Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER I

“Instalasi dan Konfigurasi Active Directory”

Oleh:

Nama : Unaisa Mutia


Kelas : IK-2A
NIM : 3.34.17.0.24

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2018

1
I. Judul:
Instalasi Dan Konfigurasi Active Directory

II. Tujuan:

a. Menjelaskan Active Directory

b. Menginstal Active Directory

c. Mengkonfigurasi Active Directory

III. Landasan Teori:


Active Directory merupakan sebuah direktori service yang menyimpan sebagai informasi,
misalnya konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy
keamanan dalam satu database terpusat, sehingga dapat diakses oleh aplikasi dan user. Secara
sederhana, active directory dikatakan sebagai sebuah file dengan database terpusat.

Peranan AD dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai buku telpon yang menyimpan
daftar alamat dan informasi penting untuk mengenali beberapa obyek dalam jaringan. Peran utam
AD adalah menyediakan sarana untuk melakukan administrasi jaringan secara terpusat baik di
level domain maupun lintas domain., selama antar domain tersebut masih berada dalam satu forest.

Istilah Active Directory (AD) sendiri diperkenalkan sejak munculnya Windows 2000, yang
membedakan arsitektur Windows 2000 dengan Windows NT, dan sejak itu menjadi populer. AD
merupakan pengganti teknologi NT SAM database yang berisi konfigurasi security, user, group,
dan komputer, dengan banyak kelebihan lain yang dimiliki AD.

Dalam sebuah jaringan, sistem operasi Windows Server 2003 dapat di instal sebagai
member server maupun Domain Controller. Sebelum dilakukan konfigurasi, Windows Server
2003 bertindak sebagai member server. Agar dapat bertindak sebagai domain controller, perlu
diinstal Active Directory.

IV. Konfigurasi Alat yang digunakan

2
a. Satu set komputer
b. CD instalasi Windows Server 2003
c. Satu buah switch / Hub
d. Kabel UTP

V. Langkah Kerja

1. Nyalakan komputer Anda, lalu Login sebagai Administrator.

2. Jika muncul jendela Manage Your Server, dapat ditutup dahulu

3. Klik menu Start > Run

4. Ketikkan dcpromo kemudian klik OK. Perintah tersebut adalah untuk menginstal Active
Directory

5. Pada jendela welcome to the Active Directory Installation Wizard, klik Next

6. Pada jendela Operating System Compatibility, klik Next

3
7. Pada jendela Domain Controller Type, pilih Domain controller for a new domain lalu
klik Next

4
8. Pada jendela Create New Domain, pilih Domain In a new forest lalu klik Next

9. Pada jendela Install or Configure DNS, pilih No, Just Install and configure DNS on this
computer lalu klik Next

10. pada jendela New Domain Name, isikan nama domain Anda. Untuk praktik kali ini kita
gunakan nama unaisa.co.id

11. pada jendela NetBIOS Domain Name, biarkan isian default pada text box(UNAISA), lalu
klik Next

5
12. pada jendela Database and Log Folders, biarkan isian default pada text box, lalu klik

Next

13. pada jendela Shared System Volume, biarkan isian default pada text box lalu klik Next

6
14. pada jendela Permissions, pilih Permissions compatible with pre-Windows 2000 server
operating sytems

15. pada jendela Directory Service Restore Mode Administrator Password, masukkan
password Active Directory(bukan password log on) yang Anda kehendak

16. Pada jendela Summary, klik Next. Proses konfigurasi Active Directory mulai berlangsung,

tunggu beberapa saat hingga proses konfigurasi selesai

7
17. Setelah selesai, pada jendela Completing the Active Directory Installation Wizard
klik Finish, dan komputer akan melakukan reboot

VI. Lembar Kerja:

1. Domain Name: polines.ac.id

2. Lokasi NetBIOS Domain Name: POLINES

8
3. Lokasi Database and Log Folders: C:\WINDOWS\NTDS

4. Lokasi Shared System Volume: C:\WINDOWS\SYSVOL

5. Password Active Directory: infokom2008

VII. Evaluasi
1. Apakah Active Directory itu ?
Jawab :
Active Directory adalah layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan
Microsoft seperti Windows 2000 Server, Windows Server 2003, Windows Server 2008,
dan Windows Server 2012. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan
direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active Directory menyimpan segala sumber daya
yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah
domain, daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain.
Sementara itu, layanan direktori yang dimilikinya membuat informasi yang disimpan di
dalam basis data dapat diakses oleh pengguna dan aplikasi. Active Directory sebenarnya
merupakan implementasi dari protokol Lightweight Directory Access Protocol (LDAP)
2. Sebutkan kemudahan yang di tawarkan Active directory !
Jawab :
Active Directory menawarkan fitur-fitur dasar yang dibutuhkan oleh layanan direktori pada
tingkat enterprise, termasuk di dalamnya sumber informasi yang dapat diperluas, kebijakan
(policy), konvensi penamaan untuk setiap objek direktori dan perangkat bantu untuk
melakukan administrasi layanan Windows dari satu lokasi akses. Pada administrator
Windows dapat mengonfigurasikan Active Directory untuk mengatur akses aplikasi dan
juga pengguna terhadap sumber daya yang terdapat di dalam jaringan.
Informasi di dalam Active Directory dipelihara untuk setiap domain di dalam sebuah
jaringan. Informasi basis data Active Directory disimpan di dalam sebuah mesin yang
disebut dengan Domain controller. Informasi ini akan direplikasi secara otomatis antara
domain controller dalam sebuah domain untuk memastikan bahwa setiap domain controller
memiliki informasi yang selalu terbarui (up-to-date). Secara default, proses replikasi ini
berlangsung secara otomatis setiap lima menit. Replikasi otomatis informasi basis data
Active Directory hanya terjadi dalam sebuah domain tertentu. Domain controller dalam

9
sebuah domain juga tidak secara otomatis melakukan replikasi dengan domain controller
di dalam domain lainnya.
3. Jelaskan yang di maksud dengan member server dan domain Controler !
Jawab :
Member server: Merupakan komputer server yang digunakan untuk melayani pengguna,
seperti halnya menjalankan layanan berbagi berkas (file-sharing) semacam Common
Internet File System (CIFS) atau menjalankan banyak aplikasi server, seperti Microsoft
SQL Server atau Internet Information Services (IIS). Member server tidak memiliki hak
untuk melakukan autentikasi terhadap komputer lainnya, seperti yang dilakukan oleh
domain controller.
Domain controller : Komputer-komputer jenis ini akan memelihara basis data informasi
direktori untuk domain yang bersangkutan. Dalam domain berbasis Windows NT, basis
data ini disebut sebagai Security Accounts Manager (SAM) database, sementara dalam
Windows 2000, Windows Server 2003 serta Windows Longhorn Server, basis data ini
disimpan di dalam layanan direktori Active Directory.
Setiap domain controller dapat secara periodik bertukar informasi direktori dengan
menggunakan proses directory replication (replikasi direktori), sehingga informasi yang
dimiliki oleh setiap domain controller selalu terbarui (jika informasi yang disimpan di
dalam domain controller telah kadaluwarsa, para pengguna mungkin mendapatkan masalah
dalam rangka melakukan proses logon ke domain controller tersebut atau mencari sumber
daya yang terdapat di dalam domain tersebut).
Domain controller memiliki hak untuk melakukan autentikasi terhadap komputer lainnya.
4. Jelaskan yang dimaksud dengan PDC,BDC, dan Stand alone Server !
Jawab :
Domain controller yang bertindak sebagai pengatur pusat domain disebut dengan Primary
Domain Controller (PDC), sementara yang bertindak sebagai salinan dari PDC disebut
dengan Backup Domain Controller (BDC).Sedangkan server standalone adalah jenis
server yang bukan bagian dari infrastruktur jaringan yang lebih besar seperti Active
Directory domain. Dalam pengertian umum, server mandiri memberikan layanan kepada
klien tanpa bergantung pada sumber-sumber eksternal, termasuk otentikasi. Namun, dalam
Windows Server System , server dapat menjadi Domain Controller , server Anggota
(bergabung ke sebuah domain ), atau server standalone (bergabung ke workgroup ). Oleh

10
karena itu, server tunggal yang menjadi tuan sebuah domain Active Directory akan
dianggap sebagai Domain Controller server dan tidak mandiri.
5. Jelaskan yang di maksud dengan object, container, OU, domain, tree dan forest!
Jawab :
Object : adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu unit tertentu yang terdapat
di dalam jaringan, misalnya user, group, printer, ataupun shared folder.
Container : merupakan “wadah” yang di dalamnya terisi berbagai macam obyek
Organizational Unit(OU) : merupakan Object container atau tempat penampungan objek,
setiap objek yang ada dalam AD DS bisa kita letakkan dalam 1 OU, OU juga berisi OU
lainnya.
Domain : digunakan mengelompokan untuk memanage Active Directory objek dalam satu
organisasi. Bisa juga untuk memberikan policy tertentu pada satu OU yang didalamnya
bisa terdapat objek-objek yang lain, Pada satu(1) Domain pasti ada minimal 1 Domain
Controller yang terinstall, dalam satu DC hanya bisa ada satu Domain.
Domain Tree : Susunan Hirarki dari domain-domain dalam satu forest, yang penulisan
namanya contiguous dengan parentnya(contohnya parent nya contoso.com, childnya
as.contoso.com).
Forest : merupakan keseluruhan dari AD DS, termasuk didalamnya domain, domain tree,
schema, objek maupun OU.
6. Sebutkan fungsi dari :
a. Active Directory Domain and Trusts
Jawab :
Active Directory Domain and Trusts digunakan untuk membuat trust antar domain
dan untuk me-raise forest functional level dan domain functional level, terdapat
salah satu FSMO roles yang bisa kita pindahkan dari satu DC ke DC yang lainnya.
b. Active Directory Site and Services
Jawab :
Active Directory Site and Services digunakan untuk membuat site dan mengatur
replikasi antar Domain Controller.
c. Active Directory User and Computer
Jawab :

11
Active Directory User and Computer digunakan untuk me-manage (create, modify
ataupun remove) objek-objek (OU, User, computer, Group, printer dan lain-lain)
yang ada pada Active Directory dengan menggunakan GUI (Graphics User
Interface)

VIII. Kesimpulan
Active Directory merupakan layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan
Microsoft Windows server 2000, Windows server 2003 dan Windows Server 2008. Active
Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active
Directory menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya
komputer yang telah tergabung ke sebuah domain, daftar akun pengguna dan kelompok
pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain. Sementara itu, layanan direktori yang
dimilikinya membuat informasi yang disimpan di dalam basis data dapat diakses oleh pengguna
dan aplikasi. Active Directory sebenarnya merupakan implementasi dari protokol Lightweight
Directory Access Protocol (LDAP).

12