Anda di halaman 1dari 12

LKPD KEGIATAN DISKUSI

A. TOPIK : BIOTEKNOLOGI
B. TUJUAN :
Setelah selesai mempelajari LKPD ini diharapkan kalian mampu:
1. Mendeskripsikan produk hasil bioteknologi konvensional dan modern.
2. Mendeskripsikan mikroorganisme yang berperan dalam bioteknologi konvensional
3. Membuat produk bioteknologi konvensional
4. Menjelaskan tehnik bioteknologi modern.

C. KEGIATAN
1. Duduklah secara berkelompok
2. Tuliskan anggota kelompok anda
3. Bacalah dengan cermat materi tentang Bioteknologi
4. Diskusikan LKPD ini dengan anggota kelompok anda
5. Isilah bagian-bagian yang kosong dalam LKPD sesuai dengan eksplorasi anda
6. Komunikasikan hasil diskusi di depan kelas
BIOTEKNOLOGI

Bioteknologi adalah aplikasi terpadu dari berbagai disiplin ilmu (biologi, mikrobiologi,
genetika molekuler, rekayasa genetika, biokimia, biologi sel, dan teknik kimia) yang
memanfaatkan organisma termasuk komponen selulernya untuk menghasilkan barang dan
jasa.

Perbedaan prinsip antara bioteknologi traditional dengan bioteknologi modern.


Bioteknologi tradisional memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Teknologinya tidak berubah dalam waktu yang lama.
2. Kualitas produk tidak stabil, tergantung pada ketrampilan pelaksananya.
3. Pemasaran pada daerah tertentu saja.
Bioteknologi modern memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Teknologi selalu disempurnakan ke arah yang efektif dan efisien.
2. Kwalitas produk stabil (dalam pengertian terstandarisasi) dan disesuaikan dengan
selera konsumen.
3. Pemasaran berskala nasional/internasional.

Ditinjau dari proses dan produknya, langkah-langkah pengembangan bioteknologi di bedakan


menjadi 4 langkah, yaitu:
1. Bioteknologi produksi makanan/minuman.
Pada langkah ini, bioteknologi yang dikembangkan berupa teknik pembuatan makanan
dan minuman melalui proses fermentasi, antara lain tempe, tape, keju, yoghurt, bir,
anggur, roti, dan sebagainya.
2. Bioteknologi di bawah kondisi non steril.
Pada awalnya bioteknologi dilaksanakan dalam kondisi non steril. Artinya fermentasi
menggunakan metode fermentasi terbuka terhadap lingkungan, sehingga memungkinkan
terkontaminasi mikroorganisme lain.
Sejak penemuan Louis Pasteur tentang kemampuan mikroorganisme melakukan
fermentasi, bioteknologi berkembang pesat.
Contoh proses-proses fermentasi non steril.
a. Pembuatan aseton, butanol, asam asetat, etanol, asam sitrat, asam laktat dan gliserol.
b. Pengolahan limbah.
c. Pembuatan biogas, pembuatan kompos.
3. Bioteknologi dibawah kondisi steril.
Dikembangkan dalam kondisi steril dimulai sekitar tahun 1940. Prosesnya diawali
dengan sterilisasi terhadap alat, bahan, dan media, dengan maksud agarprosesnya
berlangsung tanpa kontaminasi mikroba dari luar, sehingga pertumbuhanmikroba
diharapkan bisa optimal dan hasil bisa maksimal.
Contoh:
Page 1 of 12
a. Pembuatan berbagai macam antibiotik (Alexander Flemming/1928 menemukan
penisilin yang dihasilkan oleh Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum.
Selman Waksman/1944 menemukan antibiotik Strptomicin yang dihasilkan oleh
bakteri Streptomyces griceus yang dapat mematikan bakteri yang resisten terhadap
penisilin dan sefalosporin. Streptomycin yang dihasilkan dapat digunakan untuk
mengobati penyakit TBC yang disebabkan olehMycobacterium tuberculosis)
b. Pembuatan hormon.
c. Pembuatan asam amino (Pseudomonas denitrificans, Propionibacterium shermanii
penghasil Vit. B12, Vit B2 dihasilkan oleh Ashbya gosipii)

4. Aplikasi hasil-hasil keilmuan dalam bioteknologi.


Pada tahap ini berkembang bioteknologi modern yang mengembangkan biologi
molekuler dan teknologi gen (rekayasa genetik).
Contoh:
yaitu dengan memanfaatkan mikroorganisme yang struktur gennya sudah diubah, dalam
produksi metabolit sekunder (hasil metabolisme yang tidak berperan langsung dalam
kehidupan organisme tersebut).
Misal:
a. Bakteri Corynobacterium glutamicum mutan, yang memproduksi lisin dan asam
glutamat. Asam amino yang tidak bisa dihasilkan oleh bakteri diusahakan melalui
sintesa kimia,yaitu: metionin, alanin, glisin, dan sistein.
b. Bakteri E. coli mutan, yang memproduksi insulin.
c. Aspergillus niger, diletakkan pada medium gula, jamur itu akan mensekresikan asam
sitrat ke medium. Memberikn rasa getir/pahit pada makanan/minuman. Pada industri
susu dan detergen sebagai emulsi lemak.

PEMANFAATAN MIKROBA DALAM BIOTEKNOLOGI

A. Pemanfaatan Mikroorganisme Untuk Bahan Pangan.


Keberhasilan revolusi hijau, telah mengurangi lahan penghasil protein. Untuk mengatasi
kekurangan protein maka bioteknologi mengembangkan pembuatan sel tunggal (PST) atau
Single Cell Protein (SCP) dari mikroorganisme.
Mikroorganisme yang dapat digunakan untuk pembuatan PST antar lain :
1). Bakteri Methylophilus methylotrophus.
Bakteri ini dapat dibiakkan dengan baik, misal pada methanol limbah dari pembuatan
kertas yaitu cannansulfit, atau pada limbah pertanian. Keuntungan menggunakan
methanol adalah hanya sedikit mikroba yang dapat hidup di dalamnya, sehingga
kontaminasi sangat kecil. Sel-sel bakteri tersebut kemudian dipanen, lalu. dikeringkan
dan menjadi bahan pakan ternak yang disebut pruteen. Pruteen mengandung 70 %
protein dan banyak mengandung asam nukleat yang tidak membahayakan ternak,
tetapi dapat menimbulkan penyakit gout (encok) pada manusia, karena manusia tidak
mempunyai enzim untuk memetabolisirnya.
2. Jamur Saccharomyces cereviceae dan candida utilis.
Dibiakkan pada media yang mengandung karbohidrat. Protein yang dihasilkan kurang
bagi manusia karena mengandung banyak asam nucleat. Protein ini hanya cocok untuk
makanan ternak.
3. Jamur Fusarium.
Dibiakkan dengan baik pada media karbohidrat dari tepung gandum atau kentang. PST
yang dihasilkan cocok untuk manusia. PST tersebut mengandung 45 % protein dan
13% lemak. Kendalanya adalah biaya produksi yang tinggi.
4. Spirulina.
Adalah alga biru bersel satu. Alga ini dapat melakukan fotostntesis, sehingga cukup
dibiakkan di kolam-kolam dengan sedikit pemupukan. Setelah dipanen, dikeringkan
untuk diproses. Sebagai bahan makanan yang kaya protein (50 %). Di Amerika
Serikat, Perancis dan Meksiko. Spirulina sudah di kembangkan sebagai bahan
makanan.
5. Chlorella.
Page 2 of 12
Adalah alga hijau bersel satu yang mampu melakukan fotosintesis dengan dan kaya
protein (5O %). Chlorella juga merupakan PST yang baik bagi manusia.

B. Pemanfaatan Mikroorganisme Untuk Mengubah Suatu Bahan Makanan Menjadi


Bahan Makanan Lain.
1. Keju Bahan : Susu
Mikroba yang digunakan:
- Untuk menciptakan kondisi asam saat pembentukan dadih digunakan Streptococcus
Lactis.
- Untuk fermentasi/pemasakan dadih, digunakan Propioni bacterium, Penicillium
roqueforti, Penicillium camemberti. Enzim yang digunakan: Renin (Renet).
- Prosesnya:
a. Susu dipasteurisasi, untuk membunuh bakteri-bakteri berbahaya yang mungkin ada.
b. Susu dituang pada suatu tempat, didinginkan sampai suhu 30° C, kemudian ditambah
starter (bibit keju yang mengandung bakteri asam laktat yaitu Streptococcus lactis)
yang akan membuat susu menjadi tebal dan asam.
c. Kemudian ditambah renet (enzim renin), lalu terbentuk gumpalan (dadih = curt) dan
cairan (whey). Whey tidak digunakan dalam pembuatan keju, karena itu dipisahkan.
d. Ditambah garam dan mikroba lalu diperas, lalu dimasukkan cetakan, kemudian
disimpan ditempat yang dingin untuk proses fermentasi sehingga terbentuk keju.
Penambahan mikroba sesuai dengan jenis keju yang akan dibuat.
- Untuk jenis keju yang sangat keras (Romano dan Parmesan) dan keju keras
(cheddar dan swiss), mikroba yang ditambahkan adalah bakteri Propioni
bacterium.
- Untuk jenis keju setengah lunak (keju Roquefort atau keju biru), mikroba yang di
tambahkan jamur Penicillium roqueforti.
Untuk jenis keju lunak (keju Camembert), mikroba yang ditambahkan adalah jamur
Penicillium camemberti.
2). Mentega
- Bahan :Krim (kepala susu), kepala susu diperoleh dari susu ditambah bakteri
Streptococcus, yang kemudian tejadi koagulasi.
Mikroba : Streptococcus lactis dan Streptococcus diacetilactis.
- Proses : Kepala susu diaduk sampai tetesan-tetesan lemak (mentega) terpisah
dari susu mentega. Jadi pada pembuatan mentega diperoleh 2 macam produk yaitu
mentega dan susu mentega.
3) Yogurt (Susu Masam Kental).
- Bahan : Susu rendah lemak.
- Mikroba : Streptococcus thermophillus, untuk produksi asam.
- Lactobacillus bulgaricus, untuk menciptakan rasa dan aroma. Proses ; Susu
diuapkan aimya kemudia didinginkan sampai suhu 45° C, kemudian ditambah
bakteri, lalu terjadi fermentasi dalam beberapa jam.

4). Bir
Bahan : Biji padi-padian (umumnya Barley).
Mikroba : Sacharirnyces cereviecae.
Proses :
a. Biji barli dikecambahkan selama ± 10 hari. Pada saat biji berkecambah
terbentuk enzim amilase dan maltase dari lapisan aleuron.
b. Kecambah dikeringkan, kemudian digiling menjadi tepung yang disebut malt.
Malt selain mengandung amilum, juga mengandung enzim amilase dan maltase.
c. Malt kemudian ditambah air, sehingga enzim menjadi aktif.
amilase
- Amilum maltosa
maltase
- Maltosa glukosa.
d. Campuran didihkan, untuk mematikan enzimnya, kemudian disaring.
e. Larutan hasil penyaringan ditambah ragi (Sacharomyces). Setelah ±5-10 hari,
makaterbentuklah alkohol dengan reaksi:
Glukosa Sacharomyces etanol + CO2 + E
5). Anggur (Wine)
Bahan : buah-buahan (anggur atau buah yang tain).
Page 3 of 12
Mikroba : Sacharomyces elilpssordeus.
Proses :
a. Anggur di hancurkan sehingga berbentuk jus disebut must.
b. Must ditambah sulfida, untuk mematikan mikroba yang tidak dunginkan.
c. Ditambahkan ragi (Sacharomyces elilpssordeus.).
d. Kemudian di press, untuk memisahkan benda-benda padat dari anggur.

C. Pemanfaat mikroba dalam pertambangan.


Proses pemisahan logam dari bijihnya dengan bantuan mikroba disebut BIOMINING.
Bakteri Thiobacillus ferrooxidans dimanfaatkan memisahkan tembaga (Cu) dari
bijihnya.
Fe + Cu SO4 Thiobacillus ferrooxidans Fe2(SO4)3

D. Pemanfaat mikroba dalam mengatasi pencemaran lingkungan.


Usaha memperbaiki/memulihkan lingkungan tercemar dengan menggunakan mikroba
disebut BIOREMIDIASI.
Dengan cara:
1. Pemanfaatan mikroorganisma sebagai biofilter.
(Pseudomonas dapat menghilangkan limbah minyak)
2. Pemanfaatan mikroorganisma dalam proses daur ulang (recycling).
(Pembuatan biogas terhadap limbah organik dengan bakteri Methanobacterium
amelianski)
3. Memunculkan bakteri strain baru yang bermanfaat mengatasi pencemaran.
a. Bacillus thuriengensisBIOPESTISIDA terhadap larva lepidoptera(ulat).
b. Baculovirus , serangga yang terkontaminasi akan mati dalam 4-10 hari setelah
penyemprotan.

KULTUR JARINGAN

Adalah usaha memperbanyak tanaman secara vegetatif buatan dengan mengkulturkan


jaringan menjadi individu baru dengan sifat yang sama dengan induknya dalam waktu singkat
dan berjumlah besar. Pada tumbuhan karena mempunyai sifat TOTIPOTENSI (kemampuan
penuh dari sel/jaringan untuk tumbuh menjadi individu yang sempurna).
Kloning adalah organisma yang terbentuk dari sel tunggal (sel somatis/2 n) yang
diambil dari tubuh hewan atau tumbuhan.
Bagan Kultur Jaringan Tumbuhan.

Manfaat kultur jaringan:


1. Memperoleh keturunan baru dengan sifat identik dengan induknya, dalam waktu
singkat dan dalam jumlah yang besar.
Page 4 of 12
2. Produksi tanaman yag bebas virus.
3. Konservasi tanaman langka.
4. Produksi metabolit sekunder, misalnya: alkaloid, steroid.

TEKNOLOGI REKAYASA GENETIKA

Mutasi buatan dengan teknik modern dapat mengurangi, menambah atau menggati
fragmen DNA dengan fragmen DNA dari luar yang dikehendaki, inilah yang disebut dengan
rekayasa genetika, pelaksanaannya lebih terarah dan hasilnya lebih bisa dipastikan.
Misal: DNA bakteri bisa disambung dengan DNA manusia, sehingga bakteri itu tidak
mumpunyai sifat yang sama dengan tetuanya.
Komponenyang yng diperlukan untuk pelaksanaan Rekayasa Genetika:
1. Gen yang akan di klonkan/dicangkokkan.
Berasal dari DNA alami/sintetis.
2. Vektor (pengangkut = wahana).
a. Plasmid, DNA sirkuler/melingkar yang diperoleh dari sel ragi/yeast.
b. Bakteriofage/fag, yang biasa digunakan yang sintetis dari hasil rekayasa genetika
M 13, DNA berantai tunggal, jika menginfeksi bakteri dapat mereplikasi
membentuk rantai ganda disebut Replication form (RF) yang setara dengan
plasmid.
c. Kosmid, vektor buatan yang dirakit dari plasmid dan fag λ (yang memiliki kepla
dan ekor)pada ujung cos.
d. Vektor ulang alik (Shuttle vector). Dapat digunakan untuk memasukkan DNA
rekombinan ke dalam dua/lebih macam sel organisma yang berbeda.
3. Sel Host (Sel target = sel inang).
Syaratnya:
1. Cepat berkembangbiak.
2. Mudah dipelihara.
3. Bukan patogen.
Host yang sering digunakan:
a. Escherecia coli, untuk produksi: insulin, interferon, relaksin.
b. Yeast, untuk mproduksi human serum albumin.
c. Sel mamalia, untuk produksi faktor VIII (faktor anti hemofili)
4. Enzim Restriksi endonuklease ( enzim pemotong).
Untuk memotong DNA yang akan diklonkan. Pemotongan dapat dihasilkan ujung
rata/ujung kohesif (tidak rata, karena setiap potongan untaian DNA dapat
berpasangan).
5. Enzim DNA ligase (enzim penyambung)
Berfungsi menyambung fragmen DNA dengan vektor.

Page 5 of 12
Aplikasi Teknologi Rekayasa Genetik.
1. Pembuatan hormon insulin, gen dari sel pankreas manusia/sintetiknya dicangkokkan
pada bakteriE. Coli.
2. Pembuatan hormon somatostatin untuk mengobati gigantisma dan akromegali, sel
inang bakteriE. Coli.
3. Pembuatan hormon somatotropin untuk mengobati kretinisma, sel inang bakteri E.
Coli.
4. Sintesa interferon untuk mengobati penyakit kanker, gen berasal dari fibroblas dan
leukosit manusia, sel inang bakteri E. Coli.
5. Pembuatan vaksin dengan rekayasa genetik berupa protein yang dibuat oleh bakteri,
memiliki kelebihan dibanding vaksin yang dibuat secara tradisional.

TEKNOLOGI HIBRIDOMA

Adalah cabang bioteknologi berupa teknik untuk menyatukan/memfusikan 2 sel dari jaringan
yang berbeda dari organisma yang sama/berbeda. Sel-sel yang baru mengandung semua gen-
gen dari 2 sel yang difusikan. Fusi buatan menggunakan fusigen yaitu agen yang dapat
menginduksi terjadinya fusi sel berupa zat kimia maupun medan listrik. Pada tumbuhan untuk
memfusikan sel-selnya perlu enzim selulitik untuk melarutkan diding sel, sehingga penyatuan
sitoplasmanya disebut dengan fusi protoplasma.
Zat kimia berupa:
1. NaNO3 (keberhasilan rendah),
2. Larutan Ca+ konsentrasi tinggi dan Ph tinggi, kelemahan Ph tinggi merusak protoplasma.
3. Poli Etilen Glikol (PEG) dengan konsentrasi 28 – 50 %. Tingkat keberhasilan tinggi dan
sifat racunnya rendah.
Tahapan fusi gen:
1. Persentuhan antar 2 membran.
2. Peleburan 2 membran.
3. Peleburan 2 sitoplasma.
4. Tahap pemulihan bentuk.
5. Peleburan inti, 2 inti dari sel yang berbeda melakukan mitosis bersama-sama,
membentuk metafase bersama kemudian membelah dan menghasilkan sel-sel baru
dengan satu inti yang mengandung kromosom dari kedua induknya.
Pemanfaatan Teknologi Hibridoma:
1. Memperoleh antibodi monoklonal dalam skala besar.
2. Memotong penghalang spesies secara genetis pada sel eukariotik yang tidak dapat
diselesaikan dengan cara peleburan gamet secara seksual.

Page 6 of 12
Misal: memfusikan sel tanaman kentang (Potato) dan tomat (Tomato), hasilnya berupa
spesies baru yang disebut Pomato (Tomtang), yaitu tanaman yang berbuah tomat dan
berumbi kentang.

3. Memfusikan ercis (Pisum sativum) dengan kedelai (Glycine max).

PEMBUATAN ANTIBODY MONOKLONAL

Antibody monoklonal adalah antibody yang dihasilkan oleh satu jenis sel (sel yang
berasal dari klon tunggal ) yang hanya mengenal satu jenis antigen. Antibody yang dihasilkan
oleh beberapajenis sel disebut antibodi poliklonal yang dapat maelawan beberapa antigen.
Sel pemula limfosit B (precusor sel) berdeferensiasi menjadi bermacam-macam limfosit B,
oleh karena itu antibodi yang dihasilkan juga bermacam-macam. Bentuk antibodi bermacam-
macam ditentukan oleh urutan asam aminoyang menyusun molekul tersebut. Semua antibodi
mempunyai bentuk dasar yang sama yaitu seperti huruf Y, dimana bentuk kedua lengannya
itu beragam yang menunjukkan ciri khas masing-masing antibodi.
Teknik pembuatan antibodi monoklonalditemukan oleh Cesar-Milstein dan George
Kohler (Inggris), 1975. Prosedur pembuatan antibodi monoklonal adalah sebagai berikut:
1. Penyiapan bahan yang terdiri dari:
a. Seekor tikus mencit.
b. Antigen.
c. Poli Etilen Glikol 30 %.
d. Sel myeloma tikus (sel kanker).
2. Injeksi antigen.
3. Isolasi limfosit.
4. Memfusikan limfosit B dengan myeloma (sel kanker).
5. Seleksi hibridoma.
6. Seleksi penghasil antibodi.

Page 7 of 12
KEGIATAN – 1:
Pertanyaan:
1. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Bioteknologi!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

2. Sebutkan perbedaan antara bioteknologi tradisional dengan modern?


No Pembeda Tradisional Modern
1 Teknologi
2 Kualitas hasil
3 Pemasaran

3. Periode bioteknologi ilmiah, tergali berbagai penemuan penting yang memberi manfaat
bagi kehidupan manusia. Sebutka penemuan yang dilakukan oleh:
a. Edward Jenner: ________________________________________________________
b. Louis Pasteur:__________________________________________________________
c. Alexander Flemming: ___________________________________________________
d. Selman Waksman:______________________________________________________
4. Penemuan siapakah yang mendasari pelaksanaan rekayasa genetika pada saat ini?
Apakah penemuan itu? _____________________________________________________
5. Berdasarkan prosesnya, perkembangan bioteknologi dibedakan menjadi 4 langkah, yaitu:
a. _____________________________________________________________________
b. _____________________________________________________________________
c. _____________________________________________________________________
d. _____________________________________________________________________
6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bioteknologi dalam kondisi tidak steril, beri
contohnya! ______________________________________________________________
________________________________________________________________________
7. Tindakan apakah yang mendahului pelaksanaan bioteknologi dalam kondisi steril, berilah
contohnya?______________________________________________________________
________________________________________________________________________

KEGIATAN - 2
Pertanyaan:
1. Sebutkan mikroorganisma jenis bakteri yag dapat dipergunakan untuk pertumbuhan PST!
________________________________________________________________________
2. Bakteri tersebut dapat tumbuh dengan baik pada media apa saja?
________________________________________________________________________
3. Apakah keuntungan jika menggunakan media methanol?
________________________________________________________________________
Page 8 of 12
4. Sebutkan manfaat PST yang dibuat dari bakteri tersebut?
________________________________________________________________________
5. Bisakah PST dari bakteri tersebut untuk makanan manusia? Jelaskan!
________________________________________________________________________
6. Sebutkan mikroorganisma jenis jamur yang dapat digunakan sebagai pembuatan PST!
________________________________________________________________________

7. PST dari jamur manakah yang aman dikonsumsi manusia, mengapa?


________________________________________________________________________
8. Sebutkan PST yang dibuat dari jenis alga?
________________________________________________________________________
9. Apa kelebihan dari alga-alga tersebut, sehingga manusia memilihnya sebagai PST?
________________________________________________________________________
KEGIATAN – 3
Pertanyaan:
1. Keju.
a. Pada pembuatan keju digunakan bakteri Streptococcus lactis, apa manfaatnya?
b. Sebutkan manfaat enzim rennin pada apembuatan keju!
c. Isilah tabel di bawah ini!
Sifat keju Nama keju Jenis mikroba yang digunakan
1 Sangat keraas
2 Keras
3 Setengah lunak
4 Lunak

2. Yoghurt.
a. Sebutkan macam organisma yang digunakan untuk pembuatan yoghurt dan
perannannya! _________________________________________________________
_____________________________________________________________________
b. Minuam ini berasa asam asam, rasa ini berasal dari mana?______________________
_____________________________________________________________________
3. Bir.
a. Sebutkan bahan baku pembuatan bir! ______________________________________
____________________________________________________________________
b. Sebutkan mikroorganisma yang digunakan! _________________________________
_____________________________________________________________________
c. Apa sebabnya biji-bijian dikecambahkan tearlebih dahulu? _____________________
_____________________________________________________________________

Page 9 of 12
d. Pada pembuatan bir, sering ditambahkan enzim amilase sebelum difermentasikan, apa
sebabnya? ____________________________________________________________
_____________________________________________________________________
4. Anggur.
a. Sebutkan bahan baku pembuatan anggur! ___________________________________
____________________________________________________________________
b. Apa manfaat penambahan sulfida pada proses pembuatanggur? _________________
_____________________________________________________________________
c. Sebutkan persamaan dan perbedaan antara pembuatan bir dan anggur!____________
_____________________________________________________________________
____________________________________________________________________

5. Makanan tradisional.
a. Sebutkan mikroba yang dipergunakan pada pembuatan tempe! __________________
b. Mengapa mikroba tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembuatan tempe, jelaskan!
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
c. Sebutkan macam makanan tradisional yang dibuat dengan fermentasi dan
mikrobanya! __________________________________________________________
_____________________________________________________________________

KEGIATAN – 4
Pertanyaan:
1. Sebutkan macam asam amino yang dihasilkan dan macam mikroorganisma yng
menghasilkannya!
2. Untuk memproduksi asam glutamat, bakteri harus dikulturkan dalam media yang
mengandung vitami biotin/vit. H, apa tujuannya?
3. Asam amino lisin diproduksi oleh bakteri apa mengapa bakteri itu harus dimutasikan?
4. Asam amino apa saja yang tidak bisa diproduksi oleh bakteri?
5. Mikroorganisma apakah yang memproduksi asam sitrat?
6. Enzim amilase diproduksi oleh
7. Isilah tabel penghasil obat berikut ini!
No Jenis mikroba Jenis obat Manfaat
1 Penicillium notatum
2 Penicillium chrysogenum
3 Cephalosporium
4 Treptomyces griceus
5 ____________________ Interferon

Page 10 of 12
KEGIATAN – 5
Pertanyaan:
1. Carilah pasangan tabel yang ada di bawah ini!
No Nama Pasangan Berperan dalam
1 Saccharomyces cereviceae a. Pembuatan asam laktatan
2 Streptococcus thermophylus b. Pembuambuatantan kecap
3 Streptococcus lactis c. Mikoprotein
4 Penicillium roqueforti d. Pembuatan penicilin
5 Acetobacter e. Protein sel tunggal
6 Spirulina f. Pembuatan menteg
7 Fusarium g. Minuman beralkohol
8 Aspergillus oryzae h. pembuatan yoghurt
9 Rhizopus oligosporus i. Pembuatan tempe
10 Neurospora sitophylla j. fiksasi nitrogen (N2)
11 Penicillium notatum k. pembuatan keju
12 Bacillus thuriengensis l. pembuatan oncom
13 Thiobacillus ferroxidans m. pembuatan nata dde coco
14 Anabaena n. menghasilkan asam asetat
15 Pseudomonas o. pestisida biologi
16 Acetobacter xylinum p. pelepasan logam dari batu
17 Aspergillus niger q. vitamin B12
18 Propioni bacterium r. asam sitrat
19 Aspergillus wentii p. pebuatan sake

2. Dari berbagai mikroorganisma tersebut nomor berapakah yang termasuk golongan:


a. Fungi : ______________________________________________________________
b. Alga : ______________________________________________________________
c. Bakteri: ______________________________________________________________

KEGIATAN – 6
Pertanyaan:
1. Jelaskan yang dimaksud dengan sifat totipotensi?________________________________
________________________________________________________________________
2. Bagian tumbuhan manakah yang baik dipergunakan sebagai eksplan pada kultur jaringan,
jelaskan!_________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Pada medium deferensiasi sebaiknya ditambah dengan hormon auksin dan sitokinin, apa
fungsinya?_______________________________________________________________
________________________________________________________________________
Page 11 of 12
4. Sebutkan manfaat kultur jaringan! ____________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

KEGIATAN – 7
Pertanyaan:
1. Teknologi hibridoma adalah ________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Mengapa disebut teknologi hibridoma? ________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Sebut dan jelaskan 4 macam fusi gen yang dapat dipergunakan dalam
teknologihibridoma!_______________________________________________________
________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Sebutkan tahap-tahap terbentuknya hibridoma! _________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Sel hibridoma merupakan sel poliploid. Apa sebabnya? ___________________________
________________________________________________________________________
6. Apa sebabnya untuk memfusikan sel tumbuhan dipergunakan enzim selulitik? ________
________________________________________________________________________
7. Sebutkan manfaat teknologi hibridoma! _______________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
8. Pembuatan antibodi monoklonal sel-sel yang difusikan adalah sel limfosit B dan sel
myeloma, apa sebabnya? ___________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
9. Mengapa harus dilakukan seleksi hibridoma?___________________________________
________________________________________________________________________
10. Sebutkan kegunaan dari antibodi monoklonal?__________________________________
________________________________________________________________________

Page 12 of 12