Anda di halaman 1dari 5

PENANGANAN PASIEN BERESIKO TINGGI

No.Dokumen : 440/C.VII.SOP.00254.01/436.6.3.49/2016

No. Revisi : 0
SOP
Tanggal Terbit : 18 Januari 2016
Halaman : 1/3

UPTD Puskesmas Tanda tangan : dr. Trimurti


Dukuh Kupang NIP. 195912041987092001

1. Pengertian Penanganan pasien resiko tinggi adalah proses memberikan pelayanan


klinis kepada pasien dengan penyakit yang bisa menimbulkan kematian
ataupun pasien yang bisa menularkan penyakit baik pada petugas maupun
pasien lainnya
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah–langkah dalam melakukan
penanganan pasien beresiko tinggi dalam rangka peningkatan mutu dan
kinerja di UPTD Puskesmas Dukuh Kupang
3. Kebijakan Surat Penetapan Kepala UPTD Puskesmas Dukuh Kupang No
440/C.VII.SP.00001.01/436.6.3.49/2016 tentang Penyusunan Layanan
Medik dan Terpadu
4. Referensi Manual Mutu UPTD Puskesmas Dukuh Kupang
5. Langkah-langkah a. Dokter gigi / perawat gigi mengidentifikasi masalah yang dihadapi pasien
prosedur
dan menegakkan diagnosa
b. Dokter gigi / perawat gigi menentukan rencana tindakan yang akan
dilakukan sesuai kebutuhan pasien
c. Dokter gigi / perawat gigi melakukan tindakan sesuai rencana
d. Dokter gigi / perawat gigi memberikan informasi pada pasien dan
keluarga mengenai kondisi pasien
e. Dokter gigi / perawat gigi menggunakan alat pelindung diri dalam setiap
tindakan yang beresiko penularan
f. Dokter gigi / perawat gigi memberi edukasi kepada keluarga pasien
tentang resiko penularan penyakit
g. Dokter gigi / perawat gigi menyarankan rujuk ke fasilitas kesehatan yang
lebih tinggi apabila kondisi pasien tidak mampu dilayani di puskesmas
h. Dokter gigi / perawat gigi mendokumentasikan kegiatan dalam rekam
medis
6. Diagram Alir
Mulai

Dokter gigi / perawat gigi mengidentifikasi


masalah yang dihadapi pasien dan
menegakkan diagnosa

Dokter gigi / perawat gigi menentukan


rencana tindakan yang akan dilakukan sesuai
kebutuhan pasien

Dokter gigi / perawat gigi melakukan tindakan


sesuai rencana

Dokter gigi / perawat gigi memberikan


informasi pada pasien dan keluarga
mengenai kondisi pasien

Dokter gigi / perawat gigi menggunakan alat


pelindung diri dalam setiap tindakan yang
beresiko penularan

Dokter gigi / perawat gigi memberi edukasi


kepada keluarga pasien tentang resiko
penularan penyakit

Dokter gigi / perawat gigi menyarankan rujuk


ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi
apabila kondisi pasien tidak mampu dilayani
di puskesmas

Dokter gigi / perawat gigi Rekam


mendokumentasikan kegiatan dalam rekam Medis
medis

Selesa
i

2/3
a. Poli Umum
7. Unit terkait
b. Poli Gigi
c. Poli KIA
d. UGD
8. Rekaman historis Tgl Mulai
perubahan No Yang dirubah Isi Perubahan
diberlakukan

3/3
DAFTAR TILIK
PENANGANAN PASIEN BERESIKO TINGGI

Unit : Puskesmas Dukuh Kupang


Nama Petugas : ....................................................................................................
Tanggal Pelaksanaan : ....................................................................................................

No Kegiatan Ya Tidak Ket


1 Apakah dokter gigi / perawat gigi mengidentifikasi masalah yang
dihadapi pasien dan menegakkan diagnose ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi menentukan rencana tindakan
2 yang akan dilakukan sesuai kebutuhan pasien ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi melakukan tindakan sesuai
3 rencana ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi memberikan informasi pada
4 pasien dan keluarga mengenai kondisi pasien ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi menggunakan alat pelindung diri
5 dalam setiap tindakan yang beresiko penularan ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi memberi edukasi kepada
6 keluarga pasien tentang resiko penularan penyakit ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi menyarankan rujuk ke fasilitas
kesehatan yang lebih tinggi apabila kondisi pasien tidak mampu
7 dilayani di puskesmas ?
Apakah dokter gigi / perawat gigi mendokumentasikan kegiatan
8 dalam rekam medis ?
Total Ya / Tidak
Skor Maksimal Ya / Tidak 6

Compliance Rate :...............................%

Keterangan Skoring:
Ya :1
Tidak :0

Compliance rate (CR) = Σ Ya x 100%


Σ Ya + Tidak

Sumber (Standar Penyusunan Dokumen Akreditasi, 2015 )

Auditor Auditee

(……………………….. ) (…………………………)

4/3
5/3