Anda di halaman 1dari 1

Abstrak

Orofacial pain adalah salah satu bidang di kedokteran gigi yang mempelajari tentang manajemen
nyeri kompleks dan kronis pada facial serta kelainan oromotor. Bidang khusus di kedokteran gigi ini
telah ada selama beberapa tahun yang ditujukan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik pada
sekelompok pasien yang tidak mengetahui secara jelas mengenai penyakit atau kelainan gigi yang
dialaminya. Orofacial pain (nyeri orofacial) memberikan kemajuan yang signifikan dalam dalam istilah
morbiditas dan penggunaan pelayanan kesehatan. Termasuk kelainan yang sering terjadi seperti sakit
gigi serta kelainan sedi temporomandibular. Terdapat banyak kondisi nyeri orofacial yang telah
menunjukan overlap serta ketidak pastian diagnostik sering terjadi di tempat praktik. Profesi orofacial
telah mewujudkan pengetahuan dasar yang penting serta memberikan diagnosa banding dalam
melakukan manejemen pasien secara tepat. Modifikasi dalam pendekatan ini telah menyebabkan
beberapa perubahan dalam edukasi untuk aktivitas klinis. Paper ini bertujuan untuk mendiskusikan
pentingnya pengetahuan dasar mengenai nyeri orofacial untuk menghasilkan manajemen yang
sukses.

Pendahuluan

Nyeri orofacial adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan mengenai segala jenis
nyeri yang dirasakan di mulut, rahang, dan wajah. Setiap orang yang merasakan stimulus berbahaya
merasakan nyeri pada cara yang berbeda dan bereaksi pada level menderita yang berbeda. Pada tahun
1986, berdasarkan laporan nyeri Nurpin pada 1254 responden, 27% mengatakan pernah mengalami
nyeri gigi dan 73% mengatakan pernah mengalami sakit kepala selama 12 bulan terakhir. 12% pasien
yang mengalami sakit kepala mencari penyebab nyeri tersebut kepada dokter gigi. Laporan ini
menunjukkan bahwa tugas dalam memanajemen nyeri kepala dan leher merupakan sesuatu yang
sangat penting.

Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan ketertarikan yang profesional dalam
bidang orofacial pain disorder. Sebuah tipe baru dari bidang klinis adalah kegawat daruratan dengan
pengalaman yang unik dalam memenej orofacial pain disorder.