokasi Pekerjaan Gedung PLUT Zona D dan E Dinas Koperasi Dan UKM DIY : Jalan
Hos Cokroaminoto no.162 Yogyakarta

5. Sumber Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBD Pemerintah


Pendanaan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2019
sebagaimana termuat dalam RKA/DPA SKPD Dinas Koperasi Dan
UKM Daerah Istimewa Yogyakarta. Besarnya anggaran biaya
pelaksanaan kegiatan ini adalah Rp. 1.262.750.000,- (Satu milyar dua
ratus enam puluh dua juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)
termasuk PPN.

6. Nama dan Nama Pengguna Anggaran : Ir. Srie Nurkyatsiwi, M.M.A selaku
Organisasi Kepala Dinas Koperasi Dan UKM DIY
Pejabat Pembuat
Komitmen Satuan Kerja: Dinas Koperasi Dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta,
Alamat: Jl. HOS. Cokroaminoto No. 162 Yogyakarta.
Data Penunjang
7. Data Dasar Dokumen Perencanaan Teknis Rehabilitasi Gedung PLUT Zona D dan
E Tahun Anggaran 2019 yang termasuk di dalamnya adalah:

 Spesifikasi teknis dan Gambar;


 Rencana Kerja dan Syarat;
 Rencana Anggaran Biaya

8. Standar Teknis Penyedia Jasa Konstruksi agar dalam melaksanakan Pekerjaan


berpedoman pada :
a. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 441/KPTS/1998
Tanggal 10 Nopember 1998 Tentang Persyaratan Teknis dan
Bangunan.
b. Standar Konstruksi dan Bangunan :
1). Undang– Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Kes. Kerja
2). PUPI ( Peraturan Umum Pembebanan Indonesia ) Tahun
1987.
3). PPBBG ( Pedoman Perencanaan Bangunan Baja dan
Gedung ) Tahun 1987.
4). SNI Nomor : 03 – 1729 – 2002. Tentang : Tata cara
Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan
5). SNI Nomor : 03 – 1726 – 2002. Tentang : Tata cara
Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan
6). SNI Nomor : 03 – 6816 – 2002. Tentang : Tata cara
Pendetailan Penulangan Beton Bertulang Indonesia
7). SNI Nomor : 03 – 3527 – 1994. Tentang : Mutu Kayu
Bangunan
8). SNI Nomor : 03 – 2847 – 1992. Tentang : Perhitungan
Struktur Beton untuk Bangunan Gedung.
9). SNI Nomor : 03 – 2834 – 1992. Tentang : Tata cara
pembuatan rencana Campuran Beton Normal.
10).SNI Nomor : 03 – 2996 – 1991. Tentang : Tata cara dan
Perancangan penerangan alami siang hari untuk Rumah dan
Gedung.
11).SNI Nomor : 03 – 2410 – 1991. Tentang : Tata cara
pengecatan dinding tembok dengan cat Emulsion.
12).SNI Nomor : 03 – 2407 – 1991. Tentang : Tata cara
pengecatan kayu untuk rumah dan gedung.
13).SNI Nomor : 03 – 1736 – 1989. Tentang : Tata cara
Perencanaan struktur bangunan untuk penanggulangan
bahaya kebakaran.
14).SNI Nomor : 03 – 1734 – 1989. Tentang : Pedoman
Perencanaan Beton Bertulang dan Struktur Dinding
Bertulang untuk Rumah & Gedung.
15).SNI Nomor : 03 – 1727 – 1989. Tentang :
PerencanaanPembebanan untuk rumah dan gedung
16).SNI Nomor : 03 – 0675 – 1989. Tentang : Penggunaan
kosen, pintu dan jendela dari kayu.
17). SNI Nomor : 0255 – 1987. D. Tentang : Persyaratan
Instalasi Listrik.
18). SNI Nomor : 03 – 0106 – 1987. Tentang : Penggunaan ubin
lantai keramik marmer dan cara uji.
19). SNI Nomor : 03 – 1726 – 1984. Tentang : Pedoman
Perencanaan Tahan Gempa untuk Rumah dan Gedung
20). Keputusan Menteri PU Nomor : 468/KPTS/1998 tanggal 1
Maret 1998 Tentang: Persyaratan Teknis Aksesbilitas pada
Bangunan Umum dan Lingkungan.
21). Keputusan Menteri PU Nomor : 10/KPTS/2000 Tentang
Ketentuan Teknis Pengamanan terhadap Bahaya Kebakaran
pada Bangunan Gedung dan Lingkungannya.
22). Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor:
45/PRT/M/2007 tanggal 27 Desember 2007 Tentang
Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara

9. Studi-Studi Hasil-hasil Rehabilitasi Gedung Induk Dinas Koperasi Dan UKM DIY
Terdahulu

10. Referensi Hukum a. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2000


tentang Jasa Konstruksi;
b. Peraturan Pemerintah RI No. 28 Tahun 2000, tentang Usaha
dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi;
c. Peraturan Pemerintah RI No. 29 Tahun 2000, tentang
Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
d. Peraturan Pemerintah RI No. 30 Tahun 2000, tentang
Penyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi;
e. Peraturan Presiden RI No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan
Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk
teknisnya, serta ketentuan teknis operasional pengadaan
barang/jasa yang terakhir diubah Prepres No.16 Th. 2018;
f. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 45/PRT/M/2007
tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung
Negara;
g. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 29/PRT/M/2006
tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung;
h. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 30/PRT/M/2006
tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas pada
bangunan dan lingkungan;
i. Keputusan Menteri Negara Pekerjaan Umum No.
10/KPTS/2000 tentang Ketentuan Teknis Pengamanan
terhadap bahaya kebakaran pada bangunan dan lingkungan;
j. Keputusan Menteri Negara Pekerjaan Umum No.
11/KPTS/2000 tentang Ketentuan Teknis Manajemen
Penanggulangan Kebakaran di Perkantoran.

Ruang Lingkup

11. Lingkup Pekerjaan Rehabilitasi Gedung PLUT Zona D dan E DIY meliputi:
Pekerjaan a. Pekerjaan Persiapan
b. Pekerjaan Perbaikan Sipil/Struktur
c. Pekerjaan Arsitektur
d. Pekerjaan Elektrikal
e. Pekerjaan Mekanikal
6. Pekerjaan Lanskap

12. Keluaran Keluaran yang dihasilkan oleh Penyedia Jasa Konstruksi berdasarkan
Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini adalah :
(1). Bangunan sesuai dengan perencanaan
(2). CCO
(3). Berita acara kemajuan pekerjaan untuk pembayaran angsuran.
(4). Photo-photo kemajuan hasil pekerjaan sesuai dengan tahap
pencairan
(5). Surat perintah perubahan pekerjaan dan berita acara
pemeriksaan pekerjaan tambah kurang.
(6). Gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (as-buil drawings)
dan manual peralatan – peralatan.
(7). Gambar rincian pelaksanaan (shop drawings) dan time schedule
yang dibuat oleh penyedia barang/ jasa pemborongan.
(8). Kelengkapan dokumen pendaftaran bangunan gedung negara
lengkap dengan lampiran – lampiranya.

13. Peralatan, Tidak Ada


Material, Personil
dan Fasilitas dari
Pejabat Pembuat
Komitmen

14. Peralatan
Minimal yang
harus disediakan
Penyedia Jasa
Konstruksi

Usulan Tabel Peralatan Bekerja


NO JENIS ALAT KAPASITAS JUMLAH STATUS*)
1 Mobiil Pick up 1.5 m3 1 unit Sewa / Milik sendiri

2 Concrete Mixer / Molen


Beton 350 liter 1 unit Sewa / Milik sendiri
41 mm / 7 KW,
3
Bar Cutter Ø 50 mm 1 unit Sewa / Milik sendiri
40 mm / 7 KW,
4
Bar Bending Ø 50 mm 1 unit Sewa / Milik sendiri
5 Scaffolding - 20 set Sewa / Milik sendiri
6 Mesin Potong Granit / - 1 unit Sewa / Milik sendiri
1 unit
7 Sesuai
Bor Listrik - kebutuhan / Sewa / Milik sendiri
Peralatan K3
Sesuai dengan peraturan
yang berlaku:
*) harus dilampirkan bukti kepemilikan alat atau surat dukungan dari persewaan alat.
15. Lingkup Melakukan Pembangunan Rehabilitasi Gedung PLUT Zona D dan E
Kewenangan DIY seuai dengan dokumen pengadaan, spesifikasi teknis dan
Penyedia Jasa gambar-gambar yang disusun oleh konsultan perencana sehingga
bisa dimanfaatkan dan difungsikan sesuai peruntukannya antara lain:
a. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen pengadaan;
b. Membuat CCO;
c. Melakukan koordinasi kepada pihak-pihak yang terkait dalam
pekerjaan dimaksud.

16. Jangka Waktu Jangka waktu penyelesaian kegiatan adalah 150 (Seratus Lima
Penyelesaian Puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal sebagaimana tercantum
Pekerjaan dalam SPMK.

17. Personil

Usulan Tabel Personil Tenaga Kerja/Tenaga Ahli


PENGALA
PERSONIL JABATAN DALAM JUM MAN
NO KEAHLIAN **)
*) PEKERJAAN LAH KERJA
MIN.
Site Manager SKA Muda
1 1 3 th
(S1 T. Sipil) AK3 / 603
Pelaksana K3 Bersertifikat
2 1 3 th
(SMK/SMA) K3 Konstruksi
3 Juru gambar 1 3 th SKT
Pelaksana Elektrikal
4 1 3 th SKT
(D3 T. Elektro)
Tukang batu
5 1 3 th SKT
(SMK/SMA)
Pelaksana Logistik
6 1 3 th -
(SMK/SMA)
Tata Laksana Administrasi
7 1 3 th -
dan
keuangan Proyek
(SMK/SMA)

Tenaga Ahli yang diusulkan harus dilengkapi dengan:


a. Daftar Pengalaman Pekerjaan (Curiculum Vitae)
b. Scan Asli/Fotokopi Ijazah terakhir
c. Scan Asli/Fotokopi Sertifikat Keahlian (SKA)
d. Scan Asli/Fotokopi NPWP
e. Scan Asli/Fotokopi KTP
f. Hasil Scan Surat Referensi Kerja dari Instansi Pemerintah atau Sewasta

Tenaga Pendukung yang diusulkan harus dilengkapi dengan:


a. Daftar pengalaman kerja (Curiculum Vitae)
b. Scan Asli/Fotokopi Ijasah Terakhir
c. Scan Asli/Fotokopi Sertifikat Ketrampilan (SKT)
d. Scan Asli/Fotokopi KTP
Uji mutu/teknis/fungsi diperlukan untuk:
a. Bahan
1) Baja Tulangan yaitu uji tarik baja yang harus memenuhi
spesifikasi teknis mengenai kuat tarik baja tulangan yang
dipakai dalam struktur bangunan.
2) Mutu Beton Bertulang yaitu uji kuat beton yang harus
memenuhi spesifikasi beton bertulang yang disyaratkan
b. Alat “tidak ada”

18. Laporan Membuat Photo Kegiatan


a. Photo kegiatan harus dibuat oleh penyedia barang/jasa sesuai
tahapan pelaksanaan pekerjaan dengan petunjuk konsultan
pengawas
 Tahap I pada saat prestasi mencapai 0%-25%
 Tahap II pada saat prestasi mencapai 25%-50%
 Tahap III pada saat prestasi mencapai 50%-75%
 Tahap IV pada saat prestasi mencapai 75%-100%

b. Foto kegiatan pada setiap tahapan tersebut dibuat rangkap 5


dan dilampirkan pada laporan kemajuan pekerjaan sesuai
pencapaian prestasi dan penagihan.
c. Tahapan pelaksanaan pekerjaan di tempelkan di album photo
dengan keterangan singkat
d. Untuk photo kondisi force majeure diambil sebanyak 5 kali

Pelaporan pada akhir pekerjaan menjelang penyerahan hasil


pekerjaan tahap pertama harus:
a. Seluruh bangunan sementara harus dibongkar dan dibersihkan
b. Tiap bagian pekerjaan harus dalam keadaan baik, bersih, utuh
tanpa cacat
c. Semua bagian bangunan yang bisa digerakkan harus dalam
keadaan baik dan normal
d. Peralatan sanitair harus dijaga kebersihannya
e. Semua instalasi ( air bersih, air kotor, listrik) harus dapat
difungsikan dengan baik dan lancer. Untuk hal terebut sebelum
dilakukan penyerahan, bersama-sama dengan konsultan
Pengawas melakukan pengecekan dan tes / uji coba pada
instalasi tersebut hingga diketahui bagian mana yang belum
sempurna.
f. Penyedia barang/ jasa diwajibkan menyerahkan LAPORAN
AKHIR kepada pengguna jasa yang berupa:
1) Gambar instalasi listrik
2) Asbuild Drawing
3) Laporan mingguan dari minggu I s/d minggu terakhir yang berisi:
 Laporan Prestasi Pekerjaan
 Perhitungan Volume
 Rincian penggunaan material
 Perhitungan MC 0%
4) Time Schedulle yang berisi : Jadwal rencana kerja dan realisai
5) Berita Acara Rapat Evaluasi
6) Berita Acara Serah terima Pekerjaan
7) Berita Acara Pembayaran
8) Bukti Pendaftaran ASTEK
9) Bukti Pembayaran Retribusi Bahan Galian Golongan C
10) Bukti Pembayaran Pajak Pajak yang harus dipungut’
11) Bukti uji Kuat tarik baja
12) Jaminan Pemeliharaan
13) Foto-foto Pelaksanaan Pekerjaan
No 1) s/d 14) dijilid menjadi 1 buku dan gandakan 3 eksemplar

Yogyakarta, Februari 2019


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PEKERJAAN KONSTRUKSI REHABILITASI GEDUNG PLUT
ZONA D DAN E

DINAS KOPERASI DAN UKM DIY


JL. HOS. COKROAMINOTO NO.162 YOGYAKARTA TELP/FAX (0274) 515622
TAHUN ANGGARAN 2019