Anda di halaman 1dari 5

DAFTAR PUSTAKA

Afrianti, L.H. 2002. Pati Termodifikasi Dibutuhkan Industri Makanan. Pikiran


Rakyat Cyber Media. Hal: 28-32.

Aliawati G. 2003. Teknik Analisis Kadar Amilosa dalam Beras. Buletin Teknik
Pertanian. 8 (2) : 82-84.

Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hal: 5-29.

Anonim. 2001. Usaha Peningkatan Mutu Pati Singkong dan Pembuatan


Derivatnya sebagai Bahan Pendukung dalam Industri Farmasi: Karakterisasi
Pregelatinized amylum. http://digilib.litbang.depkes.go.id [25 Mei 2014]

Anggraini RW. 2007. Resistant Starch Tipe III dan Tipe IV Pati Ganyong (Canna
edulis), Kentang (Solanum tuberosum), dan Kimpul (Xanthosoma violaceum
Schott) sebagai Prebiotik [skripsi]. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut
Pertanian Bogor. Hal: 27-34.

Antarlina, S.S. 1998. Utilization of Sweet Potato Flour for Making Cookies and
Cakes. dalam Hendroatmodjo, K. H., Y. Widodo, Sumaron, Guritno B (Eds),
Research accomplishment of Root Crops for Agricultural Development in
Indonesia. Indonesia: Research institute for Legume and Tuber Crops,
Jakarta. p: 13-23.

Antarlina, S.S dan J.S. Utomo. 1999. Proses Pembuatan dan Penggunaan Tepung
Ubi Jalar untuk Produk Pangan. Balitkabi. 15: 30-44.

AOAC. 1995. Official Methods of Analysis of The Association of Official


Analytical Chemist. AOAC Int., Washington. p: 97-149.

Apriyani, L. 2005. Pengaruh Jenis Umbi dan Penambahan Konsentrasi Tapioka


Terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik Keripik Simulasi Umbi.
Skripsi. Unila. Lampung. Hal: 5-13.

Apriyantono, A. D. Fardiaz, N. L. Puspitasari, Y. Sedarnawati dan B. Budiyanto.


1999. Petunjuk Laboratorium Analisis Pangan. PAU IPB, Bogor.

Astawan. M dan T. Wresdiyati, 2004. Diet Sehat dengan Makanan Berserat.


Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Solo. Hal: 44-45.
107

Astawan M, dan S. Widowati. 2005. Evaluasi Mutu Gizi dan Indeks Glikemik Ubi
Jalar sebagai Dasar Pengembangan Pangan Fungsional. Laporan Hasil
Penelitian RUSNAS Diversifikasi Pangan Pokok, IPB, 7 (2) : 57-66.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2011. Lampung dalam Angka. Hal: 12-15.

Bergthaller, W. 2000. Developments in Potato Starches. di dalam: A.C.Eliasson


(ed). Starch In Foods. Structure, Function and Applications. CRC Press
LLC, USA.

BPS. Badan Pusat Statistik. 2013. Tabel Luas Panen Produktifitas Produksi
Tanaman Ubi Jalar Seluruh Provinsi. Diunduh Tanggal 8 April 2014 dari
http://www.bps.go.id/tnmpgn/ Hal: 1-2.

Brand-Miller, J. 2000. Carbohydrates. Di dalam : Mann, J. dan A.S. Truswell


(Eds.). Essentials of human nutrition, 2nd Ed. Oxford University Press,
Oxford, p. 231-255

Buckle, K.A, R.A. Edward, G.H. Fleet, dan M. Wooton. 1985. Ilmu Pangan.
Diterjemahkan oleh: Purnomo. H dan Adiono. UI Press. Jakarta. Hal: 40.

Cahyadi, S,. 2006. Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan.
Cetakan Pertama . PT. Bumi Aksara. Jakarta .

Chornet, E., P.G. Koeberle, and R. Overend. 2002. Rapid Starch


Depolymerization via Spray Reactors. United States Patent. P. 2-19.

DeMann, J.M. 1989. Principle of Food Chemistry. The Avi Pub Co. Inc.,
Westport. Connecticut. P. 17-18.

Ditjen Bina Produksi Tanaman Pangan. 2002. Prospek dan Peluang Agribisnis Ubi
jalar. Direktorat Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Direktorat Jenderal
Bina Produksi Tanaman Pangan. Departemen Pertanian. Jakarta.

Djuanda, V. 2003. Optimasi Formulasi Cookies Ubi Jalar (Ipomoea batatas)


Berdasarkan Kajian Preferensi Konsumen. (Skripsi). Fakultas Teknologi
Pertanian, IPB, Bogor. Hal: 19-39.

Dumas, J.A, Ortiz, C.E, and Soler, S. 2013. Tastes and Volatiles of Tropical-Type
Sweet Potatoes. Journal of Agriculture of the University of Puerto Rico 96
(3-4): 183-190.

Edmonton, T.V and R.S.B Saskatoon. 1998. Enhancement of Resistant Starch III
in Amylomaize Barley, Field Pea and Lentil Starches. J. Food Chemistry 4 :
527-532.

Eliasson, A.C. 2004. Starch in Food: Structure, Function and Applications. Ed ke-1.
Cambridge: Woodhead Publishing Limited. hlm 341-344.
108

Fardiaz, Andarwulan, Wijaya dan Puspitasari. 1992. Petunjuk Praktikum Teknik


Analisis Sifat Kimia dan Fungsional Komponen Pangan. IPB Press. Bogor.
Hal: 27-39.

Fennema, O. R. 1996. Principles of Food Science. Marcel Dekker, Inc.New York-


Brussel-Hongkong.

Glicksman, M. 1969. Gum Technology in The Food Industry. Academic Press,


NY, SF, L. 111- 455.

Gomez, M.H. dan J.M. Aguilera. 1983. Changes in The Starch Fraction During
Extrusion Cooking of Corn. Journal Food Science 48 (2):378-381.

Gujska, E., dan K. Khan. 1991. Feed Moisture Effects on Functional Properties,
Trypsin Inhibitor and Hemaglutinating Activities of Extruded Bean High
Starch Fractions. Journal Of Food Science 56 (2).

Hardoko., L. Hendarto, dan Tagor. 2010. Pemanfaatan Ubi Jalar Ungu (Ipomoea
batatas L.Poir) sebagai Pengganti Tepung Terigu dan Sumber Antioksidan
pada Roti Tawar. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 21 (I) : 25-32.

Hartomo, A.J dan M.C Widiatmoko. 1992. Emulsi dan Pangan Instan Berlesitin.
Andi Offset, Yogyakarta. Hal: 1-25.

Hidayat, B., N. Kalsum dan Surfiana. 2009. Optimasi Proses Pragelatinisasi


Parsial pada Pembuatan Tepung Ubi Kayu Modifikasi. Prosiding Seminar
Nasional Teknologi Tepat Guna. Lampung, 5-6 April 2010. Hal: 5-10.

Honestin, T., 2007. Karakteristik Sifat Fisikokimia Tepung Ubi Jalar (Ipomoea
batatas). (Skripsi). Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Hal: 3-14.

Hoover R., H. Manuel. 1996. The Effect of Heat-Moisture Treatment on The


Structure and Physicochemical Properties of Normal Maize, Waxy Maize,
Dull Waxy Maize and Amylomaize v Starches. J of Cereal Sci,23: 153–162.

Isnaeni, F, N, 2007. Formulasi Produk Pure Instan Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.)
Lam) sebagai Salah Satu Upaya Diversifikasi Pangan Pokok. (Skripsi).
Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Bogor. Hal: 25-46.

Iversen, C.K. 1999. Black Currant Nectar: Effect of Processing and Storage on
Anthocyanin and Ascorbic Acid Content. Jurnal of Food Science, 64 (1):
37-41.

Jahari, A dan I. Sumarno. 2001. Tingkat Konsumsi Serat Penduduk di Indonesia.


Media Gizi dan Keluarga. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya
Keluarga, Fakultas Pertanian. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
109

Jeandet, P, M. Sbaghi, R. Bessis and P. Meunier. 1995. The Potential Relationship


of Stilbene (Resveratrol) Synthesis to Anthocyanin Content in Grape Berry
Skins. Amer. J. Enol . Viticult. 34 (2), 91-94.

Judy R, Angela. J, Heidylia, 2012. Optimasi Rasio Tepung Terigu, Tepung Pisang
dan Tepung Ubi Jalar Serta Konsentrasi Zat Aditif pada Pembuatan Mie.
Laporan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Universitas
Katholik Parahyangan, Bandung Jawa Barat. Hal: 58.

Jusuf, M., S.A. Rahayuningsih, dan E. Ginting. 2008. Warta Penelitian dan
Pengembangan Pertanian. Bogor. Hal: 1.2.

Kartika, Hastuti, dan Supartono. 1988. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan.
PAU Pangan dan Gizi UGM. Yogyakarta. Hal: 30.

Kearsley, M.W. and Dziedzic. 1995. Handbook of Starch Hydrolysis Product and
Their Derivatives. Blackie Academic & Professional, Glasgow.

Kementerian Kesehatan. 2008. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Direktorat


Gizi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. Hal: 12-13.

Kementerian Pertanian. 2009. Pusat Data dan Informasi Pertanian. Diunduh


Tanggal 15 Maret 2014 dari http://www.deptan.go.id.

Kementerian Pertanian. 2010. Pusat Data dan Informasi Pertanian. Diakses


Tanggal 20 Mei 2013 dari http://www.deptan.go.id.

Khalil, 1999. Pengaruh Kandungan Air dan Ukuran Partikel Terhadap Perubahan
Perilaku Fisik Bahan Pangan Lokal: Kerapatan Tumpukan, Kerapatan
Pemadatan, dan Bobot Jenis. Media Peternakan, 22 (1) : 1-11.
Khasanah, U. 2003. Formulasi, Karakterisasi Fisikokimia dan Organoleptik
Produk Makanan Sarapan Ubi Jalar (Sweet Potato Flakes). Skripsi.
Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Bogor. Hal: 27-33.

Kumalaningsih, S. 2008. Antioksidan, Sumber dan Manfaatnya. Antioxidant


Center Online. Diunduh tanggal 15 Maret 2013 dari
http://antioxidant.center/index.php/antioksidan/3.-antioksidan -sumber-
manfaatnya.html. Hal: 1-5.

Kusmawati, Aan, H. Ujang, dan E. Evi . 2000. Dasar-Dasar Pengolahan Hasil


Pertanian I. Central Grafika. Jakarta.

Kusuma, D. 2008. Pembuatan Produk Nasi Singkong Instan Berbasis Fermented


Cassava Flour Sebagai Bahan Pokok Alternatif (Skripsi). Fakultas Teknologi
Pertanian, IPB, Bogor. Hal: 25-47.

Linder, M. C. 1992. Biokimia Nutrisi dan Metabolisme. 1st Ed. Diterjemahkan


oleh A. Parakkasi. UI Press, Jakarta.
110

Maccarone, E. A, and P. Rapisarda. 1985. Stabilization of Anthocyanins of Blood


Orange Fruit Juice. Journal of Food Science, 50 : 901-904.

Marchal, L.M., H.H. Beeftink, and J. Tramper. 1999. Towards a Rational Design
of Commercial Maltodekstrin. Journal Food Science and Technology, 10:
345-355.

Markakis, P. 1982. Stability of Anthocyanin in Food. Ch.6. In “Anthocyanin as


Food Colors”, P. Markakis (Edu.). Academic Press. New York.

Marstyo dan G. Kartasapoetra, 2001. Ilmu Gizi (Korelasi Gizi, Kesehatan


dan Produktivitas Kerja). Rhineka Cipta.

Merdiyanti, A. 2008. Paket Teknologi Pembuatan Mie Kering dengan


Memanfaatkan Bahan Baku Tepung Jagung. (Skripsi). Fakultas Teknologi
Pertanian, IPB, Bogor. Hal: 6-10.

Meyer, H., 1985. Food Chemistry. Reinhold Publishing Corporation. New York.

Miller JB, Foster-Powel K and Colagiuri S.1996. The GI Factor: The GI


Solution. Hodder and Stougton. Hodder Headline `Australia Pty Limitted

Muchtadi T. R., P. Hariyadi, dan A. B. Ahza., 1988. Teknologi Pemasakan


Ekstruksi. Bogor PAU IPB. hlm 64-69.

Muchtadi, D. 1989. Evaluasi Nilai Gizi Pangan. Pusat Antar Universitas Pangan
dan Gizi, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Muchtadi, T.R. dan Sugiyono. 1992. Petunjuk Laboratorium Ilmu Pangan. PAU
Pangan dan Gizi, Institut Pertanian Bogor, Bogor. Hal: 4-20.

Muchtadi, Tien R. 1997. Petunjuk Laboratorium Teknologi Proses Pengolahan


Pangan. PAU Pangan dan Gizi IPB. Bogor. Hal: 3-14.

Muljohardjo, M. 1988. Teknologi Pengawetan Pangan. UI-Press. Jakarta. Hal 1-


20.

Murhadi. 2005. Struktur Kimia dan Sifat Fungsional Air, Lipida, Karbohidrat dan
Vitamin. Unila. Lampung. Hal: 71-117.

Nakamura, A, Ono, T, Yagi, N and Miyazawa, M. 2013. Volatile Compounds With


Characteristic Aroma of Boiled Sweet Potato (Ipoloea batatas L. cv
Ayamurasaki, I. batatas L. cv Beniazuma and I. batatas L. cv Simon 1).
Journal of Essential Oil Research (25) : 497-505.

Moorthy, S.N. 2000. Tropical Sources of Starch. Di dalam: A.C. Eliasson (ed).
Starch In Foods. Structure, Function and Applications. CRC Press LLC,
USA.