Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PENDAHULUAN SAP

NUTRISI PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA

Disusun Oleh:

1.ALFIYAH
N NUR AZIJAH
NIM : 170103006

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA PURWOKERTO
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN
GIZI PADA IBU HAMIL

MATA AJAR : Nutrisi pada ibu hamil dengan Anemia


POKOK BAHASAN : Nutrisi dan Anemia
WAKTU : 1 jam 30 menit
HARI/TANGGAL : jum’at, 17 Mei 2019
TEMPAT : Balai Desa Ledug (Puskesmas 2 Kembaran)
SASARAN : Ibu Hamil (30 orang)
PENYULUH : NUR BAETY SA’DIYAH

I. LATAR BELAKANG
Masalah gizi seimbang di Indonesia masih merupakan masalah yang
cukup berat. Kekurangan atau kelebihan makanan pada masa hamil dapat
berakibat kurang baik pada Ibu dan janin. Status gizi Ibu sebelum dan selama
hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Bila
status gizi Ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan
besar akan melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan dengan BB normal.
Dengan kata lain bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi Ibu
sebelum dan selama hamil.

II. TUJUAN PENYULUHAN UMUM


Setelah selesai mengikuti penyuluhan tentang gizi dan nutrisi pada Ibu
hamil selama 1 jam diharapkan sasaran dapat mengaplikasikan kebutuhan gizi
dan nutrisi untuk Ibu dan janinnya dalam kehidupan sehari-hari.
III. TUJUAN PENYULUHAN KHUSUS
Setelah diberikan penyuluhan, sasaran dapat:
1. Ibu hamil mengetahui manfaat gizi seimbang pada kehamilannya
2. Ibu hamil mengetahui penambahan kebutuhan gizi selama hamil
3. Ibu hamil memahami jumlah porsi yang dianjurkan untuk kehamilannya
4. Ibu hamil mengetahui makanan yang harus dikonsumsi dan dihindari
selama hamil
5. Mengerti tentang pengertian anemia
6. Mengerti gejala anemia pada ibu hamil
7. Mengerti cara penanggulangan anemia pada ibu hamil

MATERI
Terlampir

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR


KEGIATAN
NO WAKTU
PENYULUH PESERTA
1. 5 Menit Pembukaan
a. Salam pembukaan - Menjawab salam
b. Perkenalan - Memperhatikan
c. Mengkomunikasikan tujuan - Berpartisipasi aktif

Kegiatan inti penyuluhan


2. 70 Menit a. Menjelaskan dan - Memperhatikan
menguraikan materi tentang: penjelasan
1. pengertian dari gizi penyuluh dengan
seimbang cermat
2. manfaat dari gizi
seimbang
3. pesan gizi seimbang
untuk ibu hamil
4. frekuensi makan dalam
sehari
5. zat gizi yang diperlukan
selama hamil
6. bahan makanan yang
dihindari dan dibatasi
oleh ibu hamil
7. anemia pada ibu hamil
8. tanda dan gejala anemia
pada ibu hamil
9. pengaruh anemia pada
ibu hami
10. penanggulangan anemia
terhadap ibu hamil.
3. b. Memberikan kesempatan - Menanyakan hal-
kepada peserta penyuluhan hal yang belum
untuk bertanya jelas
15 Menit c. Menjawab pertanyaan - Memperhatikan
peserta penyuluhan yang penjelasan
berkaitan dengan materi - Menjawab
yang belum jelas.

Penutup - Memperhatikan
a. Menyimpulkan materi yang - Menjawab salam
telah disampaikan.
b. Pemberian doorprize
c. Evaluasi penyuluhan dengan
pertanyaan secara lisan.
d. Salam
IV. METODE
- Ceramah
- Tanya jawab

V. MEDIA DAN ALAT


Lembar balik
Leaflet

VI. SUMBER BAHAN


http://gizi.fk.ub.ac.id/gizi-seimbang-ibu-hamil/

VII. EVALUASI
a. Prosedur : lisan
b. Jenis : formatif
c. Bentuk soal : essay
Pertanyaan :
1. Apa itu gizi seimbang untuk Ibu hamil?
2. Apa yang terjadi jika gizi pada Ibu hamil tidak terpenuhi dengan baik?
3. Makanan apa saja yang harus dikonsumsi dan dihindari oleh Ibu hamil
dalam memenuhi gizi yang seimbang.
4. Apa peitu anemia?
5. Gejala seperti apa yang sering dialami ibu hamil?
6. Bagaimana upaya penanggulangan anemia pada ibu hamil
MATERI PENYULUHAN

PENDAHULUAN
Masalah gizi kurang pada Ibu hamil masih merupakan focus perhatian
masalah tersebut antara lain anemia dan Ibu hamil kurang energy kronik (KEK).
Proposi Ibu hamil dengan tingkat kecukupan energy kurang dari 70% angka
kecukupan energy (AKE) sedikit lebih tinggi di pedesaan dibandingkan di
perkotaan yaitu sebesar 52,9% dibandingkan dengan 51,5% (SDT, 2014).
Ibu hamil dengan masa gizi dan kesehatan berdampak terhadap kesehatan
dan keselamatan Ibu dan bayi serta kualitas bayi yang dilahirkan. Kondisi Ibu
hamil KEK berisiko menurunkan kekuatan otot yang membantu proses persalinan
sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kematian janin (keguguran), premature,
lahir cacat, bayi berat lahir rendah (BBLR) bahkan kematian bayi, Ibu hamil KEK
dapat mengganggu tumbuh kembang janin yaitu pertumbuhan fisik (stunting) otak
dan metabolisme yang menyebabkan penyakit menular di usia dewasa.

Pengertian Gizi Seimbang


Gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat
gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan, dengan
memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktifitas fisik, perilaku hidup
bersih dan memantau berat badan secara teratur dalam rangka mempertahankan
berat badan normal untuk mencegah masalah gizi.

Manfaat Dari Gizi Seimbang


1. Memenuhi zat gizi ibu dan janin
2. Menapai status gizi ibu hamil dalam keadaan normal, sehingga dapat
menjalani kehamilan engan baik dan aman
3. Membentuk jaringan untuk tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu.
4. Mengatasi permaalahan selama kehamilan.
5. Ibu memperoleh energy yang cukup yang berfungsi untuk menyusui
setelah kelahiran bayi.

Pesan gizi seimbang untuk Ibu hamil


1. Mengkomsusi anekaragam pangan lebih banyak untuk memenuhi
kebutuhan energy, protein dan vitamin serta mineral sebagai pemeliharaan,
pertumbuhan dan perkembangan janin.
2. Membatasi makan makanan yang mengandung garam tinggi untuk
mencegah hipertensi karna meningkatkan risiko kematian janin,
terlepasnya plasenta, serta gangguan pertumbuhan.
3. Minum air putih lebih banyak guna mendukung sirkulasi si janin, produksi
cairan amion dan meningkatnya volume darah, mengatur keseimbangan
asam basa tubuh dan mengatur suhu tubuh. Asupan air minum ibu hamil
sekitar 2-3 liter perhari (8-12 gelas perhari).
4. Membatasi minum kopi karna kandungan kafein dalam kopi meningkatkan
buang air kecil yang berakibat dehidrasi, tekanan darah meningkat dan
detak jantung meningkat. Paling banyak 2 cangkir kopi perhari.

Frekuensi makan dalam sehari


Frekuensi makan merupakan seringnya seseorang melakukan kegiatan
makan dalam sehari baik makan utama maupun selingan, sebanyak 3x makan
utama dan 2x makan selingan atau porsi kecil namun sering dan harus sesuai prosi
dibawah ini
Kategori Porsi perhari
Nasi/pengganti 4-6 piring
Lauk pauk hewani ( ayam/ daging/ ikan ) 4-5 porsi
Lauk nabati (tempe/tahu/kacang- 2-4 potong sedang
kacangan)
Sayuran 2-3 mangkok
Buah-buahan 3 porsi
Zat gizi yang diperlukan selama hamil

Pada masa kehamilan dianjurkan mengkomsusi makanan yang


mengandung zat gizi tertentu sebagai penujang kesehatan ibu dan janin maupun
untuk keperluan perkembangan dan pertumbuhan janin.berikut ini merupakan zat
gizi yang diperlukan ibu hamil.
Trimester 1
Nama zat gizi Fungsi Bahan makanan
Asam folat Pembentukan sistem saraf Sayuran berdaun hijau,
pusat, termasuk otak tempe, serelia atau
kacang-kacangan yang
telah ditambahkan dengan
asam folat
Asam lemak tak jenuh Tumbuh kembang sistem Ikan laiut : ikan
saraf pusat dan otak tengiri,ikan kembung, ikan
tuna, dan ikan tongkol
Vitamin b12 Perkembagan sel janin Hasil ternak dan
olahannya,serta produk
olahan kacang
kedelai,misalnya temped
an tahu;ytelur daging
ayam, keju dan susu

Vitamin D Membantu menyerap Ikan salmon dan susu


kalsium dan mineral
(sepenting yang
diperlukan oleh tubuh)
didalam darah.
Trimester 2
Nama zat gizi Fungsi Bahan makanan
Vitamin A Proses metabolisme, Daging ayam, telur
pembentukan tulang, bebek, kangkung,wortel,
sistem saraf dan buah-buahan
berwarna kuning merah.
Kalsium Pembentukan tulang dan Yoguart,bayam, jagung,
gigi ibu dan janin jeruk dan roti gandum
Zat besi Pembentuk sel darah Kacang-kacangan
merah,pengangkut ,sayuran hijau,daging
oxsigen keseluruh tubuh sapi dan ikan,
dan janin
Trimester 3
Nama zat gizi Fungsi Bahan makanan
Vitamin B6 Membantu proses sitem Kacang-kacangan ,hati
saraf dan gandum
Serat Mamperlancar BAB Sayuran dan buah-buahan

Vitamin C Membantu penyerap zat Kol,nanas ,papaya, jambu,


besi dan anti oxidan jerut ,tomat
Seng ( Zn) Membantu proses Kacang-kacangan,hati
metabolisme dan anti sapi,telur dan dagimg sapi
body

Yodium Mengatur suhu tubuh, Garam dapur ,udang


membentuk sel darah segar,dan ikan laut.
merah serta membentuk
fungsi otor dan saraf

Bahan makanan yang dihindari dan dibatasi oleh Ibu hamil


1. Menghindari makan yang mengandung bahan pengawet.
2. Menghindari daging/telur/ikan yang dimasak kurang matang,karna
mengandung kuman yang berbahaya untuk janin.
3. Membatasi kopi dan coklat, didalamnya terdapat kandungan kafein yang
dapat meningkatkan tekanan darah.
4. Membatasi makanan yang megandung energy tinggi seperti yang
mengandung gula dan lemak.
5. Membatasi makanan yang mengandung gas. Contoh nangka,kol,ubi jalar,
karna dapat mengakibatkan nyri uluh hati pada ibu hamil.
6. Membatasi komsusi minuman ringan/softdrink karna mengandung energy
tinggi, yang berakitan pada berat badan ibu hamil meningkat berlebihan
dan janin lebih besar.

Anemia Pada Ibu Hamil


Anemia pada ibu hamil umumnya disebabkan oleh perubahan fisiologis saat
kehamilan dan diperberat dengan keadaan kurang gizi. Anemia yang sering
ditemui pada kehamilan adalah akibat kekurangan zat besi dalam makanan.
Anemia pada kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu.
Gejalan anemia pada ibu hamil
a. Lemah, cepet lelah dan letih
b. Mata berkunang kunang
c. Sering mengantuk
d. Kelopak mata dan kuku pucat
e. Konsentransi hilang
f. Mual, muntah susah makan
Pengaruh anemia terhadap kehamilan
a. Keguguran abortus
b. Melahirkan prematur
c. Pendarahan setelah melahirkan
d. Syok

Cara penanggulangan anemia pada ibu hamil


Upaya yang dapat dapat dilakukan untuk menanggulangi anemia akibat
kekurangan zat besi adalah sebagai berikut :
a. Dengan meningkatkan konsumsi makanan yang kaya akan zat besi,
terutama dari sumber hewani yang mudah diserap seperi hati, ikan, dan
daging.
b. Meningkatkan makanan yang banyak mengandung vitamin C dan vitamin
A seperti buah dan sayur seperti jeruk, wortel karena untuk penyerapan zat
besi dan membantu proses pembentukan hemoglobin.
c. Minumlah pil penambah darah setiap hari pada ibu hamil.
DAFTAR PUSTAKA

1. Almatsier, S., 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta, PT Gramedia


Pustaka Utama.
2. Almatsier, S., 2010. Penuntun Diet, Edisi Baru, Jakarta, PT Gramedia
Pustaka Utama.
3. Dewi, A.B.F.K., Pujiastuti, N., Fajar, I., 2013. Ilmu Gizi Untuk Praktisi
Kesehatan, Edisi pertama, Yogyakarta, Graha Ilmu.
4. Hasanah, D.N., Febrianti dan Minsarnawati. Kebiasaan Makanan
Menjadi Salah Satu Penyebab Kekurangan Energi Koronis (KEK) Pada
Ibu Hamil Di Poli Kebidanan RSI & A Lestari Cirendeu Tangerang
Selatan. Jurnal Kesehtan Masyarakat, 2012, 3(3):91-104.
5. Kemenkes RI. 2014. Pedoman Gizi Seimbang, Direktorat Jenderal Bina
Gizi dan KIA, Jakarta, Hal.24-26.
6. Miyata, S.M.I. dan Proverawati, A., 2010. Nutrisi Janin & Ibu Hamil ;
Cara Membuat Otak Janin Cerdas, Yogyakarta, Nuha Medika.
7. Sulistiyoningsih, H., 2011. Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak, Edisi
Pertama, Yogyakarta, Graha Ilmu.