Anda di halaman 1dari 9

Bab 1

PKN KELAS 7

Perumusan dan Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara.

Nama: Najwa Septa Aulia K.

No Absen: 23
Bab 1
PKN KELAS 7
Perumusan dan Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara.

A. Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara.


1.Pembentukan BPUPKI.
BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau
Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai yang bertugas untuk menyelidiki usaha-usaha persiapan
kemerdekaan,dibentuk oleh Jepang pada tanggal 1 Maret 1945.Dengan jumlah anggota
62 orang yang terdiri atas tokoh-tokoh bangsa Indonesia dan 7 orang anggota
perwakilan dari Jepang.Ketua BPUPKI adalah dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat dan
dua wakil ketua, yaitu Ichibangase Yosio(Jepang) dan R.P Soeroso.
BPUPKI mengadakan sidang sebanyak dua kali yaitu,
Sidang pertama, pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945,yang membahas tentang dasar negara.
Sidang kedua,pada tanggal 10 Juli-17 Juli 1945,yang membahas tentang rancangan
Undang-Undang Dasar .
2.Perumusan Dasar Negara
Usulan mengenai dasar Indonesia merdeka dalam sidang pertama BPUPKI secara
berurutan dikemukakan oleh Muhammad Yamin,Soepomo,I.r Soekarno.Pada sidang
BPUPKI tanggal 29 Maret 1945 Mr.Muhammad Yamin,saat mengusulkan rancangan
dasar negara indonesia mengatakan bahwa: “....rakyat Indonesia mesti mendapat dasar
negara yang berasal daripada peradaban kebangsaan Indonesia;orang timur pulang
kepada kebudayaan timur.”
“...kita tidak berniat,lalu akan meniru sesuatu susunan tata negara negeri haram.kita
bangsa Indonesiamasuk yang beradab dan kebudayaan kita beribu-ribu tahun umurnya.”
Usulan Muhammad Yamin secara lisan yaitu sebagai berikut:
1.Peri kebangsaan
2.Peri kemanusiaan
3.Peri ketuhanan
4.Peri kerakyatan
5.kesejahteraan sosial
Selanjutnya ,pada tanggal 31 Mei 1945,Soepomo menyampaikan rumusan dasar
negara yaitu:
1.Persatuan
2.Kekeluargaan
3.Keseimbangan lahir dan batin
4.Musyawarah
5.Keadilan rakyat
Dilanjutkan pada tanggal 1 Juni 1945,I.r Soekarno menyampaikan rumusan dasar
negara yaitu:
1.Kebangsaan Indonesia
2.Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3.Mufakat atau demokrasi
4.Kesejahteraan sosial
5.Ketuhanan yang berkebudayaan
Yang akhirnya dibuatlah rumusan dasar negara sebagai berikut:
1.Ketuhanan,dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2.kemanusiaan yang adil dan beradab
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Tetapi rumusan tersebut masih mengalami perubahan yaitu pada sila pertama yang
semula berbunyi “ketuhanan dengan kewajiban menjalani syari’at Islam bagi pemeluk-
pemeluknya” diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”
Dengan demikian,rumusan dasar negara yang tercantum dalam pembukaan UUD
1945 yang diteptakan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 adalah sebagai berikut:
1.Ketuhanan Yang Maha Esa
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Lambang Negara Republik Indonesia
Garuda Pancasila

Penjelasan

Pemangku Republik Indonesia

Sejak 11 Februari 1950

Perisai Di bagian tengah Garuda, melambangkan Pancasila, ideologi nasional


Indonesia

Penopang Garuda (penopang tunggal)

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Elemen Jumlah bulu Garudamelambangkan tanggal 17 Agustus 1945, hari


kemerdekaan Republik Indonesia
* Lambang Negara (contoh pada paspor Indonesia dan
Penggunaan
dokumen resmi kenegaraan), lambang kenegaraan dan ideologi nasional,
penggunaan resmi kenegaraan lainnya