Anda di halaman 1dari 18

Pemerintah Kabupaten

Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS


RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/RM/IV/16 1 1/2

Standar Prosedur Tanggal Terbit Ditetapkan :


Operasional Plt. Direktur RSUD Dayaku Raja
04 April 2016 Kota Bangun,

dr. Aulia Rahman Basri


NIP. 19850823 201101 1 001
PENGERTIAN Suatu bentuk pelayanan di dalam rekam medis

TUJUAN Sebagai acuan sub bagian rekam medis


Keputusan Direktur Nomor 445.800/0668/SK.HPK/TU/IV/2016
KEBIJAKAN
Tentang Kebijakan pedoman pengorganisasian rekam medis.
A. ISI REKAM MEDIS
1. Isi rekam medis untuk pasien rawat jalan memuat :
a. Catatan Dokter Poliklinik antara lain meliputi tanggal
dan jam, poli, anamnesa pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, disgnosa/ therapy,
pesanan dokter dan paraf dokter, tanda tangan dan
nama jelas.
b. Pengkajian dan intervensi pasien resiko jatuh get
up and go test
PROSEDUR
c. Hasil pemeriksaan laboratorium Hasil pemeriksaan
EKG,EEG.
Hasil pemeriksaan Rontgen, CT-Scan Dll (jika ada).
d. Resume rawat jalan berisi identitas pasien
keputusan pasien rawat inap/operasi, tanggal
kunjungan, klinik/nama dokter, diagnosis,
terapi/tindakan nama dan tanda tangan dokter.
2. Isi rekam medis untuk pasien rawat inap memuat :
a. Identitas pasien
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

b. Pemeriksaan fisik
c. Diagnosis/masalah
d. Tindakan/ pengobatan
e. Persetujuan pasien rawat inap
f. Persetujuan umum general consent meliputi :
1) Persetujuan untuk Perawatan Pengobatan
2) Barang-barang milik pasien
3) Persetujuan pelepasan informasi medis
4) Hak dan tanggung jawab pasien
5) Informasi rawat inap
6) Informasi biaya
g. Lembar masuk dan keluar
h. Asesmen awal medis
i. Asesmen awal keperawatan
j. Catatan perkembangan pasien terintegrasi yang
meliputi hasil pemeriksaan, analisa, tindak lanjut
catatan perkembangan.
k. Lembar konsultasi
l. Catatan pemberian obat
m. Hasil pemeriksaan laboratorium hasil pemeriksaan
EKG, EEG
n. Hasil pemeriksaan Rontgen, Ct-Scan Dll (jika ada).
o. Resume keperawatan
p. Lembar edukasi pasien dan keluarga terintegrasi
q. Formulir rencana pemulangan pasien / discharge
planning
r. Persetujuan pulang
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

s. Resume medis berisi anamnesa, riwayat penyakit


terdahulu, pemeriksaan dan penunjang, diagnosis
akhir, tindakan, pengobatan medis, keadaan waktu
KRS, Prognosis.
3. Isi rekam medis untuk pasien gawat darurat memuat :
a. Identitas pasien;
b. Kondisi saat pasien tiba di sarana pelayanan
kesehatan ;
c. Identitas pengantar pasien;
d. Tanggal dan waktu;
e. Hasil anamnese;
f. Status umum / vital sign
g. Triage
h. Gambar fisik
i. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medis;
j. Diagnosis;
k. Pengobatan dan atau/tindakan;
l. Ringkasan kondisi pasien sebelum meninggalkan
pelayanan unit gawat darurat dan rencana tindak
lanjut;
m. Nama dan tanda tangan dokter, dokter gigi, atau
tenaga kesehatan tertentu yang memberikan
pelayanan kesehatan;
n. Sarana transportasi yang digunakan bagi pasien
yang akan dipindahkan kesarana pelayanan
kesehatan;
o. Pelayanan lain yang diberikan kepada pasien.
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

4. Isi laporan tindakan bedah meliputi:


- Identitas pasien
- Tempat dilakukan tindakan
- Tanggal operasi, jam operasi selesai dan total
waktu operasi.
- Diagnosa pre-operatif
- Rencana tindakan
- Tindakan yang dilakukan
- Diagnosis post operatif
- Jaringan yang di eksisi/insisi (specimen yang
diambil).
- Macam perbedaan (besar,sedang,kecil)
- Deskripsi tindakan dan temuan penting selama
operasi
- Terapi setelah tindakan
- Nama dan tanda tangan dokter yang melakukan
tindakan bedah.
5. Isi laporan tindakan anamnesis meliputi :
- Identitas pasien
- Diagnosis awal
- Rencana tindakan
- Tindakan yang dilakukan
- Diagnosa setelah tindakan
- Tanggal anastesi, jam mulai anastesi, jam selesai
anastesi dan total waktu anastesi
- Nama operator tindakan anastesi
- Obat yang diberikan selama pemantauan
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

- Pemeriksaan pratindakan
- Pemantauan status fisiologis
- Catatan penilain pre operatif oleh dokter anastesi
- Obat, darah dan dosis pemberian
- Pemantauan tanda vital
- Terapi cairan
- Instruksi paska anastesi
- Nama dan tanda tangan dokter anastesi, dan
- Hal lain yang sesuai dengan peraturan formal yang
berlaku
B. JENIS FORMULIR REKAM MEDIS
Setiap pelayanan yang diberikan kepada pasien
harus tercatat pada berkas rekam medis yang telah
tersedia bagi pemberi pelyanan sebagai fasilitas
komunikasi dan informasi. Setiap formulir rekam medis
memiliki judul dan nomor formulir.
Adapun jenis-jenis formulir rekam medis yang
digunakan adalah :
A. FORMULIR REKAM MEDIS RAWAT JALAN
DAFTAR DOKUMEN REKAM MEDIS
RAWAT JALAN

NO. NAMA REKAM MEDIS NOMOR REK

1 ASESMEN AWAL RAWAT JALAN MR i


2 CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN MR ii
TERINTEGRASI (SOAP)
3 PENGKAJIAN DAN INTERVENSI RESIKO MR iii
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

JATUH GET UP AND GO TEST


4 RESUME RAWAT JALAN MR iv
RAWAT UGD

NO. NAMA REKAM MEDIS NOMOR REK

1 ASESMEN TRIAGE MR a
2 ASESMEN AWAL PASIEN GAWAT MR b
DARURAT
3 CATATAN PERKEMBANGAN PASIEN MR c
TERINTEGRASI
4 PENGKAJIAN INTERVENSI PASIEN MR d
RESIKO JATUH GET UP AND GO TEST
5 RESUME PASIEN GAWAT DARURAT MR e
RAWAT INAP

NO. NAMA REKAM MEDIS NOMOR REK

1 LEMBAR MASUK DAN KELUAR MR 1


2 ASESMEN AWAL MEDIS MR 2
3 RE- ASESMEN MEDIS MR 3
4 ASESMEN AWAL KEPERAWATAN MR 4
5 GRAFIK MR 5
6 CATATAN PERKEMBANGAN MR 6a
TERINTEGRASI
7 FORMAT KOMUNIKASI SBAR MR 6b
8 LEMBAR KONSULTASI MR 7
9 CATATAN PEMBERIAN OBAT MR 9
10 PENEMPELAN HASIL PEMERIKSAAN MR 10a
LABORATORIUM
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

11 PENEMPELAN HASIL PEMERIKSAAN MR 10b


RADIOLOGI
12 HASIL PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK MR 10c
13 HASIL PEMERIKSAAN EKG MR 10d
14 PENEMPELAN SURAT KORESPONDENSI MR 10e
15 DISCHARGE PLANNING MR13
16 RESUME MEDIS MR 14a
17 RESUME KEPERAWATAN MR 15
18 SURAT PERINTAH RAWAT INAP MR 16a1
19 PERSETUJUAN RAWAT INAP MR16b
20 GENERAL CONSENT MR 16c
21 PEMBERIAN EDUKASI PASIEN MR 16d
TERINTEGRASI
22 PERSETUJUAN KELUAR RUMAH SAKIT MR 16 e
LEMBAR REKAM MEDIS TAMBAHAN

NO. NAMA REKAM MEDIS NOMOR REK

1 ASESMEN KHUSUS MATERNITAS MR 4b.1


2 PARTOGRAF MR 4b.2
3 LAPRAN PERINATOLOGI MR4c.1
4 PENGKAJIAN FISIK BAYI BARU LAHIR MR 4c.2
5 PENGKAJIAN KEPERAWATAN BAYI MR 4c.3
BARU LAHIR
6 ASESMEN PRA ANASTESI DAN SEDASI MR 11a
7 ASUHAN KEPERAWATAN MR 11b
PERIOPERATIF
8 MONITORING PENGGUNAAN MR 11c
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

INSTRUMEN
9 SERAH TERIMA PRE-OPERASI DAN MR 11d
POST OPERASI
10 LEMBAR VERIFIKASI DAN PENANDAAN MR 11e
LOKASI PROSEDUR PASIEN OPERASI
11 TIME OUT PASIEN OPERASI MR 11f
12 LAPORAN OPERASI MR 11g
13 LAPORAN ANASTESIA MR11h
14 STATUS ANASTESIA MR 11i
15 PERSETUJUAN TINDAKAN MR 12a
KEDOKTERAN
16 PENOLAKAN TINDAKAN KEDOKTERAN MR12b
17 INFORMED CONSENT (PERSETUJUAN MR 12c
TINDAKAN ANASTESI)
18 INFORMED CONSENT (PENOLAKAN MR 12 d
TINDAKAN ANASTESI)
19 PERSETUJUAN PEMBERIAN DARAH MR 12 e
20 RESUME MEDIS PERINATOLOGI MR 14 b
B. KERAHASIAAN REKAM MEDIS (PEMBUKAAN DAN
PENGLEPASAN INFORMASI)
1. Informasi tentang identitas, diagnosis, riwayat penyakit,
riwayat pemeriksaan dan riwayat pengobatan pasien
harus dijaga kerahasiaannya oleh dokter,dokter gigi,
tenaga kesehatan tertentu, petugas pengelola dan
pimpinan rumah sakit.
2. Informasi tentang identitas, diagnosa, riwayat penyakit,
riwayat pemeriksaan dan pengobatan dan riwayat
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

pengobatan dapat dibuka dalam hal:


a. Untuk kepentingan kesehatan pasien
b. Memenuhi permintaan aparatur penegak hukum
dalam rangka penegakan hukum atas perintah
pengadilan
c. Permintaan dan atau persetujuan pasien sendiri
atau ahli waris
d. Permintaan institusi/ lembaga berdasarkan
ketentuan perundan-undangan
e. Untuk kepentingan penelitian, pendidikan, audit
medis, dan audit rekam medis sepanjang tidak
menyebutkan identitas pasien
f. Untuk memenuhi permintaan pihak ketiga (asuransi,
institusi, dan lain-lain) harus ada surat persetujuan
pembukaan informasi kesehatan dari
pasien/keluarga terdekat/wali.
3. Permintaan rekam medis untuk tujuan penegakan
hukum, permintaan pasien sendiri, permintaan
institusi/lembaga, kepentingan penelitian, pendidikan
harus dilakukan secara tertulis kepada pimpinan rumah
sakit.
4. Penjelasan tentang isi rekam medis hanya boleh
dilakukan oleh dokter atau dokter gigi yang merawat
pasien dengan izin tertulis pasien atau berdasarkan
peraturan perundang-undangan.
5. Dalam pelayanan rujukan pasien atau pemeriksaan
penunjang, hasil pelayanan dan pemeriksaan
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

penunjang ini harus dijelaskan terlebih dahulu kepada


pasien atau keluarga pasien kemudian dapat dikirim
pada perujuk setelah mendapat persetujuan
pasien/keluarga pasien/wali.
6. Jika terjadi pelanggaran terhadap kerahasiaan rekam
medis akan ditindak lanjuti oleh badan hukum, humas
dan pemasaran.
C. HAK PENGISIAN BERKAS REKAM MEDIS
Yang berhak mengisi data kedalam rekam medis adalah
tenaga kesehatan yang ikut memberikan pelayanan
langsung kepada pasien, meliputi:
1. Dokter dan dokter gigi
2. Perawat
3. Bidan
4. Analis Kesehatan (laborat)
5. Apoteker
6. Perekam medis
7. Nutrisionis/Ahli gizi
D. KELENGKAPAN ISI REKAM MEDIS
1. Identitas pasien, riwayat penyakit, hasil pemeriksaan,
diagnosis, tindakan dan pengobatan yang diberikan
kepada pasien harus segera dicatat pada lembar
rekam medis (rawat jalan,gawat darurat, dan rawat
inap).
2. Laporan pembedahan dan prosedur tindakan lain
ditulis segera setelah tindakan dilakukan paling lambat
pada hari yang sama.
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

3. Ringkasan pasien pulang dan catatan lain harus sudah


dilengkapi sebelum pasien pulang.
4. Rekam medis rawat inap dalam waktu 1x24 jam
setelah pasien pulang harus sudah dikirim ke Unit
rekam medis.
5. Bagi pasien yang memerlukan tindakan medis
(pembedahan, anastesi, penggunaan darah dan
produk darah, serta prosedur dan perawatan beresiko
tinggi lainnya), wajib menanda tangani lembar
persetujuan tindakan medis (informed consent) yang
memuat keterangan mengenai jenis informasi penyakit,
indikasi tindakan yang diperlukan dan resiko yang
disertai tanda tangan petugas/perawat sebagai saksi.

Setiap petugas kesehatan (dokter,perawat,bidan,ahli


gizi,farmasi) yang melakukan edukasi kepada pasien harus
mencatat nama, tanda tangan, dan jam pada lembar edukasi
pasien.
RINGKASAN PULANG DAN LEMBAR TRANSFER PASIEN
1. Setiap pasien pulang rawat inap, dokter yang merawat
membuat ringkasan pulang (discharge planning) pada
saat memulangkan pasien. Isi dari ringkasan pulang
dibuat meliputi :
- Identitas pasien
- Diagnosa masuk
- Pemeriksaan fisik
- Hasil pemeriksaan penunjang
- Terpi utama yang diberikan saat di rumah sakit
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

- Dignosa utama
- Diagnosas sekunder
- Prosedutr tindakan yang dilakukan
- Kondisi pulang
- Tanda tangan dan nama terang DPJP
2. Ringkasan pulang IGD dibuat isinya meliputi :
- Identitas pasien
- Waktu/tanggal/jam
- Nomor Rekam Medis
- Diagnosa
- Terapi atau tindakan
- Nama dan tanda tangan petugas kesehatan
3. Dalam hal pasien mendapat perawatan lanjutan ke
rumah sakit lain (transfer keluar rumah sakit), berkas
rekam medis pasien tidak boleh diikutsertakan, cukup
diberikan surat rujukan, dan ringkasan pulang.
4. Bagi pasien rujukan yang dirawat inap, setelah selesai
perawatan dibuatkan jawaban rujukan (rujuk balik).

E. PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS


Berdasarkan Permenkes No 749a tahun 1989 tentang
Rekam Medis, berkas rekam medis harus disimpan dengan
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

tata cara tertentu. Selain itu, karena berkas rekam medis


termasuk arsip seperti pada ketentuan yang ditunjuk dalam
UU No. 7/1971 tentang ketentuan-ketentuan pokok kearsipan,
maka berkas rekam medis juga harus dikelola dan dilindungi
sehingga aman dan terjaga kerahasiaannya. Perlindungan
tersebut meliputi tempat atau alat yang digunkan untuk
menaruh, meletakkan, menyimpan arsip sehingga aman
(perbuatan melindungi, menjaga informasi yang dihasilkan dan
yang terima). Keselamatan arsip dari bahaya atau kerusakan
dan pencurian oleh orang yang tak bertanggung jawab dan
usaha penyimpanan, pengamanan dan pengawetan arsip.
Sehubungan dengan berkas rekam medis berisi data
individual yang bersifat rahasia, maka setiap lembar formulir
berkas rekam medis harus dilindungi dengan cara dimasukkan
ke dalam folder atau map sehingga setiap folder berisi data
dan informasi hasil pelayanan yang diperoleh pasien secara
individu (bukan kelompok atau keluarga).
Penyimpanan berkas rekam medis bertujuan :
a) Mempermudah dan mempercepat ditemukan kembali
berkas rekam medis yang disimpan dalam rak filling.
b) Mudah mengambil dari tempat penyimpanan.
c) Mudah pengembaliannya
d) Melindungi berkas rekam medis dari bahaya pencurian,
kerusakan fisik, kimiawi dan biologi.
Dengan demikian maka diperlukan sistem penyimpanan
dengan mempertimbangkan jenis sarana dan peralatan yang
digunakan, tersedianya tenaga ahli dan kondisi organisasi.
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

Syarat berkas rekam medis dapat disimpan yaitu


apabila pengisian data hasil pelayanan pada lembar formulir
rekam medis telah terisi dengan lengkap dan telah dirakit
sedemikian rupa sehingga riwayat penyakit seorang pasien
urut secara kronologis.
Ditinjau dari pemusatan atau penyatuan berkas rekam
medis, maka cara penyimpanan dibagi menjadi 2 cara yaitu:
a. Sentralisasi
b. Desentralisasi
Sistem penyimpanan yang diterapkan pada bagian
Rekam Medis Rumah Sakit Umum Daerah dayaku Raja Kota
Bangun adalah sistem penyimpanan sentralisasi. Sistem
penyimpanan berkas rekam medis secara sentral yaitu suatu
sistem penyimpanan dengan cara menyatukan formulir-
formulir rekam medis milik seorang pasien ke dalam satu
kesatuan (folder). Berkas rekam medis rawat jalan, gawat
darurat dan rawat inap milik seorang pasien disatukan dalam
satu folder (map).
Kelebihan cara ini yaitu :
a) Data dan informasi hasil-hasil pelayanan dapat
berkesinambungan karena menyatu dalam 1 folder
sehingga riwayatnya dapat dibaca seluruhnya.
b) Mengurangi terjadinya duplikasi dalam pemeliharaan
dan penyimpanan rekam medis.
c) Mengurangi jumlah biaya yang dipergunakan untuk
peralatan dan ruangan.
d) Tata kerja dan peraturan mengenai kegiatan
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

pencatatan medis mudah distandarisasi.


e) Memungkinkan peningkatan efisiensi kerja petugas
penyimpanan, karena berkas rekam medis milik
seorang pasien berada dalam satu folder.
Kekurangan cara ini yaitu :
a) Petugas menjadi lebih sibuk karena harus menangani
unit rawat jalan dan unit rawat inap
b) Filling (tempat penyimpanan) berkas rekam medis
harus 24 jam, karena sewaktu-waktu diperlukan untuk
pelayanan di UGD yang buka 24 jam.

F. PENJAJARAN BERKAS REKAM MEDIS


Berkas rekam medis yang disimpan ke dalam rak
penyimpanan tidak ditumpuk melainkan disusun berdiri sejajar
satu dengan yang lain. Penjajaran berkas rekam medis
mengikuti urutan nomor rekam medis dengan 3 cara yaitu :
a. Sistem Nomor Langsung (Straight Numerical Filing =
SNF)
b. Sistem Angka Akhir (Terminal Digit Filing = TDF)
c. Sistem Angka Tengah(Middle Digit Filing = MDF)

Sistem penjajaran yang diterapkan pada bagian


Rekam Medis Rumah Sakit Umum daerah Dayaku Raja Kota
Bangun adalah sistem penjajaran Sistem Nomor Langsung
(Straight Numerical Filing = SNF). Sistem penjajaran dengan
sistem nomor langsung (straight Numerical filing) adalah
penyimpanan rekam medis dalam rak penyimpanan secara
berturut dengan urutan nomornya. Satu hal yang paling
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

menguntungkan dari sistem ini adalah mudahnya melatih


petugas-petugas yang harus melaksanakan pekerjaan
penyimpanan tersebut. Namun sistem ini mempunyai
kelemahan-kelemahan yang tidak dapat dihindarkan, pada
saat penyimpanan rekam medism petugas harus
memperhatikan seluruh angka nomor sehingga mudah terjadi
kekeliruan menyimpan. Hambatan yang lebih serius dalam
sistem ini adalah terjadinya pekerjaan paling sibuk
terkonsentrasi pada rak penyimpanan untuk nomor besar,
yaitu rekam medis dengan nomor terbaru. Beberapa orang
petugas penyimpanan yang bekerja bersamaan disitu
kemungkinan saling menghalangi (berhimpitan) satu sama
lainnya secara tidak sengaja. Pengawasan kerapian
penyimpanan sangat sukar dilakukan dalam sistem nomor
langsung, karena tidak mungkin memberikan tugas kepada
seorang staf untuk bertanggung jawab pada rak-rak
penyimpanan tertentu.
Contoh :
466015 466199 479997
466016 466200 479998
466017 466201 479999
466018 466202 480000
466019 466203 480001
466020 466204 480002
466021 466205 480003

Keuntungan :
- Sangat mudah dalam pengambilan sejumlah No.
Rekam medis dengan nomor yang berurutan pada saat
diambil
- Petugas mudah mengerti dan melaksanakannya
Kelemahan :
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2

- Perlu konsentrasi petugas yang sangat tinggi, karena


harus memperhatikan seluruh angka dari nomor rekam
medis untuk menghindari tertukarnya angka-angka.
Contoh 123456 → 124356
- Kesibukan tidak merata. Daerah sibuk yaitu daerah
dengan nomor rekam medis baru → sulit membagi
tugas
- Pengawasan kerapian sulit dilakukan
8. Admin

1. Unit Rekam Medis


UNIT TERKAIT
2. Unit Pendaftaran dan Informasi
Pemerintah Kabupaten
Kutai Kartanegara SPO PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS
RSUD Dayaku Raja
Kota Bangun
No. Dokumen No. Revisi Halaman

053/SPO/HPK/IV/16 1 2/2