Anda di halaman 1dari 8

STRATEGI PELAKSANAAN 1 (SP 1)

A. Kondisi klien
DS : Klien mengatakan adanya perasaan keputusaan, dan ketidakmampuan dalam melakukan
aktivitas
DO : Klien terlihat kehilangan harapan(kurang inisiatif), sering berprilaku pasif (seperti
cenderung menyendiri dan keinginan bunuh diri), dan kurang terlibat dalam aktivitas
perawatan.
B. Diagnosa Keperawatan
Gangguan Persepsi: Keputusasaan
C. Tujuan
Klien dapat menemukan dan merevisi tujuan berkaitan dengan obyek yang diharapkan dengan
kriteria :
1. Mengungkapkan keinginan untuk hidup
2. Klien mengungkapkan harapan masa depan yang positif
3. Klien mempercayai orang lain (sebagai lawan bicara)

D. Intervensi Keperawatan
Bantu pasien mengungkapkan perasaan yang dialami untuk menemukan dan merevisi tujuan
berkaitan dengan obyek yang diharapkan.

E. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


1. Orientasi
a. Salam terapeutik
“Selamat sore Bu? Perkenalkan Saya perawat Cindy. Nama Ibu siapa? Ibu EFY.
Senangnya dipanggil siapa?”. Oooo Bu E. Nah, saya datang kesini untuk membantu
Ibu menyelesaikan masalah Ibu”.
b. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan Ibu hari ini? (pasien : sedih). Bagaimana tidurnya tadi malam?
Ada keluhan tidak?”
c. Kontrak
1) Topik
”Bagaimana Bu, kalau kita berbincang-bincang tentang perasaan sedih yang Ibu
rasakan saat ini?”. Apakah Ibu tidak keberatan untuk ngobrol dengan saya?
Menurut ibu sebaiknya kita ngobrol apa ya? Bagaimana kalau kita ngobrol
tentang tujuan yang ibu harapakan?

2) Waktu
“Bagaimana kalau kita berbincang-bincang selama 30 menit. Apakah Ibu
bersedia ?”.

3) Tempat
“Menurut Ibu dimana enaknya kita berbincang-bincang? Bagaimana kalau
ditempat ini saja”.

2. KERJA
“Coba Ibu ceritakan kepada saya tentang perasaan sedih yang Ibu rasakan saat ini”.
(Pasien : saya sedih sekali.... sejak saya mengalami kecelakaan dan tidak bisa berjalan
untuk bekerja sebagai seorang penari lagi, sehingga saya merasa putus asa.... apalagi
untuk biaya hidup saja saya masih kekurangan, lebih baik saya bunuh diri ....).
Yaaa.... saya sangat mengerti perasaan Ibu. Sudah berapa lama perasaan itu Ibu rasakan?
“Kalau saya boleh simpulkan, Ibu saat ini mengalami hal yang disebut dengan
keputusasaan. Keputusasaan adalah suatu keadaan dimana seseorang itu merasa tidak ada
pilihan lain lagi untuk menyelesaikan masalahnya walaupun sebenarnya ia masih memiliki
potensi/kemampuan untuk menyelesaikan masalah. “Bu, bagaimana kalau saya
memberitahukan tentang cara yang baik untuk menyelesaikan masalah?”. Ada beberapa
hal yang Ibu bisa lakukan, misalnya, menceritakan masalah Ibu kepada orang lain yang
Ibu percaya. Dengan demikian beban yang Ibu rasakan setidaknya bisa berkurang. Selain
itu, ibu akan saya bantu untuk menemukan dan merevisi tujuan berkaitan dengan obyek
yang diharapkan dalam penyelesaian masalah ibu dengan cara ibu harus memahami
kemampuan ibu sendiri. Coba ingat kembali apa saja harapan dan kemampuan yang ada
dalam diri ibu ?”. “Wah....ternyata ibu selain menjadi penari ibu memiliki harapan untuk
bisa menjadi penyanyi ya”. Nah buat daftar sebanyak-banyaknya kemampuan dan harapan
lainnya. Kegiatan seperti ini berguna untuk membantu membangkitkan semangat dan
harapan Ibu kembali dalam menjalani kehidupan”. Tulis dan buat daftar tersebut, ini akan
membuktikan bahwa ibu masih punya banyak kemampuan dan harapan yang berada
dalam diri ibu sendiri.”

3. Terminasi
a. Evaluasi subjektif
Nah... Bu, bagaimana rasanya setelah kita berbincang-bincang tentang masalah Ibu
tadi?”.
b. Evaluasi objektif
“Coba Ibu menyebutkan apa sebenarnya yang Ibu alami saat ini?”. “Coba Ibu ulangi,
harapan terbaik apa saja pernah ibu harapakan untuk menyelesaikan masalah ?”.
“Bagus sekali Ibu”.
c. Rencana tindak lanjut
“Baiklah Ibu, sesuai dengan janji kita telah berbincang-bincang selama 30 menit. Dan
tadi Ibu telah mengetahui cara untuk menyelesaikan masalah, setelah ini, Ibu bisa
mencoba untuk mulai menerapkannya.
d. Kontrak yang akan datang
1) Topik
“Ibu, bagaimana kalau besok kita ngobrol sekaligus mendemonstrasikan tentang
hal yang menjadi harapan ibu?”
2) Waktu
“Kira-kira waktunya kapan ya? Bagaimana kalau besok jam 16.00 WITA, bisa?”
3) Tempat
“Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok di mana ya? Sampai jumpa
besok.
Selamat sore............
STRATEGI PELAKSANAAN 2 (SP 2)
A. Kondisi klien
DS :
DO :
B. Diagnosa Keperawatan
Gangguan Persepsi: Keputusasaan
C. Tujuan
Agar pasien mengungkapkan harapan masa depan yang positif
D. Intervensi Keperawatan
Demonstrasikan harapan dengan menunjukan bahwa sesuatu dalam diri pasien adalah sesuatu
yang berharga dan memandang bahwa penyakit pasien adalah satu segi dari individu..
E. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
“Selamat sore Bu? Bagaimana kabarnya hari ini? masih ingat dengan saya? Ibu sudah
mandi belum? Apakah ibu sudah makan?”
b. Evaluasi/validasi
“Bagaimana perasaan ibu hari ini? Kemarin kita sudah berdiskusi tentang harapan
dalam hidup, ibu bisa menjelaskan kepada saya tentang cara menemukan harapan
tersebut?”
c. Kontrak
1) Topik
“ Nah saya datang kembali untuk melanjutkan diskusi mengatasi masalah
keputusasaan terutama pasca suami ibu tidak bekerja, pacaran lagi dan tidak
memberi nafkah lahir maupun bathin. “Oya apakah daftar kemampuan hal
positif yang kemarin sudah selesai? Ada berapakah yang sudah disusun?”
Bagus...
2) Waktu
“Bagaimana kalau kita berbincang-bincang selama 30 menit. Apakah Ibu
bersedia ?”.
3) Tempat
“Menurut Ibu dimana enaknya kita berbincang-bincang? Bagaimana kalau
ditempat ini saja”.

2. KERJA
“Jika ibu menentukan harapan dan kemampuan yang ibu miliki apa yang ibu lakukan?
“apakah ibu sudah melakukan nya kemarin?”
“Selanjutnya ibu harus mencoba mendemonstrasikan harapan dan kemampuan ibu
tersebut agar ibu mengetahui bahwa hal tersebut sangat berharga dalam diri ibu”. “Nah
optimis ya, ibu akan bisa melakukannya. “Yaa. Bagus... ibu/bapak ternyata bisa
melakukannya... Bagus sekali.... “Saya harap ibu nanti mampu memahami diri ibu dan
mampu tetap semangat dengan apa yang ibu miliki sekarang, dimana apa yang ibu miliki
sekarang adalah sesuatu yang berharga”

3. Terminasi
a. Evaluasi subjektif
Nah... Bu, bagaimana rasanya setelah kita berbincang-bincang tentang masalah Ibu
tadi?”.
b. Evaluasi objektif
“Jadi seperti apa yang ibu katakan tadi cara ibu untuk mencapai harapan tersebut
adalah dengan cara....
c. Rencana tindak lanjut
“nah nanti kalau ibu merasa gagal lagi,ibu harus terus praktekkan cara yang telah
saya ajarkan agar ibu mampu untuk mewujudkan harapan ibu tersebut.”
d. Kontrak yang akan datang
1) Topik
“Ibu, bagaimana kalau besok kita mereview sedikit tentang petunjuk hidup dan
bagaimana mengenang sesuatu dengan tepat?”
2) Waktu
“Kira-kira waktunya kapan ya? Bagaimana kalau besok jam 10.00 WITA, bisa?”
3) Tempat
“Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok di mana ya? Sampai jumpa
besok.
Selamat sore............
STRATEGI PELAKSANAAN 3 (SP 3)
A. Kondisi klien
DS :
DO :
B. Diagnosa Keperawatan
Gangguan Persepsi: Keputusasaan
C. Tujuan
Agar klien mengungkapkan perasaan kontrol diri
D. Intervensi Keperawatan
Anjurkan penggunaan mekanisme pertahanan yang tepat dalam menanggani masalah
E. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
“selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya?”
b. Evaluasi/validasi
”ibu tampak senang hari ini. Bagaimana perasaannya hari ini ? sudah siap kita
berbincang bincang ? masih ingat dengan kesepakatan kita kemarin, apa itu ?
apakah ibu masih merasa tidak memiliki harapan untuk melakukan hal yang kita
bicarakan kemarin ?”
c. Kontrak
1) Topik
“Seperti janji kita, bagaimana kalau kita sekarang berbincang tentang
mekanisme pertahanan yang tepat dalam menanggani masalah”
2) Waktu
“ menurut ibu dimana tempat yang menurut cocok untuk kita berbincang-
bincang? Bagaimana kalau di ruang tamu? Ibu setuju?”
3) Tempat
“kita nanti akan berbincang kurang lebih 25 menit, bagaimana ibu setuju?”
2. KERJA
“Nah menurut ibu makna hidup ibu seperti apa?”. “apakah masa lalu sangat
mempengaruhi makna hidup ibu di masa depan?“
“Masa lalu memang sulit untuk dilupakan, namun ibu dapat mengenang masa lalu
tersebut sebagai pelajaran dimana ibu mampu melakukan dengan cara yang tepat”
“Ibu dapat mengontrol masa lalu itu tidak muncul dengan cara ibu menyibukan diri dan
mulai melakukan hal-hal positif dimana ibu harus melakukan pengulangan mengenai
petunjuk/makna hidup ibu agar ibu mampu memahami kondisi ibu dan tetap mengenali
kemampuan ibu itu sendiri”

3. TERMINASI
a. Evaluasi subjektif
Nah... Bu, bagaimana rasanya setelah kita berbincang-bincang tentang masalah Ibu
tadi?”.
b. Evaluasi objektif
“jadi seperti apa yang ibu katakan tadi cara ibu untuk mencapai harapan tersebut
adalah dengan cara....
c. Rencana tindak lanjut
“nah nanti kalau ibu merasa,ibu harus terus praktekkan cara yang telah saya ajarkan
agar ibu mampu untuk mewujudkan harapan ibu tersebut.”
d. Kontrak yang akan datang
1) Topik
“bagaimana mas kalau kita akan mengikuti kegiatan TAK (Terapi Aktifitas
Kelompok) yaitu dengan mengembangkan spiritualitas diri.”
2) Waktu
“Kira-kira waktunya kapan ya? Bagaimana kalau besok jam 10.00 WITA, bisa?”
3) Tempat
“Kira-kira tempat yang enak buat kita ngobrol besok di mana ya? Sampai jumpa
besok.
Selamat pagi............